novel ini menceritakan masa lalu Rayhan dan Bima . dimana kedua orang tua menjodohkan anaknya saat merintis karir bareng. kemudian Bima mempunyai anak perempuan dan Rayhan juga mempunyai anak perempuan siapakah yang akan menjadi menantu diantara mereka ???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#14
Dimas menyuruh Caca untuk menemui nya di apartemen , sebelumnya dimas sudah mengirim pesan alamat apartemen juga nomor unitnya
Di apartemen itu hanya ada Dimas dia ingin hanya berdua dengan Caca , berbicara dengan serius . Beberapa jam kemudian Caca sudah tiba di lobby bawah. Dimas menjemputnya juga dan membawa ke unit apartemen
" Sayang " Dimas langsung memeluk Caca dari belakang juga mencium pipinya
" Kesempatan ya , kalo udah berdua begini "
" Aku sudah pikirkan ucapanmu semalam , hemm. Aku setuju kita backstreet "
" Baguslah kalo kamu setuju , kita bisa lewati ini semuanya "
Dimas mengagguk dia tersenyum membawa Caca kedalam pelukannya
" Ini apartemen siapa ? " Tanyanya saat masih di dalam pelukan Dimas
" Ayah , jadi dulu rumah yang aku tempati sempat di renov . Ayah tinggal disini saat aku masih di tinggal di Bandung " jelas Dimas
Caca mengagguk dia mendorong Dimas supaya melepaskan pelukannya , Caca berjalan ke arah dapur dia membuka lemari juga kulkas
" Kamu mau makan ? " Tanya Dimas
" Iya aku laper , makan mie instan boleh ya " pinta Caca
Dimas mengagguk dia ingin melihat Caca cara dia masak itu seperti apa , mumpung lagi berdua di apartemen Dimas ingin bersikap romantis layaknya pasangan suami istri yang ketika istri lagi masak dan suaminya memeluk dari belakang
Caca hanya tersenyum Dimas terus mencium pipi tapi ingat , dia ini masih belum sah jadi Caca gak membiarkan tangan Dimas nakal ! INI PERINGATAN
Dimas membayangi gimana nanti dia menikah , hidup berdua dengan Caca , pagi dan malam di suapin makan , huh ! Membayangi saja sudah pasti indah banget . Apalagi nanti setiap malam dia selalu membayangi Dimas dan Caca di ranjang dengan wajah Caca yang keringatan
" Ngapain senyum senyum , ayo lagi mikirin yang jorok jorok ya "
Dimas hanya terkekeh Caca sudah tahu Dimas memikirkan yang 21+ . Kini mereka berdua menikmati makan sambil menonton tv
" Dim aku masih laper , gak kenyang cuma makan ini doang " rengek Caca , Caca belum sarapan saat pergi kesini karena setelah sholat subuh Dimas menghubungi Caca untuk datang ke apartemen
Dimas mengeluarkan ponselnya dia memberikan itu kepada Caca , dengan seneng hati Caca menerima lalu memencet makanan yang ingin dia beli . Dimas gak masalah Caca mau beli makanan sebanyak apapun karena dia tahu Caca itu suka makan tapi yang herannya Caca gak gemuk gemuk
Sambil menunggu Caca memesan makanan Dimas menaruh kepalanya di paha Caca dia memainkan bibir juga pipi Caca , kenapa makin hari makin gemesh
" Besok aku udah mulai kerja di restoran *** , kamu tahu kan semenjak kita udah lulus aku sering ngelamar bareng temen temen aku "
Dimas mengagguk kalo Caca kerja berarti tandanya dia jarang ketemu Caca , huh ! Sayang aku gak bisa sehari ngeliat kamu.
