NovelToon NovelToon
You Are My Husband

You Are My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Nikahmuda / Duda / Pengganti / Beda Usia
Popularitas:77.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: daundia

Semuanya berawal dari Wasiat yang di berikan Rima. Perempuan yang sudah ia anggap sebagai penolong hidupnya, meminta hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Bagaimana bisa Rima meminta Asyna untuk menikah dengan suaminya? Asyna memang sangat mencintai pria itu, tapi semenjak hatinya patah ia takut melangkah dalam aliran sakit itu lagi. Tapi demi apapun, Asyna akan melakukan semua permintaan perempuan itu, meskipun risikonya adalah di benci oleh laki-laki yang dicintainya, Raihan.

Akankah Asyna mampu membuat Raihan jatuh cinta dan melupakan masa lalunya bersama Rima?

Ikuti terus kisah mereka di novel ini yah. Happy Reading ☺️☺️☺️.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon daundia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perempuan Gila

Yusuf berjalan di antara rak-rak buku yang memajang beberapa genre buku. Keadaan toko buku hari ini sangat ramai. Seperti biasa hanya di sudut favoritnya yang sepi.

Yusuf memilih beberapa buku kesukaannya. Banyak orang yang akan membenci buku yang dipilihnya, karena terus terang saja buku-buku tersebut adalah buku-buku yang tebal dan berbahasa inggris.

Yusuf mencari meja untuk membaca sekilas buku-buku yang akan dibelinya. Tanpa pikir panjang Yusuf mendekati meja yang terletak di pojok yang sepi. Dia duduk dengan santai di sana sembari membuka-buka buku yang akan dibelinya.

Saat ia sedang fokus membaca, tiba-tiba seorang gadis berambut pendek dengan gaya centilnya mendekat lalu duduk di depan Yusuf. Gadis itu menenteng beberapa novel romance juga komik.

Yusuf mendongakkan wajahnya, lalu kembali membaca bukunya lagi.

"Cih"

Gadis di depannya berdecih.

“Heh, sombong sekali kau. Kau pikir perempuan menyukai pria dingin sepertimu?”

Gadis itu berkata tak suka dan merebut paksa buku di tangan Yusuf.

Yusuf yang malas menanggapi berniat pergi meninggalkan mejanya tanpa memberikan jawaban pada gadis yang sok kenal itu. Baru beberapa kali ia melangkah sebuah tarikan tangan dibelakang menghentikan langkahnya. Yusuf yang kaget hanya mengikuti kemanapun penarik tangannya itu pergi.

Sadar dengan keadaan, Yusuf segera menarik tangannya hingga terlepas. “Hei kau lancang sekali!” Yusuf mengetatkan rahangnya marah.

Perempuan yang berdiri di sampingnya hanya menatap tanpa merasa bersalah. Tangannya kembali menggandeng erat lengan Yusuf seperti ular yang melilit mangsanya. Yusuf bahkan sangat susah melepaskannya.

“Abi..”

Teriak gadis itu kencang.

Beberapa orang yang mendengar menoleh ke arah mereka kemudian berjalan kembali.

“Hei, lepaskan aku. Siapa kau?” Yusuf merasa risih, terang saja baru kali ini ia bertemu perempuan model agresif seperti ini.

“Ish jangan marah mulu nanti tambah tua sayang!” Ucap gadis itu mesra.

Yusuf semakin merasa risih saat beberapa orang mendekat.

“Lepaskan aku, apa kau tidak malu hah?” Yusuf berkata dengan volume suara yang ia tahan.

“Untuk apa malu dengan ayah dan ibuku? Haha lihat saja, pria sombong sepertimu tidak akan bisa lari kemanapun.”

Yusuf memandang ngeri perempuan di sampingnya. Dua orang yang berjalan mendekat sudah sampai di hadapannya.

Lelaki paruh baya dan istrinya itu menggelengkan kepalanya.

“Ra, siapa lagi ini?” Ucap lelaki berbaju gamis di depan Yusuf.

“Ini temenku yang kemarin ku critain bi, em kan Ra udah bilang kalo Ra udah diajak nikah temen Ra. Abi gak akan kecewa sama dia, jadi berhenti jodohin Ra sama anaknya temen Abi.”

