NovelToon NovelToon
NOVELIA

NOVELIA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Selingkuh / Cinta Terlarang / Romansa / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:227.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: poppy susan

Novelia hidup berdua dengan adiknya Milea, Novelia sangat menyayangi adiknya itu hingga sesuatu yang menyakitkan menimpa adiknya. Adiknya dinyatakan defresi dan harus dirawat di rumah sakit jiwa dan itu membuat hati Novelia sangat hancur.

Novelia curiga kalau defresinya adiknya ada hubungannya dengan lingkungan sekolah, maka dari itu Novelia bekerja sebagai penjaga kantin untuk menyelidiki siapa orang-orang yang berada dibalik kejadian yang menimpa adiknya itu.

Akankah Novelia bisa menemukan pelakunya atau justru nyawa Novelia yang akan terancam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NOVELIA BAB 15

🍃

🍃

🍃

🍃

🍃

Novelia selalu saja memperhatikan gerak-gerik Pak Dedi dan Pak Prima, Novelia sedang mencari kesempatan Pak Dedi lengah dan bisa mengambil ponselnya.

Saat ini, Novelia duduk di salah satu meja kantin karena ini masih jam belajar maka dari itu suasana masih sangat hening sedangkan semua pekerjaan Novelia sudah selesai.

"Apa kerjaan kamu hanya melamun saja," seru Angkasa.

Novelia tersentak dan langsung bangkit dari duduknya sembari menundukan kepalanya.

"Maaf Pak Angkasa, pekerjaan saya sudah selesai jadi saya duduk-duduk dulu sebentar," sahut Novelia gugup.

"Buatkan saya kopi."

"Baik Pak."

Novelia pun segera membuatkan kopi untuk Angkasa, tidak membutuhkan waktu lama, Novelia pun selesai membuat kopi dan segera memberikannya kepada Angkasa.

"Ini Pak, kopinya."

Novelia pun membalikan tubuhnya untuk kembali ke dapur.

"Tunggu, kamu mau ke mana?" tanya Angkasa.

"Saya mau kembali ke dapur, Pak."

"Katanya pekerjaan kamu sudah selesai, duduk sini temani saya."

"Ah, baik Pak."

Perlahan Novelia duduk di hadapan Angkasa, jantung Novelia berdetak dengan kencangnya seakan ingin loncat dari tempatnya. Sementara itu, Angkasa melihat ke arah lapangan karena saat ini Pak Dedi sedang mengajar anak-anak olahraga.

Novelia sedikit melirik ke arah Angkasa, wajah tampan, hidung mancung, rahang kokoh dan alis mata yang tampak tegas membuat Novelia terpana.

"Ya ampun, Pak Angkasa tampan sekali," batin Novelia.

"Apa kamu betah bekerja di sini?" tanya Angkasa membuat Novelia tersentak.

"Be-betah, Pak."

"Syukurlah."

Novelia melihat ke arah lapangan, Pak Dedi menyimpan ponselnya dan terlihat Pak Dedi pergi.

"Ya ampun, ini kesempatan aku untuk mengambil ponselnya Pak Dedi tapi di sini ada Pak Angkasa lagi, bagaimana ini?" batin Novelia.

Tidak lama kemudian terdengar bunyi ponsel Angkasa, sekilas Angkasa melihatnya kemudian Angkasa pun bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Novelia.

Novelia mengusap dadanya. "Bagaimana aku bisa merayu Pak Angkasa, baru duduk di dekatnya saja, aku sudah gemetaran kaya gini," gumam Novelia.

Novelia tersentak, dia lupa kalau saat ini dia harus mengambil ponsel Pak Dedi. Novelia segera menuju lapangan, perlahan Novelia mendekat ke tasnya Pak Dedi, Novelia celingukan di sana para siswa sedang sibuk dengan kegiatan olahraganya.

Perlahan tangan Novelia membuka resleting tas kecil Pak Dedi, tapi tanpa di duga Angkasa yang sedang mengangkat telepon dari kejauhan melihat apa yang sedang dilakukan Novelia. Angkasa segera mengakhiri sambungan teleponnya dan terus memperhatikan gerak-gerik Novelia.

Perlahan tapi pasti, Novelia pun berhasil mengambil ponsel Pak Dedi dan segera menyembunyikannya di balik bajunya. Novelia dengan cepat berlari dari lapangan.

Di saat Novelia berlari, tiba-tiba sebuah tangan menarik Novelia membuat Novelia terkejut. Novelia tersudut ke dinding, dan betapa terkejutnya Novelia ternyata itu adalah Angkasa.

"Apa yang kamu sembunyikan dibalik baju kamu?" tanya Angkasa.

"Ma-maksud Pak Angkasa apa? Ak-ku tid-ak menyembunyikan apa-apa," sahut Novelia gugup.

Angkasa dengan paksa menarik tangan Novelia yang bersembunyi di balik kaosnya, Angkasa mengambil ponsel itu.

"Ini apa? Kamu mencuri ponsel Pak Dedi?" sentak Angkasa.

"Ti-dak Pak, Ba-pak salah paham."

"Salah paham apanya? Aku dari tadi memperhatikan kamu dan ponsel ini sebagai buktinya. Aku tidak menyangka kalau kamu seorang pencuri."

"Tidak Pak, saya bukan pencuri," seru Novelia dengan deraian airmata.

