NovelToon NovelToon
Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Dikira Satpam Rendahan Ternyata Raja Tentara Bayaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / CEO / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Lin Yuan hanyalah seorang satpam biasa yang ingin menikmati hidup tenang setelah meninggalkan gelarnya sebagai Raja Tentara Bayaran paling mematikan.

Namun, hari-harinya berubah menjadi kacau ketika ia terjebak kesepakatan menjadi pacar palsu seorang CEO wanita sedingin es bernama Shen Yuxuan demi menggagalkan pertunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Suasana di ruang VIP Paviliun Anggrek Biru terasa sedingin es setelah ancaman mematikan dari Lin Yuan.

Keluarga Zhao yang biasanya sombong kini terdiam kaku seperti patung.

Zhao Ming berdiri dengan wajah memerah karena marah, namun dia tidak berani melontarkan satu patah kata pun.

Dia menarik lengan istrinya dengan kasar.

"Ayo kita pergi, tidak ada gunanya bicara dengan orang gila."

Zhao Ming bergegas keluar dari ruangan itu tanpa menoleh lagi.

Zhao Tian mengikuti di belakang kedua orang tuanya dengan langkah gontai dan wajah pucat.

Tuan muda arogan itu bahkan tidak berani menatap mata Lin Yuan saat berjalan melewati meja mereka.

Pintu ruang VIP tertutup rapat, meninggalkan keluarga Shen dan Lin Yuan dalam keheningan yang canggung.

Jenderal Shen Jian masih duduk di kursinya dengan posisi punggung tegak.

Mata tuanya yang tajam menatap lekat ke arah Lin Yuan.

Aura membunuh yang sempat keluar dari tubuh pria berjas biru malam itu kini telah menghilang tanpa sisa.

Lin Yuan kembali terlihat seperti pemuda santai yang malas dan tidak berbahaya.

"Kemampuan mengendalikan aura membunuh yang sangat luar biasa."

Jenderal Shen akhirnya buka suara, memecah keheningan ruangan.

"Berapa banyak nyawa yang sudah kau cabut dari dunia ini, Anak Muda?"

Pertanyaan langsung dari sang jenderal membuat Nyonya Shen dan Shen Yuxuan terkejut.

Mereka berdua tidak merasakan aura mengerikan tadi, jadi mereka bingung dengan pertanyaan Jenderal Shen.

Hanya Shen Mengyao yang tersenyum penuh arti sambil terus menatap wajah tampan Lin Yuan.

Lin Yuan menuangkan sedikit anggur merah ke dalam gelas Jenderal Shen.

"Saya sudah lupa jumlah pastinya, Paman Shen."

Lin Yuan menjawab dengan senyum tipis yang sarat akan pengalaman pahit.

"Tapi yang pasti, tangan saya sudah terlalu kotor untuk bisa dibersihkan lagi."

Jawaban jujur itu justru membuat Jenderal Shen tersenyum lebar untuk pertama kalinya malam ini.

Dia mengambil gelas anggur yang dituangkan Lin Yuan dan menyesapnya perlahan.

"Pria yang jujur dengan dosa dosanya adalah pria yang bisa dipercaya."

Jenderal Shen meletakkan gelasnya dan berdiri dari tempat duduknya.

"Aku akan menunggu di mobil, bawa anak ini menemuiku setelah kalian selesai di sini."

Jenderal Shen melangkah keluar dari ruang VIP dengan langkah yang jauh lebih ringan dari sebelumnya.

Nyonya Shen menatap punggung suaminya dengan rasa tidak percaya.

"Ya ampun, ini pertama kalinya aku melihat suamiku memuji pria muda dalam lima tahun terakhir."

Nyonya Shen menoleh ke arah Lin Yuan dengan mata berbinar binar.

"Kau benar benar luar biasa, Menantu Tampan."

Nyonya Shen berjalan mendekati Lin Yuan dan mencubit pipi pria itu dengan gemas.

"Aku tidak sabar melihat cucu cucu yang lucu dari kalian berdua nanti."

Wajah Shen Yuxuan langsung memerah padam mendengar ucapan ibunya yang tidak masuk akal itu.

"Ibu, apa yang kau bicarakan, kami baru berpacaran."

Shen Yuxuan menepis tangan ibunya dari pipi Lin Yuan dengan kasar.

"Lagi pula pria ini hanyalah..."

Shen Yuxuan menghentikan ucapannya sebelum rahasia pacar palsu mereka terbongkar.

Lin Yuan menggosok pipinya yang sedikit memerah akibat cubitan calon ibu mertuanya.

"Hanya apa, sayang? Hanya pria tampan yang sangat mencintaimu?"

Lin Yuan sengaja melanjutkan kalimat Shen Yuxuan dengan godaan mautnya.

Shen Yuxuan memelototi Lin Yuan dengan tatapan tajam khas seorang tsundere.

"Tutup mulutmu atau aku akan menjahitnya dengan kawat berduri."

Shen Yuxuan berbalik dan berjalan cepat meninggalkan ruangan untuk menyembunyikan wajahnya yang merona merah.

Lin Yuan hanya tertawa kecil melihat tingkah bosnya yang menggemaskan itu.

"Kakak ipar, kau harus mengajariku cara membuat wanita sedingin es itu tersipu malu."

Shen Mengyao tiba tiba mengalungkan lengannya ke lengan kanan Lin Yuan.

Gadis genit itu sengaja menempelkan dadanya yang kenyal ke lengan Lin Yuan lagi.

"Atau kalau Kakak ipar bosan dengan es batu itu, Kakak bisa bermain main dengan adik iparmu yang hangat ini."

Mengyao berbisik dengan nada menggoda tepat di telinga Lin Yuan.

Lin Yuan merasakan hembusan napas hangat di telinganya dan sensasi empuk di lengannya.

'Gadis ini benar benar ujian terberat bagi iman seorang pria.'

1
Kak Seto Kangen Band
coba lebih gede lagi cleavage nya kak👍
Reed
Lingtiang /Drool//Drool//Drool/
Reed
Hore, sepuluh Bab /Determined/. Jadikan 20 Bab Thor updatenya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Sangat bombastis /Drool/, mana 10 Babnya Kak /Curse//Curse//Curse/
Reed
/Hunger//Hunger//Hunger/, Up Lagi Kak /Drool//Drool//Drool/
Reed
/Drool//Awkward//Awkward/, Ditunggu 8 Babnya /Curse//Curse//Curse/
Reed
Wah /Hunger//Hunger//Hunger/, langsung 10 Bab Thor /Curse//Curse/
Reed: Kamu pasti bisa Kak /Determined/
total 2 replies
Gege
lempar semua Thor 10k kata..gasss
Gege
mendadak MC ditabrak truk tronton Daan...Ding...😄🤣🤭
Tri Wahyuni: Gege berulah lagi🤭😅😅
total 2 replies
Gege
ada suara dingg...engga ini Thor...😄🤣
Yui: ehehehe, bukan system inih/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!