Sore ini Dimas menemani Caca ke mall lagi , Caca bilang dia gak punya sepatu untuk besok bekerja dengan senang hati Dimas mengantarnya
" Cocok gak ? " Tanya Caca kepada Dimas . Dimas menggeleng kepalanya
Caca masih mencari lagi sepatu yang cocok untuk dia besok bekerja
" Yang ini aja , cocok ini " ucap Dimas . Caca tersenyum ya betul kalo di lihat pantulan kaca sepatu ini sangat cocok
Dimas meminta salah satu karyawan untuk bungkus ini dan Dimas juga memberikan kartu debit
" Aku janji nanti kalo aku gajian , aku ganti " ucap Caca
Dimas mengagguk , walaupun nanti Caca membayar juga gak bakal Dimas terima. Untuk Caca semuanya Dimas berikan bahkan Caca mau nikah sekarang Dimas siap
" Nanti kalo sudah mulai bekerja jangan lupa sholat 5 waktunya , makan juga harus di jaga. Hem, yang paling penting hati kamu harus di jaga juga . Itu hati hanya untuk aku selamanya "
Caca mengagguk dia memeluk lengan Dimas keluar dari toko , Dimas mengajaknya untuk makan lagi tapi Caca menolak hari ini aja Dimas sudah mengeluarkan 700 rb . Kalo Caca pikir pikir lagi makan berdua di restoran habis 200 rb mending di tabung uangnya
***
Pagi hari Dimas sudah di buat heboh sama diva pasalnya semua yang ada di rumah itu Selesai sholat subuh berjamaah
Tok tok tok
" Kakak "
Tok tok tok
" Kakak kak , kakak " teriak diva
Tok tok tok
Di dalam kamar baru saja Dimas memejamkan matanya , huh !
" Apaaan ! " Kesel dimas
" Kak tolongin aku , aku ada pr matematika " ucap diva panik
" Gak ada , nanti di sekolah nyontek sama temen , kakak ngantuk " Dimas menutup pintu setengah tapi Dimas menyelonong masuk
Hiks hiks hiks
Diva menangis sekarang udah setengah 6 artinya , satu jam lagi ini tugas harus sudah selesai
" Diva keluar ! Kakak ngantuk , nanti siang kakak ikut ayah ke kantor "
" Kak bantuin adik nya apa susah nya sih kak, ini soal cuma sedikit " kesel diva
Mau gak mau Dimas menuruti , pelan pelan Dimas mengajari adiknya yang oon masalah matematika , ya sama seperti Dimas kalo di bandingkan dengan Caca
Masih ada waktu 20 menit lagi setelah pr selesai , diva langsung segera mandi dan siap siap berangkat sekolah . Diva tersenyum lebar pr nya sudah selesai di bantu oleh Dimas
Diva nyesel semalam gara gara game juga drama Korea hampir lupa mengerjakan pr nya untung tadi setelah sholat subuh diva ingat ada pr . Hari ini karena sudah telat banget diva meminta pak amin mengantarkan ke sekolah tapi naik motor
Ayah Bima belum mengizinkan diva naik motor ke sekolah tapi kalo ayah Bima lagi berada di luar kota barulah diva membawa motor ke sekolah
Pulang sekolah diva pergi bersama temen temennya , biasa lah anak SMA kalo pulang sekolah keluyuran dulu
Di sebuah taman sambil menikmati es cincau ini kedua kalinya diva bertemu Rifky dan temennya, Rifky mendekati diva dia ingin menegurnya
" Disini juga ? " Tanya Rifky
Diva mengagguk , Rifky dan kedua temennya bergabung dengan temen temen diva jadi di taman itu sangat ramai anak anak sma
" Rumahnya dimana ? " Tanya Rifky
Diva menyebutkan alamat rumahnya membuat rifky mengagguk walupun dia gak ngerti dimana jalan itu , ya namanya juga usaha pasti ingin tahu lebih lanjut
" Oh iya, hari Minggu kalian datang ya kerumah gue , ada party sederhana aja sih ngerayain sweet seventeen"
Temen temen diva mengagguk kapan lagi bisa datang ke acara ulang tahun , makan gratis pikir mereka
Waktu pukul 5 sore ponsel diva berdering panggilan dari mamanya kenapa dia belum pulang juga jam segini biasanya pulang jam 2 siang
Diva pamit kepada temen temennya juga kepada Rifky . Dia memberhentikan taksi untuk pulang kerumah karena di daerah taman gak ada sama sekali ojek yang mangkal apalagi kalo dia harus memesan ojek online yang ada makan waktu bisa di omelin pulang pulang
///
Novel ini mencerita diva Aldo juga Dimas dan Caca , sekarang gue bakalan ceritain dari awal papa rayhan dan ayah Bima sampai mereka menemui dan berjodoh kan diva dan Aldo . Tapi tenang sebentar sebenarnya yang awal di jodohin itu bukan Aldo dan diva tapi .....
Tungguin cerita selanjutnya
Jangan lupa follow Instagram gue @finalatif99
Aq klo punya suami suka KDRT mending segera minta cerai, mslhnya orangtua aq gk pernah ngasarin aq, tp alhamdulillah suami aq orangnya super duper baik & sabar sekali