NovelToon NovelToon
Menggapai Mimpi

Menggapai Mimpi

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:266.3k
Nilai: 5
Nama Author: AYi

Berawal dari bermusuhan kemudian menjadi teman dekat. Rahma Dewanti dan teman-temannya memutuskan melanjutkan kuliah ke ibu kota setelah lulus SMA. Untuk meraih mimpi mereka.

Setelah sampai di ibu kota, ternyata Rahma tidak sengaja bertemu dengan ayah kandungnya. Selain itu dia juga menjadi korban pemerkosaan oleh teman dekat sendiri.

Kisah ini dibumbui dengan kisah cinta anak muda yang menguras emosi dan air mata.

Sanggupkah Rahma menjalani hidupnya setelah terjadi pemerkosaan? Akankah dia bisa menggapai mimpinya untuk menjadi orang sukses? Yuk baca kisah selengkapnya di Menggapai Mimpi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Maaf kemarin nggak sempat nulis, si batuk bandel banget, nempelin terus nggak mau pergi.

"Selamat siang, Pak! Saya mau bertemu dengan Pak Asisten," ucap Rahma begitu berada di pintu masuk kantor Divisi.

Salah seorang dari mereka langsung menjawab pertanyaan Rahma.

"Pak Susilo belum sampai di sini, mungkin sebentar lagi beliau datang." jawab Agus, salah satu karyawan tetap di Divisi itu.

"Ada perlu apa?" imbuhnya.

"Saya diminta Pak Susilo untuk menggantikan kerani yang cuti, Pak!" jawab Rahma menunduk karena grogi baru pertama kali bertemu.

"Oh! Kamu bisa operasikan komputer rupanya?" cerca Agus lagi.

"Bisa, Pak! Bisa! Tapi saya juga minta diajari lagi," jawab Rahma sambil nyengir bak kuda tersenyum malu.

"Ya udah! Masuk! Itulah meja kamu!" jawab Agus sedikit kesal.

Agus kurang suka jika ada perubahan susunan anggota kerja di tim-nya. Dia selalu diminta pak Susilo untuk mengajari karyawan baru, hal yang paling dihindarinya.

Rahma duduk di balik meja kosong tanpa berkas di atasnya, hanya sebuah monitor komputer model lama. Meja dan monitor itu sedikit berdebu, sepertinya sudah lama tidak terpakai. Tapi kursi yang ada tampak habis dipakai, dilihat dari posisi yang bergeser dari tempatnya.

Tak lama setelah Rahma duduk, pak Susilo datang memasuki kantor berukuran 5 x 7 m² tersebut. Rahma langsung berdiri begitu pak Susilo mendekatinya.

"Sudah lama?" tanya pak Susilo ketika berada di dekat Rahma.

"Belum, Pak! Baru saja sampai." jawab Rahma masih berdiri.

"Untuk sementara itu meja kamu! Nanti kamu akan diajari oleh Agus. Dia kerani terlama di kantor ini, selain itu dia juga bujang lapuknya kantor Divisi II," jelas pak Susilo.

"Kalian sudah kenalan 'kan?" imbuhnya sambil mengarahkan tangannya bergantian dari Agus ke Rahma.

"Belum, Pak!" jawab Rahma menggelengkan kepalanya.

"Nggak penting! Sekarang kita mulai kerja, waktu terus berjalan. Jangan ngobrol aja!" sela Agus sebelum pak Susilo menambah ceramahnya.

"Sabar, Gus! Ingat dia masih baru, belum berpengalaman! Kamu harus mengajari dia dengan sabar!" perintah pak Susilo akhirnya.

Semua orang di kantor Divisi II ini tahu bagaimana watak si Agus, senior yang disiplin dan tidak suka bercanda. Walaupun begitu, Agus sebenarnya memiliki kepribadian yang baik dan berotak cerdas. Hanya saja dia terlalu serius menanggapi segala sesuatu.

Agus mulai mengajari Rahma menginput data yang diperoleh dari lapangan, hasil laporan para mandor. Tidak hanya menginput data di komputer, Rahma juga harus menghitung ulang semua data agar tidak terjadi selisih.

