NovelToon NovelToon
OH, MY GHOST

OH, MY GHOST

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Horor / Supernatural / Romansa Fantasi-Non-Human / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:144.7k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Ilham Maulana merupakan mahasiswa ekonomi yang tinggal disebuah rumah susun. Ia tumbuh sebagai anak indigo, karena kebutuhan ekonomi yang menghimpitnya, ia pun menggunakan kelebihannya itu untuk bekerja sebagai pengusir hantu.

Cerita Ilham semakin seru ketika Ilham bertemu dengan sesosok hantu cantik yang gentayangan. Pertemuan Ilham dan si hantu cantik membuat babak baru dalam kehidupan keduanya. Si hantu cantik bekerjasama dengan Ilham sembari berusaha mencari akal supaya arwahnya berhenti gentayangan.

Hingga lama-kelamaan keduanya saling jatuh cinta. Bagaimanakah kelanjutan kisah cinta pasangan beda dimensi ini, akankah berakhir bahagia ataukah malah sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hantu Perpustakaan Part II

👻

👻

👻

👻

👻

Mereka berdua berjalan dengan santainya menuju rumah susun tempat tinggal Ilham, bahkan Bunga berjalan dengan melompat-lompat kecil membuat Ilham tersenyum.

Ilham dan Bunga terkejut saat melihat Wahid tertidur diluar dengan memeluk lututnya sendiri.

"Astaga Wahid, ngapain kamu tidur disini?" seru Ilham.

"Ah kamu Am, kamu darimana saja? aku tidak punya kunci cadangan, makannya aku terpaksa menunggumu pulang," sahut Wahid.

"Maaf, aku baru saja pulang dari kampung hari ini kan hari peringatan kematian Ibu jadi aku pergi ke makam Ibu untuk nyekar dan mendo'akannya."

"Oh...."

Ilham pun masuk ke dalam rumahnya dan diikuti oleh Wahid dan Bunga, tapi disaat mereka akan masuk, Bunga dan Wahid masuk secara bersamaan membuat Wahid sedikit terhunyung karena bertabrakan dengan Bunga.

"Ya ampun, barusan aku seperti bertabrakan dengan seseorang tapi orangnya ga ada, jangan-jangan itu hantu lagi," gumam Wahid.

Bunga hanya terkikik mendengar gumaman Wahid. Ilham segera masuk ke dalam kamarnya, tubuhnya terasa sangat lelah dan butuh istirahat.

Wahid terduduk di sofa...

"Apa aku kasih tahu Ilham ya mengenai Akbar yang tadi masuk ke dalam rumah ini, sepertinya Akbar orang yang aneh," gumam Wahid.

***

Sementara itu disebuah apartemen, seorang Ibu sedang memasak makanan untuk makan malam dirinya bersama puterinya. Setelah selesai, Ibu itu membawanya ke kamar puterinya.

Tapi betapa terkejutnya Ibu itu saat melihat kamar puterinya penuh dengan sobekkan kertas bahkan saat ini puteri Ibu itu sedang merobek buku dengan polpointnya.

"Rina, makan dulu yuk! Mama sudah masakin makanan kesukaan kamu," seru Ibunya dengan lembut.

Rina menghentikan kegiatannya dan menatap tajam ke arah Ibunya itu. Tatapan Rina sangat mengerikan seperti bukan anaknya sendiri.

"Keluar dari kamarku," seru Rina datar dan dingin.

"Tapi Nak, kamu belum makan dari tadi siang."

"Keluar aku bilang," teriak Rina.

Ibunya sangat ketakutan dengan kelakuan anaknya yang berubah menjadi mengerikan seperti itu. Akhirnya Ibunya pun langsung keuar kembali dan itu membuat Rina tersenyum.

***

Keesokkan harinya...

Joko dan Kiwil saat ini sedang berapa ditempat pembelanjaan. Joko baru saja dapat warisan dari Neneknya dan Kiwil memaksa Joko untuk membeli baju untuk club ghost busternya.

Kiwil tampak antusias memilih kemeja dan jas untuk pakaian clubnya itu, berbeda dengan Joko yang tampak cemberut. Sebenarnya Joko tidak setuju dengan usul Kiwil tapi Joko juga tidak bisa menolak ajakan Kiwil.

