NovelToon NovelToon
Love Of Aurora

Love Of Aurora

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:227k
Nilai: 5
Nama Author: MAY.s

Mengisahkan tentang kisah percintaan Queen Aurora Rahardian dengan Zayn Malik Pratama, kakak seniornya di kampus.

Namun percintaan mereka tidak berjalan mulus setelah kesalahan peristiwa semalam yang membuat Ara hamil. Dan keadaan itu semakin parah ketika Zayn yang bekerja di luar kota sudah tidak bisa dihubungi lagi.

Akankah mereka di pertemukan kembali setelah Ara diusir oleh keluarganya setelah mengetahui kehamilannya??

Ikuti terus kisah percintaan Ara dan Zayn yang pastinya penuh liku liku dan juga banyak kejutannya.

Semoga kalian bisa terhibur dengan karya pertamaku yang masih sangat amatir. Jangan lupa dukungannya yaa...😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAY.s, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 17

"Mau langsung pulang?"

Zayn menanyai Ara yang sudah selesai mengganti celananya dengan celana bernuansa gelap pilihannya tadi.

"Kalo aku masih mau keliling, mang kak Zayn mau ngantar?" Ara berbalik tanya pada Zayn yang sudah bersiap-siap melajukan mobilnya meninggalkan area pelataran parkir Mall itu.

Zayn berbalik menatap wajah ayu gadis itu. "Mau keliling ke mana?" Tanyanya yang kemudian mendapat respon senyum terindah Ara buatnya.

"Kemanapun kak Zayn pergi, aku ikut," jawabnya penuh semangat.

Zayn tertawa renyah mendengarnya. "Serius?"

Ara mengangguk yakin. Ini kesempatan yang sangat ia nantikan. Bisa berjalan berdua saja dengan seseorang yang di pujanya adalah impiannya selama ini.

Zayn menangkap senyum merekah itu yang semakin ke sini semakin membuat perasaannya kacau tak menentu.

Mobil itu akhirnya pergi dengan tujuan yang entah akan membawa mereka kemana. Terus terang Zayn sendiri masih bingung dengan apa yang harus ia perbuat setelah ini. Degup jantungnya seakan berdenyut di luar kendali, sedang tangannya yang tiba-tiba terasa dingin masih tetap fokus memegang kemudinya.

"Mm, kita mau ke mana, Kak?" Gadis itu menanyai Zayn yang mengemudikan mobilnya seakan tanpa tujuan.

"Mau culik kamu." Zayn menggoda ara yang seketika berubah serius menatapnya.

"Jangan bercanda deh."

"Aku serius," jawab Zayn, sedang matanya terus fokus menghadap jalanan ibu kota yang sudah mulai ramai.

"Aku serius mau menculik hati kamu untuk menjadi milikku," bisik hati Zayn yang hanya di dengar olehnya.

Pria itu sesekali mencuri pandang wajah Ara yang telah berubah sedikit panik. "Kamu serius?" tanyanya yang hanya melihat Ara terdiam.

Ara menyorot tajam ke arah Zayn yang terlihat santai-santai saja. "Kak Zayn yang GJ!"

"GJ?"

"Gak jelas!" Ara menyahut sebal.

"Seharusnya kak Zayn tuh jawabnya gini, Ara ayok kita nonton, kita ke pantai, ke Cafe, ke taman kota. Gitu!" Selorohnya panjang kali lebar.

Zayn tertawa mendengar pengakuan Ara yang terlihat semakin menggemaskan dengan wajah cemberutnya itu.

"Iya, iya, kamu mau ke rumah aku gak?" Lagi-lagi Zayn menggoda Ara yang membuat gadis itu semakin tak mengerti dengan maksud perkataannya.

"Ngapain ke rumah kakak!? Kak Zayn jangan macem-macem ya? Atau turunin aku disini sekarang juga!"

Ara sudah benar-benar di buat was-was oleh rayuan Zayn yang semata-mata hanya untuk mengetesnya.

