NovelToon NovelToon
Secon Chance

Secon Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO
Popularitas:711
Nilai: 5
Nama Author: Austrea

Bagaimana jadinya jika kamu mengakhiri sebuah hubungan tanpa sebab lalu meninggalkan kekasihmu begitu saja karena suatu alasan?

Begitu pula dengan Serena, ia meninggalkan kekasih nya begitu saja hanya karena suatu alasan yang kurang jelas. Hingga suatu saat ia melamar pekerjaan disebuah perusahaan ternama milik mantannya dan bahkan saat ini seorang president.

apakah yang akan terjadi pada kehidupan Serena selanjutnya?

guyss mampir yuk, istirahat sebentar dinovel aku❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Austrea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Ex²⁶

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Dirga memalingkan pandangannya.

Ia merapikan ujung manset kemejanya dengan tenang, lalu berbalik dan melangkah meninggalkan ruangan rapat begitu saja.

Malam hari.

Mobil mewah yang ditumpangi Dirga, Serena, dan Zayn terparkir tepat di depan lobi apartemen Lyora.

Beberapa menit kemudian, sosok wanita itu muncul dari pintu utama.

Rambut hitam panjangnya tergerai rapi, sementara gaun sederhana yang dikenakannya semakin menonjolkan pesonanya.

Begitu melihat Dirga, senyum hangat langsung terukir di wajahnya.

"Maaf membuat kalian menunggu lama."

"Tidak apa."

Nada suara Dirga terdengar jauh lebih lembut dibanding biasanya.

Lyora tersenyum kecil sebelum mendekat.

Ia mengecup pipi Dirga singkat, lalu menatap pria itu dengan rasa bersalah yang jelas terlihat.

"Maaf selalu merepotkanmu."

"Kamu tidak pernah merepotkan aku."

Dirga mengangkat tangannya dan mengusap lembut rambut hitam Lyora.

Gerakan yang sederhana.

Namun terasa begitu alami.

Seolah itu adalah sesuatu yang sudah sering ia lakukan.

Di dalam mobil, Serena menyaksikan semua interaksi Dirga dan Lyora di luar.

Matanya menangkap setiap detail yang sebenarnya tidak ingin ia perhatikan.

Cara Lyora tersenyum.

Cara Dirga menatap wanita itu.

Dan cara pria yang biasanya dingin kepada semua orang itu memperlakukan tunangannya dengan begitu sabar.

Ada sesuatu yang terasa sesak di dadanya.

Perlahan Serena menundukkan pandangan.

Lalu berpura-pura sibuk membuka ponselnya.

Jarinya bergerak di atas layar, meski sebenarnya ia bahkan tidak membaca apa pun.

Yang ia lihat hanyalah pantulan samar wajahnya sendiri di layar yang gelap.

Sementara itu, asisten Zayn memilih menatap lurus ke depan.

Sebagai asisten, ia sudah cukup lama bekerja dengan Dirga.

Dan satu hal yang ia pahami dengan baik adalah...

Ada beberapa hal yang lebih baik tidak diperhatikan terlalu lama.

Di luar mobil, Lyora akhirnya melirik ke arah kendaraan.

"Orang-orangmu?"

Dirga mengangguk singkat.

"Ya."

"Kalau begitu, bukankah tidak sopan membiarkan mereka menunggu di dalam mobil?"

Dirga terdiam sesaat.

Tatapannya tanpa sadar mengarah ke kursi belakang.

Tepat ke arah Serena.

Namun wanita itu masih menunduk, seolah sangat fokus pada ponselnya.

Padahal ia bahkan tidak menyadari bahwa layar yang sedang ia tatap sudah mati sejak beberapa menit yang lalu.

Akhirnya Lyora dan Dirga memasuki mobil.

Lyora duduk di samping Dirga, sementara Serena dan Zayn tetap berada di kursi belakang.

Begitu pintu mobil tertutup, Lyora menoleh ke belakang dengan senyum ramah.

"Sekretaris Serena, senang melihatmu bisa ikut bergabung bersama kami."

Serena yang semula menatap ke luar jendela segera mengalihkan pandangannya.

"Terima kasih telah mengundang saya, Nona."

Senyumnya terlihat sopan, meski sedikit canggung.

Lyora tersenyum semakin lebar.

"Tidak perlu terlalu formal. Ini hanya makan malam biasa."

"Baik, Nona."

"Lyora saja."

Serena sempat terdiam beberapa saat.

"Baik... Nona Lyora."

Ucapan itu membuat Lyora terkekeh pelan.

Di kursi pengemudi, Dirga yang sejak tadi diam hanya menyalakan mesin mobil tanpa ikut menanggapi percakapan mereka.

Tak lama kemudian, kendaraan itu melaju meninggalkan area apartemen.

Suasana di dalam mobil relatif tenang.

Sesekali Lyora mencoba mengajak Serena berbincang ringan mengenai pekerjaan atau kesibukan kantor.

Serena menjawab seperlunya dengan sopan, sementara Zayn lebih banyak diam seperti biasanya.

"Dirga sering merepotkan kalian di kantor?" tanya Lyora tiba-tiba.

Serena dan Zayn sama-sama terdiam.

Pertanyaan itu terasa cukup berbahaya.

Lyora tampak kebingungan melihat reaksi mereka.

"Aku hanya bercanda."

"Kami hanya menjalankan pekerjaan kami, Nona," jawab Serena hati-hati.

"Jawaban yang sangat diplomatis."

Untuk pertama kalinya malam itu, sudut bibir Dirga sedikit terangkat.

Sangat tipis.

Namun cukup terlihat oleh Serena.

Lyora yang menyadarinya langsung tersenyum.

"Jarang sekali aku melihat Dirga tersenyum saat membahas pekerjaan."

"Tidak ada yang lucu," jawab Dirga datar.

"Kalau begitu kenapa tersenyum?"

"Tidak tersenyum."

Lyora hanya menggeleng pelan seolah sudah terbiasa dengan sifat tunangannya itu.

Di sisi lain, Serena kembali mengalihkan pandangan ke luar jendela.

Lampu-lampu kota berlalu cepat di balik kaca.

Ia berusaha memusatkan perhatian pada pemandangan malam.

Apa saja.

Asal bukan pemandangan di kursi depan.

Asal bukan cara Lyora sesekali menyandarkan kepala ke bahu Dirga.

fakta bahwa pria yang selama ini selalu terlihat jauh dan sulit dijangkau itu ternyata bisa bersikap begitu lembut kepada seseorang.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...----------------...

Bersambung.....

Hai para readers kesayangan Author, terimakasih sudah menjadi para pembaca yang setia dan selalu menemani hari² author💞🌹 Love You buat kalian semua yang selalu tinggalkan jejak sehat dan bahagia selalu ya🍃

1
Lenny Utami
kannnnn kannnnn kannn bener....🤭 sok galak
Lenny Utami
ahhh masih cinta itu mah.😌
Lenny Utami
ohhh karena patah hati rupanya...
Lenny Utami
dirga...😬
Lenny Utami
sabar Serena. galaknya Abang satu nii...
Lenny Utami
balas dendam tidak akan menyelesaikan masalah 🤭
Lenny Utami
Serena mau kerja di kebon sawit, dr pada GK dapet² kan..
Lenny Utami
serena😭
Lenny Utami
semangat kaka
Lenny Utami
cantiknya serena
Lenny Utami
dih Dirga emosian🤭
Lenny Utami
sabar dirga sabar, Serena punya alasan tersendiri...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!