Yusuf semakin pusing saat mencoba mencerna ucapan-ucapan manusia di hadapannya. Seperti ini ternyata rasanya berada di tempat dan waktu yang salah.

“Eh maaf saya tidak pernah melakukan apapun yang putri anda ucapkan. Permisi.” Yusuf mencoba meninggalkan mereka sampai teriakan keras perempuan gila itu menghentikan langkahnya lagi.

“BERHENTII MAS! KAMU JANJI BAKAL NIKAHIN AKU HIKS. SETELAH AKU BERIKAN SEMUANYA KAMU NINGGALIN AKU? HWAA UMI SIAPA YANG MAU LAGI SAMA AKU MI, AKU UDAH KEHILANGAN SEGALANYA MI HIKS, UMI.”

Yusuf tak habis pikir, rasanya ingin sekali saat ini ia dia menghilang. Tempatnya berdiri juga sudah dikerumuni banyak orang. Baru kali ini Yusuf merasa ada orang yang berbuat jahat padanya.

Perempuan yang Yusuf anggap gila itu benar-benar menangis. Lihatlah air mata gadis gila itu bahkan membanjiri wajahnya. Tidak akan ada orang yang percaya padanya seandainya dia mengatakan perempuan gila itu hanya berakting.

Yusuf menghembuskan napas kasar. Semua orang kini menatapnya penuh benci. Sementara lelaki paruh baya yang terlihat seperti Kyai itu berjalan mendekatinya.

“Aku sangat kecewa pada kalian, tapi aku tidak ingin putri satu-satunya yang kumiliki menderita.”

Yusuf menurut saja saat lelaki itu menggandengnya, membawanya pergi dari kerumunan orang yang menonton.

Perempuan gila itu masih saja menangis dalam rangkulan ibunya.

Mereka bergegas pergi meninggalkan toko buku. Sepertinya kali ini riwayatnya benar-benar tamat, batin Yusuf dalam hati.

****

Disinilah Yusuf sekarang. Dia berada di rumah milik keluarga perempuan gila tadi. Sudah satu jam Yusuf berada di rumah tersebut dan dia sama sekali belum diijikan untuk pulang. Yusuf sudah mencoba untuk menjelasakan apa yang sebenarnya terjadi. Tapi perempuan gila yang duduk di sampingnya itu selalu menyangkal dan berkata bohong.

“Jangan begitu mas, percaya sama aku. Abi merestui kita!” Ucap Efra dengan senyuman manis di bibirnya.

Yusuf menyentakkan tangan perempuan gila yang bernama Efra itu.

“Tapi, saya benar-benar tidak mengenal anda!” Yusuf kembali mengutarakan alasannya.

Abi Efra hanya menganggukkan kepalanya, “Nak, Abi percaya dengan jalan yang Allah berikan. Meskipun jika saja Ra berbohong, Abi bangga pada laki-laki sepertimu yang tetap menjaga sopan santun atas apa yang diperbuat Ra.”

Yusuf sedikit lega mendengar penuturan Abi Efra.

“Abi! Abi gak percaya sama Ra?” Ucap Efra sedikit keras.

“Bukan begitu sayang.”

“Abi, Ra sudah kehilangan semuanya, apa abi mau melepaskan laki-laki ini?” Efra kembali mengeluarkan air mata buayanya.

“Efra kamu!” Sentak ibu Efra

Yusuf merasakan kepalanya yang berputar-putar. Perempuan gila ini ingin bercanda dengannya? Baiklah jika itu maunya, Yusuf tidak akan rugi menikahi perempuan ini. Boleh saja dia patah hati asalkan dapat istri. Haha, Yusuf tersenyum smirk menatap perempuan gila di sampingnya yang sibuk mengelap ingus.

“Saya minta maaf paman.” Yusuf berkata berani menatap abi Efra.

Semua orang di meja itu memusatkan perhatian mereka pada Yusuf. Perempuan gila di sampingnya juga menatap penasaran.

“Baru kali ini saya berani bertemu paman dan tante, seharusnya saya berkunjung lebih awal.”

Efra menatap tak percaya atas kebohongan pria tampannya itu, ups.

“Saya ingin menikahi anak paman.” Ucap Yusuf final.

