NovelToon NovelToon
Love You Mr Amnesia

Love You Mr Amnesia

Status: tamat
Genre:CEO / CEO Amnesia / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:210k
Nilai: 4.9
Nama Author: Kaa_Zee

Terjalin cinta dengan pria yang bahkan tidak ingat jati dirinya sendiri membuat perasaan Raya khawatir, bahagia bercampur khawatir dan was was jika suatu hari nanti ingatannya pulih dan justru meninggalkannya.


"Love You Mr Amnesia!" Raya Maurellia.

Akankah perasaan pria amnesia itu berubah setelah ingatannya kembali?
Apa yang akan Raya lakukan jika tahu kalau pria yang dia tolong itu adalah seorang CEO Rumah Sakit?

Ikuti terus untuk tahu kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaa_Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.16(Love you Mr Amnesia)

"Aku merindukanmu Mr Amnesia."

Dennis merengkuh kedua bahu Raya dan menatapnya dalam. Senyuman pun terbit di bibirnya.

"Benarkah itu?"

Wajah Raya terlihat memerah, menunduk malu dan tidak berani menatap pria didepannya, namun dia mengangguk kecil dan kembali membenamkan kepalanya di dada bidang Dennis.

"Ray ... aku tidak mendengarnya dengan jelas apa yang kau katakan."

"Iih ...!" Raya memukul pelan pinggang Dennis, dia benar benar malu mengakui jika dia juga merindukannya, bahkan sangat merindukannya.

Raya tidak ingin lagi menyembunyikan perasaannya, dia tidak ingin terus tersiksa karena perasaan yang tidak dia ungkapkan, nyatanya dia juga mencintai Dennis.

"Love you Mr Amnesia." desisnya pelan hampir tidak terdengar.

Dennis mengulum senyuman, dia semakin merekatkan pelukannya, semakin lama semakin erat keduanya saling terdiam, mendengarkan detak jantung yang terdengar seirama.

Dennis menangkup kedua pipinya lembut, dengan ibu jari yang mengelus ngelus pipi putih Raya. Menatapnya dalam dalam. Ingatannya memang belum pulih, namun dia tidak ingin kehilangan Raya, walaupun kabar mengenainya yang sudah memiliki pacar sempat membuatnya resah.

Aku tidak tahu kedepannya seperti apa Raya, tapi aku pastikan aku akan tetap memilihmu. Hatiku akan tetap jadi milikmu, sekalipun Celine benar pacarku. Tapi aku tidak bisa merasakan hatiku ada untuknya. Berbeda denganmu Raya. Maafkanlah aku yang egois ingin memilikimu. Dennis membatin disela tatapan meneduhkannya.

"Jadi. Apa kau sekarang mau jadi pacarku Ray?" tanyanya dengan suara serak.

Raya mengangguk lagi, dia sudah tidak memikirkan apa yang jadi ketakutannya selama ini, dia hanya ingin bahagia walaupun sesaat karena dia tidak tahu apa yang akan terjadi nanti ketika Dennis ingat semuanya.

Mungkin kau akan melupakanku jika suatu hari nanti kau mengingat semuanya Mr Amnesia, tapi ijinkan aku bahagia walaupun hanya sesaat bersamamu. Aku memang tidak siap jika nanti kau meninggalkanku lagi. Tapi aku lebih tidak siap saat tersiksa karena menahan perasaanku ini. Maafkan aku Mr Amnesia. Maafkan aku jika aku egois dan ingin memilikimu walau sesaat. Raya juga membatin disela anggukan yang penuh keyakinan itu.

Dan tanpa disangka batin mereka merasakan hal yang sama, saling memendam perasaan yang sulit di ungkapkan.

"Kau mau Ray?" Dennis mengulangi pertanyaannya lagi hanya untuk memastikan jika perasaannya terbalaskan.

Raya mengangguk, kali ini lebih meyakinkan dengan seulas senyuman manis di wajahnya. "Aku mau."

Keduanya kembali saling mendekap, pelukan penuh kerinduan yang selama ini tertahankan. Dennis mengecup pucuk kepala Raya dua kali.

Sementara Bram yang ditugaskan menemaninya tampak berdiri dengan menatap keduanya. Entah apa yang harus dia katakan saat ini, namun melihat Dennis dan gadis itu tertawa membuatnya lega dan yakin jika Dennis akan bahagia.

Tuan Dennis tidak terlihat sebahagia ini saat berada di rumah kediaman Artajasalim padahal sudah hampir dua minggu dia disana, berbeda sekali dengan sekarang. Gadis ini memang berpengaruh besar akan kebahagian tuan Dennis.

Mereka berdua kembali mengobrol, saling menceritakan kegiatan masing masing selama dua minggu mereka terpisah jarak. Dennis bahkan membaringkan tubuhnya dengan kepala yang berada di paha Raya, serta Raya yang mengelus elus kepalanya lembut.

"Apa kau mengingat sesuatu saat kau sudsh berada di rumahmu sendiri Mr Amnesia?"

Dennis menggelengkan kepalanya, walaupun dia sudah banyak sekali melihat foto foto dirinya, saat dia remaja dan memakai seragam sekolah, Foto kedua orang tuanya, keluarga yang lain, Randi sepupunya bahkan Celine pacarnya. Namun tidak satupun yang dia ingat.

"Tidak apa! Jangan terlalu memaksakan diri! Apa kau masih sering sakit kepala saat kau mencoba mengingat sesuatu?" tanya nya lagi.

Dennis mengangguk sebagai jawabannya.

"Iih ... Jawab kek! Geleng geleng sama angguk angguk doang. Kesel deh." ujar Raya mencebikkan bibirnya.

