Warning!!!
Bagi yang suka dengan novel tema : 7 deadly sins,7 virtues, solomon Scripture, mitos yunanis, mitos nordik, dan Eastern myth. maka novel ini akan mengandung hal hal seperti itu.
cerita di dalamnya dikemas dengan epic.
Ceritanya tidak akan ngasal barbar, di dalam cerita akan berisi banyak hal tentang konspirasi dan misteri.
......
Sinopsis
Archie Von Ciel seorang Ranker rank-S, terpaksa meledakan dirinya karena sudah terpojokkan. tapi siapa sangka saat dia meledakan diri, sebuah manik - manik misterius yang dia dapatkan malah membuatnya terlahir kembali ke titik dimana dunia belum berubah.
Dengan semua pengalaman dan ingatan yang dia punya pada kehidupan sebelumnya, Archie sekali lagi meniti jalan sebagai Ranker Terkuat dan berusaha mengalahkan semua musuhnya.
"Dalam hidup ini, aku akan membayar kembali berkali lipat kepada mereka, bahkan jika dewa menghentikanku, aku akan meledakan dewa tersebut. aku akan menebus semua kesalahan yang ku lakukan pada kehidupan sebelumnya"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lonely Tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15. Menelepon sosok Eksekutif
Archie masuk ke dalam taxi dan duduk bangku belakang. Scarface juga ikutan masuk ke dalam taxi, dia tidak berani mengacau lagi, akibat masih takut dengan Archie yang terlalu mengerikan.
Scarface duduk di samping Archie dengan polos tanpa bertanya dulu. Archie yang melihat ini menatap Scarface dengan tatapan tajam.
“Kau duduk di bangku supir, bukan disini” ujar Archie ketus.
Scarface hanya mengangguk lemah dan berpindah posisi ke bangku supir. Scarface yang sudah berada duduk di bangku supir hanya diam tidak bersuara.
Suasana di dalam taxi menjadi hening, sampai kemudian Archie berbicara.
“Kau hubungi sekarang pihak Black Snake, katakan pada mereka bahwa kau ada bisnis besar”
Archie yang duduk di bangku belakang memberi perintah kepada Scarface dengan nada acuh tak acuh.
Scarface yang mendengar perintah dari Archie merasakan detak jantung berdegup kencang, apalagi saat Archie menyuruh menghubungi eksekutif Black Snake, dia semakin khawatir akan keselamatan dirinya.
“Mampus!, kali ini benar benar sial. Jika organisasi tahu aku membocorkan mereka, aku pasti tidak akan selamat” gumam Scarface dalam hati.
“Cepat! apalagi yang kau tunggu” Archie membentak Scarface dengan kesal.
Scarface berkeringat dingin ketika dibentak oleh Archie, dia segera mengeluarkan HP miliknya dan mulai mencoba menghubungi eksekutif Black Snake.
Archie dengan santai duduk di bangku belakang sambil melihat Scarface yang sedang berusaha menghubungi pihak Black Snake.
Tak lama kemudian, sosok Eksekutif yang dihubungi oleh Scarface berhasil dihubungi.
“Halo, ada apa ?”
Suara seorang pria terdengar jelas dari telepon milik Scarface.
Scarface melirik Archie yang berada di bangku belakang. Scarface menatap Archie seperti menanti instruksi Archie.
Archie tidak berbicara tapi membuat gerakan isyarat agar Scarface berbicara seperti biasa.
Scarface yang melihat gerakan isyarat dari Archie, segera mencoba berbicara seperti biasa.
“Halo eksekutif, aku ingin melaporkan keuntungan transaksi kali ini” ucap Scarface yang mencoba tidak gugup.
“Oh! bukankah kau baru saja menyetorkan beberapa waktu lalu, kenapa kau bisa menyetor lagi dalam waktu cepat ?”
Sosok eksekutif bertanya kepada Scarface karena dia sedikit heran, pasalnya tidak mungkin Scarface bisa menyetor dua kali dalam waktu singkat.
