NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika
Popularitas:96.5k
Nilai: 5
Nama Author: Titislia

Bagaimana rasanya jika di hari pertunangan mu, pasanganmu justru datang bersama seorang perempuan yang ia kenalkan sebagai kekasihnya???


Risha dan Arga menjalin hubungan karena sebuah perjodohan. Mereka saling mengagumi satu sama lain dan mulai mencoba membuka hati untuk saling mencintai.

Disaat benih cinta mulai tumbuh, datanglah sosok laki-laki yang merupakan cinta pertama di masa kecil Risha. Di lain sisi, Arga terjebak dengan kondisi yang mengharuskannya bertanggungjawab atas perbuatannya dengan seorang perempuan.

Akankah Risha dan Arga tetap bersama? Bagaimana kisah cinta mereka?
Terus ikuti jalan ceritanya ya Readers❤️
Terimakasih🤗🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titislia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masalah 2

Pagi itu Arga dan Arlan terlihat sibuk di lokasi proyeknya. Arga dan Arlan dengan teliti memeriksa semua penjuru proyek. Ia tidak mau kecolongan lagi. Arga juga dengan diam-diam memasang cctv di tempat tersembunyi untuk mengantisipasi apabila di kemudian hari terdapat kejadian dan masalah yang sama.

"Sudah semua kan Lan?" tanya Arga di sela aktivitasnya.

"Sudah bos. Siang ini kita lanjut ke hotel X menemui pengacara yang mengurus kasus ini." kata Arlan menjelaskan agenda hari itu.

Mereka lalu menuju ke hotel X untuk bertemu dengan pengacara Arga. Perjalanan ditempuh dengan waktu setengah jam.

Mereka menuju ruang VVIP yang telah di pesan oleh Arlan.

"Lan, gimana kantor di Indo?" tanya Arga.

"Semua aman bos. Sudah di handle sama Sandy." jawab Arlan.

Pengacara terlihat memasuki ruang dimana Arga dan Arlan berada.

"Selamat siang Pak Arga, Pak Arlan. Maaf saya datang terlambat." kata pengacara menyapa Arga dan Arlan.

"Tidak Pak. Anda tidak terlambat, kami yang datang terlalu awal tadi karena pekerjaan di lokasi proyek sudah selesai." jawab Arlan.

"Saya sudah mempelajari kasus ini. Berdasarkan bukti-bukti yang kita miliki memang benar adanya kasus ini adanya sabotase dari salah seorang, yang mungkin saja ada masalah dengan Pak Arga." jelas pengacara itu kepada Arga dan Arlan.

"Saya juga menduga seperti itu." sambung Arga

"Maaf sebelumnya Pak Arga, apa sebelum ini Pak Arga ada masalah dengan seseorang? Atau ada yang merasa menjadi musuh Pak Arga?" tanya pengacara tersebut.

"Saya tidak merasa mempunyai musuh Pak." kata Arga.

"Lalu, apa ada orang yang anda curigai sebagai dalang utama sabotase ini?" tanya pengacara itu lagi.

"Ini saya ada beberapa bukti lagi." kata Arga menyerahkan sebuah file yang berisi rekaman hasil pembicaraannya dengan pelaku sabotase yang sudah mengakui perbuatannya kemarin.

Pengacara terlihat mendengarkan saksama dan langsung menganalisis video tersebut.

"Deon?" kata pengacara itu.

"Iya pak. Apa anda mengenalnya?" tanya Arlan.

"Sebentar." kata pengacara sambil mencari petunjuk mengenai Deon. Ia lalu menunjukkan sebuah foto dari ponselnya.

"Apa ini orang yang bernama Deon?" tanya pengacara itu sambil menunjukkan sebuah foto.

"Iya benar." jawab Arga.

"Orang ini juga yang masih saya selidiki, ini berkaitan dengan kasus salah satu klien saya disini." kata pengacara itu.

"Baiklah kalo begitu saya harap anda bisa menyelesaikan masalah ini." kata Arga.

"Saya akan berusaha semaksimal mungkin pak." jawab pengacara itu.

"Kalau begitu saya permisi." sambung pengacara itu sambil berpamitan dengan Arga dan Arlan.

Pengacara pergi meninggalkan Arga dan Arlan.

"Lan, kamu cari tau adik pelaku sabotase itu, lalu secepatnya informasi itu kamu serahkan ke aku. Aku nggak mau mengulur-ulur waktu." kata Arga.

