NovelToon NovelToon
Marwa (Istri Tangguh Tuan Rayyan)

Marwa (Istri Tangguh Tuan Rayyan)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:95.9k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Annisa Marwa harus pergi dari kehidupan keluarganya setelah dia tahu bahwa dua orang yang dia sayangi dan dia percaya menjalin hubungan dibelakangnya.

Disakiti oleh kedua orangtuanya, Dikecewakan oleh Kakak dan Tunangannya tak membuat Marwa mundur atas kepergian itu. Tak ada air mata tangisan yang mengiringi langkahnya dalam meninggalkan kota itu.

Hingga pertemuannya dengan Rayyan Al Ghafa Pangestu merubah hidupnya. Marwa menjadi wanita yang lebih tangguh dan kuat dalam menghadapi apapun.
••••••••
"Aku Marwa, Sesuai dengan namaku.. Aku akan jadi wanita tangguh dan kuat tanpa takut pada siapapun.. " Annisa Marwa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dibalik Bingkai Foto

Tawaran dari Rayyan membuat dunia Marwa hari ini tidak tenang sama sekali. Bahkan dia belum juga bekerja diperusahan Rayyan sudah ditawari menikah oleh pria itu.

Jangankan untuk bekerja, Melamar kerja saja juga belum. Entah jawaban apa yang harus ia ambil dalam tawaran ini.

Mau menjadi istrinya? Atau ganti rugi vas mahal yang dia pecahkan.

Harga vas bunga yang dia pecahan itu harganya sekitar sepuluh koma lima miliar katanya. Belinya juga bukan ditoko-toko melainkan diacara lelang yang tak semua orang langsung bisa mendapatkannya. Jika menjadi istri dari pria itu hutanya akan lunas. Tapi kalau Marwa bekerja setiap gajian uangnya dipotong dengan ganti rugi vas itu, Lalu bagaimana dengan kakinya yang butuh disembuhkan. Belum lagi kehidupannya dalam sehari-sehari. Sementara ia tinggal di ibu kota yang semuanya serba mahal.

"Jadilah istriku.. Maka aku anggap lunas semuanya..

"Aku butuh keturunan.. Kau tidak perlu khawatir, Setelah kau memberikan keturunan untukku aku berjanji tidak akan meninggalkanmu.. Aku akan tetap menjadikan mu istriku seutuhnya, Bagaimana? Tapi itu kalau kau mau.. Kalau tidak ya, Kau bisa bekerja dikantor ku.. Dan setiap gajian akan ku potong Bagaimana?

"Aaaaa.. Ini sih namanya aku kabur dari kandang buaya masuk kekandang singa.. Ini gimana sih??" Marwa mengacak rambutnya dengan bingung. Entah jawaban apa yang harus dia berikan pada pria kaya rata itu.

"Aku beri waktu dua hari untuk kau berfikir.. Ganti rugi atau menjadi istriku.."

"Dua hari.. Dua hari.. Dua hari itu cepet banget. Apa yang harus aku lakuin ya? Apa aku pergi aja kali dari tempat ini? Aku cari kerja ditempat lain aja dulu.. Aku nabung dulu buat ganti ruginya.." Baru saja membuat keputusan, Marwa kembali terdiam. Ia kembali ingat dengan ucapan Haidar bahwa gaji diperusahaan milik Rayyan paling mahal dari Perusahaan yang lain. Bahkan sekarang saja yang melamar bekerja diperusahan tersebut cukup banyak dan dia pun belum tentu diterima.

"Tapi kalau aku kabur, Gimana aku menghadapi Kak Haidar dan Nina.. Kakak dan adik itu adalah orang orang selalu bantu aku selama ini.. Aku harus bagaimana ya Allah.." Marwa sangat pusing sekali. Kalau dia kabur dari apartemen ini, Jelas sekali dia merasa bersalah pada Nina dan Kakaknya, Dan dia pasti akan dicari sampai ketemu. Tapi menerima tawaran Rayyan? Apakah itu sudah tepat?

Menjadi istri dan memberikan keturunan untuk pria itu. Tidak heran sih, Rata-rata orang kaya raya yang dibutuhkan memang keturunan. Karena mereka memang butuh penerus untuk kedepannya.

"Tapi kan umurku baru dua puluh satu.. Baru lulus juga, Masa udah mau nikah.." Gadis itu menghela nafas panjang. Sebelum mengambil keputusan ini, Ia harus memikirkannya secara benar-benar matang.

"Huuuffft... Aku harus bagaimana!!!

Dug!

Praaaakkk!

...****************...

