NovelToon NovelToon
TEMAN BEDA ALAM

TEMAN BEDA ALAM

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Eksplorasi-misteri dan gaib / Mata Batin / Cinta Beda Dunia / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Miss el

Hidup yang dulunya tenang damai setelah kepergian orang tuanya kini berubah menjadi mencekam hampir setiap hari.

"Kak kamu lihat orang jalan di depan kita tadi kan,,?" Tanya sang adik.

"Mana dek, ngak ada siapa siapa,," balas kakak ikut penasaran.

Kenapa cuma sang adik yang bisa melihat dan kemana pergi orang itu serta bagaimana pertemuannya sama teman beda alamnya hingga sekarang.

Seasons 2
Horornya udah aku kurangin ya dan akan ada kisah lanjut dari anak mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss el, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghindari

Eva terus berlari menjauh dari sosok yang membawanya tadi, berlari tanpa melihat arah tujuan, tanpa berfikir dimana dia akan berakhir nantinya yang ada dalam fikirannya berlari sejauh yang bisa kakinya melangkah pergi.

Menoleh ke belakang memastikan apakah masih di ikuti atau tidak, saat tidak ada pun masih tetap berlari entah kemana sampai tenaganya hampir habis Eva berhenti di sebuah pohon besar nan rindang, Eva bersender di batang pohon itu sambil mengatur nafasnya yang ngos ngosan.

"Untung dia ngak ngejar lagi, kalau ketangkap lagi bagaiman"

Gumam Eva menetralkan detak jantungnya yang ngak terkontrol dari tadi karna berlari.

"Kenapa aku dengan mudahnya percaya sama dia, padahal aku baru melihatnya"

Lanjutnya lagi sambil memperhatikan sekitar apa ada bahaya atau tidak yang akan menghampiri.

"Sekarang aku berada dimana dan dimana jalan keluarnya ? "

Mengedarkan pandangan sekitar dengan tempat asing lagi.

"Hey kamu dimana, jangan harap bisa lepas dari ku ha ha"

Ucap sosok yang membawa Eva pergi tadi ternyata dia masih mengikuti Eva walau jarak jauh.

"Kamu ngak akan bisa lari lagi dariku"

Lanjutnya berusaha mencari Eva dan Eva bersembunyi di balik pohon supaya ngak ketahuan.

"Kenapa dia ada disini, Evan tolong aku"

Lirih Eva, cuma Evan harapannya supaya keluar dari tempat mengerikan itu.

Hampir satu jam Eva bersembunyi menunggu sosok menyeramkan itu pergi meninggalkan tempat itu. Setelah dipastikan pergi Eva bisa bernafas lega setidaknya dia cuma akan memikirkan dimana jalan keluarnya.

"Untung dia sudah pergi, sekarang aku harus cepat menemukan jalan keluar dari sini"

Kata Eva melangkah pergi menyusuri hutan.

Kalau saja matahari bisa di lihat jelas dalam hutan mungkin Eva bisa menentukan kemana dia akan melangkah sesuai arah matahari terbit, karna dia banyak sedikit sudah paham tentang menggunakan petunjuk jika tersesat jika melihat arah matahari seperti bisa mencari batang pohon yang besar dia bisa meraba raba mencari tumbuhan lumut yang tumbuh disana karna lumut akan tumbuh di bagian yang kurang terkena sinar matahari atau matahari pagi yang tidak terlalu panas.

Eva terus mencari pentunjuk jalan keluar selain dia ketakutan berada di Sana, juga mengkhawatirkan kakaknya pasti sudah mendengar kabar kehilangannya.

<> <> <> <> <>

Evan terus mencari Eva yang hilang dari tadi, dia menyesal meninggalkan Eva sendiri tadi dan ngak meninggalkan pesan untuk tidak percaya sama siapa pun jika ada yang beruasaha mempengaruhinya, sekarang terlambat dan dia harus menemukan Eva secepatnya.

"Kamu sekarang dimana Va? Kenapa mudah percaya begini"

Terus mencari karna hutan itu luas ditambah pohon pohon rindang dan sedikit gelap memperpendek jarak pandang.

"Semoga kamu ngak di apa apain sama dia"

Harap Evan, walau teman beda alam tapi Evan akan berusaha menjaga dengan baik. Dia tau di alamnya ada juga yang jahat sama seperti alam nyata.

Tampak sosok yang ngak asing di mata Evan, sosok yang membawa Eva pergi tadi tapi sekarang dia sendiri tanpa Eva lagi.

"Mana Eva ?"

To the point Evan melihat dia sendiri sekarang.