“Kali ini aku mendapatkan ikan besar, jadi aku ingin segera menyerahkan keuntungan secepat mungkin” Jawab Scarface membuat alasan.
“Bagus, jika begitu. Aku akan menunggu mu pada tempat biasa besok” ujar sosok eksekutif.
“Apa ada hal lain ?” tanya sosok eksekutif sekali lagi.
“Tidak, hanya itu yang ingin ku sampaikan” balas Scarface.
“kalau begitu jangan hubungi aku jika tidak ada hal penting lagi, tunggu saja besok aku seperti biasa” sosok Eksekutif menegaskan sekali lagi sebelum menutup telepon.
Setelah selesai memberi kabar, Scarface menatap Archie dengan gugup di bangku belakang.
“Aku sudah melakukan seperti yang kau minta, apa kau bisa membebaskan ku ?”
Scarface dengan gugup bertanya. dia menatap Archie dengan sangat takut.
Archie tidak langsung menjawab. hal ini membuat Scarface semakin panik dan tanpa sadar dia menelan ludah karena takut.
“Tidak, kau masih aku perlukan”
Archie menggelengkan kepala nya, menolak permintaan Scarface.
“Ugh!”
Scarface menghela nafas pasrah melihat dirinya tidak bisa lepas dari Archie.
Sesaat kemudian, Cresta masuk ke dalam taxi dengan wajah sedikit kelelahan. Begitu Cresta masuk ke dalam taxi, dia melihat Archie yang sedang duduk dengan santai.
“Kau! kenapa tidak menyuruh dia untuk membantuku”
Cresta berteriak kepada Archei karena kesal. Jelas ada Scarface yang bisa disuruh oleh Archie untuk membantunya, tapi malah membiarkan dirinya bekerja sendiri.
“Aku ada keperluan dengan orang ini, jadi aku harus menugaskan mu untuk melakukan hal itu” ucap Archie membalas Cresta sambil nyengir.
“Sudahlah, aku terlalu malas berdebat denganmu”
Cresta segera mengistirahatkan tubuhnya langsung di bangku depan dengan menidurkan posisi sandaran bangku depan.
“Hari ini terlalu aneh kurasakan, semoga saja hanya hari ini yang berjalan seperti ini”
Cresta yang beristirahat mencoba tidur sambil merenungi apa yang terjadi hari ini. Apalagi saat dia melihat Archie yang berkelahi dengan sekelompok orang, Cresta tidak menyangka Archie bisa sekuat itu.
Padahal selama ini mereka selalu bersama, tapi masih ada sisi yang belum dia lihat dari Archie.
“Kau kendalikan taxi ini menuju Phoenix Residence” Perintah Archie kepada Scarface.
Scarface hanya bisa pasrah mengikuti perintah Archie, dia pun mulai menyetir mobil menuju arah Phoenix Residence.
…
Setelah Scarface menyetir taxi mengikuti perintah Archie, mereka akhirnya tiba di Villa milik keluarga Cresta.
Villa yang mewah berdiri kokoh dan megah, dinding Villa di cat dengan warna Puitih ditambah list emas membuat kesan mewah meningkat, taman yang luas serta ada air mancur besar yang berada di tengah taman.
Scarface yang melihat ini takjub, baru kali dia masuk ke dalam kawasan super elite, dan itu masih berada di kawasan yang paling teratas di Phoenix Residence.
Cresta yang berada di dalam taxi sudah tidak sabar ingin segera masuk ke dalam Villa. Dia sangat ingin segera berganti pakaian, mengambil mobilnya dan mulai berkeliling kota yang ada di Aliansi kebebasan.
Archie tetap tenang tidak ada fluktuasi apapun di matanya, karena Archie tahu bahwa semua ini akan berubah ketika bencana perubahan dunia terjadi.
