Rasa cinta dan janji pada teman angkatannya, Tommy memotivasi Tari untuk menurunkan berat badannya dan menjadi Jaksa.
Namun setelah ia menjadi Jaksa, Tommy menghilang. Setelah berhasil melupakannya selama bertahun-tahun, Tommy kembali sebagai Hakim dan mendekatinya lagi.
Campur tangan orang tua dalam hubungan mereka memaksa mereka menikah padahal Tommy masih berpacaran dengan Christie, pacar sejak ia kuliah.
Akankah ini menjadi kisah yang berujung manis?
Salam kenal
Betha 🙋
Semoga terhibur dengan cerita ini✌️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Betha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kecurigaan Christie
Di Cafe Biztro...
"Rencana apa Tar? Cepet cerita!" Paksa Monic sambil mengguncangkan tubuh Tari
"Jadi gini, Tommy gak akan putusin dan kasih tau Christie soal rencana pernikahan kita." Kata Tari.
" What??? Gila Dia! maksudnya apa? Dia masih mau pacaran sama Christie?" Tanya Gracia emosi.
"Egois banget Dia! Mau punya pacar dan istri sekaligus!" Lanjut Julie dengan nada ketus.
"Bukan begitu Girls! Tommy cuma gak pengen rencana pernikahan kami di ganggu Christie. Nanti kalo udah resmi nikah, Christie gak bisa ganggu kami lagi."Jelas Tari panjang lebar pada ketiga sahabatnya.
"Lu yakin Tar?" Tanya Monic sambil memegang pundak Tari.
"Semoga aja Dia nepatin omongannya! Kalo gak Dia bakal dapet pelajaran dari kita bertiga!" Kata Gracia mengepalkan tangannya dan melihat ke meja ruangan samping.
•••
Di meja Tommy & Christie
"Sayang...Kamu gak kangen aku?" Kata Christie sambil menempelkan kepalanya ke bahu Tommy yang duduk disampingnya.
"Jangan kayak gini dong, malu dilihat orang."Jawab Tommy sambil memindahkan kepala Christie dari bahunya.
"Sejak kapan kamu peduli sama orang lain? Tanya Christie dengan wajah masam.
"Yaudah, nanti di tempat lain aja ya. Aku ke toilet dulu."Kata Tommy sambil bangkit dari kursinya.
Tommy menuju ke toilet, Ia melewati meja Tari dan tersenyum pada Tari sambil memberi kode untuk menyusulnya ke toilet.
Tari pun langsung beranjak dan mengikuti Tommy.
•••
"Mon, Jul... Liat Tari deh. Udah jadi bucin gitu. Gimana kalo dia terluka lagi nanti?" Kata Gracia cemas.
"Iya Grace, Jul... Gue jadi takut. Kali ini kalo Tari kecewa, Pasti Dia lebih hancur dari sebelumnya." Sambung Monic khawatir.
"Pokoknya kali ini kita musti turun tangan langsung tanpa Tari tau. Kita musti kawal Tari dan Tommy supaya mereka bisa jauh-jauh dari ini cewek." Tegas Julie.
•••
Sementara itu...
Hp Tommy tertinggal di meja dihadapan Christie.
Christie mengambil Hp Tommy dan mencoba memeriksanya.
Namun Tommy memasang kata sandi di hp nya.
"Sial... Sejak kapan Dia pake password? Pasti ada sesuatu yang dia sembunyikan." Kata Christie penuh emosi.
•••
Di Toilet
Tari menghampiri Tommy yang sejak tadi menunggunya di lorong toilet.
Tommy seketika menarik tangan Tari dan megecup bibir Tari.
Namun Tari segera berusaha melepaskan kecupan Tommy.
"Bang, Ini tempat umum dan disana ada Christie. Kalo ketauan gimana?" Kata Tari panik.
"Maaf sayang... Aku cuma kangen aja." Jawab Tommy sambil memeluk Tari dari belakang.
"Sabar ya sayang. Tinggal 3 bulan lagi." Lanjut Tommy sambil merapikan rambut Tari.
"Aku sayang kamu Bang..."Balas Tari sambil memeluk erat Tommy.
"Aku juga... Ayo kita balik ke sana." Ajak Tommy sambil mencium kening Tari.
Tommy dan Tari berjalan menuju meja masing-masing dengan senyuman.
Saat Tari tiba di mejanya, ketiga sahabatnya mulai mengintrogasi Tari.
"Lu kok senyum-senyum aja? Kenapa?" Tanya Monic.
"Kalian ngapain tadi di toilet?" Tanya Julie lagi.
"Jangan bilang kalian abis..." Tanya Gracia.
"Apaan sih kalian? Yuk balik kantor." Ajak Tari yang menghindari pertanyaan sahabatnya.
Tari dan sahabatnya meninggalkan cafe dan Tommy terus memperhatikan Tari hingga mobil Tari menghilang dari pandangannya.
"Sayang... Kamu liatin apa sih?" Tanya Christie heran sambil berbalik melihat ke arah parkiran.
"Engga kok... Aku harus balik kantor nih. Ayo Aku antar kamu ke rumah kakak kamu." Ajak Tommy sembari berdiri dari kursinya.
Tommy dan Christie pun meninggalkan cafe tesrsebut. Setelah mengantar Christie, Tommy kembali ke kantornya.
•••
Jam pulang kantor pun tiba. Tommy mengambil Hp nya dan menelpon Tari.
📞Tommy
"Halo sayang, abis ini Aku ke rumahmu ya. Ini Aku baru di parkiran kantor."
📞Tari
"Oke Sayang...Aku tunggu di rumah ya." Ini Aku udah di jalan pulang."
📞Tommy
"Hati-hati ya Sayang... Love you."
📞Tari
"Kamu juga. Love you too."
•••
Saat mobil Tommy keluar dari parkiran kantornya, Di seberang jalan sudah ada mobil sedan hitam yang mengikutinya.
Tommy mulai menyadari ada yang aneh dengan mobil yang mengikutinya terus dari belakang.
Saat berhenti di lampu merah, Tommy sangat terkejut melihat ke arah kaca spion didalam mobilnya.
Ternyata Tommy mengenali Plat Mobil yang mengikutinya tersebut.
"Sayang, aku gak jadi ke rumahmu dulu. Ada yang membuntuti mobilku dari tadi. Aku pulang ke rumah dulu." Tommy mengetik pesan pada Tari.
"Gapapa sayang. Aku tau yang buntutin mobilmu pasti orang itu. Hati-hati ya. Love you❤️..."Balas Tari.
Tari merasa kecewa karena Tommy tidak jadi menemuinya.
Namun Ia juga merasa bersyukur karena Tommy bisa menghindari bahaya yang akan mengincar mereka.
•••
Selamat Membaca😃
Mohon dukungannya✌️
Betha🙋
Semangat update bab barunya thor😍
Salam dari
"Infinity" (romance)
"Ve" (mystery thriller)
"Aku (Bukan) Pelakor" (young-adult romance)