Entah hari ini hari apes atau bagaimana? Setelah tadi bangun kesiangan, Memecahkan vas mahal milik Rayyan dan tepat pada waktu kali ini tangan Marwa kembali berulah.

Tangannya yang bebas itu tak sengaja menjatuhkan foto kedua orangtuanya yang Gadis itu letakkan diatas nakas.

"Ayah.. Bunda.." Marwa segera menjongkok membereskan bingkai foto yang telah rusak itu. Kacanya pun juga telah pecah, Maklum saja namanya juga figura lawas.

"Aku bereskan aja dulu kali ya.. Setelah itu aku beli tempat yang baru.." Marwa mulai menyisihkan pecahan kaca tersebut dengan sangat hati-hati sebelum mengambil foto kedua orangtuanya yang masih ada didalam.

Foto ini juga peninggalan terakhir Ayah dan bundanya. Maka nya Marwa harus benar-benar menjaganya dengan baik. Tidak apa-apa tempatnya rusak, Asal fotonya jangan sampai rusak.

"Nah.. Selesai juga.." Marwa mengambil sapu dan serokan hendak membuangnya ketempat sampah, Namun...

"Itu apa ya? Kok ada banyak kertas yang dilipat kecil-kecil.." Marwa kembali meletakkan sapu dan serokannya. Gadis tersebut kembali berjongkok meraih satu persatu kertas yang dilipat kecil berbentuk segi empat berada dalam figura foto orangtuanya. Kemungkinan kertas tersebut berada dibelakang foto itu.

"Ini kertas apa ya? " Karena merasa penasaran, Akhirnya Marwa membuka lipatan kertas itu. Seketika mata gadis itu membola dengan mulut yang terbuka.

"Ini.. Sertifikat rumah..." Mata Marwa mulai berkaca-kaca. Dengan cepat ia mengambil beberapa kertas lipatan itu kemudian membukanya satu persatu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Kenapa kau melihatku seperti itu? Ada yang salah kah?" Haidar menggelengkan kepalanya.

"Soal yang tadi, Tuan benar-benar memberikan Marwa tawaran itu?" Rayyan mengangguk.

"Kenapa memangnya? Masalah?"

"Tidak masalah sih.. Tapi apa gadis itu tidak akan depresi?" Rayyan memutar bola matanya malas.

"Aku tidak menyiksanya Haidar! Dia memecahkan vas itu karena ulah dia sendiri yang ceroboh.. Ya, Aku buat kesempatan saja. Ganti rugi atau menikah denganku.. Kalau mau menikah denganku, Maka aku anggap lunas semuanya..

"Ternyata, Diam-diam anda ini licik juga ya Tuan.. Padahal vas itu adalah vas yang mati-matian ingin anda dapatkan.. Eh, Malah hancur ditangan seorang gadis..

"Tapi dia gadis yang aku inginkan sejak setahun lalu.. Tidak apa-apa lah.. Uang kan bisa dicari, Yang penting dia jadi milikku dulu.." Rayyan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Melihat Marwa memecahkan Vas kesayangannya, Timbulah ide licik itu.

Kalau tidak seperti ini, Mana mau Marwa menjadi istrinya. Tapi dengan ancaman itu, Cepat atau lambat Marwa akan memberikan jawaban yang sudah jelas bisa Rayyan tebak.

Gadis itu butuh dukungan dan penguat sekarang. Dia butuh bantuan untuk membalas orang-orang yang telah menyakitinya, Termasuk Paman dan Bibinya yang dengan tega telah merebut hak milik Marwa selama ini.

"Setelah anda bisa menikahi Marwa, Apa yang akan anda lakukan Tuan?" Rayyan menatap asisten nya itu..

"Aku akan membawanya berobat. Aku punya kenalan, Pengobatan akupuntur. Aku yakin dengan berobat ketempat itu, Kakinya akan segera pulih.. " Memang itu tujuan Rayyan ingin segera menikahi Marwa. Pria itu akan membawa Marwa berobat dulu. Selain itu, Rayyan tidak akan membiarkan para karyawan kantornya mengenal Marwa lebih dulu.

Kalau sampai Marwa lebih dulu masuk kekantor ini. Sudah dapat ditebak, Semuanya yang ada disini akan tahu siapa Marwa dan kekurangannya. Dan saat Rayyan menikahinya, Sedikit banyak pasti akan ada yang membully gadis itu.

"Saatnya kita berangkat meeting Tuan.." Rayyan mengangguk, Keduanya memang punya jadwal meeting diluar hari ini.

"Taraaaa!!!

Pintu tiba-tiba saja terbuka, Melati kembali datang kekantor Rayyan untuk bertemu dengan pria itu.

