NovelToon NovelToon
Pemakan Manusia

Pemakan Manusia

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Misteri / Horor
Popularitas:57.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Jangan dekat rawa itu!"

semenjak banyak yang meninggal karena memasang jebakan ikan di malam hari, rawa kecil itu di jauhi oleh banyak orang karena sudah banyak yang meninggal dunia.

Apa yang sudah terjadi?
Siapa penghuni rawa kecil itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Mencari lagi

Pak RT berlari kencang dan tentu saja tujuan dia adalah rumah Purnama untuk memberitahu tentang kabar Lena yang menghilang itu, sebulan yang lalu sudah dua orang dan kini malah bertambah lagi gadis yang sudah dewasa karena selama ini Lena juga sering lewat situ untuk berangkat mencari nafkah di pasar dengan waktu yang sama.

Malam itu adalah malam yang apes untuk Lena sendiri karena dia terbangun di tengah malam dan berangkat ke pasar untuk mencari uang itu. memang semua telah menjadi jebakan untuk iblis Berduri karena dia akan mengincar mangsa yang akan ia pilih, mau tidak mau Lena harus menjadi mangsa dan dia juga tidak bisa melawan.

Ini jelas para warga sibuk untuk mencari keberadaan dia dan bingung karena Gadis itu menghilang begitu saja serta di dalam rumah juga tidak ada batang hidungnya, Ani juga sudah berusaha mencari dan malah menemukan bakul di bawah pohon pisang itu sehingga mereka bisa menjadikan itu sebagai salah satu barang bukti.

Yang sebelumnya malah tidak ada barang bukti sama sekali karena mereka semua menghilang secara mendadak dan membuat kebingungan untuk orang lain, tapi kali ini berbeda karena bakul mirip Lena tergeletak begitu saja di sana bersama dengan sayuran yang telah disiapkan oleh gadis itu untuk dia jual ke pasar.

''Bakul dia tertinggal di dekat Rawa sana?'' Purnama bertanya untuk memastikan terlebih dahulu.

''Benar, semua masih lengkap dengan sayuran yang akan dia jual juga dan kemungkinan dia itu menjadi mangsa ketika akan pergi ke pasar.'' jelas Pak RT kepada Purnama.

''Kenapa semakin banyak saja orang yang menghilang dan kita masih belum berhasil menemukan iblis itu?'' Arya jadi frustasi sendiri karena kebingungan.

''Jadi ini bagaimana kita harus menyikapi masalah yang sudah terjadi, Pur?'' Pak RT saja meminta pendapat kepada Purnama.

''Aku sebenarnya selama sebulan ini juga sudah berusaha untuk mencari namun memang tidak ada hasil.'' Purnama mengakui apa saja yang telah dia lakukan.

''Jadi ini gimana solusi untuk mengakhiri apa yang telah terjadi di Rawa itu? Apa memang ada iblis di sana atau karena ada pencuri lain.'' tanya Pak RT dengan nada sangat.

''Entah lah, kau jangan banyak bertanya dulu sama aku karena aku juga pusing memikirkan ini semua.'' Purnama bingung dan dia menyerah begitu saja.

Arya langsung pergi meninggalkan rumah karena dia ingin melihat keadaan yang ada di Rawa itu sekarang serta dia ingin mencari tahu apakah memang benar ada penghuni yang tidak bisa mereka selidiki, sejak kemarin terasa begitu sulit sehingga mereka berdua kebingungan untuk memulai dari mana.

''Bang, aku mulai curiga kalau mungkin saja itu adalah salah satu dari bangsa kita.'' Nolan mengejar Arya karena dia juga ingin mengetahui.

''Aku bahkan merasa curiga bahwa itu adalah salah satu member yang mulai berkhianat.'' jawab Arya dengan sangat yakin.

''Kalau para member yang berkhianat maka hanya ada dua yang patut kita curigai.'' Nolan menoleh karena dia ingin meminta pendapat Arya.

''Em, kalau Bagaskara tidak mungkin karena dia Sejak pertama hingga sampai saat ini tidak pernah bisa jauh dari Purnama.'' Arya percaya sepenuhnya kepada Panglima ular itu.

''Hahahahah justru karena yang paling dekat itu maka dia yang paling berbahaya, Bagaskara itu sudah mengetahui seluruh gerak-gerik bahkan tabiat Purnama bagaimana.'' Nolan justru curiga kepada Bagaskara.

''Hanya ada Bagaskara dan juga Jalak yang menjadi siluman ular ini, kalau aku jelas curiga kepada Jalak.'' ujar Arya.

''Hanya dia beradik itu saja yang paling bisa kita curigai, jadi yang mana yang harus kita pilih.'' gumam Nolan.

Arya terdiam walau di dalam hati dia sudah sangat yakin bahwa dirinya harus curiga kepada siluman ular ungu itu saja, kalau Nolan memang curiga kepada Panglima ular karena dia merasa bahwa Panglima ular itu adalah siluman yang paling dekat dengan Purnama sehingga pasti mengetahui segala gerak-gerik yang ada di dalam diri Ratu Ular itu.