Rahma yang gampang menangkap, hanya membutuhkan waktu dua jam untuk bekerja. Waktu yang sama yang digunakan oleh kerani senior di sini. Kecepatan Rahma dalam bekerja hampir sama dengan Agus.

Tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan, Agus juga mengerjakan apa yang dikerjakan oleh Rahma tadi. Ternyata hasil yang didapat sama persis, sehingga Agus tidak ragu lagi menyerahkan pekerjaan tadi pada Rahma.

Kantor Divisi II tutup jam empat sore, tapi sebelum jam empat sore laporan harus diantarkan ke kantor pusat. Biasanya yang menyerahkan laporan tersebut pak Susilo atau Agus. Jabatan Agus di kantor Divisi II sebagai mandor I, tugas dan tanggung jawabnya berada di bawah Asisten.

*

*

*

Sudah seminggu Rahma bekerja sebagai kerani pengganti di kantor Divisi II. Teman-teman Rahma di kantor sangat baik dan ramah. Mereka menganggap Rahma seperti keluarga sendiri. Di kantor itu walaupun hanya berisikan beberapa orang saja, tetapi memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi.

Kinerja Rahma sangat bagus sehingga dia selalu menuai pujian dari teman-temannya di kantor. Bahkan dari kantor Divisi lain juga mengakui kredibilitasnya. Sehingga kabar tentang adanya kerani baru di kantor Divisi II sampai pada manajer kebun.

Manajer kebun mendatangi kantor Divisi II ingin melihat seperti apa kerani baru yang dielu-elukan oleh sebagian besar karyawan laki-laki di perkebunan itu. Seharusnya setiap kerani yang bekerja di perkebunan itu harus melalui wawancara dengan dirinya. Manajer itu merasa kecolongan dengan adanya kerani baru tanpa prosedur yang berlaku.

"Siang, Pak! Ada yang bisa saya bantu?" sapa Rahma ramah saat tampak olehnya lelaki dewasa berusia sekitar 50-an mendatangi kantor Divisi II.

"Hmm!" jawab sang manajer kebun tersebut.

Rahma merasa ada sesuatu yang tidak beres, dilihat dari respon bapak yang ada di depannya saat ini.

Agus yang kebetulan baru datang dari makan siang, langsung mendekati sang manajer.

"Siang, Pak!" sapa Agus sambil memasuki kantor.

1
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
RIO LKI2 GOBLOK, KLO MSALH PRASAAN,, KNP HRS NGALAH DGN SAHABAT... TU WANITA YG LO SUKAI JUGA, AKHIRNYA DIDPT DGN CARA LICIK, DIPERKOSA...
Eka Marthawati
Luar biasa
Natha
Kl bikin kopi sm ambil makanan sih aku biasa lakuin ke suami. Udah kebiasaan jg
Natha
Iyalah walopun ga sepenuhnya salah Arya tp ya kesel jg kl lama ga plng eh udah nikah lg. yg ditinggal sampe pontang panting mencukupi kebutuhan hidup sampe sakit2n loh pak Arya
Natha
Lahh si Rahma ga berontak gt?
Natha
emaknya kan ada HP dikasih frans..
Natha
dolly menang banyak
Natha
Awal baca udah seru.. lanjut
Erni Handayani
telat mendarat thor udh tamat...gak butuh give berart ya😄
R⃟•Dinaa
waahh riooo kasian blm ada pasangan udah tamat
R⃟•Dinaa
yaaa udah tamat..oke thor ditunggu kisah rio nya😘
R⃟•Dinaa
selamat ya frahma😍
R⃟•Dinaa
kabar gembira bukan gambar🙈
R⃟•Dinaa
akhirnya rahma mau menerima frabs uhuy
Dina⏤͟͟͞R
uhuk uhuk..kasian frans yg tergoda tp rahma tidur🤣
Dina⏤͟͟͞R
alhamdulillah bu sarifah mau menikah ulang .lelaki sejati adalah yg mau membahagiakan istrinya
Dina⏤͟͟͞R
semoga bu sarifah mau menerima pak dewa lg
Dina⏤͟͟͞R
syukurlah bila ada kemajuan..semoga kedepannya rahma gak trauma lagi
Dina⏤͟͟͞R
sheila lambene jaluk di plester
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭🤣 semen ae
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!