Arizona Debu beterbangan,membawa aroma mesiu dan darah yang belum sempat mengering.Di tengah reruntuhan berdiri dua sosok yang kelak akan menjadi mimpi buruk bagi siapa pun yang mengenal mereka.
Mereka melangkah keluar dari laboratorium tanpa sekali pun menoleh ke belakang.
Beberapa detik kemudian BOOM
Ledakan dahsyat mengguncang langit, Kobaran api raksasa melahap seluruh laboratorium hingga tak menyisakan apa pun selain puing-puing dan abu Cahaya fajar perlahan muncul di ufuk timur, seolah menghapus semua jejak masa lalu mereka.
"Mereka tidak akan berhenti memburu kita" ucap Nayla sambil memandang jalanan yang membentang.
Angga menggenggam kemudi erat. Tatapannya sedingin es, namun dipenuhi tekad yang tak tergoyahkan.
"Biarkan mereka datang, kita lihat siapa predator yang sesungguhnya"ucap angga dingin.
mulai hari itu dunia tidak benar-benar aman bagi mereka, namun mereka tidak akan lari lagi, angga dan nayla akan membunuh siapapun yang akan datang menyerang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KSTARIA MALAM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERGANTIAN
Teruslah belajar dan berkembang, Jadilah yang terhebat dan tercerdas, agar tidak ada yang memandangmu sebelah mata✍️
saat ini keluarga yas seperti kutukan di mata dunia semua menyingkir bahkan menghindar
karena kalau berurusan dengan keluarga yas pilihannya kehancuran dan kematian.
waktu berlalu begitu cepat tanpa terasa enam bulan telah berlalu setelah kehancuran keluarga mandalika.
kampus yas high school ruang kelas kedokteran tempat Kayla berada
"kayla kamu sangat jenius baru kali ini saya melihat mahasiswi sejenius kamu kalau seperti kamu akan cepat lulus dan menjadi dokter" kata seorang dosen kepada Kayla
"cepat lulus tujuan saya pak saya tidak ingin lama-lama kuliah" balas Kayla kepada dosen
"kayla lulus ini kamu akan berkerja dimana?" tanya dosen penasaran
"Yas Hospital" Kayla membalas
"wah kamu memang selalu mengejutkan kalau tujuan kamu yas hospital itu tujuan yang cukup sulit kay" balas dosen
"karena sulit saya ingin bekerja disitu" balas kayla singkat.
"bapak yakin kamu pasti bisa kay" dosen memberikan semangat
Kayla hanya mengangguk membalas perkataan dosen itu.
satu hal yang tidak dosen itu ketahui kalau yas hospital adalah milik keluarga kayla dan Kayla yang akan mewarisi rumah sakit yas nantinya.
kelas hukum tempat aura berada dia tidak kalah jenius seperti kakaknya kayla karena aura saat ini sudah hampir menyelesaikan Kuliahnya juga.
"ra kamu cepat sekali sudah hampir menyelesaikan kuliah mu" kata temannya yang bernama dinda kartika.
"karena aku tidak ingin lama-lama kuliah Banyak hal yang harus aku lakukan" balas aura kepada dinda begitu singkat.
"kamu hebat ra" dinda kartika memuji aura
ternyata dia adalah teman aura dan Kayla di SMA yas high School.
aura hanya menanggapi perkataan dinda dengan senyuman hangat dan anggukan karena di kampus teman aura hanya dinda saja.
saat ini dikantor polisi kael telah resmi menjadi polisi korea Selatan dia lulus dengan nilai tertinggi dalam segala bidang membuat semua orang sangat terkejut bagaimana ada orang yang sangat sempurna tanpa ada cacat.
kael saat ini berada di ruangan seorang jenderal kepolisian
"selamat atas kelulusan mu kael, kau sangat sempurna" puji jenderal
"terimakasih jenderal Semua berkat bimbingan anda" balas kael penuh hormat
jenderal berdiri menuju ke arah kael mengulurkan tangannya kepada kael
"selamat bergabung kael pratama" jenderal memberikan sambutan hangat kepada kael.
"Terimakasih atas sambutannya jenderal" balas kael tersenyum
jenderal kepolisian mengangguk menanggapi balas kael.
saat ini di tempat lain tepatnya di yas corporation Diruang rapat berkumpul para direktur cabang Dan pemegang saham.
angga nayla dan arka telah memasuki ruangan rapat susana di dalam ruang rapat sedikit mencekam dan dingin.
"Hari ini saya akan menyampaikan pengumuman penting" nada suara angga dingin
"pengumuman apa tuan angga?" seorang direktur memberikan dirinya untuk bertanya kepada angga
"Saya dan istri saya akan mengundurkan diri dari jabatan kami sekarang"balas angga dingin.
lalu perusahaan bagaimana tuan?" seorang direktur cabang
nayla menggerakan tubuhnya sedikit membuat seluruh direktur gemetar
"jangan khawatir tentang perusahaan Karena putra sulung kami yang akan memimpin perusahaan" nayla membalas pertanyaan direktur itu
angga menunjuk Arka yang duduk disebelah kekirinya
"dia adalah arka pratama anak kami dia yang akan memimpin perusahaan nantinya" beritahu angga dingin.
"salam kenal semuanya dan mohon bantuannya" arka berkata sangat hormat.
seluruh direktur dan pemegang saham begitu terkejut karena raut wajah arka tidak kalah dingin dengan angga dan nayla membuat semua orang di dalam ruangan berpikir ternyata seluruh keluarga yas memilik raut wajah dingin.
"baik semua mulai besok arka yang memimpin perusahaan ini saya tidak ingin ditolak keputusan kami sangat mutlak" angga kembali berbicara
"baik tuan kami mengerti dan akan mematuhi seluruh perintah kalian" jawab para direktur dan pemegang saham serentak mereka tidak berani untuk menolak perintah.
"kalian tahu kalau kami tidak butuh janji, yang kami butuhkan adalah bukti, kami sangat membenci penghianatan kalau kalian berani berkhianat, kalian dan seluruh keluarga kalian, akan kami kubur bersama-sama" nayla berkata sangat dingin.
"Kami tidak akan berkhianat nyonya nayla" jawab meraka semua serentak.
"kalau begitu kita akhiri rapat kali ini" angga mengakhiri rapat.
"bubar" angga memberi perintah kepada mereka semuanya.
mereka menunduk hormat dan satu persatu mengundurkan diri untuk keluar dari ruang rapat dan hari itu arka pratama resmi menjadi ceo di yas corporation.
To Be Continue..