NovelToon NovelToon
Disakiti Tentara Dicintai Ugal-ugalan Oleh Mafia

Disakiti Tentara Dicintai Ugal-ugalan Oleh Mafia

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Agen Wanita / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: IAS

" Maaf Al, kita nggak bisa lanjutin hubungan kita ini."

Sakit hati Alna, tiba-tiba diputuskan oleh sang tunangan yang merupakan seorang tentara. Tanpa ada alasan yang jelas, hubungan yang sudah berjalan 3 tahun itu pupus begitu saja.
Sebenarnya Alna bukan lah korban "Hallo Dek!", karena dia juga merupakan seorang tentara. Ia dan Bimo berada di kesatuan yang sama.

Untuk mengobati sakit hatinya, Alna mengusulkan dirinya sendiri untuk pergi melakukan tugas sebagai seorang dokter di sarang mafia besar yang disinyalir mendanai perang. Tapi siapa sangka sang mafia malah jatuh cinta kepada Alna.

" Aku akan terus mengejarmu meskipun kau menolak ku. Aku bahkan rela membuang semua ini asalkan kau mau menerimaku." Ahmed Yusuf Subrata.

" Tapi aku adalah orang yang ingin menangkap mu." Alna Gyantika Kalingga

Bagaimana kisah cinta Mayor Alna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tentara dan Mafia 17

Braaak

Suara meja dipukul menggunakan tangan dengan sangat keras.

" Sial sial sial, kenapa sih aku tidak ikuti Bos saja. Kalau saja aku ikut, kejadiannya tidak akan seperti ini. Argggh!"

Gly sangat kesal, dia merasa kesal dengan dirinya sendiri karena tidak jadi pergi mengawal sang Tuan. Padahal saat Yusuf berkata ingin keluar, perasaannya sangat tidak enak.

" Seharunya aku mengikuti kata hatiku, dan bukan ucapan Bos."

" Sudah Gly, menyesal pun tidak ada gunanya. Sekarang Bos sedang sakit, jadi sebaiknya kita ikut tenang juga. Kesal dan marah tidak akan bisa membuat kita tahu siapa pelakunya. Yang aku herankan, Bos kan baru saja dari markas. Tidak mungkin kan penyerangnya itu hanya sekedar penyerang iseng?"

Gly menghempaskan tubuhnya di kursi. Dia setuju dengan ucapan Ted.

Ketika Gly dan Ameh Aatirah pergi ke rumah sakit, Ted langsung menuju tempat kejadian perkara. Ia memeriksa mobil. Dan di sana ada bekas tembakan.

Dari situ saja tanpa harus memeriksa kamera pengawas yang ada di jalan, sudah bisa disimpulkan bahwa terjadi penyerangan. Sebuah penyerangan yang mungkin sudah di rencanakan.

Jika begitu, maka bisa disimpulkan ada mata-mata. Karena pergerakan Yusuf diketahui dengan jelas.

" Gly, kalau mata-mata itu ada di mansion ini maka akan lebih gawat lagi. Aku takut rahasia Bos bisa terungkap."

" Sial, kau benar Ted. Arghhh, siapa kira-kira yang melakukan itu? Semua di mansion ini tampak biasa saja. Dan kira-kira oleh siapa orang itu dikirimkan? Gila, aku bisa gila kalau begini. Teka-teki ini masih seperti benang kusut."

Gly dan Ted semalam itu sama sekali tidak bisa tidur. Selain berpikir di ruang yang biasanya digunakan untuk rapat darurat bersama Yusuf, mereka berdua juga bejalan mengelilingi mansion, berharap ada sesuatu yang bisa ditemukan tapi ternyata tidak. Mereka tidak atau tepatnya belum menemukan apapun.

Black Hunter yang dimiliki Yusuf bukan berasal dari warisan ataupun pemberian. Yusuf benar-benar membuatnya sendiri. Dan orang-orang yang masuk ke sana juga Yusuf rekrut sendiri.