"Siap. Sore ini datanya pasti ada di tanganmu bos." kata Arlan meyakinkan Arga.

Arga dan Arlan lalu makan siang berdua. Setelah makan siang selesai, mereka pergi ke kantor Ar Group.

Sesampainya di Ar Group, mereka menuju ruangannya. Seperti biasanya Arga akan melakukan sidak dadakan ke staff di kantor tersebut. Hal ini memang sudah kebiasaan dan rutinitas Arga saat mengunjungi kantor pusat.

"Selamat siang Pak Arga." sapa salah seorang staff perempuan.

Arga hanya membalas sapaan tersebut dengan sebuah anggukan, Arga lalu melanjutkan kegiatannya ke seluruh ruangan. Saat Arga sampai di ruang departemen keuangan, Arga hanya menemukan satu orang pegawai.

"Dimana para staff departemen ini?" kata Arga to the point.

"Maaf Pak Arga, kami tidak tau akan kedatangan bapak." kata pegawai tersebut.

"Dimana?" kata Arga mulai sedikit menaikkan volume suaranya.

"Maaf pak, itu... Em... Itu..." kata pegawai tersebut terlihat menyembunyikan sesuatu.

"Kamu katakan sejujurnya atau saya cari informasinya sendiri." kata Arga. Apabila Arga sudah berkata demikian, berarti ia dalam mode serius.

"Mereka sedang tidak di kantor pak. Mereka masuk di hari Jumat saja. Selebihnya mereka tidak ke kantor." jawab pegawai tersebut.

"Kamu kenapa tidak iku mereka?" tanya Arga yang kini dengan volume normal.

"Saya kerja disini untuk menghidupi anak dan istri saya pak. Saya tau cari pekerjaan tidaklah mudah pak. Tidak mungkin saya sia-siakan kesempatan yang diberikan oleh Ar Group." kata pegawai itu.

"Pertahankan kinerja kamu!" kata Arga berlalu meninggalkan departemen keuangan.

Arga lalu masuk ke ruang IT perusahaan.

"Saya mau rekaman cctv departemen dikirim ke saya periode bulan ini." kata Arga.

"Baik pak." kata staff IT.

"Bisa kamu ambilkan saya kopi?" kata Arga.

"Baik pak. Permisi." kata staff IT meninggalkan Arga di ruang IT.

Arga terlihat memasang sesuatu ke CPU beberapa komputer disana.

"Ini pak, kopinya." kata staff IT tersebut menyerahkan secangkir kopi ke Arga.

"Terima kasih." Arga menerima kopi tersebut lalu pergi meninggalkan ruang IT.

Arga lalu kembali ke ruangannya, dan segera mengecek laptopnya. Benar saja ada kiriman email yang berisi rekaman cctv departemen keuangan.

"Lan, kamu bantu periksa cctv ini. Di departemen keuangan hanya ada satu pegawai yang kerja, dan yang lainnya hanya masuk di hari Jumat." kata Arga sambil mengirimkan file rekaman cctv tersebut.

"Ga, ini data mengenai adik pelaku sabotase itu. Ada data mendiang orang tuanya juga." kata Arlan sambil mengirimkan data tersebut.

"Oke, aku cek dulu." kata Arga.

Sementara itu, di SMA Merpati terlihat Risha dan Andri sedang di perpustakaan memilih beberapa buku penunjang latihan soal-sola UN.

"Sha, kamu kok nggak cerita kalo udah dijodohin?" tanya Andri.

"Husssttt.... jangan keras-keras Ndri. Nanti yang lain denger gimana coba?" kata Risha sambil membekap mulut Andri.

Mereka keluar perpustakaan lalu menuju kantin.

"Sha, kamu belum jawab pertanyaan ku tadi." kata Andri.

"Pertanyaan yang mana Ndri?" tanya Risha.

"Kamu kenapa nggak bilang kalau mau dijodohin?" tanya Andri mengulangi pertanyaannya.

"Gimana mau cerita Ndri, orang calonnya aja aku nggak tau." kata Risha.

"La kan udah tau kalau itu Pak Arga." kata Andri.

"Baru tau juga kemarin pas di rumah Pak Arga." kata Risha.

"Terus kamu ada rasa nggak sama Pak Arga?" tanya Andri kepo.

"Aku belum tau Ndri, kenal juga baru kemarin." kata Risha.

"Aku nggak tau aku ada rasa apa enggak sama Pak Arga, hanya saja ada rasa kagum. Aku mau fokus ke sekolah dulu trus bangun karir. Kalo jodoh nggak bakal kemana Ndri." kata Risha.

