NovelToon NovelToon
Dua Kali Jatuh Cinta

Dua Kali Jatuh Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi
Popularitas:952
Nilai: 5
Nama Author: SAIDA VALE

Nadia mati mengenaskan akibat dikhianati. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dengan memindahkan jiwanya ke tubuh Chelsea Latief, gadis kaya raya yang sedang koma.

Terbangun sebagai Chelsea, Nadia tidak hanya harus mencari cara untuk menghancurkan orang-orang yang telah membunuhnya di masa lalu, tetapi ia juga harus bertahan hidup di rumah mewah yang penuh dengan konspirasi racun, sekaligus menghadapi Reynald—tunangan arogan yang tiba-tiba berbalik mengejar cintanya.

"Aku bukan Chelsea yang bisa kamu injak-injak lagi, Tuan Reynald."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SAIDA VALE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32: Perang di Balik Layar Kaca

Ketegangan di aula gala Grand Aurora Hotel semalam ternyata hanyalah hidangan pembuka. Keesokan paginya, serangan yang sesungguhnya baru saja dimulai, bukan lewat meja hijau atau papan bursa efek, melainkan melalui sentuhan jemari di balik layar gawai publik.

Pukul delapan pagi, ruang kerja Chelsea di kantor pusat Kirana-Latief Group sudah dipenuhi oleh atmosfer yang berat. Adrian berdiri di depan meja dengan wajah cemas, sementara layar proyektor menampilkan puluhan artikel dari portal berita daring terkemuka dan tren media sosial teratas.

TREN HARI INI: #SkandalChelseaLatief #PernikahanKontrakReynald #AlexanderGroup

BERITA UTAMA: "Di Balik Kemenangan Singapura: Apakah Chelsea Latief Hanya Memanfaatkan Kekuasaan Reynald Group Demi Menyelamatkan Aset Keluarga?"

"Nona Chelsea," Adrian membuka suara dengan nada cemas. "Sejak pukul enam pagi, ratusan akun anonim secara serempak menyebarkan rumor bahwa pertunangan Anda dengan Tuan Reynald hanyalah rekayasa bisnis untuk menutupi kebangkrutan Yayasan Latief pasca-kasus Hendra. Portal berita milik keluarga Alexander juga mulai menggiring opini bahwa Anda menyingkirkan Gisella dengan cara yang tidak sehat."

Chelsea membaca artikel-artikel tersebut sembari menyesap tehnya. Alih-alih panik, seulas senyuman miring yang dingin justru terukir di bibirnya. Taktik manipulasi opini publik seperti ini sudah sangat sering ia hadapi saat masih menjadi Nadia Kirana.

"Gisella Alexander... dia benar-benar tipe wanita yang terbiasa menggunakan nama besar keluarganya untuk menindas orang lain," gumam Chelsea, matanya berkilat penuh cemooh. "Dia mengira aku adalah Chelsea Latief yang dulu—gadis yang akan menangis di kamar saat namanya dicoreng oleh media."

Chelsea meletakkan cangkirnya dengan ketukan yang mantap. "Adrian, bagaimana dengan data pelacakan siber yang kuminta?"

Adrian dengan cepat menekan beberapa tombol di laptopnya, mengubah tampilan layar proyektor menjadi peta jaringan data siber yang rumit. "Luar biasa akurat, Nona. Seluruh akun anonim dan bot yang menaikkan tagar tersebut terhubung ke satu server agensi humas hitam (black PR agency) yang berbasis di Jakarta Barat. Dan tebak siapa yang mendanai agensi tersebut minggu ini? Perusahaan cangkang milik Alexander Group."

"Bukti digital yang sangat rapi," Chelsea berdiri, berjalan mendekati layar proyektor. "Gisella terlalu sombong hingga lupa menyamarkan jejak keuangannya. Dia mengira kekuasaan medianya tidak tersentuh di kota ini."

Tepat saat Chelsea sedang menyusun strategi balasan, pintu ruang kerjanya terbuka. Reynald melangkah masuk dengan aura yang teramat dingin, bahkan lebih mencekam daripada biasanya. Jas hitamnya terpasang sempurna, namun sorot mata elangnya memancarkan kemarahan tirani yang siap meledak.

Di belakangnya, Barra berjaga di ambang pintu dengan wajah siaga.

"Chelsea," panggil Reynald, suara baritonnya yang berat terdengar sangat dalam. "Aku sudah memerintahkan tim hukum dan divisi siber Reynald Group untuk menutup seluruh portal berita yang menyebarkan rumor itu dalam waktu tiga puluh menit."

Chelsea berbalik, menatap pria yang kini berjalan mendekatinya dengan langkah protektif. Ia melangkah maju, lalu menaruh telapak tangannya di dada bidang Reynald, mencoba menenangkan badai amarah di dalam diri sang CEO.

"Jangan lakukan itu, Reynald," ucap Chelsea lembut namun tegas.

Reynald mengernyitkan alisnya, menatap langsung ke dalam manik mata Chelsea dengan pandangan tidak setuju. "Mereka mencoba menginjak harga dirimu dan mempertanyakan validitas hubungan kita di depan publik, Chelsea. Aku tidak akan membiarkan wanita dari masa lalu keluargaku menyentuhmu."

"Jika kita menutup media-media itu secara paksa menggunakan kekuasaanmu, publik justru akan mengira bahwa rumor itu benar," Chelsea tersenyum miring, sebuah tatapan tajam dan penuh perhitungan terpancar dari matanya. "Biarkan Gisella menari di atas panggungnya sedikit lebih lama. Semakin tinggi dia menaikkan tagar itu, semakin keras pula kejatuhannya saat aku menarik karpet di bawah kakinya."

Reynald terdiam, menatap tunangannya dengan pandangan yang perlahan melunak namun dipenuhi rasa takjub yang mendalam. Ego esnya kembali dibuat kagum oleh ketangguhan taktis singa betina kecilnya ini. Ia meraih tangan Chelsea yang berada di dadanya, menggenggamnya erat.

"Lalu, apa rencana gila yang ada di dalam kepalamu sekarang, Tunanganku?" tanya Reynald dengan seringai miringnya yang khas.

Chelsea menoleh ke arah Adrian. "Adrian, hubungi Kejaksaan Agung dan divisi perpajakan. Kirimkan berkas audit investigasi internal Alexander Group yang berhasil kita amankan dari sisa dokumen rahasia Baskoro di pelabuhan waktu itu. Sampaikan pada mereka... ada indikasi penggelapan pajak luar negeri sebesar tiga ratus miliar yang dilakukan oleh keluarga Alexander."

Chelsea kembali menatap Reynald dengan senyuman paling menawan namun mematikan siang itu. "Besok pagi, kita tidak akan mengklarifikasi tentang hubungan kita. Kita akan membiarkan publik melihat bagaimana keluarga bangsawan lama yang angkuh itu digiring oleh petugas pajak di depan kamera media mereka sendiri."

Perang di balik layar kaca telah resmi bergeser arah. Gisella mengira ia sedang menyerang seorang wanita manja, tanpa menyadari bahwa ia baru saja membangunkan monster bisnis yang memegang kunci kehancuran total keluarganya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!