"Wil, harus ya kita membeli pakaian itu? itu harganya lumayan mahal loh, aku ga mau menghambur-hamburkan uang," keluh Joko.

"Jok, kalau kita memakai seragam seperti ini pasti semua orang akan percaya kalau kita adalah pemburu hantu yang profesional," sahut Kiwil.

"Tapi----"

"Sudahlah, pelit amat kamu. Warisan dari Nenek kamu itu sangat banyak, tidak akan habis gara-gara membeli beberapa potong pakaian ini," seru Kiwil.

Akhirnya Joko hanya bisa pasrah saja dan mengikuti apa yang sahabatnya itu mau.

Setelah selesai membeli tiga potos jas lengkap, Joko dan Kiwil pun segera menuju kampus untuk menemui Ilham. Sesampainya di kampus, Joko dan Kiwil langsung menyeret Ilham untuk mencoba pakaiannya.

"Hari ini kita dapat job, ada seorang Ibu yang menghubungi kita katanya anaknya sedang kerasukkan dan dia meminta kita untuk mengusir hantu yang ada di tubuh anaknya itu," seru Joko.

Ketiganya selesai mengganti pakaian, Ilham terlihat gagah dan tampan sehingga membuat Bunga sampai terpana.

Ketiga pria itu berjalan beriringan menuju TKP..

"Wah, kamu terlihat sangat keren Am," seru Bunga antusias.

Ilham hanya tersenyum mendengar pujian dari Bunga.

"Am, aku juga mau dong dibelikan seragam kaya gitu biar serasi dengan kalian," rengek Bunga.

Ilham hanya mendelikkan matanya ke arah Bunga dengan tajamnya membuat Bunga menundukkan kepalanya karena merasa takut dengan tatapan Ilham.

Sesampainya di TKP, Ibu dari Rina menceritakan mengenai perubahan anaknya.

"Awalnya Rina anak yang penurut tapi semenjak Kakaknya Rini meninggal, Rina menjadi anak yang pemberontak bahkan dia sering berteriak dan merusak barang-barang, makannya saya terpaksa mengurung Rina di kamarnya," seru Ibu Tini yang merupakan Ibu Rina.

Semuanya tampak mendengarkan secara seksama cerita Ibu Tini.

"Maaf Bu, kalau boleh tahu Kakaknya Rina meninggal karena apa?" tanya Ilham.

Ibu Tini tampak pucat..

"Bu--nuh di--ri," sahut Bu Tini dengan gugup.

"Maaf Bu, apa Ibu sudah melakukan sesuatu yang mungkin membuat anak Ibu seperti itu? soalnya tadi Ibu bilang, kalau anak Ibu awalnya penurut tapi sekarang berubah menjadi pemberontak, pasti kan ada alasan tertentu kenapa anak Ibu menjadi seperti itu?" tanya Joko.

Ibu Tini menundukkan kepalanya, tangannya bergetar hebat seperti ada pergolakkan batin yang selama ini Ibu Tini sembunyikan.

"Ini semua memang salah saya, saya terlalu memaksakan kedua anak saya untuk menjadi anak yang pintar, makannya saya memaksa kedua anak saya untuk belajar dengan rajin tanpa memberi waktu mereka untuk bermain dengan teman-temannya. Saya selalu menargetkan mereka untuk mendapatkan nilai bagus dan kalau mereka tidak mendapatkan nilai bagus, saya akan memarahinya dan memukulnya hingga akhirnya Rini memilih untuk bunuh diri karena mungkin selama ini merasa tertekan dengan obsesi saya yang ingin menjadikan mereka anak yang pintar dan hebat," jelas Ibu Tini.

Ibu Tini meneteskan airmatanya merasa menyesal dengan kelakuannya selama ini.

"Setelah Rini meninggal, saya berusaha merubah obsesi saya. Saya tidak lagi memaksakan Rina untuk belajar dengan keras tapi pada kenyataannya saya terlambat, Rina sudah menjadi seperti itu. Saya sudah membawa Rina ke rumah sakit bahkan ke seorang dukun tapi hasilnya tetap sama tidak ada perubahan sama sekali," sambungnya lagi.

Kali ini Ibu Tini benar-benar sangat menyesal dan dia menginginkan Rina sembuh, dia tidak mau sampai kehilangan anak untuk kedua kalinya.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Ibu Tini, akhirnya Ilham dan Bunga mencoba masuk ke dalam kamar Rina. Seperti biasa, Joko dan Kiwil yang memang penakut hanya bisa menunggu diluar.

