NovelToon NovelToon
Warisan Kulivator Abadi

Warisan Kulivator Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Anak Genius / Fantasi
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Hali

Di dunia tempat kekuatan kultivasi menjadi ukuran harga diri dan masa depan, Riu Han lahir sebagai anak dari Klan Riu yang terhormat—namun membawa takdir yang dianggap sia-sia. Sejak usia empat tahun, ia dinyatakan memiliki saluran energi yang tersumbat, membuatnya sama sekali tidak mampu menyerap dan menyalurkan energi alam. Di tengah pandangan mencemooh dan belas kasihan, ia terus berusaha meski tahu jalannya seolah sudah tertutup rapat.

Hingga suatu hari, di balik pohon Kayu Keabadian yang berusia ribuan tahun, ia menemukan sebuah ruangan rahasia yang tersembunyi selama berabad-abad. Di sana, udara terasa lebih kental dan damai, serta menyimpan jejak kekuatan kuno yang tak terduga. Apa yang awalnya hanya menjadi tempat pelarian, perlahan mengungkapkan sebuah warisan agung yang telah lama ditunggu—satu-satunya harapan yang bisa membalikkan takdirnya, membuka jalan menuju puncak kekuatan, dan mengungkap rahasia yang tersembunyi di balik dunia kultivasi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Ulang Tahun Rui Han

Setelah melewati pertarungan yang menguras tenaga dan mengumpulkan hasil perburuan yang melimpah, Riu Han memutuskan untuk berbalik arah dan kembali menuju batas hutan biasa. Sepanjang perjalanan pulang, ia menyadari satu hal yang menarik: setiap kali ia mendekat, binatang roh tingkat satu dan dua yang tadinya sering berkeliaran di jalur itu segera bersembunyi atau melarikan diri dengan tergesa-gesa seolah merasakan bahaya yang besar. Kehadiran Riu Han yang kini membawa jejak energi yang lebih padat dan bau darah dari makhluk yang lebih kuat membuat mereka berani melintas di jalur yang sama. Akibatnya, perjalanan pulang berjalan sangat lancar tanpa hambatan sedikit pun.

Begitu sampai di ruangan tersembunyi di dalam pohon besar yang menjadi pintu masuk menuju dimensi Cincin Ruang Abadi, Riu Han segera melangkah masuk. Ia langsung menuju ke taman herbal yang terletak di bagian tengah dimensi itu, tempat energi alam terasa paling murni dan terkonsentrasi. Ia duduk bersila di atas tanah yang ditumbuhi rumput hijau lembut, lalu mengeluarkan dari dalam ruang simpanannya sebuah butiran kristal energi yang berukuran lebih besar dan memancarkan cahaya keemasan yang lebih terang dibandingkan yang lain—itulah Inti Roh Tingkat Empat yang ia peroleh dari tikus raksasa tadi.

Dengan tenang dan penuh keyakinan, Riu Han meletakkan inti roh itu di telapak tangannya, lalu mulai mengatur napas dan mengaktifkan aliran energi dalam tubuhnya. Bagi seorang kultivator tingkat rendah biasa, menyerap inti roh tingkat empat adalah hal yang sangat berbahaya. Energi yang terkandung di dalamnya terlalu pekat dan meluap, sehingga bisa meledak dan merusak saluran energi serta dantian jika tidak diserap dengan hati-hati, bahkan bisa menyebabkan kematian. Namun Riu Han tidak merasa ragu sedikit pun. Ia memiliki fondasi tubuh yang ditempa oleh Sumber Air Inti Bumi, dantian yang jauh lebih luas dan kuat dari orang biasa, serta teknik kultivasi tingkat tinggi yang mampu mengolah energi dalam jumlah besar sekaligus.

Perlahan tapi pasti, energi murni yang terkandung di dalam inti roh itu mulai terlepas dan menyebar ke udara. Riu Han segera menariknya masuk melalui pori-pori kulit dan saluran pernapasannya, lalu mengarahkan aliran energi itu menuju dantiannya. Awalnya terasa hangat dan nyaman, namun seiring berjalannya waktu, energi itu semakin deras mengalir, bagaikan air sungai yang membanjiri tempat penampungan. Riu Han tetap tenang, membagi aliran itu menjadi bagian-bagian kecil agar tidak menimbulkan tekanan berlebih, lalu mengolahnya dengan teknik Kitab Dasar Abadi.

Ia bisa merasakan dengan jelas bagaimana kekuatannya meningkat secara bertahap namun pasti. Energi yang masuk menyebar ke seluruh tubuhnya, memperkuat otot, tulang, dan saluran energinya, sekaligus memperluas ruang di dalam dantiannya lebih jauh lagi.

“BOMMMM!”