Zayn menyembunyikan senyum kecilnya, hatinya sedikit lega mendapat penolakan Ara yang menandakan bahwa gadis itu bukanlah gadis sembarangan yang mudah di ajak oleh lelaki bila ditawari main-main ke rumahnya.

"Jangan di anggap serius dong, aku kan cuma gurau." Zayn menyapa Ara yang kembali terdiam sambil membuang wajahnya menatap keluar kaca mobil.

"Bercandanya gak lucu!" Ara menyahut sambil tatapannya beralih fokus ke depan.

"Iya, aku minta maaf. Sekarang aku benar-benar mau ngajak kamu keliling-keliling."

"Kemana?" Ara menoleh penuh harap pada Zayn yang juga menoleh ke arahnya.

"Keliling muter-muter aja."

Bug.

Ara menghantam lengan Zayn dengan tas kecilnya. "Kak Zayn gak pernah serius. Sebel!"

"Trus kamu maunya aku serius gimana? Yang kayak apa?" Zayn tak pernah bosan menggoda Ara yang kembali bete karena ucapannya.

"Tauk ah!"

Sejenak mereka kembali terdiam. Sama-sama merasakan keanehan pada diri mereka yang tiba-tiba bisa sedekat ini. Zayn yang setahu Ara adalah cowok pendiam, ternyata tidak juga. Pria itu ternyata cukup seru juga kalau di ajak ngobrol bareng seperti pengakuan Keanu tadi.

Keanu, kenapa ia tidak memberi kabar lagi setelah kepergiannya tadi?

Ara menggulir-gulir layar ponselnya melihat beberapa chat yang masuk, dan sama sekali tidak ada pesan Keanu untuknya. Malah gadis itu di buat kaget dengan pesan yang di kirim Haris, papinya yang menanyai posisinya sekarang.

Ia menggigit bibir bawahnya sambil berpikir. Kalau Zayn mengantarnya pulang dan tidak menawarinya untuk masuk kerumahnya rasanya kurang sopan. Tapi kalau misalnya menyuruhnya masuk, ia harus siap dengan segala macam pertanyaan Intens dari kedua orangtuanya, yang notabene masih belum ada lampu hijau untuk Ara menjalin hubungan dengan pria manapun.

"Kamu kenapa?" Zayn menanyai Ara yang terlihat kentara begitu gusar, setelah membaca chat yang ia baca.

"Ehm, Kak--"

Belum sempat Ara berkata, ia melihat panggilan masuk dari Bella yang muncul di layar ponsel milik Zayn.

Zayn tak menghiraukan panggilan itu. Ia hanya melirik dan kembali fokus melajukan mobilnya yang benar-benar keliling muter-muter tak jelas.

"Kenapa gak di jawab, Kak?" Ara menanyainya, karena sudah tiga kali panggilan masuk dari Bella yang tak di jawab oleh Zayn.

"Lagi marahan ya sama pacar?"

Ara menggoda Zayn yang sebenarnya hatinya merasa kembali gundah mengingat perkataan Bella beberapa waktu lalu itu.

Zayn menepikan mobilnya tepat di samping taman kota. Ia menarik nafasnya kemudian membuangnya perlahan.

"Ara."

Gadis itu menatap Zayn yang juga menatapnya intens.

"Aku dan Bella gak ada hubungan apa-apa. Kita gak pernah pacaran," jelasnya sambil tetap menatap netra itu penuh makna.

"Oooh...."

Ara berpaling dari tatapan Zayn yang bisa membuatnya lupa diri jika diteruskan.

"Hei, cuma oh?" Zayn menarik bahu Ara agar kembali menatapnya.

"Trus aku harus bilang apa?" Ara balik bertanya yang tentunya tidak akan ada jawaban apa-apa dari Zayn yang hanya terdiam menatapnya.

Lagi-lagi panggilan masuk dari Bella berbunyi.

"Di jawab dong, Kak, telingaku bising dengernya."

"Iya, hallo...." Akhirnya Zayn menjawab telpon dari Bella dengan suaranya yang malas.