"Hmmm, semoga saja jodoh ya." kata Andri.

"Eh, itu artinya kamu doain aku cepet nikah dong." kata Risha.

"Hehehe... biar makan tanggung." kata Andri.

"Emang kamu sudah siap perhatianku buat kamu terbagi dengan suamiku?" tanya Risha.

"Eh, ya nggak boleh lah dibagi-bagi. Kamu harus ada buat aku, aku selalu buat kamu." kata Andri.

"Kamu masih waras kan Ndri?" tanya Risha.

"Ya waras lah Sha." kata Andri.

"Aku masih normal ya Ndri, masa kamu naksir aku?" kata Risha.

"Kayaknya kamu harus glow up rubah penampilan kamu Ndri. Biar ada yang ngelirik kamu. Kamu itu cantik, manis hanya perlu perubahan dikit aja. Lembutin sikapmu Ndri. Jangan kaya ini nih, setengah cowok." kata Risha sambil merapikan lengan baju Andri yang dilipat-lipat seperti siswa lelaki.

"Besok pulang sekolah aku ajak kamu ke satu tempat. Ntar kamu akan di rubah jadi wanita seutuhnya." sambung Risha sambil tertawa. Risha dan Andri memang sudah sahabatan lama, hingga mereka kalau ngomong seperti itu sudah biasa.

"Sialan kamu Sha." kata Andri.

"Hahaha ... Ayo masuk kelas bentar lagi bel." kata Risha masih dengan gelak tawanya.

Benar saja, tak lama kemudian terdengar bel berbunyi tanda waktu istirahat telah habis. Mereka lalu menuju kelasnya untuk mengikuti mata pelajaran selanjutnya .

1
Novie Tanjung Novie Tanjung
pasti risha hamil kn thorr....???

👍
💪 trus ya thorr...
up nya yg lma dn pnjang....
Novie Tanjung Novie Tanjung
👍 thorr...

ada bwang nya dkit...

lnjut thorr...

💪💪💪💪
Novie Tanjung Novie Tanjung
udh mlai nggak asyik ni mah thorr...

aku mau nya...?
arga sma risha...
dan
Ardi sma andri...
lnjut dech thorr...
💪💪💪
Novie Tanjung Novie Tanjung
👍👍👍
lnjut thorr...
💪💪💪
ya thorr....
Novie Tanjung Novie Tanjung
jngan smpai trjadi ya thorr...

ggal kn smua niat jhat deon tu...

ksihan aku sma Arga...

💪 trus thorr....
Novie Tanjung Novie Tanjung
knapa batin saya tdak trima
deon dn clara
ya thorr...???
lempar sja mereka berdua tu ke penjara lgi thorr...

💪💪💪 ya thorr...
Novie Tanjung Novie Tanjung
🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Arga.... Arga....
kok d'ksih sich no na risha sma clara...
hbis lh risha sma clara...
hncur lh hbungan... yg bru trjali...
💪💪💪 thorr...
Novie Tanjung Novie Tanjung
Arga ttap milik risha
dan
risha milik Arga
ya thorr...
💪💪💪
Novie Tanjung Novie Tanjung
jngan smpai misi clara brhasil ya thorr...
💪💪💪
Novie Tanjung Novie Tanjung
🙏 ya thorr...
cman usul dn saran sja...
jngan ada kjahatan yg menyakitkan ya thorr...
💪💪💪
trus ya thorr...
Novie Tanjung Novie Tanjung
cerita awal na asyik dn menarik...
lma k'lmaan...
eeeh dtang pengkhianat...
kn jdi ksihan sma Resha yg nggak tau apa2 ikut2an trlibat sma s'deon...
jngan smpai resha knpa2 ya thorr...
💪💪💪💪
Amira Zahira
hai mba .ni cerita nya wpw udah tamat ya?
Follow ig : tinatina3627
mampir like dan Favorite jangan lupq ke karyaku juga tor.
Muh Yamin
mana kelanjutannya?
Amira Zahira
ini novelnya udah tamat ya?
El_Tien
maaf aku baru mampir bawa bom like untuk mu
Muh Yamin
mana updatenya
pat_pat
petrik mampir❤️
salam dari novel Topan Cahaya 🤗
~🌹eveliniq🌹~
mampir lg semangat selalu ya
Lia Rosita
Jangan-jangan, rebutan Risha nih. Salam dari Novel KUBUAT KAU MENYESAL
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!