NovelToon NovelToon
Istri Rahasia Presma

Istri Rahasia Presma

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Keluarga & Kasih Sayang / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:199.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Bagaimana jadinya jika kalian baru saja lulus SMA dan ingin melanjutkan kuliah, Namun dengan syarat menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya, itu lah yang di alami oleh Lavanya.

Lavanya harus menikah dengan laki- laki yang tidak ia kenal dan juga tidak pernah ia temui sama sekali dan ternyata laki- laki tersebut adalah seorang presiden mahasiswa di kampus yang akan menjadi kampus Lavanya.

bagaimana kisah Lavanya selanjutnya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Papa Mahagra Murka.

 Lavanya dan teman- temannya baru saja menyelesaikan jam terakhirnya, kini mereka berjalan menuju kantin sebelum pulang.

Di kantin terlihat ramai dan tentunya ada Aurora dan kawan- kawannya, yang sedang menikmati makanan mereka sambil bergosip.

Lavanya dan Zea duduk sedikit jauh dari meja Aurora dan teman- temannya, Namun Aurora melihat Lavanya yang sedang duduk dengan salah satu temannya, karena yang lain sedang membeli makanan.

Aurora kemudian beranjak dari duduknya secara tiba- tiba yang membuat teman- temannya memandang ke arah Aurora , " mau kemana loe?" tanya salah satu teman Aurora.

" Buat pertunjukan seru" jawab Aurora kemudian menuju ke stan penjual bakso.

" mau ngapain dia?" tanya teman Aurora yang lain.

" Lihat saja, dia kan suka buat gebrakan" jawab teman Aurora yang lain.

Sedangkan di meja Lavanya, ia sedang berbalas pesan dengan suaminya, yang tiba- tiba saja mengirim pesan pada Lavanya tadi, saat ia masih di kelas.

" Van loe udah ngerjain tugas dari pak bambang?" tanya Zea.

" Udah kemarin gue di kasih tahu vio, habis itu kita ngerjain bareng" jawab Lavanya.

" Gue belum..... ajarin dong" sahut Zea.

" Yahh gue aja di ajarin sama Vio, loe malah minta ajarin gue, kan gue enggak masuk Ze.. " sahut Lavanya.

" Yahh tapi kan loe pasti ngerti dikit- dikit, loe kan pintar van, Ayo lah " Ucap Zea yang memaksa Lavanya.

Lavanya kemudian mulai mengajari Zea, namun saat di pertengahan Lavanya sedang mengajari Zea, tiba- tiba saja sebuah benda cair panas mengenai paha Lavanya yang hanya menggunakan celana bahan yang tidak terlalu tebal.

" awsss" pekik Lavanya kala merasakan panas di pahanya.

" loe sengaja ya.... " Ucap Aurora tiba- tiba dan mendorong Lavanya, hingga Lavanya hampir terjatuh untung saja Sambara menangkapnya.

" Sayang" ujar Aurora kala melihat sambara menolong Lavanya.

" Stop panggil gue sayang,gue bukan pacar loe lagi" sahut Sambara .

Sambara membantu Lavanya dan menggendong Lavanya begitu saja, tanpa pamit ke siapapun, yang membuat banyak pertanyaan dari banyak orang yang berada di kantin, kecuali Vio dan juga Radeva yang telah mengetahui hubungan Lavanya dan juga Sambara.

" Kak turunin kak" ujar Lavanya yang menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami.

" Diam, tau mau sekalian di umumkan saja pernikahan kita" jawab Sambara yang membuat Lavanya terdiam, lebih tepatnya itu ancaman pagi Lavanya.

Hingga akhirnya mereka sampai di parkiran motor, Sambara menurunkan Lavanya dan memasangkan helm ke kepala sang istri.

" mau kemana?" tanya Lavanya .

"ke rumah sakit lah, mau kemana lagi" jawab Sambara dengan entengnya sambil memaksa Lavanya untuk menggunakan helm yang biasanya ada di jok belakang motornya.

" Gak, orang aku gapapa, udah aku mau balik lagi" sahut Lavanya dengan menahan sakit berusaha untuk kembali ke kantin.

Dengan cepat Sambara mencekal tangan sang istri dan memasangkan helm ke istrinya, namun Lavanya terus memberontak.

" Aku gak mau kak.... aku masih anak baru gak mau cari masalah lagi" berontak Lavanya.

" Kalau ada yang macem- macem bilang ke gua" sahut Sambara .

" Tas aku" ucap Lavanya kala mengingat tas nya belum ia bawa.

" Biar di bawa Radeva, ayo naik" jawab Sambara dan membantu Sang istri untuk naik ke atas motornya.