"Terus ini apa namanya kalau bukan mencuri? Aku minta, mulai sekarang kamu berhenti bekerja di sini, aku tidak mau nantinya banyak barang-barang yang hilang!" sentak Angkasa.

"Saya bukan pencuri Pak, saya punya alasan kenapa saya mengambil ponselnya Pak Dedi, saya mohon jangan pecat saya Pak, saya butuh sekali pekerjaan ini," mohon Novelia dengan deraian airmata.

"Alasan apa? Kamu ingin ponsel?"

"Tidak Pak, aku sama sekali tidak mau ponsel, aku hanya butuh ponselnya Pak Dedi."

"Kenapa kamu ingin ponsel Pak Dedi?"

"Aku tidak bisa mengatakan alasannya karena----"

"Karena apa?"

Novelia hanya menundukan kepalanya dengan deraian airmatanya, Novelia tidak bisa mengatakan semuanya kepada Angkasa karena Angkasa tidak mungkin mempercayainya. Lagipula di sekolah ini tidak ada orang yang bisa dipercaya, apalagi orang-orang yang berkuasa bisa-bisa bukannya membantu Novelia tapi justru Novelialah yang akan mendapatkan masalah.

"JAWAB!" bentak Angkasa.

Novelia semakin ketakutan, bahkan saat ini Novelia tidak berani menatap Angkasa.

"Kalau kamu tidak bisa menjawabnya, aku minta, kamu pergi dari sekolah ini."

Novelia dengan cepat bertekuk lutut di hadapan Angkasa.

"Pak, aku mohon jangan pecat saya, saya tidak punya pekerjaan apa-apa lagi, saya mengaku salah dan saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," mohon Novelia.

"Mana mungkin aku bisa percaya kepada pencuri seperti kamu."

"Saya janji Pak, saya tidak melakukannya lagi. Tolong beri saya kesempatan."

Angkasa tampak terdiam sejenak, sebenarnya Angkasa juga tidak percaya kalau Novelia adalah seorang pencuri. Angkasa merasa ada sesuatu yang sedang Novelia sembunyikan.

"Baiklah, saya beri kamu satu kali kesempatan lagi, tapi kalau sampai saya tahu kamu melakukannya lagi, saya tidak akan memaafkan kamu."

"Iya Pak, saya janji. Terima kasih, Pak."

"Sekarang kamu berdiri dan kembali ke kantin."

"Baik Pak."

Novelia pun segera berdiri dan pergi dari sana, Angkasa memperhatikan Novelia entah kenapa Angkasa bisa dengan mudahnya memaafkan Novelia.

1
Patrick Khan
paktua gilaaaaaaaaaaaa
Patrick Khan
.bilang gk sreg tp di nikahim juga..hadehhhh😒😒
Patrick Khan
.q bantu dr sini novela..tenang saja ya😄
Patrick Khan
.ikut emosi q😡😡
Nurwana
baru kali ini Thor saya dukung pelakor.😁😁😁😁😁😁😁
RINAWATI AZZA
bru kali ini kita dukung pelakor beraksi 😜😄
Sri Ningsih
Alhamdulillah selesai sudah baca novel ini,, bagus novelnya. emang karya mu ga diragukan ya k Poppy. semoga k Poppy selalu sehat dan sukses 😉. aku mau ke novel mu yg lainnya🤭
Ibuk Kumaiyah
makasih buat penulis semangat sehat selalu dan sukses, aku suka cerita nya salam
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: terima kasih sudah mampir🙏, yuk baca novelku yang lainnya🥰
total 1 replies
ArMaini Karim
knp ga pas patricia bw pacar nya k rumah novelia tlp angkasa kn cpt ketauan nya
ArMaini Karim
smg ga ketauan ya novel
ArMaini Karim
kasian milea knp hrs sekolah di tempat elit sekolah lain kan banyak yg sesuai kemampuan 🤗
kavena ayunda
malesss bgt klo jd ma angkasa secara dia mau aja ma jalang patrik
kavena ayunda
hadeh malah patrik nikah samaa angkasa dapet bekass donkkk
kavena ayunda
bertele tele bgt sih thorr novelia kurang cerdas terlalu lemah
momy ida
happy ending.... novel kedua lo yg gw baca thoor.... semua novel lo kren..singkat padat dan jelas..... i like😍😍😍🌹🌹🌹👍👍👍
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: terima kasih, baca novelku yang lainnya🙏🙏🥰🥰
total 1 replies
Zaskia Gusril
kayak gini ni ceritany enak pasti ,simple tak bertelebtele dan alurnya pun jelas jod job thor
Mutiara
bagus ceritanya
Bundanya Nanda AL
Dari bnyak novel yg di baca,,baru novel ini yg membela pelakor,,
semangat buat Novelia,,😉😉
buat Authornya semangat juga,,🙂🙂
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: wkwkwk...beda ya Bun🤣🤣
total 1 replies
Yati Dea
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️ suka banget aq sm ceritanya kk akhir yg sangat membahagiakan setelah penderitaan yg dialami Milea & Novelia😭😍 sukses slalu wat kk author semangat & sehat slalu untuk slalu membuat karya2 yg bagus 🤩🤩🤩
☠☀💦Adnda🌽💫
ih... bagus bngt akhirnya semua happy ending y... kecuali yg pd jahat mah biarin aj.... 🤭🤭🤭

mksh k popy untuk sajisn yg bagus maaf lama nggak baca lg sibuk di rl... 🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!