Suara ledakan samar terdengar dari dalam tubuhnya, hanya bisa didengar oleh dirinya sendiri. Tekanan energi yang stabil melonjak naik, melewati batas Tingkat Sembilan Pemula, lalu terus melaju melewati Tingkat Satu Prajurit, hingga akhirnya berhenti dengan mantap di Tingkat Dua Ranah Prajurit.

Dalam waktu singkat, ia berhasil melompati dua tingkat sekaligus.

Namun, Riu Han tidak berhenti begitu saja. Ia terus mempertahankan posisi duduknya, mengatur aliran energi yang baru masuk agar menyatu dengan energi aslinya, memadatkannya hingga menjadi lebih pekat dan teratur. Ia tidak ingin tingkat kekuatannya hanya tercapai secara instan namun tidak kokoh, yang justru akan menjadi hambatan di masa depan. Selama beberapa jam, ia tetap dalam keadaan meditasi, menstabilkan seluruh aliran energinya hingga tidak ada lagi gejolak atau ketidakseimbangan di dalam tubuhnya.

Setelah merasa semuanya sudah teratur dan mantap, barulah ia membuka matanya. Tatapannya terasa lebih tajam dan jernih, seolah bisa melihat lebih jauh dan mendengar suara yang lebih halus dari sebelumnya. Ia memusatkan perhatiannya ke dalam dantiannya, dan terlihat jelas bagaimana kristal energi yang terbentuk di tengahnya kini berukuran jauh lebih besar, berputar dengan kecepatan yang stabil, serta memiliki kepadatan yang berkali-kali lipat dibandingkan kultivator lain yang berada di tingkat yang sama.

Melihat hal itu, Riu Han hanya bisa mengerutkan dahi dan tersenyum kecut. “Jika begini keadaannya, seberapa lama lagi aku butuh waktu dan energi untuk memenuhi ruang dantian ini sampai penuh? Ukurannya jauh lebih luas dari standar biasa, tentu saja kemajuannya akan terasa lebih lambat jika dilihat dari jumlah tingkatnya, tapi kekuatan di setiap tingkatnya pasti jauh melampaui orang lain,” pikirnya dalam hati. Ia sadar bahwa ini adalah keuntungan sekaligus tantangan yang harus ia jalani.

Setelah puas memeriksa kondisinya, Riu Han menghela napas panjang dan berdiri. “Sudah cukup untuk hari ini. Lebih baik aku pulang sekarang, besok adalah hari ulang tahunku yang ketujuh. Ayah pasti akan mulai cemas jika aku terlalu lama berada di luar,” gumamnya sambil menyimpan kembali semua peralatan dan inti roh yang tersisa.

Saat melangkah keluar dari ruangan tersembunyi itu dan berjalan menuju jalan setapak yang menuju kediaman keluarganya, untuk pertama kalinya ia memperhatikan sekelilingnya dengan pandangan yang lebih santai. Selama ini ia terlalu fokus pada tujuan kultivasi dan menguji kemampuan, sehingga tidak sempat menikmati keindahan alam di sekitarnya.

“Heeem… baru aku sadari, selama ini aku terlalu sibuk mengejar kekuatan sampai lupa melihat sekeliling. Ternyata hutan ini juga sangat indah, dengan pepohonan yang rindang, udara yang segar, dan suara burung yang berkicau damai,” pikirnya sambil berjalan perlahan, menikmati ketenangan yang jarang ia rasakan.

Tidak butuh waktu lama, ia tiba di gerbang utama kediaman keluarga Riu. Begitu melihat sosoknya, kedua penjaga yang bertugas segera membungkuk dan menyapanya dengan nada hormat dan ramah, seperti kebiasaan mereka setiap hari.

“Selamat sore, Tuan Muda. Baru pulang berlatih ya?” sapa salah satu penjaga.

Riu Han membalas dengan senyum sopan dan ramah. “Iya, terima kasih sudah menjaga gerbang. Kalian juga sehat saja kan hari ini?”

“Sehat, Tuan Muda. Silakan masuk dan istirahatlah,” jawab mereka serempak.

Begitu melangkah masuk ke halaman dalam, ia melihat sosok ayahnya, Riu Zheng, yang sedang berdiri di teras sambil memeriksa beberapa dokumen. Mendengar langkah kaki, Riu Zheng menoleh dan segera menampakkan senyum lembut melihat kedatangan putranya.

“Riu Han, kau baru pulang. Sudah lama menunggumu kembali,” ujarnya dengan nada hangat.

Riu Han mendekat dan membungkuk hormat. “Maafkan aku, Ayah. Tadi aku terlalu asyik berlatih sampai lupa waktu.”

Riu Zheng tertawa kecil dan menggeleng. “Tidak apa-apa, selama kau menjaga keselamatan dirimu. Ngomong-ngomong, besok adalah hari ulang tahunmu yang ketujuh. Apa yang ingin kau minta sebagai hadiah? Ayah akan berusaha memenuhinya sebisa mungkin.”