Lavanya menerima uluran tangan Sambara, ia susah payah naik ke atas motor suaminya karena jok belakang yang begitu tinggi dan dirinya harus menahan sakit di pahanya karena ketumpahan kuah Bakso yang sepertinya di sengaja oleh Aurora.

Setelah itu Sambara melajukan motornya menuju rumah sakit, setelah menempuh perjalanan sepuluh menit akhirnya mereka sampai di rumah sakit milik keluarga Sambara yang memang tidak jauh dari kampus mereka.

" gue gendong " ucap Sambara yang jongkok di depan Lavanya .

" enggak aku bisa sendiri " tolak Lavanya kemudian berjalan perlahan meninggalkan Sambara yang masih jongkok.

" ck... keras kepala juga dia " gumam Sambara kemudian menyusul sang istri yang jalan terlebih dahulu.

Sampai di lobby mereka bertemu dengan Papa Mahagra, yang baru saja selesai meeting, dari jauh Papa Mahagra sudah memperhatikan cara jalan Menantunya dan dimana celana menantunya yang basah.

" Vanya" sapa Papa Mahagra.

" Papa" ucap Sambara dan Lavanya bersamaan saat melihat Papa mahagra.

" Kaki kamu kenapa?" tanya Papa Mahagra.

" oh , ini pa, tadi enggak sengaja kena kuah Bakso, panas jadinya tumpah ke paha enggak sempat menghindar" jawab Lavanya yang merasa berdosa karena bohong pada mertuanya.

Papa Mahagra menoleh ke arah sang putra seakan menanyakan apa yang di bilang istri dari anaknya itu benar dan tidak sedang berbohong.

Sambara yang tahu papanya murka dengan dirinya,tidak mau membuat papanya bertambah murka saat beliau tahu yang sebenarnya.

" Di siram sama Aurora" jawab Sambara yang mendapatkan cubitan kecil dari sang istri.

" Awss sakit ... kok nyubit sih?" tanya Sambara menoleh ke arah sang istri.

" Suster" Papa Mahagra memanggil suster yang lewat.

" Iya pak" jawab Suster tersebut.

" tolong obati menantu saya, terkena air panas di bagian kakinya bersihkan dan obati lukanya ,saya ada perlu sama anak saya" pinta Papa Mahagra.

" Vanya kamu ikut Suster dulu ya... Papa ada perlu sama suami kamu" Ujar Papa Mahagra yang beralih ke Lavanya.

Lavanya hanya menganggukan kepalanya, lalu mengikuti Suster tersebut yang membawakan Lavanya kursi roda.

" ikut Papa " pinta Papa Mahagra dengan nada dinginnya pada Sambara.

Sambara diam dan mengikuti perintah papanya, sesampainya di ruangan papanya, Papa Mahagra mengunci pintunya dan menampar anak laki- lakinya tersebut.

" Plakkk."

" plak."

1
Anonim
aku kira kiran cewek
Cah Dangsambuh
oke kak makasih udah kasih hiburan menarik di tunggu karya selanjutnya yang tadi tersebut udah kubaca🙏🙏💪💪
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 nantikan terus cerita author yaaa kak🙏
total 1 replies
nan luxiao
suka banget sama cerita nya
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 jangan lupa cerita author yang lainnya yaa.... terima kasih🙏
total 1 replies
Sri Supriatin
tks Thor happy ending, biar lama sabaar kok yg penting up n tamat g di gantung 🤭😍😍😍
Nana Ningrum: terima kasih kak sudah setia menunggu🙏
total 1 replies
Safaruddin Safaruddin
sangat bagus dan menarik
Sri Supriatin
blm up thor?
Sri Supriatin
Selamat atas kelahiran putrinya Bara n Vanya 👍👍🙏🙏🙏
Elly Maryani
selamat atas kelahiran ya baby Alessia....semoga JD anak Sholehah...🥰
Hanum Hafidho
lanjut dong masak cuma 1 episode nunggu lama lagi
Inarairlan 0811
g up lg ka
Sri Supriatin
Blm up thor 😍😍
Sri Supriatin
tks upnya thor, g jadi 7 bulanan di lombok?💪💪💪
Sri Supriatin
udah seminggu g up yah, sehat kan thor...ditunggu lanjutannya 👍👍😍😍
Sri Supriatin
blm up thor?
Dewi Nurhayati
keket itu apa kak?? 🙏🤔😄
Sri Supriatin
Ha di gantung thor.. Nunggu besok 🤭🤭
Sri Supriatin
Ha ha kepergok 🤣🤣🤣
🩷nining
vanya bandel sih ..ketauan deng🤣🤣
Rais Raisya
🤣🤣🤭
Elly Maryani
😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!