NovelToon NovelToon
Penjara Hati Sang Mantan

Penjara Hati Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:57.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ruth89

Terjebak dalam hubungan pernikahan yang tidak diinginkan, adalah sebuah malapetaka bagi Liana. Ia yang sudah sangat membenci Andra, harus menghadapi pria itu lagi. Nyatanya, Andra sendiri yang menjebak Liana.

Apa yang akan Liana lakukan, saat mengetahui, jika pernikahan antara dirinya dan Andra adalah rencana suaminya? Akankah Liana dan Andra kembali saling mencintai seperti dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ruth89, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pilu

Andra mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang. Membelah jalanan ibu kota yang mulai lengang menjelang tengah malam. Tidak ada pembicaraan di antara mereka. Hanya kesunyian yang mendominasi.

Sesekali, Andra melirik Liana dengan ekor matanya. Sayangnya, gadis itu memilih membuang pandangan keluar sana. Andra mencengkeram erat roda kemudi. Sedikit pun ia tak menyangka, bila kejadian kemarin malam begitu menyakiti hati Liana.

Sedikit demi sedikit, Andra mengetahui perasaan Liana. Perlahan, ia menggenggam tangan kekasihnya. Namun, Liana menepisnya kasar. Sebenci itukah Liana padanya?

Tak butuh waktu lama, mereka tiba di depan rumah Liana. Andra menghentikan laju mobilnya tanpa mematikan mesin.

"Aku minta maaf karena sudah menyakiti hatimu. Aku tidak bermaksud melakukan itu semua. Fia yang memelukku, bukan aku. Aku janji, semua itu gak akan terulang lagi," jelas Andra.

"Gue gak butuh penjelasan dan janji Lo!" ketus Liana, tanpa menatap Andra.

"Kamu gak mau maafin aku?" tanya Andra memelas.

"Gak ada yang perlu dimaafin. Toh, hubungan kita sudah berakhir." Liana mulai membuka seat belt dan membuka pintu mobil.

Andra yang sudah melihat gelagat Liana, lebih dulu mengunci pintu. Gadis itu menatap tajam Andra. Sementara Andra, tersenyum lembut membalas tatapan Liana.

"Buka pintunya!" pinta Liana penuh penekanan.

"Aku tidak akan membukanya, sebelum kamu memaafkan aku!"

Liana menarik napas dalam seraya memejamkan matanya. Berusaha menetralkan amarah yang mulai menguasai hati.

"Oke! Gue maafin Lo. Sekarang, buka pintunya!"

"Kalau kamu udah maafin aku ... maukah kamu menikah denganku?"

Liana terkejut mendengar lamaran Andra. Wajahnya terlihat sangat serius. Ia tak mampu menjawab pertanyaan sederhana itu. Salah! Lebih tepatnya, ia tidak pernah ingin menikah dengan siapa pun. Karena baginya, pernikahan hanyalah omong kosong belaka.

"Aku tahu kamu membenci pernikahan. Aku janji, tidak akan mengecewakanmu. Percayalah padaku," ucap Andra lembut.

Andra menatap Liana dalam. Terlihat jelas rasa cinta di mata pria itu. Ia melepas seat belt dan mencium bibir Liana. Jelas gadis itu memberontak, pertanda ia menolak perbuatan Andra padanya. Namun, Andra tak peduli. Ia menahan tangan liana dan memperdalam ciumannya.

Andra baru melepaskannya, saat Liana kehabisan napas. Seakan gadis itu sangat marah, ia melayangkan tamparan sekuat tenaga. Terlihat jelas bekas jemari Liana di pipi Andra.

"Jangan pernah Lo lakukan hal kaya tadi lagi! Karena kita sudah tidak punya hubungan khusus!" desis Liana.

"Ah, satu lagi. Gue gak akan pernah mau menikah sama lo atau siapa pun! Mulai detik ini, jangan lagi Lo temui gue!"

Liana pun mendorong Andra sekuat tenaga, untuk mencapai central door lock di sisi Andra. Setelah berhasil, ia keluar dan membanting pintu. Andra tak lagi mencegahnya. Terlebih, Liana terlihat semakin membencinya setelah mendengar ia melamar gadis itu.

Liana masuk ke dalam rumah dan melihat ibunya duduk di ruang tamu. Ia menarik napas dalam dan berusaha acuh. Sejak kejadian dua hari yang lalu, hubungannya dengan sang ibu sedikit merenggang.

"Mama minta maaf. Mama gak akan paksa kamu memaafkan papamu atau pun menerima Fia sebagai saudaramu lagi."

Langkah Liana terhenti. Ia menghela napas dalam. Kemudian, berbalik menatap sang ibu. Bukan ibunya yang salah dalam hal ini. Hanya saja, Liana tidak bisa memaafkan mereka dengan mudah.