Mendengar pertanyaan itu, Riu Han terdiam sejenak. Selama ini, ia tidak pernah memikirkan hal-hal yang bersifat materi atau harta benda. Yang ia butuhkan hanyalah waktu, kebebasan, dan kesempatan untuk terus berkultivasi. Ia menatap wajah ayahnya dengan tulus, lalu menjawab dengan nada tenang.

“Ayah, sebenarnya aku tidak membutuhkan perayaan yang besar atau hadiah yang mahal. Selama ini aku sudah merasa sangat cukup dengan apa yang Ayah berikan. Jika boleh memilih, cukup kita sekeluarga saja yang merayakannya. Panggil saja Paman Lin Zhong, Lin Yin, dan para pelayan yang sudah lama mengabdi di sini. Tidak perlu mengundang orang luar atau membuat pesta yang ramai. Aku lebih suka suasana yang tenang dan akrab seperti ini.”

Riu Zheng tertegun sejenak, lalu matanya bersinar dengan rasa bangga yang mendalam. Ia tidak menyangka bahwa putranya yang masih berusia tujuh tahun memiliki pemikiran yang begitu dewasa dan sederhana, jauh berbeda dengan anak-anak dari keluarga bangsawan atau klan lain yang biasanya meminta hal-hal mewah untuk memamerkan status mereka.

“Baiklah, jika itu yang menjadi keinginanmu, Ayah akan menuruti permintaan itu. Besok kita akan berkumpul bersama saja, tanpa tamu dari luar. Kita akan makan enak dan bercengkrama dengan tenang,” jawab Riu Zheng dengan senyum lebar.

Setelah berbincang sebentar, Riu Han berpamitan untuk membersihkan diri. Ia masuk ke kamarnya, membuka pakaian yang sudah penuh debu dan keringat, lalu mandi dengan air hangat yang sudah disiapkan pelayan. Setelah itu, ia mengenakan pakaian bersih yang lembut dan duduk di tepi tempat tidurnya, merasakan kelelahan yang mulai terasa namun disertai perasaan damai.

“Ah… ternyata memang sangat menyenangkan memiliki ayah yang begitu pengertian. Ia tidak pernah menekanku, tidak melarangku berlatih, dan selalu memberikan kebebasan selagi aku menjaga batas keamanan. Aku bisa berkultivasi sesuka hati, bisa beristirahat kapan saja aku mau, dan tidak dibebani aturan yang kaku seperti anak-anak di klan besar lainnya,” gumamnya sambil meregangkan tubuhnya yang terasa ringan dan nyaman.

Ia tersenyum sendiri, merenungkan kehidupannya yang berubah drastis dalam waktu singkat. Dari seorang anak yang dianggap lemah dan tidak berguna, kini ia memiliki kekuatan yang terus bertambah, harta karun yang tak ternilai, serta masa depan yang terbentang luas.

“Ahaha… ternyata menjadi anak kecil juga memiliki kelebihannya sendiri. Tidak ada beban berat, tidak ada tuntutan yang berlebihan, dan semua yang aku lakukan dianggap sebagai hal yang wajar. Ini adalah kesempatan emas untuk membangun fondasi sekuat mungkin sebelum tantangan yang lebih besar datang nanti,” ucapnya sambil tertawa ringan, matanya terpejam menikmati ketenangan malam itu.

Dengan hati yang tenang dan penuh rasa syukur, Riu Han pun membaringkan tubuhnya dan segera terlelap dalam tidur yang nyenyak, menunggu hari esok yang akan menjadi hari perayaan ulang tahunnya yang ketujuh.

1
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
Lanjut Up Thor 💪💪
Deevy Tresiyana
kuatkan💪mu riu han...ceritanya luar biasa thor👍😄
Deevy Tresiyana
👍💪hebat hebat
Blue Manusia Biasa
awal yang bagus
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Meluncur 1 gift ☕ Lanjut Up Thor..
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Dukung Novel ini dengan cara: Like, Komen, Vote, Rate 5 ⭐, Ads dan gift. Semangat Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Ceritanya menarik untuk dibaca 👍👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Dukung Novel ini dengan cara: Like, Komen, Vote, Rate 5 ⭐, Ads dan gift.
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjut Up Thor..
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Tetap semangat Thor 💪💪
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Lanjutkan Thor 💪💪
sutrisno akbar
ayo lanjut thor l
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Tingkatan Pemula saja Tingkat 1-9, kok nggak Awal, Tengah dan Puncak 🤔
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Kisah menjadi Kultivator / Pendekar dimulai 👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Mantap 👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Semoga Novel ini sukses dan sampai Tamat.
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Alur ceritanya mulai menarik untuk dibaca 👍
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Awal cerita sudah bagus 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!