NovelToon NovelToon
Omku Suamiku , 3

Omku Suamiku , 3

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Cintapertama / Nikahmuda / Anak Kembar / Beda Usia / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: riena

Musim ke tiga sequel dari
Omku Suamiku season 1 dan 2

Disarankan membaca
Omku Suamiku season 1 revisi
Omku Suamiku season 2

Julie, terjebak dalam perjanjian dengan tiga orang pemuda Bara, Neo dan Alan karena iklan tipu tipu.

Jadi pembatu ketiganya karena kontrak yang sudah terlanjur disetujui tanpa melihat isi kontrak kerja yang sudah ditandatangani.

Bagaimana Julie menjalani hari hari menghadapi Bara yang dingin dan jutek, Neo yang gak jelas kadang baik kadang lebih jutek dari kembarannya dan Alan yang hobi ngegombal.
Khas playboy cap badak bercula ?

Dan Alana, adik perempuan Alan yang baru berusia enam belas tahun, akan menikahi gurunya sendiri karena rasa dan permintaan sang Opa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Butuh waktu

" Sayang, Papa masuk ya ! "

Tanpa menunggu jawaban dari Fatimah, Om Sam membuka pintu kamar dan menutupnya kembali.

Terlihat Fatimah yang sudah mengemas beberapa helai pakaiannya dan memasukkan ke dalam koper besar.

" Baby, Papa minta maaf karena Papa rujuk tadi pagi tanpa memberitahukan kamu, karena Papa sudah berjanji pada orang tua Mama Aish jika hari ini acara rujuknya,.Bang Saka dan kak Yasmin tadi menemani, tidak perlu ramai juga, bukankah seorang pria itu dipegang adalah kata katanya ? "

Fatimah tetap diam, tetapi tangannya juga masih sibuk berkemas.

" Baby, Papa juga butuh pendamping, tidak mungkin Papa selamanya sendirian bukan ? Usia Papa tidak muda lagi "

" Kenapa baru sekarang ? "

" Kerena Papa mencintai Mama Aish makanya Papa tidak mungkin memilih perempuan yang lain "

" Aku kemarin sudah mengatakan jika aku tidak akan menghalangi Papa untuk menikah atau rujuk, tapi aku belum bisa menerima Mama Aish, aku membutuhkan waktu, sama seperti kalian berdua yang berdua membutuhkan waktu yang sangat lama hanya untuk membuktikan jika cinta itu masih ada "

Mendengar Fatimah menyebut Aisyah Mama terkadang dia, Om Sam tahu jika Fatimah hanya sedang marah.

Bukan suatu kebetulan jika Om Sam memilihkan nama Fatimah untuknya, Om Sam berharap Fatimah memiliki hati yang sabar, pemaaf, ihklas dan ridho.

Tidak mungkin sifatnya akan semulia putri Baginda Rasulullah, karena Putri Rasulullah, tercipta dari benih yang suci dan mulia, tetapi sebagai orang tua tunggal kala Fatimah baru lima hari dilahirkan, tidak ada salahnya Om Sam berharap anaknya mewarisi sifat putri Baginda Rasulullah walau hanya sedikit.

" Tapi penolakanmu tadi, tidakkah kamu bisa menghormati Mama sayang ! Papa tidak terlalu berharap kamu menyayangi dan mencintai Mama secara tiba tiba, tetapi bagaimanapun dia Mamamu, maafkan Papa !

Papa yang paling bersalah atas perpisahan kami "

" Maaf Pa, aku tetap butuh waktu untuk menerima kehadiran dirinya dirumah ini, apalagi dalam hatiku, tempat itu dulu kosong dan tidak mungkin secara tiba tiba dia bisa masuk kedalamnya "

" Sayang, cepat atau lambat kamu akan pergi meninggalkan Papa, apa kamu tega membiarkan Papa sendirian dan kesepian ? "

Om Sam memasang wajah memelasnya, tapi mana mungkin berhasil, Om Sam kan sedang bahagia.

Fatimah tidak terkecoh, dia buka. anak kecil.

" Jangan memasang wajah seperti itu, aku tidak bisa ditipu, aku tahu Papa sedang sangat bahagia "

Om Sam terkekeh

" Dan aku tidak akan pernah meninggalkan Papa "

Fatimah sudah siap berkemas.

" Kamu kelak akan menikah, suamimu akan membawa kamu pergi dari sisi Papa, bagaimana bisa kamu tidak akan meninggalkan Papa ? Pria yang tadi siang tampan, apakah dia yang kamu katakan sebagai malaikat penolong ? "

Fatimah sedikit terkejut.

" Jangan mengalihkan pembicaraan, Papa ! Apa Papa memata mataiku ?"

Om Sam tersenyum, menyinggung pria yang telah menarik hati Fatimah, wajahnya yang tadi sedikit cemberut agak berubah.

