NovelToon NovelToon
Jeritan Hati Seorang Istri

Jeritan Hati Seorang Istri

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Tamat
Popularitas:214.7k
Nilai: 5
Nama Author: Amallia

Viona tidak pernah ingin jika pernikahannya hancur. Walaupun dia menikah bukan karena cinta, tetapi Viona sudah berjanji pada diri sendiri untuk menikah hanya sekali seumur hidup. Tentu banyak perjuangan, cobaan, dan air mata yang harus Viona hadapi.

Meluluhkan hati suaminya begitu sulit, bahkan setelah berjuang pun, perjuangannya itu masih tidak di hargai. Rey sang suami, masih menganggap Viona wanita perusak hubungannya dengan Laura. Karena pernikahan mereka membuat Rey tak bisa menikah dengan Laura yang sudah lama menjadi kekasihnya.

Akankah Viona bertahan disisi suaminya dan mempertahankan rumah tangganya? Atau memilih pergi untuk meraih kebahagiaannya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pekerjaan baru

Sudah satu bulan lamanya Viona tinggal di apartemen Alan. Beberapa kali Alan mengajaknya liburan sehingga pikiran Viona sudah kembali tenang. Rasa traumanya tidak separah sebelumnya. Tentu Alan dan Bi Marni berperan besar dalam kesembuhannya itu.

Viona keluar dari kamarnya dengan berpakaian hitam putih. Dia berniat pergi mencari pekerjaan. Setiap hari tidak melakukan apa pun dan itu membuatnya bosan.

''Non Vio mau kemana?'' Bi Marni yang kebetulan lewat, melihat Viona keluar dari kamar.

''Aku mau cari kerja, Bi. Bosan kalau tidak melakukan apa pun, ‘’jawab Viona.

''Tapi Tuan Alan tidak membiarkan Non Vio bekerja. Takutnya itu mempengaruhi kesembuhan Non Vio,'' ucap Bi Marni. Karena Bi Marni tahu kalau Viona belum sembuh sepenuhnya.

''Tapi Aku ingin bekerja, Bi.'’ Viona teguh pada pendiriannya.

Alan melihat Viona dan Bi Marni yang sedang mengobrol, lalu dia menghampiri mereka.

''Ada apa ini?'' tanya Alan.

''Kak, aku ingin cari kerja.'' Viona memperlihatkan wajah memelas di hadapan Alan.

''Kamu itu masih harus berada di jangkauan saya, Vio. Kamu belum aman kalau berada di luar sana," ucap Alan.

"Aku akan tetap pergi. Tak peduli Kak Alan mau melarang pun," ucap Viona, lalu hendak melangkah pergi. Tetapi Alan menghentikan langkahnya.

"Baiklah, ayo ikut ke kantor Dio! Lebih baik kamu bekerja disana saja karena Dio pasti bisa menjaga kamu," ucap Alan.

"Tapi aku hanya lulusan SMA."

"Tidak masalah, pasti Dio mau memberikan pekerjaan untukmu. Kalau begitu kita pergi sekarang saja," ajak Alan.

Viona berpamitan kepada Bi Marni, lalu mengikuti Alan pergi keluar apartemen. Viona senang karena akhirnya Alan mengizinkannya bekerja. Dia berharap semoga saja di terima bekerja di kantor Dio.

Setelah menempuh 40 menit perjalanan, kini mereka sampai juga di depan kantor Dio. Alan ikut turun dan mengantar Viona ke dalam. Mereka menghampiri resepsionis yang sedang berjaga.

"Permisi, kami mau bertemu dengan Dio. Apa Dio ada di ruangannya?" tanya Alan.

"Kebetulan Pak Dio belum datang, Pak," jawab resepsionis itu.

Terlihat Dio melangkah memasuki perusahaannya. Dia menghampiri Alan sahabatnya yang sedang mengobrol dengan resepsionis.

"Al, kamu ngapain datang pagi begini?" Lalu tatapan Dio beralih ke Viona. "Wah bidadariku ikut juga ternyata."

"Iya nih Viona katanya ingin bekerja, jadi Gue ajak kesini deh. Lo kasih kerjaan deh buat dia," ucap Alan.

"Beres, Bro. Ayo kalian ikut ke ruanganku!" ajak Dio.

Alan dan Viona mengikuti kemana Dio pergi. Viona menatap kanan kirinya, kagum dengan kantor Dio yang begitu besar. Sesampainya di ruangan Dio, mereka duduk bertiga sambil mengobrol.

