NovelToon NovelToon
ELEGI CINTA YUKI

ELEGI CINTA YUKI

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:254k
Nilai: 5
Nama Author: Aleena Marsainta Sunting

Folow my IG : aleena.marsainta_sunting

Yuki, gadis yang dibesarkan di panti asuhan suatu hari kedatangan seseorang di pantinya. Membuatnya terpilih menjadi pelayan rumah. Mau tak mau dia meninggalkan panti asuhan yang sangat dicintainya.

Bertemu dengan Tuan Besar Haga yang dingin dan ketus. lalu Tuan Muda Cakra yang begitu menyebalkan, membuat mereka sering bertengkar.

Haga yang diam-diam memendam perasaan terhadap Yuki. Yuki yang tak mengira dan dia dijodohkan dengan salah satu anggota keluarga, sedangkan hatinya sudah terpaut pada cinta pertama yang selalu dicarinya.

Cinta segitiga tercipta, siapa yang akhirnya dipilih oleh Yuki?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aleena Marsainta Sunting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Minta Maaf

Keesokan paginya.

Aku bangun langsung masuk kamar mandi.

Kebiasaan saat diperkebunan karena kamar mandi ada didalam kamar, aku tidak mengunci pintunya.

Saat selesai mandi, baru mengenakan baju mandi, tiba tiba kamar mandi dibuka.

Orang dihadapanku masih mengucek matanya didepan cermin.

Aku yang kaget, langsung menonjok dan menendang orang itu.

"MAALLIIINNGGG!! "

Teriakku kencang.

Haga masuk, langsung memalingkan wajahnya karena malu melihatku yang masih mengenakan baju mandi.

Aku yang ketakutan dan panik melindungi tubuhku.

Tanpa bicara ia membantu orang tadi berdiri dan dibawa keluar olehnya.

Aduuhh, Yuki. Bodoh. Itukan Tuan Muda. Buru-buru keluar kamar mandi, masuk ke kamar, ganti baju.

"Sialan, cewek gila, siapa lo"

teriaknya marah-marah sambil masih merasakan tonjokan dan pukulan tadi.

Ahh.

Tuan Muda seperti mengingat-ingat kejadian semalam saat dia dipukul sapu.

"Wah, itu cewek gila yang semalam mukulin gue pake sapu"

gerutunya tambah kesal.

Aku yang sudah berpakaian, langsung keluar kamar.

Memberanikan diri menghampiri Tuan Muda yang masih kesal dan marah.

"STOP! Mau apa lo, jangan maju, gue bukan maling"

ucapnya masih setengah jiper dengan peristiwa semalam dan barusan.

"Ma-ma-af, Tuan, saya tidak tau dan sengaja, saya ga bermaksud melukai Tuan, sumpah"

ucapku menaikan dua jari dengan wajah tanpa dosa.

"Awas, pokoknya lo jangan dekat-dekat gue, nanti gue kena sial"

usirnya. Lalu masuk ke kamarnya.

Haga menatapku.

Masih tanpa ekspresi dan bicara.

Melihat tatapannya, Aku jadi takut sendiri, setelah menganggukkan kepala padanya aku pergi. Turun . Kulihat dia pun langsung masuk ke kamarnya.

iiihh. Sebal. Sebal. Bodoh banget. Aku harus gimana nih minta maafnya. Malah jadi salah faham lagi. Aagghh.

Para pelayan tengah sibuk membersihkan ruangan.

Ada yang menyapu, mengepel, membersihkan debu- debu, memasak di dapur, di halaman kulirik ada yang sedang menyimpan kebun seperti sudah mendapat tugas bagian masing-masing.

Aku juga belum hafal dengan semua ruangan yang ada.

*Aku ngapain yaa? Tugasku apa? Pengasuh Ma belum menjelaskan, kalau di panti semua pekerjaan dikerjakan bersama, dan lagi pula ruangannya tidak sebesar disini.

Keahlianku main piano dan melukis.

Kalau masak? hmm.. bisa ga yaa*...

"Pagi"

Sapaku yang sudah berjalan ke dapur, menyapa mereka.

Para pelayan yang terkejut, meraka hanya membalasku dengan anggukan kepala dan senyum.

Tampaknya mereka heran.

"Ada yang bisa kubantu, atau aku harus mengerjakan apa? "

tanyaku.

Mereka tampak kebingungan.

"Nona, apa anda mau sarapan"

jawab salah seorang dari mereka.

"Apa sih, kalian kok panggil Nona mulu, Aku bukan Nona, namaku Yuki"

jawabku sedikit kesal karena semua orang baik di perkebunan dan disini memanggil dengan sebutan yang sama. Nona.

"Iya, Nona Yuki, anda mau sarapan? "

tanyanya lagi.

"Sudah jangan panggil Nona terus, aku juga sama seperti kalian, bekerja disini, telingaku gatal mendengar itu. Sini aku bantu"

langsung mengambil pisau yang tergeletak, berniat membantu.

"Jangan Nona, kalau Pengasuh Ma tau, kami semua bisa kena marah"

Ucapnya penuh ketakutan.