" Tidak, Papa percaya kamu bisa menjaga diri,

Kamu hanya terlalu fokus pada pria itu sehingga kamu tidak menyadari jika Papa dan Mama Aish tadi menjemput kamu dikampus "

" Aku mau menginap di rumah Om Al, kalau aku sudah siap dan bisa menerima Mama, aku akan pulang, Papa nikmatilah bulan madu Papa "

Fatimah segera melesat meninggalkan kamar, dia hanya melirik sekilas pada Aisyah yang hanya duduk diam di ruang keluarga.

...*****...

Ditempat yang berbeda, Alika menangis di pangkuan Mamanya.

" Ma, aku gak mau, Mama kan tau kalau aku sudah berpacaran dengan bang Gio dua tahun belakangan ini "

" Dari awal kamu sudah di wanti wanti agar jangan coba coba berpacaran, kenapa kamu tidak mendengar ? "

" Kan cinta datang secara tiba-tiba, memangnya Mama gak gitu ? Oh iya, Mama kan tetangga'an sama Papa, pasti kalian menikah karena malas mencari orang lain " Alika sudah menghentikan tangisan sandiwaranya.

Ibu Riella melotot, bagaimana bisa Alika menebak dengan benar, jangan jangan ibu mertuanya ini yang membocorkan semua pada Alika.

" Jangan bawa bawa kami, Mama yakin kamu tidak akan menyesal di perkenalkan dengan anaknya Om Elang, dia pasti setampan Papanya "

Beuh, ibu Riella, yakin bener.

" Bang Gio juga tampan Ma, sudah mau jadi dokter lagi, pokoknya aku gak mau, Jojo saja tuh yang dikenalkan ! "

Alika bangun dari rebahannya, lalu menatap ke rumah sebelah, rumah Om Wisnu dan Tante Fifi.

Keduanya ngobrol di balkon atas.

" Sembarangan, anak Om Elang keduanya cowok, kembar lagi, kamu jangan macam macam deh, yang menginginkan perjodohan ini justru Papa Kamu, gak lucu kan jika justru kamu yang menolak "

" Lagi pula Papa kenapa sih main jodoh jodohkan segala, anak teman Papa pasti juga sudah punya pacar "

Alika berdecak, tidak tahu bagaimana caranya agar perjodohan itu bisa dibatalkan.

Mama Riella juga tidak mengerti , apa mau suaminya yang sebenarnya, dari Alika masih kecil sudah ngomongin perjodohan.

" Yang penting, ikuti saja maunya Papa, kenal saja dulu dengan anak Om Elang, kalau memang tidak ada takdir kalian berjodoh juga gak bakalan bersama, yang utama, jangan membuat malu Papamu ! "

Mama Riella turun ke bawah karena terlihat jika mobil Papa Ali memasuki pekarangan rumah.

...*****...

...🌻🌻🌻🌻🌻🌻...

1
Av-Av
Klau di Noveltoon bisa langsung lihat visualnya yaaaa..
Av-Av
seru.......
Magda Nuraini Nursyirwan
cie cie Bara,gak bisa omong lagi,disebelah bapak mertua,Fatimeh senyum2 😎🥰
Magda Nuraini Nursyirwan
inget opa Tyo,sedih banget
Magda Nuraini Nursyirwan
gak di buat2 sesuai nalar dan logic,mengesankan critanya,ceritanya bagus,per bab perbab bikin nagih pengen tau banget,lika liku nenek kamek saudara anak dan keturunannya,akrab,dengan guyonan konyol sampai menahan rindu,penasaran dan jangan sampai ketinggalan membaca cerita indah ini,ber sambung2 garis keturunannya 💖💖💖💖💖💖💖
Magda Nuraini Nursyirwan
suka banget ceritanya Riena 👌🌺😍🥰
Mmh dew
💚💙🧡💛❤💜
Mmh dew
the best pokonya, baca di ulang ulang nga pernah bosan💜❤💛🧡💙💚
Mmh dew
💚💙🧡💛❤💜
Mmh dew
💜❤💛🧡💙💚
Mmh dew
💚💙🧡💛❤💜
Mmh dew
❤💛💜🧡💙💚
Mmh dew
💚💙🧡💜💛❤
Rabiatul Wulan
lagi kangen 🤗sama semua tulisanmu thor😁jdi rencananya mau baca ulang satu-satu 🤭😍😍
Rafli Satria
Luar biasa
Safitri Agus
udah tamat aja, rasanya ga bosan baca berulang kali OKSK,, terlalu berkesan dihati,🥰🥰🥰💞💞💞
Safitri Agus
😍😍😍
Safitri Agus
hamil berjamaah, keluarga mereka ini ada momen apa saja maunya selalu bareng ngikutin pendahulunya😂😂😂
Safitri Agus
kenny mupeng 😁,lucu sayang disini cuma figuran ga tahu jodohnya siapa 🤭
Safitri Agus
ga ada drama nangisnya,Alana benar² sudah siap,🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!