''Wah orang sudah sebanyak itu yang ada di Rawa sana.'' Nolan agak kaget melihat rombongan orang yang begitu banyak sekali.

''Ini para warga juga hanya bisa membuat suasana semakin rumit kalau berkumpul seperti itu, membantu tidak tapi malah membuat keadaan tambah runyam.'' Arya memang merasa malas.

''Mulut yang tidak tahu diri seperti Melda kemarin ya sudah nanti akan aku tampar juga.'' Nolan pun tidak akan berlembut kata.

''Kalau dia memang ada di dalam Rawa itu maka sudah pasti ketemu Karena ini dari tadi sudah di jaring oleh rombongan mereka.'' Melda berteriak kepada orang-orang yang sedang berusaha mencari.

''Hei sundal, kau bila tidak ingin membantu maka Lebih baik diam dan pergi dari sini!'' Nolan menarik pundak Melda agar wanita itu menjauh.

''Kau siapa memangnya sehingga bisa melarang aku seperti itu!'' Melda tidak terima dan dia justru semakin menyala.

Padahal saat ini semua orang sedang sibuk untuk mencari keberadaan Lena tapi masih saja Melda ingin bertengkar dengan mereka yang menghalangi dirinya, entah apa yang wanita ini pikirkan namun yang jelas dia memiliki problem yang begitu besar terhadap semua orang sehingga segala sesuatu kelakuan dari orang lain akan dia hujat sampai habis.

"Dari kemarin aku lihat kok kau bergaya benar ya!" Kopsah akhirnya membuka suara setelah lama memperhatikan Melda.

''Kau juga, Kau pikir aku akan takut kepada dirimu karena kau penghuni lama Desa ini?!'' Melda justru semakin menyala.

''Heh kau itu sebenarnya Kenapa sih kok semua orang yang ada di sini ingin kau ajak bertengkar, bahkan kau seolah tidak rela ketika para warga sedang sibuk mencari keberadaan iblis yang ada di Rawa ini.'' Kopsah berkata dengan emosi tinggi.

''Benar, sejak kemarin kau terus menghalangi semua orang yang akan mencari keberadaan iblis itu dan bahkan kau sampai bertengkar dengan mbak Purnama!'' Kinan juga setuju dengan ucapan penggosip handal.

''Ya karena kalian semua itu tidak masuk akal dan tidak punya otak!'' Melda berkata dengan penuh percaya diri.

''Heh bangsat, yang tidak punya otak dan pikiran itu adalah dirimu karena terus menghalangi pekerjaan orang lain!'' bentak Kopsah.

''Dasar manusia goblok, makan saja para setan itu dan silakan kalian cari di sini.'' Melda segera berlalu pergi dari kawasan tersebut.

Tidak ada yang melarang kepergian dia dan bahkan justru para warga merasa senang bila dia pergi dari sana agar tidak ada yang merecoki ini, Arya yang tidak puas dengan kinerja para warga maka dia segera menyelam masuk ke dalam air untuk mencari secara langsung tentang keberadaan iblis itu.

Selamat siang para pembaca author Novita Jungkook, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita author ya.

1
Betri Betmawati
hebat sekali tipu muslihat nya, kmna lagi Andini disembunyikan
Betri Betmawati
Melda itu kenapa coba ngk suka aja SMA orang
aneh betul dia
Betri Betmawati
ketua nya sembunyi dimna belum keluar?
naferia curiga SMA siapa ya🤔🤔
Yeyet Rohaeti
semangat thor bikin cerita baru nya,aku selalu menunggu karya ² baru mu.
Betri Betmawati
bikin penasaran aja ketuanya siapa?
Nana jg kok bisa masuk lumpur bukan nya td menghajar melda🤔🤔
Yeyet Rohaeti
kasian Nana kecebur di rawa.
putri wahyu
ketipu lg🥺 iblisnya bener2 licik😒
Yeyet Rohaeti
penasaran sekali aku ini, siapa sih iblis nya, pinter kali bikin gaduh agensi nya mba pur 😄😄
Apriyanti
kata nya Melda memang sekutu nya iblis berduri,,terimakasih Thor Uda bikin cerita baru lg,semoga tambah suksest trus karya² kak author 🙏🙏🥰
Apriyanti
siang jg thor,,apa munkin yg Kiara lihat pun Bagaskara yg palsu biar Kiara membenci si panglima tersebut
neni nuraeni
hadeeh si Melda jgn" kamu nyugih lgi abisnya sombongnya minta ampun,,, 👌 Mak siap tak baca yg ngono😁
istrinya_kimseokjin
aisss melda dri awal aku dh curiga ma kmu, emng kmu lh y yg mmbwa iblis itu
putri wahyu
ok siaap meluncuurr...
Eli Rahma
wis lah pasti melda ada sangkut pautnya dgn iblis rawa...
Eli Rahma
mlipiirrr...ahhh
Nurr Tika
jangan" melda penyembah iblis berduri itu
Nurr Tika
lanjut thor
Tri Lestari
siap meluncurkan dan meramaikan
human
jadi inget purnama sebelum insaf suka makan jeroan orng
human
ternyata ikan jg suka sawit🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!