NovelToon NovelToon
Hatiku Milikmu

Hatiku Milikmu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: SunLs

Bagaimana perasaan kalian jika ada seorang pria tak dikenal memaksa kalian untuk menjadi kekasihnya.?Apa yang akan kalian lakukan pada pria itu.?Apakah kalian akan menerima cintanya,sementara kau sendiri tidak mengenalnya sama sekali.?Wanita manapun akan menolak permintaan pria itu,tapi tidak dengan Rhivi.?Rhivi terpaksa menerima pria itu menjadi kekasihnya lantaran dirinya terjebak kedalam masalah pria mistrius itu.Leon adalah seorang gengster yang hidupnya selalu dipenuhi oleh musuh-musuhnya.Perkelahiannya dengan salah satu musuh besarnya membawa rhivi kedalam masalah besar.Musuh besar leon mengira bahwa rhivi adalah kekasih leon,karna itu leon meminta rhivi untuk menjadi kekasihnya agar dia bisa melindungi rivi dari musuh-musuhnya.Rhivi yang tidak memiliki pilihan lain,terpaksa menerima leon sebagai kekasihnya.Bagaimana perjalanan cinta sepasang kekasih ini.?Apa perasaan mereka berubah menjadi cinta.?Apakah mereka bisa menghindari cinta yang berlahan-lahan menguasai perasaan mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SunLs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14

Geri membawa Leon dan ketiga shabatnya ketempat dimana dia melihat Rhivi bersama Trent. Leon mengumpal tangannya ketika melihat Rhivi menyandarkan kepalanya dibahu Trent dan Trent membelai rambutnya dengan mesra. Kemarahan Leon semakin memuncak melihat Trent mencium Rhivi tanpa sepengetahuan Rhivi. Rhivi tidak mengetahui kalau Trent mencium kepalanya karena pada waktu itu Rhivi sedang tertidur pulas dibahu Trent .Leon menghampiri mereka dan mencengkram lengan Rhivi dengan kuat,membuat Rhivi berteriak kesakitan.

“Leon.?Aw..Leon lepaskan.?Kau tidak perlu mencengkramku seperti ini.”Rhivi berontak melepaskan cengkraman leon darinya."Leon kau menyakitiku."

“Lepaskan Rhivi.?Kau menyakitinya. Kau tidak lihat dia kesakitan.”Trent tidak dapat menahan amarahnya melihat Rhivi kesakitan."Jika kau ada masalah denganku lampiaskan saja padaku jangan libatkan Rhivi kedalam masalah kita."

“Devant.?”Leon mendorong Rhivi kearah devant.”Harus berapa kali aku memperingatkanmu untuk menjauhi Rhivi.?Sepertinya kau tidak bisa mengerti dengan perkataanku. Baiklah.Hari ini aku akan membuat kau mengerti.”

        Leon mendaratkan pukulannya kewajah Trent.Trent sama sekali tidak membahas pukulan Leon.Samakin Leon memukulinya,Samakin membuat Trent menikmatinya.Devant dan yang lainnya tidak dapat melakukan apapun selain menikmati perkelahian diantara kedua sahabat mereka itu.Rhivi menggigit tangan Devant,melepaskan dirinya dari cengkraman Devant.Rhivi belari kearah Trent melindungi Trent dari pukulan Leon.Leon yang tidak melihat kemunculan Rhivi tidak dapat sengaja menghantamkan pukulannya kewajah Rhivi.Kemunculan Rhivi yang tiba-tiba tidak dapat membuat Leon menahan pukulannya.

“Rhivi.?”

Rhivi menghempaskan tangan Leon,saat leon menyentuh bahunya.”Apa kau Puas sekarang.?Kau puas membuatnya terluka seperti ini.”Rhivi membantu Trent berdiri.

“Apa yang kau lakukan.?Untuk apa kau membantunya.?Lepaskan tangannya.”Teriak Leon

“Cukup Leon.?Kau tidak perlu memikirkan ku lagi.Sebaiknya kita tidak perlu bertemu dulu,sampai kau menyadari kesalahanmu ini. Perbuatanmu sudah diluar batas, kau sangat keterlaluan.”

“Aku melakukan ini untukmu.?”

