Terpaksa menjadi seorang pekerja di sebuah diskotik namun selalu mendapatkan label wanita malam, ingin memberontak namun semuanya terasa tidak ada gunanya.
Namanya adalah Anastasia, namun ketika dia berada di tempat kerja nya namanya akan berubah menjadi butterfly selalu dicaci dan dimaki membuat Anastasia membekukan hatinya dan tidak ingin disakiti oleh pria manapun.
Bertemu dengan seorang pria yang telah memberikannya kehidupan karena menolongnya, Marco Reus.. seorang pria yang mempunyai kelainan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di cium Marco
"Ais..., sakit sekali." rintih manja Marco.
"Diam, tidak usah manja gitu." jawab Natasya.
"Kau ini benar-benar tidak ikhlas merawatku." ucap Marco.
"Tumben sekali kau sakit, memangnya di sana kekasihmu tidak ada yang merawatmu ya?" tanya Anastasya kepada Marco.
"Kau berfikir Siapa yang mau merawatku di sana?" tanya Marco.
"Ya tentu saja para kekasihmu." jawab Anastasya.
"Edan, kau selalu saja mengatakan masalah para kekasihku. apakah kau tidak berfikir kalau aku ini adalah suamimu, seharusnya dengan senang hati kau mengurus ku sebagai tanda baktimu kepadaku." ucap Marco.
"Mengapa aku harus merawatmu, sedangkan kau selalu saja menggoda para pria. Kalau tidak ada kerjaan lain kau selalu menggoda para wanita yang ada di luar sana." ucap Anastasya.
"Jangan jangan kau cemburu padaku." ucap Marco.
"Mengapa juga aku harus cemburu padamu, sedangkan semua kelakuanmu itu sangat menyebalkan." jawab Anastasya.
"Benarkah?" tanya Marco.
"Tidak mungkin aku cemburu pada pria setengah jadi sepertimu, bahkan kau tidak akan tertarik pada wanita sama sekali." cibir Anastasya.
"Aku ini seorang pria, tahu. kalau aku mendekati wanita dan merasakan sentuhannya..., tentu saja jantungku berdebar dan sesuatu yang ada di tubuhku itu mulai ada sengatan listrik." jawab Marco.
"Cih.., dasar banci ondel-ondel." ucap Anastasya yang kemudian hendak meninggalkan kamar Marco.
Ayah Miguel yang berada di luar kamar putranya, nampak pria itu tidak ingin mengganggu putranya yang sedang merayu istrinya. Ayah Miguel sangat yakin kalau Marco sekarang sudah mempunyai perasaan kepada Anastasia.
"Kau mau ke mana?" tanya Marco kepada Anastasia.
"Tentu saja aku mau pergi, ngapain juga aku terus menerus menunggumu di sini." jawab Anastasya.
"Apakah kau takut jika aku melakukan sesuatu padamu?" tanya Marco.
"Tentu saja tidak, ngapain juga aku harus takut padamu, kau itu tidak mungkin melakukan apapun padaku, bahkan kau tidak akan mungkin tertarik pada wanita." jawab Anastasya yang seolah menghina. seketika Marco langsung menarik tangan Anastasya, pria itu menghimpit tubuh istrinya sembari memberikan ciuman di bibir Anastasya. Betapa terkejutnya Anastasia saat mendapatkan perlakuan seperti itu.
Deg..
Tiba-tiba jantung Anastasya berdebar ketika pria yang selalu dia anggap separuh jiwa itu memberikan ciuman kepadanya.
"Kau, apa yang kau lakukan." ucap Anastasya yang mencoba mendorong tubuh Marco yang sedang menghimpitnya.
"Memangnya Kenapa, Apakah kau kira aku tidak bisa membuatmu menjadi seorang wanita. Apakah kau tidak berfikir kalau suatu saat aku akan sembuh dan aku bisa mencintai seorang wanita." ucap Marco.
Kata-kata yang dikeluarkan oleh Marco nampak membuat Anastasya sangat terkejut.
"Kau kira aku akan percaya dengan gertakan mu itu, minggir sana!" seru Anastasya yang terus mencoba untuk mendorong tubuh Marco.
Saat mendengar perkataan Anastasya untuk yang kedua kalinya, Marco langsung memberikan ciuman yang bertubi-tubi di bibir Anastasya, hingga memberikan gigitan kecil yang membuat kedua bola mata Anastasya langsung membulat sempurna.
Terkejut, itulah yang terjadi pada Anastasya saat ini.
"Apakah pria ini benar-benar pria setengah jadi itu..," ucap Anastasia ketika dirinya mendapatkan ciuman bertubi-tubi dari Marco.
Kedua tangan Anastasia terus memukul dan mendorong tubuh Marco, karena tenaganya yang tidak sebanding dengan Marco walaupun pria itu itu bukan pria seperti yang dipikirkan Anastasia. namun kekuatannya masih tetap kekuatan seorang pria.
"Ach...,"
rintih Marco ketika Anastasya menggigit salah satu bibir pria itu.
"Memang enak, dasar pria kurang ajar, beraninya Kau menciumku seperti itu!" seru Anastasya yang kemudian mendorong tubuh Marco.
"Apanya yang salah, aku ini kan suamimu jadi aku berhak untuk menciummu. bahkan untuk tidur bersamamu...," jawab Marco yang seolah dia tidak memikirkan semua perkataannya.
Sedangkan Ayah Miguel yang berada di luar kamar putranya itu nampak pria itu terus terus menguping semua tindakan dari putranya.
"Ternyata Putraku benar-benar sudah sembuh, Aku yakin dia akan mengejar istrinya dan tidak akan membiarkan istrinya direbut oleh pria lain." ucap Ayah Miguel dengan lirih.
Sesaat kemudian terlihat ayah Miguel langsung berlari dan bersembunyi, karena pintu kamar Marco terlihat sudah dibuka dan yang membuka pintu itu adalah Anastasya, wanita itu keluar sembari mengumpat Marco tidak karuan.
"Dasar pria idiot pria kurang ajar, pria sinting!" seru Anastasya.
Wanita itu berjalan dengan tergesa-gesa memasuki kamarnya, saat berada di dalam kamarnya Anastasya membanting pintu kamar itu dengan sangat keras. sebuah senyum benar-benar terukir indah di bibir Marco ketika dirinya memberikan ciuman yang bertubi-tubi. pria itu menyentuh bibirnya.
"Seperti inikah rasanya Cinta, seperti inikah rasanya mencintai seorang wanita.." ucap Marco yang terus memegang bibirnya sehabis mencium Anastasya.
Berbeda di tempat lain, terlihat Anastasya benar-benar sangat marah karena Marco menciumnya berulang kali. bahkan ciuman itu benar-benar sangat menuntut hingga membuat jantung Anastasya benar-benar sangat berdebar. dulu walaupun Marco bersikap begitu dekat namun Anastasya tidak pernah merasakan sesuatu, berbeda kali ini.. ciuman yang diberikan oleh Marco seolah membuat jantung Anastasya berdebar seperti seorang wanita gila.
"Aaaa!!! dasar pria kurang ajar!!" seru Anastasya yang berteriak di dalam kamarnya.
Hari itu Anastasya berteriak terus hingga dirinya langsung tertidur di atas ranjangnya. Gadis itu benar-benar tidak akan pernah mengira kalau Marco akan melakukan hal seperti itu, bahkan di dalam mimpinya Anastasya sampai membawa kejadian itu.
** bersambung **
smangat berkarya selalu☺️☺️☺️🥰🥰🥰