Warning!!!
Bagi yang suka dengan novel tema : 7 deadly sins,7 virtues, solomon Scripture, mitos yunanis, mitos nordik, dan Eastern myth. maka novel ini akan mengandung hal hal seperti itu.
cerita di dalamnya dikemas dengan epic.
Ceritanya tidak akan ngasal barbar, di dalam cerita akan berisi banyak hal tentang konspirasi dan misteri.
......
Sinopsis
Archie Von Ciel seorang Ranker rank-S, terpaksa meledakan dirinya karena sudah terpojokkan. tapi siapa sangka saat dia meledakan diri, sebuah manik - manik misterius yang dia dapatkan malah membuatnya terlahir kembali ke titik dimana dunia belum berubah.
Dengan semua pengalaman dan ingatan yang dia punya pada kehidupan sebelumnya, Archie sekali lagi meniti jalan sebagai Ranker Terkuat dan berusaha mengalahkan semua musuhnya.
"Dalam hidup ini, aku akan membayar kembali berkali lipat kepada mereka, bahkan jika dewa menghentikanku, aku akan meledakan dewa tersebut. aku akan menebus semua kesalahan yang ku lakukan pada kehidupan sebelumnya"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lonely Tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
13. FAKE TAXI
Archie dan Cresta akhirnya tiba di bandara. Mereka berdua segera pergi menuju hanggar pesawat pribadi milik Archie. Bagaimanapun, Archie dan Cresta adalah dua orang yang memiliki latar belakang luar biasa, sehingga bepergian menggunakan Pesawat Jet Pribadi adalah hal yang biasa.
“Ayo keluar. Aku sudah menyiapkan pesawat”
Archie segera keluar dari mobil dan mengajak Cresta.
Mereka berdua memasuki pesawat. tanpa buang waktu, pesawat segera lepas memulai proses penerbangan.
“Sekitar 2 jam kita akan tiba di Aliansi, lebih baik kau beristirahat saja dahulu” ucap Archie kepada Cresta menyarankan.
“oke, aku juga masih sedikit mengantuk, ini gara - gara kau yang mengganggu tidur ku tadi” Cresta sedikit mengeluh kepada Archie karena telah mengganggu dirinya tidur saat berada di rumah sebelumnya.
“hahaha, sudahlah. sekarang kau bisa tidur nyenyak. Aku tidak akan mengganggumu”
Archie tertawa melihat Cresta yang mengeluh kepada dirinya.
Cresta mengabaikan Archie yang menertawakan dirinya, dia langsung menarik selimut dan memulai untuk tidur.
Archie melihat Cresta yang sudah mulai tidur, dia segera menghidupkan komputer yang ada di dalam pesawat.
“Lebih baik aku menyusun Draft rencana terlebih dahulu”
Archie mulai mengetik tanpa membuang waktu.
Pesawat Archie akhirnya lepas landas meninggalkan Federasi menuju Aliansi kebebasan.
…
Setelah 2 Jam perjalanan menggunakan pesawat. Archie dan Cresta tiba di bandara milik ALiansi. Archie yang menyadari bahwa mereka telah tiba segera membangungkan Cresta yang masih tertidur.
“Oy, bangun. kita telah tiba di bandara”
Archie menggoyang tubuh Cresta secara pelan.
Archie terus menggoyang goyang tubuh Cresta, tapi Cresta tidak kunjung bangun setelah dia bangunkan. Archie menjadi kesal melihat Cresta yang sangat sulit dibangunkan.
“Anak ini sangat sulit sekali untuk bangun”
Archie yang kesal segera mengambil segelas air es dan menyiramkan ke kepala Cresta.
Byur!
Air es membasahi wajah Cresta. Cresta yang disiram oleh Archie sontak terbangun dari tidur dengan wajah shock.
“Sialan! kau selalu saja mengganggu tidurku, apa tidak bisa kau membiarkan ku tenang sedikit”
Cresta menggerutu kesal. dia memarahi Archie yang selalu mengganggu tidur nyenyak dirinya.
“Kita sudah sampai, mau sampai kapan kau tidur. Aku membangunkan mu secara pelan, tapi kau tidak kunjung bangun”
Archie dengan wajah malas menatap Cresta yang masih marah.