"Vio, kamu bisa mulai kerja dari sekarang. Nanti kamu di bimbing oleh Ani."

"Terima kasih, Kak. Kalau boleh tahu, Vio kerja di bagian apa ya?" Viona bertanya kepada Dio.

"Kamu nanti menjadi sekretaris saya. Sedangkan Ani, nanti saya pindahkan sebagai kepala Divisi," ucap Dio.

"Maaf, Kak. Sebaiknya saya bekerja sebagai office girl saja. Lagian ijazah saya hanya SMA," kata Viona.

"Vio, jangan menolak tawaran bagus loh. Harusnya kamu senang karena Dio mengangkatmu sebagai sekretarisnya," ujar Alan berpendapat.

"Tapi Vio merasa tidak pantas menerimanya," ucap Viona.

Alan tampak berpikir, dari pada Viona menolak dan memilih mencari pekerjaan di luar, mungkin lebih baik menuruti saja apa kemauannya itu. Nanti dia bisa bicara sama Dio agar memberikan pekerjaan yang mudah saja untuk Viona. Dan juga jangan sampai Viona kecapean.

Alan menatap Dio yang duduk di hadapannya. "Dio, kamu turuti saja kemauan Viona. Kamu panggil atasan OB agar datang kesini."

"Tapi .... " Dio menghentikan perkataannya karena Alan memotongnya.

"Tidak usah protes, nanti kita bicara berdua mengenai ini. Yang terpenting Viona bekerja di tempat yang aman. Setidaknya kamu bisa mengawasinya disini," ucap Alan.

Apa yang di katakan oleh Alan ada benarnya juga. Dio tidak mau jika Viona malah tak jadi bekerja disana. Dio langsung menghubungi atasan OB dan memintanya datang ke ruangannya.

Tak lama terlihat seorang lelaki muda yang datang ke ruangan itu. Dia Arya yang merupakan atasan para OB. Arya berdiri tak jauh dari Dio yang sedang duduk.

"Arya, perkenalkan dia Viona. Mulai hari ini dia akan bergabung dengan tim kamu," ucap Dio.

"Baik, Pak." Lalu Arya beralih menatap Viona. "Perkenalkan saya Arya."

"Saya Viona," jawabnya.

"Arya, sekarang kamu ajak Viona berkeliling dan kasih tahu apa saja yang harus dia kerjakan," ucap Dio memberikan perintah.

"Baik, Pak." jawab Arya, lalu memberikan kode kepada Viona untuk ikut dengannya.

Setelah kepergian mereka, Alan mulai bicara kepada Dio. "Lo jangan kasih kerjaan yang berat-berat ke Viona ya. Tahu sendiri kan kondisinya dia baru juga membaik."

"Tenang saja, Gue tahu itu. Lagian Gue nggak mungkin biarkan Viona kelelahan."

"Terima kasih atas bantuannya. Tolong jaga Viona disini!" pinta Alan.

"Baik, Pak Dokter." Dio mengacungkan ke dua jempolnya.

"Kalau begitu Gue pergi dulu. Takut terlambat pergi ke rumah sakit."

Setelah berpamitan, Alan bergegas pergi. Begitu juga dengan Dio yang keluar dari ruangannya untuk menemui kepala OB. Dio akan meminta kepala OB agar tidak memberikan pekerjaan berat kepada Viona.

...

...

Sudah dua hari Viona bekerja di kantor Dio. Dia benar-benar di perlakukan dengan baik oleh Arya. Bahkan Arya memberikan pekerjaan yang ringan-ringan saja. Perlakuan istimewa dari Arya tentu membuat teman kerja yang lain merasa iri. Ada yang berpikiran jika Viona adalah selingkuhan Arya. Karena mereka tahu kalau Arya sudah menikah.

Viona baru selesai mengelap kaca. Dia pergi ke dapur untuk mengambil minum. Viona tersenyum ramah kepada rekan kerjanya yang juga ada di dapur. Namun, mereka malah saling berbisik. Salah satu dari mereka ada yang memberanikan diri berbicara kepada Viona. Karena rasa penasarannya yang begitu besar.