"Gak ada yang perlu dimaafin. Mama gak salah. Aku hanya tidak ingin, mama kembali terluka karena mereka." Liana pun memeluk ibunya erat.

***

Selama satu minggu, Andra terus berusaha mendekati Liana. Namun gadis itu seolah tak tersentuh. Setiap kali bertemu, Liana akan menunjukkan sikap tak suka. Bukan hanya pada Andra, tetapi Fia pun mendapatkan penolakan yang sama.

"Sampai kapan kamu menghindar dariku?" tanya Andra.

Sore itu, Liana kembali berpapasan dengan Andra. Pria itu menahan lengan Liana. Gadis itu pun menarik napas dalam dan menghelanya.

"Gue gak pernah menghindar!" elaknya.

"Lalu apa namanya, jika bukan menghindar? Setiap kali aku datang menemuimu, kamu selalu menghilang dan tak ingin bertemu denganku!"

"Karena kita tidak memiliki urusan. Tida ad kepentingan, yang mengharuskan saya bertemu dengan, Anda!" Liana mulai berbicara formal dan menunjuk dada Andra.

Mendengar cara bicara Liana yang semakin formal, membuat Andra menggeram marah. Liana pun melepas cengkeraman Andra dan berlalu meninggalkannya.

Sejak hari itu, Andra tak lagi mendatangi Liana. Hal itu membuat Liana merasa kehilangan. Sesekali, ia mengecek ponselnya. Tidak ada satu pun pesan yang Andra kirimkan.

Sepertinya, dia sudah mulai menyerah. Ini jauh lebih baik, gumam Liana.

Sekuat apa pun ia menyemangati hatinya, Liana tetap merasa ada yang hilang. Ponselnya berbunyi, membuat Liana secepat mungkin menyambar benda itu. Wajahnya berubah kecewa, saat nama tetangganya yang muncul.

"Halo," sapanya.

Orang di seberang sana mulai bicara. Kedua mata Liana membelalak lebar.

"Saya segera ke sana!" Liana mematikan ponselnya.

Ia segera menyambar tas dan kunci mobilnya. Kemudian, segera melajukannya dengan kecepatan tinggi. Seakan tak mempedulikan keselamatannya, ia menerobos beberapa lampu lalu lintas. Bahkan, mengacuhkan umpatan pengguna jalan lainnya. Mobilnya memasuki kawasan rumah sakit. Segera, ia menuju ruang IGD.

"Bu, gimana kondisi mama saya?" tanyanya.

"Masih diperiksa dokter," jawab wanita yang menunggu di sana.

"Terima kasih, ibu, sudah menjaga mama," ucapnya tulus.

"Bagaimana pun, mamamu orang baik. Pasti banyak yang membantunya."

Liana menganggukkan kepala. Tak lama, dokter keluar. Liana segera menghampiri dokter dan menanyakan kondisinya.

"Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mohon tunggu sebentar," jawab sang Dokter.

"Lakukan yang terbaik, Dok," pinta Liana.

***

Liana kini berada di ruangan dokter. Ia sedang mendengarkan penjelasan dokter, yang mengatakan, bila ibunya membutuhkan biaya operasi di bagian kepala serta resiko yang akan menyertai pasca operasi.

"Beruntung, pembuluh darahnya tidak pecah. Karena itu akan sangat berbahaya bagi keselamatan pasien."

"Apa tidak ada jalan lain, tanpa harus melakukan operasi?" tanya Liana.

"Tidak ada. Sebelumnya, bukankah pasien sudah menjalani terapi obat-obatan?"

Liana menganggukkan kepala. "Apa tidak berpengaruh?"

"Dengan menyesal saya katakan, ya."

Tubuh liana melemas. Resiko terparah yang akan ibunya alami adalah, kelumpuhan total, atau kematian otak. Liana berada dalam dilema.

"Lakukan saja operasi itu. Saya yang akan tanggung biayanya!"

Liana menoleh cepat mendengar suara itu. Di ambang pintu, pria yang dibencinya kembali hadir mencampuri kehidupan mereka.

"Anda, tidak berhak memutuskan tindakan yang harus diambil!" geram Liana.

"Kau lebih suka membiarkan mamamu menderita dengan penyakitnya?"

"Lalu, apa menurut, Anda, lebih baik mama saya mengalami kelumpuhan atau mati otak?" Liana begitu marah mendengar ucapan ayahnya.

"Ah, saya lupa jika memang itu yang, Anda harapkan. Melihat mama saya mati!"

Sebuah tamparan keras melayang mengenai pipi Liana. Membuat sudut bibir Liana pecah.

"Papa!" teriak seseorang.

