NovelToon NovelToon
Mr. CHEF Is Mine

Mr. CHEF Is Mine

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:289.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Annisa Niswa

"Tuan Rendra anda adalah pacar saya mulai sekarang!!!!" Tutur Aira dengan lantang.

Aira Mutiara, gadis cantik dengan senyum manis. Secangkir coffe mengantarkanya pada rasa yang ia sebut debar asmara.

"Hahaha... Pulanglah! Aku tak punya waktu membicarakan hal yang tak berguna dengan gadis bodoh sepertimu!" Jawab Mr. Rendra dengan acuh, "Dan aku bukan kekasihmu!" Ujarnya kembali, kakinya melangkah pergi.

Aira tergugu lesu, sesakit inikah yang namanya cinta dan mencintai?

BRUK!!!!

tubuhnya luruh ke bawah dengan lantang ia berteriak "AIRAA!!!!!!!!!!!" Ucap Mr. Rendra.

Apa yang terjadi dengan Aira? akankah Mr. Rendra membalas cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Ra maafin aku ya! Gak seharusnya aku..."

"Gakpapa kak!" Ujar Aira tersenyum, ini ketiga kalinya Daniel meminta maaf setelah kejadian tersebut pada keesokan harinya.

Hubungan tak semudah itu untuk di akhiri begitu saja, apalagi hubungan mereka masih 3 bulanan lamanya. Masih menjajaki fase dimana saling memahami dan mengerti tentang kesukaan dan kepribadian masing-masing. Apa yang kita mulai seharusnya kita pertanggung jawabakan dengan sebaik mungkin.

Untuk Cinta? Maaf tak ubahnya adalah kata paling jujur yang harus Aira lontarkan, ia sudah berusaha semaksimal mungkin mencintai sosok Daniel, namun tak bisa. Rasanya masih sayang, sayang sebagai kakak kandung nya seperti Annisa.

Mungkin sebentar lagi, sepeti yang di bilang kak Annisa padanya. Ini.hanya soal waktu dan kebiasaan. Nanti juga akan suka.

"Makasih sayang!" Ujar Daniel yang secara tiba-tiba memeluknya.

"Kak..." Tegur Aira.

"Ah maaf, aku terlalu bahagia. Terimakasih!" Ungkapan jujur yang paling dalam dari Daniel teruntuk Aira.

Hingga sore menjelang, Ah stamina Aira menunjukkan kekhawatiran. Ayolah semester 5 ini nyatanya lebih menyiksa sekali. Tugas datang silih berganti seolah tak memberikan secuil nafas untuknya tenang.

Kalau sudah begini, kopi adalah pelarian paling nikmat untuk mengisi daya pada tubuhnya, daya semangat.

Daniel? Ah mahasiswa semester 5 tengah di sibukkan dengan serangkaian acara yang akan segera mereka lakukan serempak yaitu magang sesuai jurusan mereka masing-masing.

"Coffe hitam 1 tanpa gula!" Ujar Aira pesan, kakinya melangkah mencari kursi kosong jauh dari keramain, memilih ujung yang memberikan kenyamanan.

Ketikan di layar keybord leptop miliknya merupakan langkah awal untuk segera memulai berbagai tugas, Memang sialan. Otaknya terus dipaksa bekerja... Huftttt.....

1 jam berlalu...

2 jam berlalu...

3 jam berlalu....

akhirnya pembuatan proposal penulisan bahasa sudah selesai di kerjakan, menurut Aira ini sempurna...

"Akhirnya!" Ujarnya merenggangkan tubuh kesana kemari.

"Untuk lo!" Ujar Rendra tanpa permisi, ia duduk berhadapan dengan Aira menyerahkan sepiring kecil pudding enak dengan buah strawberry segar di atasnya.

"Gue gak pesen ini!" Jujur Aira.

"Gratis buat lo!"

"Ha?"

"Karena lo pelanggan ke 1000 gue!" Wkwkwk... Jika bunga hias di depan Rendra bisa bersuara ia pasti akan berteriak paling kencang dengan kalimat modus. Apa bisa bisanya seorang owner menghitung jumlah pengunjung ke berapa.

Rendra memang gila.

"Oh, makasih!" Untung Aira mode letih, lemah lesu, luv you... Eh bukan. Mode letih. Mengiyakan segala perkataan Rendra tak lupa berujar terimakasih.

"Gimana enak?" Tanya Rendra meminta penilaian Aira.

"Enak ko!" Ujar Aira dengan mengunyah.

"Telen dulu baru ngomong!"

Hening.....

Hening....

Hening....

"Lu diem mulu? Sariawan!"

Glek!!! Kunyahan terakhir berhasil Aira selesaikan di dalam mulutnya, lumayan untuk mengganjal kelaparan ini.

"Katanya kalau makan ga boleh bicara gue diem masih aja salah!"

"Oh..."

Dering telfon milik Aira membuat Rendra menghentikan laju pertanyaan yang ingin ia lontarkan kembali.

"Iya kak, di caffe xxxx."

"Oke kak aku tunggu , see you..." Ujar Aira menutup telfon miliknya.

"Kakak lu?"

"Pacar gue!" Jawab Aira dengan singkat.

"Oh lo udah punya pacar?" Ujar Rendra sedikit kecewa, kenapa ya? Kok tiba tiba seperti ini.

"Hem,"

"Gue ke belakang dulu! Bye!" Ujar Rendra pamit masuk kedalam.

"Sayang!" Sapa Daniel yang baru saja sampai.dan duduk dengan nyaman.

"Udah dateng kak?"

"Yok pulang!" Tawar Daniel.

"Ya...." Jawabnya, kaki keduanya melangkah keluar dari caffe dan menghilang masuk kedalam mobil.