"Nggak akan! Pengasuh Ma nggak akan marah, ini juga kan udah tugasku"

balasku yang memaksa sambil langsung mengambil bawang merah, membantu mengupasnya.

Satu, dua, tiga... dan entah berapa banyak bawang merah yang sudah aku kupas.

Walaupun beberapa pelayan tampak ketakutan saat aku membantu.

"Sedang apa kau disini, letakkan"

Pengasuh Ma yang tau tau sudah muncul didapur, apalagi mendapatiku menangis karena mengupas bawang.

Matanya membulat marah pada semua pelayan, mereka semua hanya tertunduk saat di marahi oleh Pengasuh Ma.

"Siapa yang menyuruh Nona"

ucapnya makin marah, mereka masih tertunduk, tidak menjawab.

" Jangan marahi mereka, aku yang salah, aku sendiri yang mau"

ucapku sambil mengedip-ngedipkan mata karena pedih.

"Cepat cuci tanganmu dan bersihkan wajahmu"

Aku masih ga menggubris nya.

Pengasuh Ma menarik tanganku kearah wastafel.

Aku hanya bisa mengikuti kemauannya daripada yang lain kena marah lagi.

"Siapkan sarapan, Nyonya Besar segera turun"

Pengasuh Ma memberi perintah, dengan sigap para pelayan membawa semua sarapan yang sudah mereka persiapkan .

Pengasuh Ma menari tanganku untuk naik kearah tangga, saat itu berpapasan dengan Nyonya Besar dan kedua cucunya.

Yang satu diam bagai es , dingin tanpa ekspresi dan yang satunya seakan menahan rasa sakit dan menatapku penuh dendam. Nyonya Besar menatapku.

"Ada apa? Kenapa dengan wajahnya"

tanya Nyonya Besar.

"Dia membantu pelayan didapur"

"Ganti pakaianmu"

tatap Nyonya Besar tegas padaku.

Pengasuh Ma seolah memang sudah tau dengan perintah itu dan membawa masuk ke kamar.

. . . .

...Bersambung...

Hallo semua Aku Aleena ,

baca cerita lainku yang berjudul :

✔ Dua Hati

✔ Billionaire Master Love Prison

✔ Silence

dan jangan lupa beri dukungan dengan Like, Vote, Favorit dan Komentarnya.

Partisipasi kalian sangat berharga buatku agar terus semangat berkarya dan menulis.

Terimakasih dan selamat membaca.

1
Pariyem Unnes
bagus
Supri
walaupun udah tamat masih ada rasa kesedihan dihatiku,,karena aku berharap besar kalo cuma Haga laki satu2nya yg dicintai
Nani Sumarni
Pantes, baca judulnya kok aneh ya. 😂
A_young
keren thor

Takdir Cinta CEO hadir ❤️❤️❤️
Siti Ruqoyah
semangat 💪💪💪
𝔸𝕝𝕖𝕖𝕟𝕒 𝕄𝕒𝕣𝕊: Terima kasih bude😍
total 1 replies
Siti Ruqoyah
mm jnn aku mampir nih. kulonuwun💃💃💃
𝔸𝕝𝕖𝕖𝕟𝕒 𝕄𝕒𝕣𝕊: Terima kasih bude😍
total 1 replies
EsKobok
waw
EsKobok
jiwa misqueenku meronta 🥺


kalo di rumahku ga ada kamar mandi di dalam kamar 🥺
EsKobok
bunuh diri?🥺
Nura Ningsih
penasaran,,,,ada apa sebenarnya
𝔸𝕝𝕖𝕖𝕟𝕒 𝕄𝕒𝕣𝕊: Terima kasih atas dukungannya kaka😍😍
total 1 replies
Nura Ningsih
mampir
𝔸𝕝𝕖𝕖𝕟𝕒 𝕄𝕒𝕣𝕊: Terima kasih atas dukungannya kaka😍😍
total 1 replies
Nan jabar
setuju dua duanya aja
Nan jabar
cinta dibawa sampai mati
Nan jabar
jadi Judith anak siapa yah
Nan jabar
haga kasian banget kamu ganteng2 cinta bertepuk sebelah tangan.
Ih Thor tega banget Haga gitu baik dianggep keset doang .....
Nan jabar
wah Yuki mending sama Haga deh daripada jadi pelakor. Kamu nolak Barat harusnya prinsip yang sama tetap dipegang.
Ayo jangan plin plan yah Neng.
Kalau kamu plin plan tar Ema gerus kamu juga lho 🤣
Nan jabar
Yuki udah tahu jadi gimana ayo cas cis cus kembang kuncup siapa yang mau di cus.....
ayo udah gak tahan nih pengen di cus thor
Nan jabar
duh bikin semua broken heart tega banget deh kamu neng
Nan jabar
punya mulut buat ngomong. Dasar cewe suka bikin bingung pengen apa sih ngomong dong neng bikin bingung melulu
Nan jabar
betul pemerkosa mah kudu dihukum biar kapok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!