Liana sangat mengenal suara itu. Itu suara sahabatnya Fia. Liana menatap tajam pada ayahnya. Ia melepaskan tangan Fia yang merangkul pundaknya.

"Anda, tidak punya hak dalam mengurusi kehidupan kami. Urus saja keluarga bahagia, Anda!"

Liana meninggalkan ruangan Dokter tanpa berpaling. Sementara pria yang berstatus ayahnya itu, menatap tangan yang telah menampar anak kandungnya.

1
Shifa Burhan
kenapa dalam novel selalu membela kelakuan dang wanita dan pria lain
*suami ketemu pria lain adalah kesalahan fatal tapi istri ketemu pria lain dianggap hal wajar
*suami berbicara dengan wanita lain dianggap kesalahan fatal tapi istri sampai curhat bahkan mengumbar Ian suaminya pada pria lain kalian anggap hal wajar
*istri membela dan bahkan lebih memilih pergi dengan pria Lian didepan suaminya kalian anggap hal wajar
*istri menjatuhkan harga diri suaminya didepan pria lain sampai pria lain itu meremehkan suaminya kalian anggap hal wajar
*suami kontak fisik dengan wanita lain kalian anggap keslaahan fatal tapi istri bahkan sampai pelukan dengan lelaki lain kalian anggap wajar

*Andra banyak melakukan kebodohan
tapi liana banyak melakukan kesalahan fatal
*munafik dia marah suami dekat dengan wanita lain tapi dia malah curhat bahkan pelukan dengan pria lain
*mengumbar aib rumah tangga dan suami pada pria lain
*menjatuhkan harga diri dan kehormatan suami didepan pria lain
*membiarkan pria lain meremehkan dan merendahkan suaminya