"Ray ... Kenapa marah?"

"Itu karena jawabanmu membuatku kesal."

Dennis bangkit dan menatapnya. "Bagaimana kalau kita jalan jalan, agar kau tidak kesal lagi padaku?"

Raya menggelengkan kepala, "Aku tidak mau!"

"Kenapa? Kau tidak ingin jalan jalan denganku?" ujar Dennis, dia memang tidak ingin membahas masalah lain, dia hanya ingin menikmati waktu kebersamaanya dengan Raya. "Uangku masih ada Raya. Jangan khawatir." ujarnya terkekeh.

Raya mendelik ke arahnya, "Kau kaya sekarang? Sombong."

"Tidak, itu uang bayaranku bekerja di kafe, aku memang belum memakainya." Dennis terkekeh, dia tidak ingin Raya tahu dia memiliki banyak uang yang di berikan Sarah saat pergi, dia juga tidak ingin memakai sepeserpun karena dirinya saja masih tidak tahu apa dia Dennis.

"Benarkah?"

"Hem ... Jadi kau mau kan jalan jalan denganku? Pacarku?" Dennis kembali terkekeh dengan pengakuan barunya sebagai pacar.

Raya tergelak, dia memukul bahu Dennis. "Baiklah Mr Amnesia, eeh ... Maksudku Dennis. Kita jalan jalan."

Waktu terus berjalan, hingga awan berubah menjadi gelap. Seharian mereka menghabiskan waktu bersama dengan bersenang senang, membeli kembang gula serta makan nasi ayam langganan nya. Kebahagian yang tiada tara mereka rasakan.

"Ray ... Aku harus pulang! Tapi aku pastikan aku akan sering kemari." ujarnya saat mengantar Raya pulang. Dennis menghela nafas, "Kenapa kita justru jadiaan saat kita terpisah jarak Ray, padahal dari dulu kita tinggal bersama. Pasti akan sangat menyenangkan." ujarnya lagi dengan kedua alis turun naik.

"Iih ... Apaan ih!" Raya terkekeh dengan wajah kemerahan menahan malu.

***

Perubahan Dennis pun sangat terlihat, walau dia masih belum ingat apa apa, dia terlihat senang dan Sarah menyadari hal itu.

"Yah ... Kau lihat anak kita itu? Setelah kembali dari kota xx dan menemui gadis itu. Dia terlihat bahagia."

Yoga mengangguk tanda setuju jika perubahan Dennis itu berkat gadis yang menolongnya. "Mereka sepertinya memiliki hubungan khusus bu."

"Sepertinya begitu Yah."

"Lalu bagaimana dengan Celine bu?"

"Entahlah ibu juga belum tahu. Tapi sepertinya Celine memang belum tahu jika Dennis kembali ke rum---"

Sarah menggantung ucapannya saat asisten mengagetkannya dan memberitahunya jika Celine datang.

Gadis itu menangis tersedu dan berhambur memeluk Dennis.

"Sayang ... Aku gak nyangka kau masih hidup dan kembali pulang."

Dennis yang terperanjat kaget berusaha melepaskan pelukan Celine, begitu juga dengan Sarah dan Yoga.

"Maaf ...!"

"Sayang ... Ini aku? Apa kau masih tidak ingat siapa aku?" ucapnya dengan berderai air mata.

Dennis menggelengkan kepalanya, "Maaf, tapi aku memang tidak ingat."

"Ini aku sayang! Ini aku Celine ... Pacarmu."

Dennis terhenyak, dia memang tahu Celine hanya dari fotonya saja, dan dia belum pernah bertemu dengannya.

"Maaf!"

Sarah menghampirinya dan memeluknya erat jiga mengelus punggung gadis yang masih terus menangis.

"Sabar Celine, Dennis memang beluk mengingat apa apa saat ini. Sabar ya Nak."

"Tante ... Kenapa tidak memberi tahuku lebih awal kalau Dennis sudah pulang." Celine menyusut air bening di pelupuk matanya.

"Aku harap pertunangan ku dan Dennis dilanjutkan saja tante."

1
Lina
beneran SDH tamat ini cerita,kah Thor lanjuttt......
ReeSha
Padahal ceritanya seru... tapi tamatnya nanggung amat, Thor
Lina
ko ceritanya ga dilanjut,LG asyik pdhl
tenny
lanjut doong seru nih ceritanya
Selvanus Sengiang
lanjut thor
Selvanus Sengiang
kalau sampai Dennis menikah Celine itu artinya Dennis memang ga waras nyata2 Celine berupaya membunuh Dennis
Selvanus Sengiang
Randy kau berhati2 dgn Dennis karena Dennis saat ini hanya berpura2 lupa ingatan 😂
Selvanus Sengiang
semoga Dennis sdh sadar dan berpura2 saja utk menguak semua peristiwa yg menimpanya lanjut Thor 👍
Selvanus Sengiang
ayo yoga persatuan dennis secepatnya
arfan
up
Alanna Th
hmm, celine skongkol dg randi utk mnyingkirkn dennis. skrg dia mulai agresif, takut incarannya bralih pd gds lain
Alanna Th
siapa celine? pcr atau cln tunangan?
lina
sadar denis
lina
bohong tuh bohong. jgn prcya 🤭🤭
lina
emang kga beres
Natasya
lanjut
Ahmad Farhan Eka Saputra
kok tamat ny gantung sih ceritanya
Sugiyati Harjono
Kok tamatnya nggantung ya.....
kavena ayunda
deniss munafik😂 ngaku sayang ke raya celine di embat jg
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!