Yusuf tersenyum sengit ke arah Efra sekilas lalu kembali tersenyum lebar kearah kedua orang tua Efra. Selamat datang di kehidupan barumu Efra, jangan pikir aku bersedia rugi.

“Alhamdulillah, Abi senang jika lelaki yang dipilih Efra adalah kamu nak!” Ucap abi Efra.

“Paman tidak marah?” Tanya Yusuf.

“Untuk apa Abi marah nak, Efra memang kalau bicara suka berlebihan. Abi percaya senakal apapun Efra dia memiliki iman yang kuat. Abi percaya sama Ra.” Ucap Ayah Efra dengan lembut.

Efra yang mendengarnya merasa terharu. Efra tahu dirinya tidak sempurna, tapi dia benar-benar masih suci. Bahkan dia belum pernah menjalin hubungan dengan laki-laki manapun.

“Alahamdulillah, semuanya sudah jelas. Sekarang biarkan kami mengenalmu dan keluargamu lebih dekat. Umi ingin hubungan kalian segera dihalalkan.” Ucap umi Efra bijak.

Yusuf tersenyum menenangkan, “Iya tante. Yusuf juga ingin segera menikah dengan Ef.”

Efra terdiam membisu tak mampu mengikuti pembicaraan tiga orang manusia dewasa dihadapannya. Apalagi senyuman pria tampannya itu seolah mengejeknya. Oh, demi apa kenapa laki-laki itu mengatakan hal bohong pada keluarganya. Bukan ini rencana yang diinginkannya.

Yusuf segera keluar dari rumah itu saat semua pembicaraan mereka selesai. Intinya dalam waktu dekat Yusuf akan membawa keluarganya berkunjung. Sudah gila bukan?

Yusuf masuk ke dalam mobilnya dan segera pergi meninggalkan kediaman perempuan gila itu, ralat calon istrinya. Entahlah, Yusuf tidak tahu dia mendapat keberanian dari mana, bisa-bisanya dia berkata ingin menikah dengan perempuan asing yang mengaku-ngaku sebagai kekasihnya. Yusuf pasti sudah gila, ini semua gara-gara perempuan gila itu. Sekarang siapa yang lebih gila? Yusuf bukan?

TBC..........

Hai semua hari ini aku double up nih, episode kali ini memang sengaja tokoh utama gak dimunculkan. Karena selain kisah cinta abang Raihan dan Asyna aku pengen kasih sedikit bocoran perjalanan cinta seorang Yusuf yang patah hati itu. Kalau kalian suka jangan lupa rated dan like novel ini ya. Jangan lupa juga untuk follow author 😊.

Sampai jumpa di episode selanjutnya.

Salam sayang dari AZ❤️💕

1
kang teamoon🥒
,
Ketut Aritya
kasian .. 😭😭😭😭😭 kok bs gini ???????????????????????
Bayangan Ilusi
Lima like mendarat
kang teamoon🥒
next 👀
kang teamoon🥒
🏃
kang teamoon🥒
🐊
❄️Rona Aristizuma🌸: dasar kau buaya buntung tung. pacaran kok itung itung tung . dasar kau buaya buntung mencari untung 🤓😚
total 1 replies
السلام عليكم
kapan up
السلام عليكم: semoga lekas sembuh kak
total 3 replies
Nia jeje
like semangat
السلام عليكم
semangat
السلام عليكم
lanjutkan
السلام عليكم
komentar az 🤭🤭
السلام عليكم
keren,kak
السلام عليكم
bagus
السلام عليكم
lanjutkan kak
Nia jeje
like semangat
🍒 شيري 🍒
up donk otor cantik 🥰
𝓔𝓴𝓪𝓛𝓾𝓷𝓪♀🍆𝕸y💞👏
aku favorit dulu nih kak,,, cari waktu senggang buat baca
Susi Ana
aku datang
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
bersambung lagi, az 🤭🤭🤭 semangat ya 💪💪💪💪💪
❄️Rona Aristizuma🌸: iya lanjut kok, sabar 😂😂🤣🤣🤣
total 3 replies
印尼🇮🇩小姐ᗯ𝐢DYᗩ
seharusnya ada lanjutannya ini,az 🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!