Taxi langsung berhenti di pintu masuk Villa, pelayan yang menjaga villa sudah melihat Cresta segera keluar menyambut Cresta.
“Selamat datang tuan muda” ucap para pelayan serentak.
“Hmp” Cresta hanya mengangguk dan keluar dari taxi.
Archie segera keluar dari mobil menyusul Cresta. Scarface bingung dengan apa yang akan dilakukan olehnya selanjutnya. Archie yang melihat ini segera melirik Scarface.
“Kau ikut aku”
Archie berteriak pelan memerintah Scarface.
Scarface dengan sigap segera keluar dari mobil dan mengikuti Archie. dia sangat takut jika Archie mengamuk memukulnya.
Akhirnya mereka bertiga masuk ke dalam Villa. Cresta segera menuju kamar pribadi miliknya, sedangkan Archie duduk di ruang tamu.
Scarface hanya bisa berdiri menatap Archie dengan gugup, dia tidak berani membuat sembarangan gerakan, takut hal itu akan memicu kemarahan Archie.
“Kau tunggu saja disini, besok kita akan pergi menemui sosok eksekutif yang kau maksud” ucap Archie sambil menatap Scarface.
Archie setelah mengatakan itu segera pindah menuju kamar milik Cresta, karena ada beberapa hal yang perlu dia omongkan terlebih dahulu.
Archie berjalan menuju kamar Cresta, meninggalkan Scarface di ruang tamu sendirian. Scarface baru bisa merasa sedikit lega ketika Archie pergi menjauh darinya.
Walaupun Scarface tidak diawasi langsung oleh Archie, dia tidak berani kabur melarikan diri. Di Villa milik Cresta, keamanan sangat ketat, tindakan apapun selalu terpantau dengan baik, belum lagi dengan Villa yang sangat luas.
Jika dia mencoba kabur dari Archie, belum dia sempat pergi meninggalkan Villa, keamanan Villa sudah terlebih dahulu menangkapnya.
Archie yang berjalan menuju kamar Cresta segera masuk langsung tanpa memberi aba - aba terlebih dahulu. Cresta yang di dalam kamar terkejut dengan kemunculan Archie yang tiba tiba.
“Kau! kenapa kau suka sekali mengejutkan ku. Jika aku mati karena terkena serangan jantung, kau akan kehilangan satu - satunya teman terbaikmu”
Cresta yang terkejut menggerutu kesal. wajahnya Cresta menjadi masam ketika Archie mengejutkan dirinya.
“Lebay! aku kesini mau memberitahumu sesuatu, aku akan memberikan kejutan untuk mu nanti” Archie dengan wajah malasnya membalas Cresta.
Archie memberitahu Cresta bahwa dia akan memberikan kejutan. Cresta yang mendengar ini, menjadi semangat.
Wajah Cresta segera menunjukan tatapan tertarik dan suka cita.
“Hey!, ada apa ini, apa kau merasa bersalah kemudian memberikan aku kejutan sebagai permintaan maaf, jika demikian, aku merasa sungkan, padahal aku selalu saja memaklumi mu dan tidak pernah marah sama sekali”
Cresta dengan antusias dan narsis berbicara. Cresta sangat yakin bahwa Archie melakukan ini karena rasa salah yang ada di hatinya.
“Lihat saja nanti, kau pasti akan senang. kalau begitu, aku istirahat dulu, nanti malam kita akan pergi ke pusat kota untuk mencari hiburan” Archie hanya tersenyum misterius menanggapi Cresta.
Archie tidak mau meluruskan apa yang sedang dipikirkan oleh Cresta terhadap kejutan yang akan dia berikan nanti.
Archie segera berbalik menuju kamar tamu, yang merupakan kamar khusus untuk Archie.
ato emng author nya yang bocil?
apa novel ini hiatus?
semisal ada lawan yg sepadan sm ayahnya juga cakep itu, tp ini fokus ke MC memang, jd keknya smua sorot diambil MC