"Kamu, mencari dia, sekarang sudah berada di tempat semestinya berada"

Jawabnya tenang, karna sejak bertemu mereka berdua ngak pernah akur padahal sama.

"Sekarang dia dimana ?"

Bentak Evan, dia ngak mau terjadi sesuatu menimpa Eva dan segera akan membawa keluar dari Sana karna disana bukan dunia tempat tinggalnya.

"Sampai kapan pun, kamu ngak akan pernah bertemu dia lagi"

Setelah mengatakan itu, dia menghilang dari hadapan Evan karna Evan bukan lawan sebanding dengan dia.

"Eva, Eva, kamu dimana?"

Teriak Evan pergi dari sana, entah dia ngak tau harus kemana sekarang mencari Eva.

Hari mulai sore Eva belum di temukan, jika sudah malam akan tambah sulit mencarinya. Sebelum gelap harus bertemu setidaknya bisa menjaganya dari bahaya yang mengintai.

Sedangkan Eva terus berjalan mencari jalan akankah ada bekas jejak jejak orang habis lewat sana atau ada petunjuk lain yang akan membantu. Sampai dia di tengah hutan dia melihat sebuah rumah kayu sederhana dilengkapi teras dan kursi kayu panjang untuk bersantai.

Eva mendekat berharap itu rumah penduduk atau pondok kebun masyarakat sekitar untuk beristirahat saat berkebun. Perlahan melangkah mendekat dengan sedikit ragu dan berharap juga mendapat bantuan.

"Semoga ada orang dan bisa membantu ku keluar dari sini"

Ucap Eva mendekat dengan jantung berdebar.

"Semoga secepatnya bisa bebas dari tempat menyeramkan ini"

Terus melangkah pelan dengan perasaan was was melanda.

Tepat depan pintu Eva berdiri bingung apakah harus mengetuk pintu atau menunggu sebentar sampai pemilik rumah keluar. Tapi jika menunggu takut sosok tadi menemukannya dan Eva memutuskan mengetuk pintu.

Tok tok tok pintu di ketuk tapi ngak ada sautan dari dalam, tok tok tok Eva mengetuk lagi tapi tetap sama, Eva turus melakukan beberapa kali namun hasilnya tetap sama. Dengan sedikit keberanian Eva mendorong pintu itu pelan dan ternyata ngak dikunci.

"Permisi"

Ucap Eva takut pemilik rumah marah jika dia lancang masuk rumah orang sembarangan.

"Apakah ada orang ?"

Melangkah masuk tapi rumah itu sepi seperti ngak ada orang di dalam rumah itu. Tiba tiba.

BBRRAAKK,,, pintu tertutup sendiri dari dalam dan Eva berbalik tapi ngak ada orang satu pun disana cuma dia seorang.

Tbc.

1
Nur Alif
Luar biasa
Andini
OK banget suka banget 👍 mantap banget 👍
Andini
OK banget 👍 mantap banget
Ratna Mintarsih
suka kak bagus cerita ya
Anisa Syafitri
y trtus kak, apalgi ads evanny tambah. seruu
Anisa Syafitri
kalo amenuruy aku mana yg terbaik aja alur ceritany
Anisa Syafitri
benar tuh kak, evan pernah janji akan datang pada saatny nanti k eva, ,walaupun beda alam kalo saling perfuli perhatian apa. salahnya, byk kejadian seperti yg nyata kok
Anisa Syafitri
mana juga evsnnya gk ada lgi d cerita itu, kan seru kalo bisa ketemu lgi dg evan
Anisa Syafitri
mana evanny nih, kangen juga dg evanny
Rita sry Mayang sari
maaf kak..
aku bingung dengan ceritanya....
aku juga tersesat dalam alurnya kak..😭
Lulu un nafisah
Kecewa
Zahra Putri Mandala
Walau cerita horor pertama tetapi ceritanya sangat menyentuh,,
Zahra Putri Mandala
Sangat menarik kak,,semangat menulis kakak
Nina Kurnia Dewi
ceritanya bgus...cuman kalau boleh tau knp pas dalam bahaya Eva tidak pernah mohon pertolongan Allah,,padahal berjilbab kan .
Siti Aminah
giliran novel ke gini ada visual nyah
Aya Vivemyangel
Mampir 🌷🌷🌷🌷
Masih agak bingung ya part awal , ok lanjur baca
Harniah Harny
cerita yang menarik dan tegang, mampir di karyaku juga ya.
lady daisy
dh tamat ke thorr
lady daisy
thorr kok bnyk typo sih..
BUNDA ZAHRA
bikin nyesek,q ada ya tetangga seperti itu hanya karena ekonomi dikucilkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!