“Kau melakukan ini bukan untukku, tapi untuk dirimu sendiri.?”Teriak Rhivi.”Kau melakukan ini untuk dirimu sendiri leon.Kau takut apa yang terjadi pada trent juga dirimu di masa lalu terulang kembali.Kau takut melukai Trent lagi seperti waktu itu. Kau takut Trent merebutku darimu,seperti Silvia merebut trent dari mu.”

“Jadi kau.?”

“Aku sudah tahu Samuanya. Kedatanganku kemari karena aku ingin Trent memberitahuku apa yang terjadi pada kalian. Tapi karena rasa cemburunya yang tidak beralasan itu kau membuat diri kalian kembali kemasa lalu. Berkelahi karena kesalahpahaman yang dilakukan seorang wanita pada kalian berdua .Kemarin Silvia membuat kalian berkelahi karena dirinya dan hari ini.?Hari ini aku yang membuat kalian kembali berkelahi karena diriku. Tidakkah kalian merasa bahwa kalian begitu bodoh.?"Rhivi membawa trent pergi dari tempat itu.Leon berteriak seperti orang gila melihat rhivi pergi begitu saja meninggalkannya.

“Aku rasa Rhivi benar. Leon, kau tidak perlu menyembunyikan perasaanmu pada Trent lagi. Katakan saja padanya bahwa kau masih menyayanginya sebagai sahabatmu sama seperti dulu. Kau tidak pernah menjadikannya sebagai musuhmu.”Kata Marcian

“Diam. Aku tidak meminta pendapatmu dan aku tidak perduli padanya.”Teriak Leon

“Terserah kau saja. Aku tidak akan bicara apapun lagi padamu mengenai ini.”Marcian meninggalkan Leon diikuti oleh Alvian dan Devant juga Geri.

“Hey .Apa kau yakin ingin meninggalkannya sendirian seperti ini.?”Tanya Alvian

“Ya. Biarkan saja dia sendiri. Rasanya percuma saja kita ada didekatnya,dalam keadaannya yang seperti ini. Leon hanya takut menyakiti Trent seperti dulu. Kalian sendiri juga tahu bukan, apa yang terjadi pada mereka berdua dulu dimasa lalu.?”Terang Marcian.

“Tapi.?”

“Jika kau mencemaskannya, kau hanya perlu kembali padanya.”Cetuz Devant

“Sudah diam. Alvian kau tahu kau mencemaskan keadaan leon.Tapi kau juga harus memikirkan keadaan Trent. Biar bagaimanapun juga Trent pernah menjadi bagaian dari hidup kita, sama seperti Leon dan aku tidak pernah menghapus Trent sebagai sahabatku”Tutur Marcian

                                                                .....0o0.....

        Rhivi mengobrak-abrik laci lemari Trent mencari kotak obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengobati luka Trent. Rhivi mengobati luka memar diwajah tampan milik Trent, sepertinya gadis ini begitu mencemaskan keadaan Trent. Rhivi bahkan sama sekali tidak perduli bagaimana perasaan Leon saat ini yang terpenting baginya sekarang adalah mengobati luka diwajah Trent. Trent memegang tangan Rhivi membuat Rhivi menghentikan kesibukannya mengobati luka pria tampan itu. Trent merampas obat yang ada ditangan Rhivi dan balik mengobati luka diwajah Rhivi.

“Trent.?”

“Sebelum kau mencemaskan orang lain, sebaiknya kau mencemaskan dirimu sendiri. Bagaimana bisa kau mengobati luka orang lain sementara wajahmu sendiri sedang terluka seperti ini.”

“Jangan perdulikan aku. Aku bisa mengurus diriku sendiri.”

“Dan apa menurutmu aku tidak bisa mengurus diriku sendiri.?Eh Aku heran kenapa masih ada wanita sebodoh dirimu didunia ini.?Kau tidak perlu melakukan itu untuk melindungiku, aku bisa melindungi diriku sendiri.”

“Kalau begitu, kenapa kau tidak membalas pukulan Leon.?Kenapa kau membiarkan Leon memukulimu seperti itu.?Seandainya saja kau membalasnya walau hanya sekali pukulan, aku tidak perlu belari menghampirimu, mengorbankan wajahku menjadi sasaran Leon.”

Trent mengatur setiap detak jantungnya menghadapi wanita seperti Rhivi.”Aku rasa kami berdua impas. Dulu aku yang memukuli seperti ini sekarang gilirannya melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan padanya dulu.”

