Joshua Adrian Waldgrave patah hati mengetahui calon istrinya mencintai pria lain dan jatuh terpuruk dalam kesedihan. Ia lebih memilih menghilang selamanya dari kehidupan wanita yang dicintainya dan menutup pintu hatinya untuk wanita lain. Setelah bertahun-tahun tidak mendengar kabarnya, mantan tunangannya meninggal, karena kecelakaan.
Sementara itu ditempat lain seorang gadis bisu dan memiliki cacat di wajahnya menyimpan dendam selama bertahun-tahun terhadap orang-orang yang telah menghancurkan kehidupan keluarganya. Jalinan takdir mempertemukannya dengan Joshua yang mengharuskan pria itu terikat kepadanya, karena janjinya kepada seseorang di masa lalu yang tidak dapat ia tolak. Janji yang mengharuskannya menjaga gadis itu seumur hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miarosa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Cinta terlarang
Dalam perjalanan, Fabian mengemudi dengan kecepatan sangat tinggi dan sudah tidak peduli lagi jika ia melanggar lalu lintas saat melihat Miya mengerang kesakitan.''Sebentar lagi kita akan sampai."
Tiba-tiba ditengah jalan mobil patroli polisi mengikutinya dan dengan terpaksa Fabian menghentikan mobilnya.''Sial!''gerutunya.
"Kita harus berhenti. Kalau tidak Polisi itu akan menangkapmu. Aku tidak ingin kamu masuk penjara,''seru Miya sambil menahan rasa sakitnya.
''Baiklah!''
Fabian memberhentikan mobilnya ke pinggir jalan dengan terpaksa. Seorang polisi mengetuk kaca mobil dan Fabian menurunkan kacanya dengan enggan dan kesal. Sementara itu Miya masih menahan rasa sakitnya semakin membuat Fabian cemas.
"Anda sudah mengemudi dengan kecepatan tinggi dan...''
Fabian memotong perkataan polisi dan berseru kesal. "Maaf jika aku telah melanggar tapi istriku akan segera melahirkan. Apa Anda tidak bisa melihatnya?''
Polisi itu melongok ke dalam mobil dan melihat Miya.
"Kenapa Anda tidak bilang dari tadi? Aku akan mengawal Anda sampai rumah sakit terdekat,''kata polisi itu dengan wajah cemas.
"Terima kasih."
Polisi itu cepat-cepat masuk ke dalam mobil patroli. Fabian kemudian mengikutinya. Setibanya di rumah sakit, Fabian dan Miya nampak lega. Segera saja Miya dilarikan ke ruang bersalin dan selama proses persalinan Fabian selalu menemaninya . Fabian juga memberikan semangat, ketika Miya terlihat kesakitan saat melahirkan.
Suara tangis bayi pun pecah dan Fabian terlihat senang begitu pun juga Miya yang langsung melemaskan tubuhnya dengan rasa lega .Air mata bahagia merebak saat dokter mengizinkan Fabian menggendong bayinya.Fabian menggendong bayinya dengan canggung dan penuh kehatian-hatian dan menatap bayinya dengan penuh cinta. Kedua sudut bibirnya melengkung ke atas dan mencium bayinya.''Selamat datang Jonathan Dimitri Baskerville!''
Fabian memberikannya kepada Miya untuk segera disusui. Bayi laki-laki tampannya telah lahir. Bayinya dan Miya. Kebahagiaannya lengkap sudah dengan lahirnya anak mereka dan dengan tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata Fabian, ia mengecup bibir istrinya, lalu berbisik.''Terima kasih sayang!''
♫♫♫♫
Tengah malam Phillippa terbangun dari tidurnya dengan perasaan takut, karena ia kembali bermimpi buruk lagi. Sejak ia bertemu dengan Nicole di jalan tadi siang membuatnya ketakutan. Ia langsung berlari ke apartemen dan mengurung dirinya di kamarnya. Ia tidak pernah menyangka akan melihatnya lagi setelah bertahun-tahun. Matahari sudah menerangi kamarnya. Phillippa menarik napas dalam-dalam dan meredakan detak jantungnya yang berdegup kencang. Ia masih ingat persis mimpi itu. Wajah yang menatap penuh benci kepadanya yang tidak lain tidak bukan adalah Nicole . Wanita itu mengejarnya, ketika ia berusaha menangkapnya dan berkali-kali ia tersandung dan terjatuh ke dalam lumpur. Saat iu usianya 12 tahun.