Dua pria yang ada disana melihat kearah Melati yang penampilannya berubah hari ini. Jika biasanya gadis itu memakai pakaian seksi, Tapi untuk kali ini Melati memakai pakaian cukup sopan disertai Hijab.

"Bagaimana dengan penampilanku hari ini?

Rayyan tak peduli, Pria itu meraih jasnya kemudian memakainya.

"Pulanglah.. Aku akan pergi.." Setelah mengatakan itu, Rayyan melewati Melati begitu saja.

"Kak Rayyaaan!! Ih! Nyebelin banget sih.. Aku udah ubah penampilan aku jadi ukhti-ukhti gini malah ditinggal.." Pekik Melati sembari menghentakan kakinya kesal.

TBC

1
Evi alvian
duh senengnya marwa yg dapet hadiah jam tangan mahal tp lebih bahagianya lg setelah Rayyan dapet hadiah spesial dari Marwa🥰🥰
Nice1808
hahhhaa mampus kau tania, malu kan🤭hadiah dr rayyan jam tangan mahal, hadiah dr marwa testpack🤭🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
hahaha mampus kamu Tania, maksud hati mempermalukan marwa dan tetap meneruskan fitnah, kalau marwa mendorong kamu, malah kamu yang dibuat malu sama sepupu Rayyan 🤣🤣😂😂 dasar pelacur murahan kamu itu Tania. sudah terima saja kalau kamu itu sudah salah dan kelas kamu jauh dibawah kelasnya marwa
Yus Nita
waaoowww... kena mental gaktych..
Dina mana.. dina manaaa..
biar makin seru nechdrama ny 😃😃😃
Muft Smoker
nah melati udh beraksiii ,,
gmn tuuh ,, gmn tuuuh ,,
pgen jungkir balik rasa ny aq ,, 🤸🤸🤸🤸🤸🤸🤸
aq rasa udh ijooo mukany si tania ,,
Muft Smoker
masiih aj mimpii taniaaa ,, 😂😂😂
Maria Magdalena
alu senang dgn ucapan melsti rasain lu tania kebongkar deh rshadiamu 😁😁😁
Ayudya
lah kan malu sendiri kamu tania🤣🤣🤣🤣🤣
Lucy
Dulu KLO raski dgn marwa mungkin Rayyan dgn wanita lain🤣gak mungkin dgn kau Tania krna cinta Rayyan mentok di Wawa saat dia magang🤭🤣
Evi alvian
nah makan tuh omongan pedas melati biar tau rasa si Tania biar nyadar diri
Ariany Sudjana
Tania Tania kamu berharap jadi istrinya Rayyan? kan keinginan kamu sendiri dulu untuk merebut raski, yang sudah bertunangan dengan marwa, dan sekarang kamu rasakan sendiri gimana sikap raski dan kedua mertua kqmu. dan kamu ingin mempermalukan marwa, di hadapan semua keluarga besarnya? belum apa-apa kamu sudah dapat reaksi dingin dari keluarga besarnya Rayyan 🤣🤣😂😂 dasar pelacur murahan kamu itu Tania
Ri♡
Idih kagak sadar diri banget,orng jahat kek lu mana lh pantes dapat pasangan spek Rayyan😒😒😒,mimpi lu ketinggian Tania 🤣🤣🤣
Ani
🤣🤣🤣🤣🤣 bagus Melati... kena mental gak tuh 🤣🤣🤣🤣🤣
mmh nengmuti
di bikin malu dia🤣🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker
nah kan ,, baru tau belang ny yx keluarga perempuan yg dlu km bela sampe km nampar marwaa ,,
udh pulang aj ke Susan ,, dy juga istri km koq raskii ,,
Maria Magdalena
klo aku nunggu kpn nih si dartik dan haris diusir fr rmh milik marwa.
Nice1808
hahhaha Darti gak tau diri, dah susah mau ikut2an kayak marwa , sadar dir darti Raski bukan org kaya dan gampang kau stir🤣🤣🤣
Evi alvian
dartik gak nyadar hidup susah aja aja sok"an gayanya kek orang kaya
Ariany Sudjana
Skak mat darti, ga tahu terima kasih, sudah dibantu biaya admin, masih juga ingin dirawat. hallo ibu sadar? kalau mau bebas dari tugas rumah, ya nginap di hotel, tapi kan masalahnya kamu ga punya uang, jadi lebih baik pulang saja 🤣🤣😂😂
Ayudya
mang si dartik ini ya Uda susah sok sok'an ga mau kalah ma marwa🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!