Rhivi merapikan kembali obat-obatan itu dan meletakkannya ketempat samula, dimana dia mengambilnya. Ketika kembali ketempat Trent, Rhivi tidak melihat Trent ditempat itu. Rhivi mencari Trent kesegala ruangan yang ada didalam rumah Trent namun tidak menemukan Trent sama sekali. Rhivi mencoba mencari Trent keluar rumah, Rhivi menemukan Trent sedang asyik menatap langit malam.

“Trent.?”

“Dulu saat aku masih kecil, nenek sering mengatakan padaku bahwa orang yang telah meninggal dunia akan menjadi bintang. Apa menurutmu itu benar.?Mungkinkah orang tuaku ada diantara bintang-bintang itu.?”

“Aku tidak tahu Trent tapi,meskipun yang nenekmu katakan benar. Mungkin saat ini orang tuamu sedang memperhatikanmu dari atas sana. Trent.Apa kau merindukan orang tuamu.?”

“Entahlah. Aku sendiri tidak tahu apa itu rindu. Selama ini yang ku rasakan pada mereka hanyalah sebuah perasaan benc karena mereka meninggalkan aku terlalu cepat. Meninggalkanku sendirian disini, sepertinya mereka tidak meninginkan kehadiranku dalam hidup mereka sehingga mereka pergi tanpa membawaku bersama mereka.”

“Apa ibuku juga tidak menginginkan aku dan Ayah.?Ibuku juga pergi meninggalkan aku dan ayah didunia ini.”

        Entah perasaan apa yang tiba-tiba masuk kedalam diri Trent, perasaan itu mendorong Trent untuk mencium wanita yang ada disampingnya. Rhivi terkejut bukan main mendapat ciuman tiba-tiba seperti itu dari Trent. Rhivi Sampat menikmati ciuman itu, sampai akhirnya dia teringat akan Kekasihnya Leon. Rhivi mendorong tubuh Trent untuk menjauh darinya namun Trent kembali menariknya dan menciumnya lagi. Rhivi berusaha menguasai dirinya untuk tidak mengikuti nafsunya. Rhivi menampar wajah Trent membuat Trent sepenuhnya tersadar dari nafsunya yang merasukinya.

“Apa kau sudah Gila.?Kau menciumku tanpa memperdulikan perasaanku juga Leon.”

“Maaf.?”Trent menundukkan wajahnya, merasa bersalah atas perbuatannya.”Aku tidak bermaksud untuk menciumku, tapi sesuatu mendorongku untuk melakukannya.Aku mencintaimu jauh sebelum leon mencintaimu.”

“Trent.?Kau.?”

“Apa kau tahu alasan kenapa aku tidak pernah mendekatimu disekolah selama ini.?Itu karena aku mencintaimu. Aku begitu mencintaimu Rhivi, sampai aku tidak memiliki keberanian untuk mendekatimu mengatakan perasaanku pada mu”Rhivi hanya diam mematung mendengar perkataan Trent mengenai perasaannya selama ini padanya.”Selama ini aku hanya bisa memperhatikanmu, menyembunyikan perasaanku darimu dengan perkataan kasar dan sikap kasarku padamu. Aku tahu aku telah banyak melukaimu tapi itu semua aku lakukan karena aku tidak ingin ada orang lain yang tahu perasaanku padamu. Aku tidak tahu bagaimana caranya untuk mengutarakan perasaanku padamu,?Sampai akhirnya aku tahu kau sudah dimiliki oleh orang lain. Kau tahu betapa senangnya aku saat aku tahu Sam memutuskanmu dulu.?Betapa sedihnya aku melihat kau menangis hanya karena laki-laki seperti Sam.?Dan apa kau tahu.?betapa sakitnya aku,saat aku tahu kau dimiliki oleh Leon.?”

“Maafkan aku.?Aku tidak tahu kalau selama ini kau mencintaiku. Seandainya aku mengetahinya lebih awal aku mungkin akan mempertimbangkan perasaanmu padaku.”

“Kau tidak perlu meminta maaf padaku. Ini bukan salahmu, lagi pula aku mengatakan ini Samua hanya untuk mengutarakan isi hatiku selama ini ku simpan.Melihat kau malam ini membuatku tidak sanggup lagi untuk memendam perasaan ini lebih lama lagi. Lagi pula aku tidak ingin menjadi pelampiasanmu karena dicampakan oleh Sam.”

“Trent.?”