dan yang membuat novel ini miris dan munafik adalah novel ini membela dan membenarkan semua kelakuan laknat liana
Shifa Burhan: kebanggaan apa yang kau dapat dari novel mu ini Thor saat novel malah membela kelakuan istri yang munafik dan bahkan sudah sangat menjijikan dan tidak bermoral
total 1 replies
Shinta
ckp bagus,ceritanya ringan gk bertele2...
Sky Blue
Smangt berkarya kax, d tungguin klanjutn critnya ya kax🥰🥰🥰
Ddek Aish
bukanny ponsel fia jatuh d TKP.?liana hamidun
Ddek Aish
udah lama nggak nongol e.e sx nongol bkin kesel
Ruth: 😅😅😅😅😅
total 1 replies
gaby
Buah kebodohan Andra yg pernah terpedaya pesona Fia. Gara2 Andra Liana menderita mlulu slama jd istrinya. Skrg malah dipenjara karena alsn ga jelas, kalo tau gt ngapain Liana nolongin Fia, dah tau Fia licik
cahaya: konflik yang pelikkk.
total 1 replies
gaby
Baguslah, biar Fia diperkosa abis itu trauma & depresi. Soalnya emaknya tll keras kpala, ga ada kapoknya ngganggu Liana. Liana ko skrg jd org yg sok baik sih. Dulu Andra slh sdikit lngs ngamuk + kabur. Skrg Fia & emaknya dah jelas2 njebak Andra biar seolah berselingkuh tp dgn mudahnya di maafin. Ga keren lg Liana skrg
gaby
Dah kaya gitu, ayahnya masih aja di hormatin. Biarin aja dia mati karena penyakitnya, anggep aja karma karena dgn ga tau diri menguasai harta istri pertama buat nafkahin gundiknya beserta anak gundik. Jgn tll baik sm org jahat, ga ada untungnya. Kalo mau nolong mending nolong anak panti asuhan atau penghuni panti jompk, ktauan dpt pahala.
ariyan
cerita'y makin menarik,lanjut thor....
gaby
Bukannya Liana dulu mau di jual ke aki2 tua y thor. Mudah2an sih orgnya dah tua, biar di jodohin sm Fia. Fia biar di jadiin pemuas doang, kalo ga gitu emaknya ga bakal tobat. Biar dia tau hukum Tuhan berlaku
gaby
Lah itu kan perusahaan milik ibunya Liana, ko malah mau d ksh ke Fia smuanya?? Dulu Andra yg bego, skrg malah Liana. Skalian aja kasih Suaminya buat Fia, biar lengkap kebodohannya
Nana Conley loehat
bukan main ibu tiri
klw q smpai pnya ibu tiri dia yg bekal kuhabisi
bicara dgn nada keras aja udh kusikat😠😠
hemm jd ank tiri yg jahat wkwkkkk
Ruth: jangan sadis² kak. biarkan hukuman Tuhan yang bekerja...☺️✌️
total 3 replies
gaby
Mudah2an Fia nanti kalo dah nikah, suaminya slingkuh & ninggalin Fia beserta anaknya. Biar Fia & emaknya sadar gmn rasanya di hancurkan pelakor. Asal jgn minta tolong ke Liana pas jadi janda, yg ada Andra di garap sm Fia
Ruth: 😅😅😅😅😅
total 1 replies
cahaya
andra cpt bangun istrimu dlm bahaya ,smg Liana baik" saja,dan karena keadaan bisa mempererat hubungan mereka berdua....
gaby
Ya ampuun Andra, kalo emang niat mau nyerein Liana, knp mesti di perkosa dulu. Licik bgt Andra. Katanya dia maksa berhubungan sm Liana spy Liana hamil & ga minta cere lg. Lah skrg kl Andra cerein Liana trus beberapa bln kmudian Liana hamil gmn?? Org hamil perasaannya sensitif & butuh dukungan suami, apalg Liana ga pny siapa2 lg, ayahnya cm nyusahin doang bisanya. Lagian cere itu hrs melibatkan 2kluarga, rembuk kluarga dulu biar ktemu jln tengah. Lagian Andra kan pny ortu y, knp ga curhat sm ortunya yg berpengalaman dlm rmh tangga. Dan drpd dia ndeketin Fia buat tau sifat istri, knp dia ga ndeketin emaknya sendiri yg merupakan seorang istri. Seenggaknya walau emaknya ga tau karakter Liana tapi kan sesama perempuan & sesama istri bukan jalang seperti Fia. Libatin kluarga sblm mengambil keputusan bercerai, nikah aja izin kluarga dulu. Emang Liana sampah main buang setelah dinikmati
gaby
Hadeeh Andra begonya ga abis2 kayanya. Bukannya nahan Liana biar ga pergi sambil membuktikan ketulusannya, ini malah Liana di suruh pergi. Serasa Liana abis di perkosa trus di campakan bgitu aja. Ga nanggung2 lg 1thn di suruh pergi. Membuka celah lebar org ketiga masuk dlm hub. mreka. Peluang Fia & Dilan sbg pelakor & pebinor terbuka lbr dlm wkt 1thn perpisahan mereka. Jgn mau di atur2 mlulu sm Andra, gugat aja cere. Yg namanya rmh tangga sebaik mungkin kl ada mslh jgn ada yg kabur, tp rembukin bareng2. Lah ini Andra yg tertuduh slingkuh, abis itu merkosa istrinya, setelah itu istrinya di usir & perusahaannya di ambil alih suaminya. Ga ngerti deh jln pikiran Andra
gaby
Hadeeh Andra, bego di piara, tuyul noh piara biar makin kaya. Mau mengenal seseorang yg hrs di dekati ya orgnya langsung, bukan malah Rivalnya dia deketin. Yg ada jd fitnah, mana dah ke geb & janji ga ktemuan lg sm Fia, ujung2nya diem2 ktemuan d blkg. Dah tinggalin aja laki ga peka, hati org ga ada yg tau. Ini malah nanya musuh istrinya demi tau pribadinya. Kayanya seru thor kalo Liana kabur sementara, biar Andra kapok
cahaya
intinya klu g ada kejujuran drpd mereka seumur hidup pun konflik ny ya begitu terus saling curiga dg ego masing",Liana ttp ketemu Dilan, begtu jg Andra ttp ketemu Fia, konflik yang tk berhujung ,eh tp kn waktu Liana curhat sm Dilan kira"andra smpt denger g ya,klu Liana sebnrny jg cinta sama Andra cm , cb klu andra mendengar curhat an Liana mungkin g sampe mukul Dilan x ya, dan setelah itu andra jg jujur ke Liana, pasti konflik segera berakhir, dan andra bisa mendapatkan Liana dg kerelaan hati untuk menerima Andra sepenuhnya. tnp pemaksaan. tp udh terlanjur di minta dg paksa 🙊, ya udh buat Liana pergi aja,mumpung Andra nya masih terlelappp thorrrrr....😂😂😂😂
cahaya
happy new year 2023 🎉🎉🎉
makasih crazy up nya 🙏🙏
Ruth: 😘😘😘😘😘
total 1 replies
gaby
Mksh thor utk crazy up nya🙏🙏.
Utk Andra, apapun alsnmu bertemu sm Fia, tetep salah. Karena dia dah janji ga akan ktemu Fia lg, tp terbukti bahwa smp skrg dia msh bertemu. Tinggalin aja dulu Andra ya Liana. Ga usah cere, temuin Andra lg setelah 50thn kmudian sambil kau bawa anak cucu mu🤣🤣. Slamat thn baru 2023 thor🥳🥳
Ruth: 😂😂😂😂😂
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!