"Apa?"

Air muka Zayn berubah panik setelah mendengar perkataan Bella yang tak di dengar oleh Ara.

"Oke, tunggu gue, Bel." Zayn lantas mengakhiri panggilan itu dan kembali melajukan mobilnya dengan sedikit kencang.

"Ada apa, Kak?"

"Ehm, Ra. Sorry aku gak bisa ngajak kamu ke tempat yang kamu sebutin tadi."

"Gak pa-pa, ini udah keliling muter-muter kok." Ara berusaha tersenyum meski hatinya di liputi rasa penasaran akan kabar apa yang di sampaikan Bella hingga membuat Zayn gelisah seperti ini.

"Okey, aku langsung antar kamu pulang ya?" Ara mengangguk, lantas ia memberi arah alamat rumah Sisil kepada Zayn. Yup, Ara masih tak berani membawa teman lelakinya ke rumahnya yang mana kedua orangtuanya sedang berada di rumah juga.

Zayn langsung melajukan mobilnya sangat kencang begitu selesai mengantar Ara sebatas di depan pintu gerbang rumah Sisil. Ada rasa yang menyesakkan dada begitu melihat Zayn terlihat sangat panik dengan kabar Bella, rasa yang baru saja bahagia berubah seketika dengan rasa cemburu yang seketika membuncah. Ara tak suka dengan keadaan ini. Sakit.

*

1
Aira Azzahra Humaira
bagus pak haris jgn di bukain pintunya
Aira Azzahra Humaira
thor km seneng main petak umpet thor
Aira Azzahra Humaira
dag dig dug
Aira Azzahra Humaira
duaaaarrrrr
Aira Azzahra Humaira
mantep kau zayn bisa ngehindarin iblis betina tuh
Aira Azzahra Humaira
suruhannya si haris ya
Aira Azzahra Humaira
thor makin greget deh
Aira Azzahra Humaira
wkwkkk km emang pinter thor
Aira Azzahra Humaira
mau ketemu ama ara ya thor
MAY.s: mm.... mungkin
total 1 replies
Aira Azzahra Humaira
di RS mn zayn tak jengukin
Aira Azzahra Humaira
zayn lg lebaran ya gak nongol"
Aira Azzahra Humaira
zayn habis manis sepah di buang ya
MAY.s: Iya, kayak parutan kelapa 🤧
total 1 replies
Aira Azzahra Humaira
tek dung wes
MAY.s: Hooh, tek dung tralala 🤧
total 1 replies
Utiyem
makasih juga othor sayang. kembang buat othor⚘️⚘️
Utiyem
untung mertuamu bu rahayu Ra, kalau mertuamu itu mertuaku, maka baru bailk dari luar kota disuruh ngepel sama nyikat kamar mandi. padahal kondisi hamil juga🤣🤣🤣🤣🤣.
MAY.s: Ya ampun... kasihan kamu🥺
total 1 replies
Utiyem
narsih opo rahayu?
MAY.s: Typo🤣
Jeli banget kamu bacanya. Padahal novel ini sdh dari tahun kemarin 🤭
total 1 replies
Utiyem
haaaa iya anakku yang hampir 5 tahun saja masih ngekor. sampe kebiasaan nungguin emak bab juga masih😒😒
MAY.s: Berarti anakmu harus punya adik dulu biar bisa mandiri kayak Ziyyan🤭
total 1 replies
Utiyem
ini cuma blep doang???? beneran cuma blep doang????
MAY.s: Kamu maunya yg gimana 🤣🤣🤣
total 1 replies
Utiyem
hahahahaha harusnya di dunia ini memang begitu. bapack bapack juga harus merasakan ngidam. sayangnya itu seribu banding satu.
MAY.s: Biasanya bapak² yg sampai kena begitu mulanya karena pikirannya yg ikut cemas.
total 1 replies
Utiyem
nama anaknya siapa ya zayn, ziyan, zizil apa ziyah kalau cewek
MAY.s: Namanya Ziana🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!