“Tapi tidak perlu sampai menyiramku dengan air, kau lihat sendiri, aku tidak membawa pakaian pengganti”
Cresta masih kesal dengan Archie yang tidak mau meminta maaf kepadanya.
“Sudahlah, pakai saja baju ku”
Archie terlalu malas berdebat. dia segera menunjukkan kepada Cresta lemari di dalam pesawat tempat dia menyimpan baju.
“hmp”
Cresta bangkit dari tempat tidur, dia berjalan ke arah ruang ganti pakaian untuk menukar baju yang basah akibat disiram oleh Archie.
Pesawat akhirnya mendarat dan berhenti.
Archie yang pertama keluar dari pesawat di ikuti dengan Cresta.
“Hey, apa kau tidak ada mobil menjemput kita disini ?” Tanya Cresta kepada Archie.
“Tidak, kita lebih baik naik taxi saja, kita akan tinggal di villa milik keluargaku atau keluargamu ?”
Archie menggelengkan kepalanya. DI aliansi kebebasan, mereka berdua tetap saja memiliki aset keluarga. tapi karena kepergian mereka mendadak dan tidak membuat kabar, sehingga pelayan yang menjaga villa tidak bisa menjemput mereka.
“oke tidak masalah jika menaiki taxi, aku sudah lama tidak menggunakan jasa taxi” balas Cresta sambil mengangkat kedua bahunya.
Mereka berdua bergerak meninggalkan area pesawat dan berjalan keluar dari bandara.
Saat mereka baru saja keluar, sebuah taxi sudah berhenti di depan mereka.
“Bos, ayo taxi murah. aku bisa mengantarkan kalian kemana saja di wilayah Aliansi”
Supir Taxi segera menawarkan dirinya secara langsung tanpa basa basi.
Archie dan Cresta saling melirik satu sama lain. Archie mengalihkan pandangannya ke arah supir taxi.
“Oke, kalau begitu antarkan kami”
Archie segera masuk ke dalam taxi.
Cresta heran dengan Archie yang memilih taxi seperti itu untuk mereka naiki.
“Sudahlah, anggap saja pengalaman baru”
Cresta sebenarnya kesal, karena taxi yang dinaiki Archie sangat tidak layak menurut identitas mereka. tapi karena Archie sudah masuk, dia hanya bisa mengikuti.
Taxi mulai berangkat meninggalkan bandara.
“Kemana kita akan pergi bos ?” tanya supir taxi kepada mereka berdua.
Archie tidak langsung menjawab tapi melirik Cresta.
“Ke Villa milikmu atau villa milikku ?” tanya Archie memastikan.
“Ke Villa ku saja, jika ke Villa mu, aku tidak tahu hal aneh apa lagi yang kau buat nanti”
“Pergi ke Phoenix Residence”
Cresta memberitahu supir taxi untuk pergi ke VIlla miliknya.
Supir taxi terkejut dengan tempat yang akan dituju oleh Cresta dan Archie. Karena tempat itu merupakan kawasan super elite.
“Oke, segera meluncur ke sana”
Supir taxi segera kembali sadar, dan menambah kecepatan taxi. Namun, ada senyum misterius di wajah si supir taxi.
“Lumayan, dua anak orang kaya, mereka pasti akan senang dengan hadiah ini”
Supir taxi bergumam dalam hatinya.
Taxi terus bergerak, sedangkan Archie dan Cresta duduk dibelakang dengan tenang. perjalanan mereka awalnya terlihat normal.
Tapi Cresta yang dari tadi memperhatikan jalan, merasakan keanehan dengan rute yang dilewati oleh taxi.
“Oy, Pak supir! ini bukan rute menuju tempat yang kami tuju”
Cresta yang merasakan keganjilan segera bertanya memastikan kemana mereka dibawa.
“Tenang saja, ini adalah jalan alternative. Melewati jalan ini mempercepat kita 10 menit” ucap supir taxi meyakinkan.
“Oh begitu”
Cresta segera kembali duduk tenang tanpa merasa curiga sama sekali. Sedangkan Archie duduk dengan tenang sambil memejamkan mata. Archie tidak peduli sama sekali mau jalur yang akan diambil oleh supir, baginya asalkan bisa sampai dengan cepat.