Trent meletakkan jari telunjuknya dibibir Rhivi.”Kau tidak perlu mengatakan apapun ,cukup aku saja yang bicara malam ini. Kau hanya perlu dian menjadi pendengar yang baik. Leon adalah laki-laki yang tepat untukmu, aku tidak akan bisa merebutmu darinya. Sekarang yang bisa ku lakukan adalah belajar untuk melupakanmu, merelakanmu untuk dimiliki oleh Leon.”Trent tertawa kecil,kemudian menatap kedalam mata Rhivi.”Apa aku boleh menciummu sekali lagi.?Menciummu sebagai wanita yang pernah ku cintai.”

        Tanpa menjawab pertanyaan Trent.Rhivi lengsung menciumnya dengan liar. Air mata mereka berdua ikut mengiringi kepergian cinta Trent untuk Rhivi. Trent tersenyum mengakhiri ciuman mereka kemudian tangan Trent menghapus butiran mutiara diwajah Wanita yang dicintainya.

“Aku tidak ingin melihat kau menangis lagi seperti ini.Ingatlah satu hal.?Aku akan selalu ada untukmu,jika kau membutuhkan aku datanglah padaku.Kau harus hidup dengan baik bersama Leon.Kalau Leon sampai melukaimu,katakan saja padaku.Aku akan menghajarnya untukmu Sudahlah.Jangan menangis seperti ini.Kau membuatku merasa bersalah.”Trent menarik Rhivi kedalam pelukannya.

“Trent.?”Rhivi merasa beruntung dicintai oleh dua pria yang sangat mencintainya, luka dimasa lalu membuatnya mendapatkan banyak cinta dari semua orang."Trent, berjanjilah satu hal padaku. kau akan memperbaiki hubunganmu dengan Leon. Aku menyayangimu, aku mencintai Leon. Kau adalah sahabat laki-laki pertama yang aku miliki sedangkan Leon adalah pemuda yang kucintai. Aku akan sangat bahagia jika kalian berdua bisa berdiri disisiku."

"Tsk. Baiklah aku akan usahakan untuk memenuhi keinginanmu. Tapi aku tidak yakin keinginan musthailmu itu bisa terwujud."

.....*0o0*.....

        Khania menerobos masuk kedalam basecamp adiknya,membuat sahabat-sahabat leon terkejut setengah mati.Jantung mereka berdetak kencang melihat sosok Khania berdiri dihadapan mereka.

“Dimana Leon.?”

“Leon tidak ada disini.”Jawab Alvian

Khania mendekatkan wajahnya kearah alvian,membuat alvian ketakutan.Kalau sudah seperti ini tidak ada yang berani melakukan sesuatu untuk menyingkirkan khania dari sini.”Jangan membohongiku. Kau tahu hukuman apa yang akan ku berikan padamu, jika kau sampai berani membohongiku.?”

“Alvian berkata benar. Leon sedang tidak ada disini.”Sambung Devant

“Aku sedang tidak bertanya padamu.”Cetuz Khania

“Kau membuatnya takut dengan wajah menakutkanmu itu.”Sindir Devant

“Cukup. Hentikan.Apa kalian berdua selalu seperti ini setiap kali bertemu ah?Kalian seperti anak kecil saja.”Bentak Marcian. Khania dan Devant langsung memalingkan wajah mereka menghindari kontak mata mereka.”Khania sebaiknya kau duduk dan bicara baik-baik pada mereka. Kau harus ingat bahwa kau sedang berada dimana saat ini.?Saat ini kau berada diluar istanamu,jadi bersikaplah layaknya seorang tamu disini.”Devant menahan tawa mendengar marcian memarahi khania.Khania menatap sinis kerah devant yang menertawainya.“Dan kau Devant.?Berhenti membuat kehonaran ditempat ini atau akun menghajarmu. Untuk apa kau malam-malam datang kemari mencari Leon.?”

“Aku harus bertemu dengan adikku. Ada sesuatu yang harus aku sampaikan padanya.”

“Apa itu.?Katakan saja pada kami, jika Leon datang kemari kami bisa langsung memberitahunya.”

“Ayah sudah pulang dan ayah bermaksud untuk menjodohkan Leon dengan Silvia.”

“Apa.?”Teriak Marcian, Devant dan Alvian serentak.”Kau serius.?”