Tubuh Phillippa gemetar. Ia terus berlari dan berlari dan tidak mempedulikan tubuhnya yang kedinginan dan kelelahan. Semak-semak telah menggores wajah dan tangannya. Ia tidak lagi melihat Nicole di belakangnya dan entah bagaimana itu bisa terjadi Nicole telah berdiri di depannya dan menangkap Phillippa.''Lepaskan aku!''
Phillippa meronta-ronta, tapi Nicole semakin kuat mencengkeramnya lengannya. Air mata sudah mengalir deras di pipinya.''Aku mohon lepaskan aku!''pintanya dengan wajah memelas penuh permohonan.
"Kamu seharusnya tidak dilahirkan dan aku akan menghapus keberadaanmu di dunia ini,''kata Nicole dengan penuh kebencian sambil terus menyeret Phillippa dalam kegelapan malam.
"Kenapa kamu membenciku? Apa salahku?''tanyanya disela isak tangisnya.
Nicole berhenti sebentar, menatap Phillippa dengan rasa jijik.
"Karena kamu anak Genevieve dan kamu harus mati."
"Kenapa bibi membenci ibuku?"
"Karena ibumu sudah mengambil ayahmu dariku."
Nicole melepaskan lengan Phillippa dari cengkeramannya dan gadis itu meringis kesakitan sambil memegangi lengannya. Mata dingin abu-abu Nicole yang penuh dengan kebencian terlihat bercahaya di bawah sinar bulan membuat udara dingin malam hari semakin dingin.
"Aku mencintai ayahmu sejak dulu. Tapi ibumu kemudian muncul dan merebutnya dariku."
"Bukannya ayahku adalah kakak bibi?"
"Itu benar, tapi ayahmu bukan kakak kandungku. Aku adalah anak angkat di keluarga Bellamare, jika ibumu tidak muncul pasti sekarang ayahmu sudah menjadi milikku. Aku telah jatuh cinta kepada kakakku sendiri. Perasaan itu terus aku pendam selama bertahun-tahun dan aku selalu cemburu setiap kali Valentine dekat dengan seorang wanita .Hubungan kami semakin akrab dan tak terpisahkan setelah kematian orang tua kami . Sampai suatu ketika Valentine membawa wanita lain ke rumah ini dan mengatakan akan menikahinya. Wanita itu adalah ibumu.Pasti kamu tahu kalau aku tidak akan pernah bisa menikahi kakakku sendiri. Jika Valentine tidak bisa menjadi milikku, maka wanita lain juga tidak bisa memilikinya.
Aku sempat menolak pernikahan mereka, karena aku tidak rela Valentine menikahi wanita lain. Valentine tahu aku tidak menyukainya dan berharap aku dan Genevieve saling menyayangi, tapi aku tidak bisa, aku sudah terlanjur membencinya. Ia sempat mengancamku jika aku tidak bisa menyukai Genevieve , aku harus pindah rumah dan selama ini aku terpaksa berusaha untuk menyukai ibumu, karena aku tidak mau berjauhan dengan kakakku dan tidak lama kemudian kamu lahir. Sejak kedatangan Genevieve , Semua perhatian kakakku teralihkan untuknya dan juga kamu. Aku jarang mendapatkan lagi perhatiannya. Ibumu dan kamu telah merebut semua perhatian Valentine dariku." Wajah Nicole sudah basah oleh air mata.
Mendengar cerita bibinya, Phillippa terkejut. Ia sekarang tahu apa yang tidak diketahuinya dulu. Bibinya telah gila mencintai kakaknya sendiri. Cinta terlarang yang di miliki bibinya membuatnya menyimpan kebencian di dalam dirinya.
''Kematian Valentine adalah hal yang tidak terduga. Aku tidak menyangka kalau Valentine bisa begitu mencintai Genevieve dan karena ibumu juga Valentine bunuh diri. Mulai sekarang dan selamanya aku tidak ingin melihatmu lagi."
Hati Nicole yang diselimuti oleh rasa benci menjadi gelap mata mendorong Phillippa hingga terjatuh ke jurang . Sejak ia tersadar kembali , ia tidak bisa bicara dan wajahnya telah rusak. Phillippa menyentuh wajahnya yang cacat, karena teringat kembali bagaimana ia mendapatkan kecacatan di wajahnya dan juga kemampuannya bicara. Ia pun tidak dapat menahan kesedihannya lagi dan dalam sekejap wajahnya sudah dibasahi oleh air matanya. Ia membenci bibinya dan juga pria itu yang sudah membuat hidupnya dan hidup keluarganya berantakan. Mata hijau Phillippa menjadi lebih gelap, karena kebencian yang dirasakannya. [ ]