Taxi bergerak terus, dan akhirnya melewati kolong jembatan yang sepi. Saat melewati kolong jembatan, Taxi tiba - tiba menjadi mogok dan berhenti.
“Aduh!, sepertinya ada masalah” celetuk supir taxi.
“Astaga! kau apa tidak merawat mobil mu ?. bisa bisanya mogok pada saat ini”
Cresta mengutuk kesal kepada supir taxi.
“Maaf, aku akan memperbaiki nya sebentar”
Supir taxi segera keluar dari mobil dan mulai membuka kap mobil untuk memeriksa.
“Lihatlah, ini adalah taxi yang kau pilih. bukannya mempercepat malah membuat kita terlambat” gerutu Cresta kepada Archie.
“Em, apa yang mau dibilang ? sudah terjadi, menggerutu tidak ada gunanya sekarang”
Archie dengan nada malas menanggapi Cresta yang kesal.
“Kau aneh, dari kemarin kau selalu saja bertingkah berbeda dari biasanya, apa yang terjadi dengan mu ?”
Cresta yang mendengar jawaban Archie merasa aneh. Sikap Archie yang dia tunjukan tidak biasa sama sekali. Biasanya Archie selalu lebih sombong darinya, dan tidak mungkin akan diam ketika ada ketidaksesuaian dalam rencana, tapi Archie kali ini malah bersifat tenang.
“Aneh, tidak. aku hanya terlalu malas membuang energi dengan hal seperti itu”
Archie terlalu malas menjelaskan dan berdebat. jika dia masih dirinya yang dulu, maka dirinya pasti akan bertindak impulsif. tapi semenjak dia terlahir kembali, Archie jauh lebih tenang dalam menyikapi masalah.
Saat Archie dan Cresta sedang berdebat, suara hentak kaki beramai ramai terdengar di telinga mereka.
Cresta segera melihat keluar dari jendela taxi. Cresta mengerutkan kening ketika melihat ada sekelompok orang dengan membawa berbagai benda tumpul dan tajam mengepung taxi.
“Hehehe, keluarlah kalian berdua. kami tidak akan mengganggu kalian, hanya membawa kalian berkeliling dan menunggu orang tua kalian datang menjemput”
Seorang pria dengan bekas luka di wajahnya terkekeh melihat Archie dan Cresta yang berada di dalam mobil.
Cresta menjadi panik karena dikelilingi oleh sekelompok orang yang semuanya berandalan, sedangkan Archie jauh lebih tenang, Archie hanya menggelengkan kepalanya dengan lemah.
Archie keluar dari mobil, tapi saat dia akan keluar, Cresta menarik tangan Archie.
“Apa yang kau lakukan ?, apa kau tidak takut dengan mereka ?”
Cresta yang takut menarik Archie dengan khawatir.
“Tenang saja, aku bisa menyelesaikan ini dengan mudah”
Archie melepaskan tangan Cresta dari tangannya, kemudian dia keluar dari mobil menghadapi kelompok orang yang mengepung mereka.
Archie menatap supir taxi yang sudah berada di barisan para kelompok berandalan.
Archie tidak marah sama sekali, Archie hanya tersenyum melihat supir taxi.
Supir taxi yang ditatap oleh Archie entah kenapa merasakan hawa dingin di punggung nya.
“Sialan! jangan bilang dia suka padaku” gumam supir taxi yang merinding di tatap oleh Archie.
Archie mengalihkan pandangannya ke arah seluruh kelompok berandalan yang mengepung.
“jadi kalian ingin menculik kami dan ingin mendapatkan tebusan dari keluarga kami ?” archie bertanya dengan santai.
“Tidak, kami hanya akan membawa kalian berjalan jalan hingga orang tua kalian menjemput kalian dan memberikan biaya perawatan selama perawatan”
Scarface menggelengkan kepalanya sambil tersenyum licik, dia menolak mengakui apa yang diucapkan Archie.
“Haaa, sudahlah.kalau begitu aku ingin melihat kemampuan merawat kalian”
Archie menghela nafas, kemudian tersenyum menggoda Scarface yang merupakan pemimpin kelompok berandalan.
ato emng author nya yang bocil?
apa novel ini hiatus?
semisal ada lawan yg sepadan sm ayahnya juga cakep itu, tp ini fokus ke MC memang, jd keknya smua sorot diambil MC