Kondisi kamar Rina sangat berantakan, kertas berserakan dimana-mana dan bekas cap darah yang tertempel di dinding kamar itu. Sementara Rina sendiri sedang duduk di pojok ruangan dengan menggigit kukunya serta membenturkan kepalanya ke dinding.

"Bunga, sepertinya Rina memang kerasukkan setan," bisik Ilham.

Bunga menatap wajah Rina, sekilas bayangan siswi yang ada diperpustakaan muncul di wajah Rina.

"Am, wajahnya kok mirip sama siswi yang kita temukan di perpustakaan, apa mungkin dia---"

Sebelum Bunga menyelesaikan ucapannya, Rina langsung menyerang Ilham sehingga Ilham yang tidak siap langsung terjungkal membentur lemari.

Pertarungan pun dimulai, Ilham dan Bunga bekerja keras melawan hantu yang merasuki tubuh Rina yang tidak lain adalah hantu Kakak Rina yang bernama Rini.

Ilham dan Bunga beberapa kali terhempas, sedangkan Ibu Tini yang mendengar kegaduhan didalam kamar anaknya ingin sekali melihatnya tapi Joko dan Kiwil menahannya karena sangat bahaya.

Ilham sudah sangat kewalahan, hingga akhirnya Rina berhasil kabur dari kamarnya dan berlari keluar apartemen. Beruntung Bunga masih punya kekuatan dan langsung mengejar Rina.

Saat ini Bunga dan Rina sudah berada di atap apartemen, Rina sudah berdiri di ujung gedung dan berniat untuk bunuh diri.

"Rina, hentikan jangan bodoh kamu," teriak Bunga.

"Jangan ikut campur urusanku, adikku dari dulu ingin melakukan ini tapi dia penakut, maka dari itu aku akan membawanya pergi," seru hantu yang merasuki tubuh Rina.

"Rini, jangan kamu lakukan itu."

Rini sudah bersiap untuk meloncat kebawah membawa raga Rina adiknya tapi Bunga dengan gesit menarik tubuh Rina ke belakang sehingga rencana bunuh dirinya gagal. Rini hantu yang merasuki tubuh Rina sangatarah dan dengan cepat mencekik leher Bunga.

Untung saja Ilham segera datang dan Ilham mengambil alih pertarungan, tapi lagi-lagi Ilham dalam posisi bahaya. Hantu yang merasuki tubuh Rina mencekik leher Ilham.

"Rina tolong hentikan Nak, Ibu mengaku bersalah Ibu janji tidak akan melakukannya lagi, Ibu tidak akan memaksa kamu lagi, dan Ibu juga minta maaf karena kamu dan Kakakmu Rini sudah menderita atas keegoisan Ibu, Ibu mohon kembalilah seperti Rina dulu," seru Ibu Tini dengan deraian airmata.

Akhirnya kata-kata Ibunya mampu membuat hantu Rini keluar dari dalam tubuh adiknya, Ilham tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dia langsung menghajar hantu itu hingga akhirnya hantu itu lenyap dari muka bumi ini.

Ibu Tini memangku tubuh Rina hingga akhirnya Rina sadar. Rina meminta maaf atas semua yang sudah dia lakukan begitupun dengan Ibu Tini yang sama-sama meminta maaf karena sudah memaksakan Rina untuk menjadi seseorang yang dia inginkan.

Ilham dan Bunga hanya bisa melihat interaksi antara Ibu dan anak itu dengan penuh kagum. Tiba-tiba Joko dan Kiwil berlari...

"Mana hantunya Am, biar aku hajar," seru Joko.

"Iya Am, mana dia aku sudah tidak sabar ingin menghajar hantu itu dengan tanganku sendiri," sambung Kiwil.

Joko dan Kiwil sudah membuka jasnya dan melipat tangan kemejanya bersiap untuk melawan si hantu.

"Telat, hantunya sudah pergi," seru Ilham yang langsung pergi meninggalkan keduanya.

Joko dan Kiwil saling pandang satu sama lain, sebelum akhirnya mereka terkekeh karena memang sebenarnya barusan mereka hanya basa-basi saja.