Black Hunter menjadi besar dan lumayan disegani. Namun Black Hunter tidak pernah mengganggu atau terlibat pada klan mafia manapun. Itu semua karena Black Hunter tidak melakukan bisnis yang sama terhadap rata-rata klan mafia.

Black Hunter hanya bergerak dalam jual beli senjata dan menyediakan tentara bayaran.

" Apa kita punya musuh ya Ted?"

" Namanya orang hidup pasti ada saja yang tidak suka. Misal seperti kemarin, saat kita pergi ke desa yang tidak jauh dari gurun, Tuan kan hanya mau memeriksa apa yang terjadi di sana. Tapi ternyata malah ada kelompok yang menyerang. Seolah-olah Tuan memang sudah diincar."

Haaah

Lagi-lagi Gly menghela nafasnya panjang. Dalam kepala pemuda itu hanya berpikir, mengapa orang yang baik seperti Yusuf dan tidak pernah ikut dalam pertikaian antar klan mafia tetap saja diincar dan punya musuh?

Gly sungguh tidak habis pikir. Namun seperti yang dikatakan oleh Ted tadi, yang namanya orang hidup pasti ada saja yang tidak suka.

" Ted, kamu pernah berpikir tidak. Mungkin ini bukan dari klan mafia lain, melainkan dari saingan bisnis Bos."

" Woaah, benar juga. Ada kemungkinan itu juga. Kau benar Gly, ayo kita nanti coba selidiki."

Mereka membubarkan diri utuk bersiap menemui Yusuf. Namun ketika samai di kamar, Yusuf sudah tidak ada, hanya ada Ameh Aatirah yang tengah merapikan tempat tidur.

" Lho Bos dimana, Ameh?"

" Di ruang pemeriksaan besama Dokter Alna."

Mereka hanya ber oh ria. Jika benar seperti itu maka butuh waktu lama. Akhirnya Ted memilih untuk berangkat ke perusahaan lebih dulu sedangkan Gly, diminta ke rumah sakit untuk bertemu dengan norman. Mereka juga harus mendapat informasi dari Norman juga terkait kejadian semalam.

Bruum bruum

keduanya meninggalkan mansion seara bersama-sama. Dan di ruang pemeriksaan Alna bernafas lega karena tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

" Aku baik kan Dok. Aku bilang apa, Dokter saja yang kelewat khawatir."

Alna hanya diam, pria ini saat menutup mata dan membuka mata sungguh sangat berbeda.

Semalam melihat Yusuf yang tidur, Alna sempat mengangumi kesempurnaan wajah Yusuf. Tapi dia menyesal saat ini, karena saat membuka mata dan mulutnya terbuka, rasanya dia menjadi kesal dengan apa yang diucapkannya.

" Dokter, bagaimana ?"

" Bagiamana apanya. Fyuuuh Tuan, mari saya antar ke kamar Anda. Anda butuh istirahat setidaknya paling sedikit 3 hari. Jadi mari kembali ke kamar dan istirahat dengan tenang."

" Siap, jika Dokter yang menyuruhku tentu aku harus menurut bukan? Pokonya apapun yang Dokter katakan akan ku ikuti."

Wink!

Yusuf mengedipkan sebelah matanya. Dan itu membuat Alna sedikit tercengang. Mungkin rumor dia yang dingin terhadap wanita itu salah. Kenyataannya dia seperti ini padanya.

" Anda memang luar biasa Tuan, pantas saja banyak wanita mengejar Anda."

" Ohooo, Dokter ternyata mengikuti gosip tentang aku ya. Ughh, aku sungguh merasa tersanjung. Tapi Dok, ada yang Anda tidak tahu. Bahwa aku seperti ini hanya kepada Dokter. Karena di mataku, hanya Dokter yang cantik. Gimana Dok, apa Dokter mau merawat ku selamanya?"