"Mata lu bos**! Ti ati ntar jatuh!" Ujar Rizki yang heran kala melihat bosnya yang terus memandang tanpa mau mengedipkan mata miliknya kearah pintu keluar.

"Sialan! Ganggu gue aja!" Jawab Rendra dengan pukulan bahu di lengan kiri milik Rizki.

"Suka lu sama cewe tadi?"

"Kagak!"

"Boong banget lu!"

"Lu gila ya, mana mungkin gue suka sama cewek yang udah punya cowok!" Jawab Rendra dengan bantahan fakta yang ada.

"Yaelah, munafik banget si lh bos! Mereka kan baru pacaran, bisa kali di tikung!"

"Ogah, gue gak mau!" Ujar Rendra, cukup. Pembicaraan ini tentang Aira berhenti sampai disini.

Lain sisi, di dalam mobil itu, Aira memandang langit luar yang sekarang sudah nampak gelap. Perutnya tiba-tiba lapar menginginkan sesuatu yang sendari tadi nampaknya menari lezat di angan angan fikirnya.

"Sayang kenapa?"

"Rara pengen sate kak!"

"Yaudah ayo beli, kakak punya rekomendasi restoran sate enak!" Ujar Daniel dengan tersenyum.

"Kak berhenti!" Ujar Aira dadakan, kakinya melangkah turun mendekati penjual tenda kecil di pinggir jalan.

"Ra, jangan makan disini nanti..."

"Aku pengen di sini! Duduk kak!" Tawar Aira, kali ini ia memesan sate kambing dengan limpahan saus kacang. Duh. enak sekali....

"Kakak mau?" Tawar Aira sudah menyodorkan satu tusukan sate kedepan mulut Daniel , namun hanya di dapati sebuah gelengan kepala.

"Yaudah." Tanpa mau memperpanjang kenapa mengapa alasan menolak lebih baik Aira melanjutkan makan nya saja. Lebih nikmat.

"Tu kan baju aku baunya gak enak gini! Bau asep Ra!" Keluh Daniel kala keduanya sudah masuk kedalam mobil dengan Aira yang duduk di sampingnya.

"Tinggal di cuci, ntar juga bersih lagi kak!" Jawab Aira dengan entengnya.

"Kamu mah gak tau baju ini tu mahal." ujar Daniel masih dengan mengomel.

"Oh..." Tring,

"Ah ya kak, Aira tunggu ya!" Ujar Aira mengeraskan suaranya kala menjawab telfon dan menutupnya.

"Kak, Rara turun sini ya! Katanya kak Annisa ada urusan dengan Rara!"

"Ha? Udah malem lo! Aku anterin pulang aja!"

"Gakpapa kakak duluan, Aira disini aja sendiri nungguin kak Annisa!"

"Tapi ra...."

"Gakpapa kak, kan sebentar lagi juga rumah Aira. Dah deket!"

"Hah yaudah deh!" Ujar Daniel tersenyum pasrah, mobilnya sudah pergi.menghilang di perempatan jalan sana.

"Huft...." Helaannya terdengar sangat berat dan panjang.

Ia duduk di halte bus yang terdekat, soal telfon tadi? abaikan Aira hanya berpura-pura saja.

"Mau hujan kayaknya!" Ujar Aira yang melihat kala tetesan air hujan sudah turun. Masih belum deras. Dan untungnya abang grab motornya sudah sampai.

"Neng Aira ya?"

"Iya pak!"

"Ini neng helm nya! Ayo neng, naik hati hati!" Pesan bapak ojol, dengan perlahan Aira naik dan tak selang berapa lama ia sudah sampai dirumah. Untung belum hujan jadi ia tak basah.

Ntahlah, hari ini Aira tak mood jika harus bertemu dengan hujan apalagi hujan hujanan, tugas membuatnya harus tetap sehat dan bugar agar semua tugas bisa terselesaikan dengan baik dan mendapatkan nilai yang maksimal.

...***************...

1
Aldi Suwarta
rendra jgn sama nisa, sama Daniel aja, sebel sama rendra
Aldi Suwarta
rara juga gadis lugu bego, bucin gak jelas
Aldi Suwarta
tapi rendra salah kalau masih sayang sama mantan kenapa memberikan harapan dan cinta, goblok rendra jadi laki-laki, tinggalin aja cowok planga plongo gak jelas banyak laki-laki yg baik
Aldi Suwarta
rendra tolol udah bohongin
Nusa Upik Amal
gak rela Aira pergi,jgn ganti nya annisa.
Maryana Fiqa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Norhanis Hashim
creta ok tp rsa biasa
Ahyat Muhammad
mantaaaapppp
Endang Widyawati
cerita yg unik
dementor
anak baru juga thor.. mohon pencerahannya.. 🤭🤭🤭
Jama Sari
bagus KK cerita x,tp bnyak tipo x,jd kadang ngpas²n dl biar pas.sukses sll buat KK,semangat
Mufida Ar-rahman
bagus
Tio Boru Pudan Pudan
visualnya sprti Kim soekjin,BTS ya
Tio Boru Pudan Pudan
visualnya seperti Kim soekjin bts
Dwy Widya
semangat terus dgn karya yg lebih bagus lagi
Dwy Widya
semangat Buat Rendra dan author semoga kehidupan yang bahagia selalu menyertai kalian amin🤲💐👍
FatayatulNASA Tarik-SDA
kisah pribadi kak author kah..
mang tri
Masa udah jd mantan istri bokapnya masih juga ada perasaan, gila tu si rendra
Kenzi Kenzi
maemunah
Rini Haryati
ceritanya bagus dan sedih banget
semangat
sukses
mksh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!