👻

👻

👻

👻

👻

Jangan lupa

like

gift

vote n

komen

TERIMA KASIH

LOVE YOU

1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
Hafizah Aressha R
astaga.. 😁😁😁😁😀😀
Laila Zayn
saya pernah lihat film drakor nya ini cerita. endingnya ternyata si hantu cewe hanya koma di RS dan bisa hidup lagi. dan akhirnya mereka berempat jadi tim pemburu hantu 😄
Kristiana
Kecewa
Kristiana
ya ampun Thor, cerita mu bikin ngocok perut🤣🤣🤣🤣🤣
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: wkwkwk
total 1 replies
Kristiana
astoge keluarga somplak🤣🤣🤣🤣
Kristiana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Lina Suwanti
karya kakak yg "suara hati seorang istri" ga di sini yaa?
Lina Suwanti: di tunggu yg genre horor/misteri kak,,suka aja baca yg begitu walau agak ngeri² sedap. skrg lg baca "Di sini ada Setan" jd ingat sinetron Dude,Nagita dkk😊
total 4 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓴𝓮𝓻𝓮𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷 𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓬𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪 𝓷𝔂𝓪 𝓼𝓪𝔂𝓪 𝓼𝓾𝓴𝓪👍👍👍😘😘😘😘
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: terima kasih🙏🙏😘😘
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓶𝓼𝓱 𝓹𝓪𝓴𝓮 𝓶𝓸𝓫𝓲𝓵 𝓫𝓾𝓽𝓾𝓽 𝓶𝓮𝓻𝓮𝓴𝓪🤣🤣🤣
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓬𝓪𝓻𝓪 𝓱𝓪𝓷𝓬𝓾𝓻𝓲𝓷 𝓰𝓮𝓵𝓪𝓷𝓰 𝓰𝓲𝓶𝓪𝓷𝓪 𝓘𝓵𝓱𝓪𝓶😞😞😞😞😞😞
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓾𝓷𝓽𝓾𝓷𝓰 𝓪𝓭 𝓚𝓲𝔀𝓲𝓵 𝓭𝓪𝓷 𝓙𝓸𝓴𝓸 𝓳𝓪𝓭𝓲 𝓑𝓾𝓷𝓰𝓪 𝓼𝓮𝓵𝓪𝓶𝓪𝓽👏👏👏👏👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓱𝓻𝓼 𝓷𝔂𝓪 𝓑𝓾𝓷𝓰𝓪 𝓭𝓲 𝓪𝓷𝓽𝓮𝓻 𝓹𝓾𝓵𝓪𝓷𝓰𝓷𝔂𝓪 𝓼𝓪𝓶𝓪 𝓘𝓵𝓱𝓪𝓶 𝓭𝓪𝓷 𝓦𝓪𝓱𝓲𝓭😞😞😞😞😞
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓶𝓪𝓴𝓲𝓷 𝓼𝓮𝓻𝓾 𝓷𝓲𝓱 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓪𝔂𝓸 𝓘𝓵𝓱𝓪𝓶 𝓴𝓪𝓶𝓾 𝓫𝓲𝓼𝓪💪💪💪💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓐𝓴𝓫𝓪𝓻 𝓼𝓲𝓷𝓽𝓲𝓷𝓰😡😡😡😡😡😡
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓳𝓭 𝓹𝓮𝓷𝓪𝓼𝓪𝓻𝓪𝓷 𝓪𝓵𝓪𝓼𝓪𝓷 𝓪𝓹𝓪 𝔂𝓰 𝓫𝓾𝓪𝓽 𝓐𝓴𝓫𝓪𝓻 𝓫𝓾𝓷𝓾𝓱 𝓸𝓻𝓽𝓾𝓷𝔂𝓪 𝓘𝓵𝓱𝓪𝓶 𝓭𝓪𝓷 𝓑𝓾𝓷𝓰𝓪🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓘𝓵𝓱𝓪𝓶 𝓑𝓾𝓷𝓰𝓪 𝓶𝓼𝓱 𝓪𝓭𝓪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓽𝓹 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪 𝔂𝓰 𝓭𝓪𝓱 𝓫𝓾𝓷𝓾𝓱 𝓑𝓾𝓷𝓰𝓪 𝔂𝓪🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓴𝓪𝔂𝓪𝓴𝓷𝔂𝓪 𝓑𝓾𝓷𝓰𝓪 𝓴𝓸𝓶𝓪 🤔🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!