“Apa kalian pikir aku sedang bercanda ah.?”Teriak Khania tak kalah kencang.”Ayah dan orang tua Silvia sudah sepakat untuk menjodohkan mereka berdua, agar persahabatan yang terjalin diantara mereka menjadi ikatan keluarga. Selain itu pula pernikahan mereka bisa menikatkan hubungan baik perusahan mereka berdua dengan perusahan lainnya.”

“Ini masalah besar, kita harus segera memberitahu Leon.Aku akan menghubunginya.”Kata Alvian

Khania memukul kepala Alvian.”Dasar bodoh. Jika ponsel Leon bisa dihubungi, maka aku tidak perlu mencarinya kemari. Aku tidak perduli bagaimana caranya, kalian harus segera menemukan Leon secepatnya.”

“Hey, Nona. Apa menurutmu kami ini pelayanmu yang bisa kau perintah sesukamu.?Kenapa tidak kau saja yang mencarinya.?Kau bisa membayar orang untuk melakukannya.”Cetuz Devant

“Devant cukup.?Sebaiknya kau cepat mencari Leon. Aku yakin dia sedang berada dirumah Rhivi saat ini.”Kata Marcian

“Aku tidak mau ketempat itu lagi. Kau ingin monster jahat itu menghabisi nyawaku seperti waktu itu ah.?”Gerutu Devant

"Yak berhenti berdebat, lakukan sesuatu untuk menemukan adikki. Aku tidak ingin adikku menikah dengan wanita siluman itu, jika pernikahan ini sampai terjadi aku bersumpah akan menghabisi nyawa kalian."Mereka hanya menelan ludah mendengar acaman Khania, meski diluar gadis ini terlihat lembut dan feminim tapi sebenarnya ia adalah gadis yang berbahaya.

"Ah kita bisa datang kerumah Rhivi.?"Alvian memperhatikan Khania membuat Khania sedikit risih."Kita bisa membawa Khania bertemu dengan ayahnya Rhivi, Ayahnya Rhivi sangat menyukai wanita dan aku yakin Khania bisa meluluhkan hati moster itu."

1
Val07
mampir kak
Luc23
Hallo teman2 ...
aku kembali dengan cerita baru ..
mohon dukungan buat Dragon ya ..
🤗🤗
Asniladimu
bagus ceritanya Thor .....tetep semangat di tunggu novel selanjutnya.....
Luc23: makasih.
novel lainnya udah ada tp ga bsa d upload dlk mangatoon nya, udh hampir 6 bulan mangatoon ga bsa di buka.😭😭😭
total 1 replies
Asniladimu
makin tegang ceritanya
Asniladimu
aku tidak suka sama Rivia tidak mengerti perasaan Leon main cium sembarangan...😠😠😠
Asniladimu
siapa lagi Silvia it
Asniladimu
Thor kenapa nam2nya susah d ingat
Luc23: haha maaf ya.🤣 Soalnya bingung mau ngasih nama siapa. hehe
total 1 replies
Asniladimu
jadi terharu aku
Asniladimu
ayahnya Rivi kejamjugaya kasihan Leon
Asniladimu
lanjut dan tetap semangat
Asniladimu
cerita yg menarik
Asniladimu
awal yg bagus dan menarik.......hai kk aku mampir
Natasya ibrani
bagus bangat thor, aku suka ceritanya... jangan lupa mmpir di karyaku juga "Warna Cinta Natasya" trim's
dimas wahyu
ini baru mantap puas bacanya kalau panjang gini. semangat thor
Luc23: makasih. kmu juga smngat ya, ayo buat karya baru.
total 2 replies
Muhammad Ari
keren thor, ijin promo ya, jgn lupa baca dan mampir di novel dg judul "sudden kiss" ya 😇😇😇
AtinyRyesa24
sudah ku boom like sama ku bintang lima
Neng Euis
Semngat up kak🤗..

Yuk kita saling Boom Like+ rate 5

Mampir cerita aku...
" Hello seoul"
Luc23: iya dek ...
kakak mampir k novelmu ....
:)
total 1 replies
Sirashui
WOW
Luc23: wiw....
total 1 replies
Maitra Tara
waaah. kereeen bisa nulis satu bab sebanyak itu🙏
Luc23: baru prtama dipost mbak, masih bingung mau mecahin bab nya. ^_^
total 1 replies
Luc23
mohon dukungannya ...
kritik dan saran
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!