Alna diam saja, dia tidak lagi menanggapi ucapan Yusuf. Ia merasa bahwa semakin ditanggapi maka Yusuf semakin tidak terkendali.

Sampai di kamar pun Alna memilih diam. Ia membantu Yusuf berpindah dari kursi roda ke ranjang.

" Nah, silakan tidur Tuan. Saya permisi dulu. Jika ada apa-apa silakan panggil saya.x

Klaaak

Alna keluar dari kamar Yusuf dengan wajah yang tampak kesal. Tapi Yusuf malah tersenyum, dia sangat suka menggoda gadis itu. Rasanya menyenangkan dan wajah Alna yang kesal bagi Yusuf sangat menggemaskan.

" Yusuf, jangan terus-terusan menggoda Dokter Alna. Dia terlihat sangat kesal itu."

" Hahaha Ameh, gemes tau. Dia sungguh lucu kalau sedang kesal begitu."

Ameh Aatirah hanya menggelengkan kepalanya. Sampai detik ink dia tidak tahu mengapa Yusuf senang sekali mengapa Yusuf bersikap demikian kepasa sang dokter baru.

Drtzzzz

Ponsel Yusuf berbunyi. Itu merupakan panggilan dari Ted. Dia baru ingat bahwa sejak semalam dirinya belum bertemu dengan Ted dan Gly.

" Ya, ada apa Ted?"

" Ini Tuan, ternyata sekarang ada rapat. Apa Anda mau melakukannya secara virtual, atau ditunda saja."

" Ehmmm tunggu sebentar. Beri waktu aku 3 jam."

" Ya?"

Ted tidak mengerti, tapi ia mengiyakan saja apa yang jadi keinginan tuannya.

TBC

1
Henny Saraswati
Alna yg di gombalin ketua mafia aku yg senyam-senyum thor🤣🤣🤣🤭🤭
Henny Saraswati
tenang aja Al,,, jodohmu lg otw🤭🤭🔥🔥
Rajo kaciak
/Sun//Sun//Sun//Sun//Sun/
Rajo kaciak
baru hadir nih thor
ANI MATTORI
Lumayan
Xukani
mila nya ganjen pede banget🤣
Vindy swecut
sukaa banget sama ceritanya...makasih tho ❤️🙏🏻
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Ko
Guna lah bahasa yg org boleh faham. Pembaca anda bukan hanya dr Indonesia thor.. 🤦Saya dr Malaysia thor tak faham bahasa daerah kamu
Norazlina Ali
kebetulan. sy baca bab ini di hagi terakhir puasa 2026 di Malaysia. selamat hari Raya author!😍
Netty Netty
thanks thorr 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Netty Netty
gak tau mau komen apa,, 😤 istilahnya botol jumpa tutup 😄
Netty Netty
harus semangat thor, demi si reader's 🤣🤣🤣🤣
Netty Netty
setuju thorr, aku suka bimo di up, apa lagi bab di nyesek ninggalin alna 😤😤
Netty Netty
🤣🤣🤣🤣🤣
Ros Yusmiasih
aman aja author .....
Nining Gunawan
cerita nya bagus😊
Mirauzah Rauzah
assalamualaikum salam kenal Mirauzah dari Aceh ya ... semangat Thor untuk karya terbaik selanjutnya, kami tunggu lhoh Lika liku di balik alur cerita selanjutnya, semangat ya kak 🙏💕
Atiek Endang Mintarti
seruuu
Endang Supriyanto
TOLONG DI KOREKSI TIAP KATA.
KATA2 NYA SUKA BIKIN RIBET ATAU GA JELAS. KAYA BOCAH BARU BELAJAR NULIS.
Sindy Sintia
karyanya aku bagus aku suka, ada beberapa judul yg kayak narik perhatian ku dan udah aku subcribe, kayak nya kalau cocok bakal ku baca sampai tamat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!