"Hei anak baru, enak sekali ya kerjaan kamu cuma ngelap-ngelap doang. Beda sekali sama kita yang tiap hari nyapu, ngepel, bersihin toilet. Kasih sogokan apa tuh ke Pak Arya? Bisa ya Pak Arya baik sekali sama kamu. Jangan-jangan kamu selingkuhannya," ucap Renata sambil menelisik menatap Viona.

"Maaf, Kak. Saya sama sekali tidak seperti yang kakak tuduhkan," ucap Viona membela diri.

"Tetapi itu kenyataannya, pekerjaan kamu disini ringan sekali seperti di anak emas kan."

"Saya .... "Viona hendak menjawab, tetapi tak jadi karena mendengar suara Arya memanggil Viona.

"Viona, kamu di panggil oleh Pak Dio. Kamu di minta ke ruangannya," ucap Arya.

"Baik, Pak. Saya akan langsung ke ruangannya Pak Dio." Viona berpamitan kepada mereka lalu bergegas pergi.

Arya menatap bawahannya yang lain masih duduk bertiga sambil menikmati es teh manis.

"Kalian cepat habiskan minuman itu! Nanti langsung ke belakang bantu angkut kardus tak terpakai," ucap Arya.

"Baik, Pak," jawab mereka serempak.

Arya bergegas pergi untuk mengawasi para OB yang lain.

"Tuh kan cuma kita yang di suruh. Sedangkan Viona enak-enakan ke ruangan Bos," ucap Renata yang merasa iri.

"Sabar, Ren. Setidaknya kita bekerja sesuai peraturan perusahaan. Lebih baik kita mengadu saja ke bos," ucap Ratna memberikan saran.

"Kamu yakin?"

"Yakin banget malah."

Renata dan Ratna akan merencanakan waktu yang tepat untuk mengadu kepada Dio.

1
ayu cantik
suks
difaq aisyah
Lumayan
Jue
Untuk orang Islam saat isteri tengah hamil suami menceraikannya maka penceraian itu tidaklah sah di mata hukum melainkan ketika anak tersebut sudah lahir ke dunia maka gugurlah talak satu setelah hitungan hisab talak idah penceraian 3 bulan 10 hari , Talak tidak akan gugur ketika suami minta rujuk sebelum jatuh iddah , Permintaan rujuk boleh dilakukan dengan berwalikan wali dan beberapa saksi dari belah pihak wanita itu sendiri , Untuk perkahwinan yang tidak sah pula , Apabila si wanita telah berzina terlebih dahulu maka si wanita hamil dan untuk menutup malu dilakukan pernikahan dengan si Penyumbang benih ataupun Pak sanggup yang mahu bertanggungjawab , Tidak sahnya perkahwinan tersebut kerana wanita tersebut dalam keadaan saat hamil anak tanpa nasab , Untuk agama yang bukan Islam aku tidak
Tien Tiennesdha Titin
sering up author ,nulis yang banyak 😄🤭💪
Rizky Sandy
aduh sm2 lagi,,,,🤣🤣🤣🤣🤣
Rizky Sandy
pain nangis juga, orang bgitu juga ditabgisin apa bagusnya,,,,,
Rizky Sandy
Rey g pintar ya,,,,,,🤣🤣🤣🤣 lucu bin aneh ceritamu thor,,,, gitu aja sdh kalah SM Laura,,,
paty
mkn aneh ceritanya thor masa si rey bisa dibodohi
paty
dio lo yg punya krt kok bisa punya karyawan spt renata ob tp gayanya
paty
ktr apa ini ob sj sok2an
paty
bodoh si rey dan ceritanya byk drama gak masuk akal
paty
baru bab awal sj sdh aneh, tinggal periksa ke dokter apakah viona msh perawan klu iya kan mrk tdk berzina
Nur Adam
smgt untuk krya thor
yustina arie
Luar biasa
Rina Rina
tp jgan balik sama Rey lgi
Yunerty Blessa
walaupun singkat cerita nya tapi mantap..
teruskan usaha kak thor dalam penulisan nya..
moga sukses selalu 😘😘
Yunerty Blessa
akhirnya Rey hidup bahagia bersama Rey dan Naura anaknya..
makasih kak thor buat cerita nya..😘
Yunerty Blessa
smoga kesempatan kedua buat Rey untuk dimanfaatkan.. jangan mengulangi lagi kesalahan silam..
Yunerty Blessa
tiada kesempatan buat Dio..
Yunerty Blessa
seperti nya Laura yang mengupah Alina..dasar licik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!