NovelToon NovelToon
MY BROKEN WINGS

MY BROKEN WINGS

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Ratri adalah potret perempuan sempurna: seorang istri yang berdedikasi sekaligus pilot sukses dengan jam terbang tinggi. Namun, dunianya runtuh dalam semalam ketika kejutan manis yang ia siapkan untuk suaminya, Indra, justru mengungkap pengkhianatan keji. Ratri memergoki Indra berselingkuh dengan sahabat karibnya sendiri, Imelda.
Rasa sakitnya kian menghujam ketika ia menyadari bahwa kedua anak mereka justru berpihak pada sang ayah. Diperlakukan layaknya mesin uang oleh keluarga parasit yang membodohinya, Ratri hanya bisa menangis dalam senyap di dalam lemari, sembari memahat sumpah untuk membalas setiap tetes air mata yang jatuh.
Setelah memutuskan pergi dengan hati yang hancur, Ratri jatuh pingsan di depan bandara karena guncangan hebat. Beruntung, seorang pria bernama Devandra datang menolongnya. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik bagi Ratri untuk menyembuhkan luka, mengepakkan kembali sayapnya yang patah, dan memulai misi menuntut keadilan mutlak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

...Melihat adegan mengharukan di depan matanya, dinding pertahanan Devandra yang biasanya sekokoh karang akhirnya runtuh juga....

...Pria tegap itu memalingkan wajahnya sejenak, meneteskan air matanya yang jarang sekali jatuh....

...Dada Devandra bergemuruh hebat, merasakan campuran antara rasa haru yang luar biasa atas pertemuan ibu dan anak ini, sekaligus amarah yang membakar jiwanya mendengar penderitaan yang harus dilalui Sandra selama ini....

...Di dalam dekapan hangat Ratri, Sandra menangis sejadi-jadinya, menumpahkan seluruh beban mental yang selama ini ia pikul sendirian di pundak kecilnya....

..."Mama... jangan pergi lagi. Jangan tinggalkan Sandra..." isak Sandra dengan suara yang teramat rapuh....

..."Mereka, selalu mem-bully ku di kampus, Ma. Sandra takut..."...

...Mendengar aduan putrinya, pelukan Ratri semakin mengencang. Hatinya seperti diiris sembilu....

..."Tidak, sayang. Mama tidak akan pernah pergi lagi. Mama akan selalu ada di sampingmu," bisik Ratri dengan suara bergetar, ikut menangis tersedu-sedu....

...Ia kemudian menoleh ke arah Devandra dengan pandangan penuh keputusasaan dan meminta pertolongan....

..."Dev..."...

...Devandra langsung menghapus sisa air matanya dengan tegas, lalu melangkah mendekat dan meletakkan tangannya di atas pundak Ratri untuk menenangkan wanita itu....

...Sorot matanya kini berubah menjadi sangat dingin dan tajam, menyiratkan ancaman bagi siapa saja yang telah berani menyentuh putri dari wanita yang dicintainya....

..."Tenang, Ratri. Biar aku yang mengurus bajingan-bajingan di kampusnya itu, tidak akan ada satu pun dari mereka yang lolos," ucap Devandra dengan nada suara bariton yang berat dan mutlak....

...Ia lalu menatap Sandra dengan tatapan melindungi....

..."Dan untuk perpindahan kuliah Sandra ke Jakarta, serahkan semuanya kepadaku. Mulai besok, kamu akan belajar di universitas terbaik di Jakarta dengan pengamanan penuh."...

...Ratri menatap Devandra dengan rasa terima kasih yang tak terhingga....

..."Terima kasih, Dev..."...

..."Sekarang, tugas kita tinggal satu," lanjut Devandra, menggenggam tangan Ratri dan Sandra bersamaan....

..."Kita tinggal mencari putramu. Kembaran Sandra."...

..."Iya, Dev. Semoga Tuhan segera mempertemukan kita dengan dia," jawab Ratri penuh harap....

...Sandra yang mendengar percakapan itu perlahan melepaskan pelukannya, menatap wajah sang mama dengan mata sembab yang mengerjap bingung....

..."M-mama.... Jadi yang di foto tadi kakak Sandra?"...

...Ratri tersenyum haru, mengusap air mata yang membasahi pipi tirus putrinya dengan penuh kasih sayang....

..."Iya, sayang. Dia, kakak laki-lakimu. Saat lahir dulu, kalian berdua ditukar bersamaan. Dan kakak kamu juga mempunyai tanda lahir kupu-kupu yang persis seperti kamu, hanya saja miliknya ada di pergelangan tangan kiri."...

...Pintu kamar VVIP perlahan terbuka, memecah suasana haru di dalam ruangan....

...Haris melangkah masuk dengan sopan sambil membawa beberapa kantong plastik berisi makanan malam hangat yang aromanya menggugah selera....

...Di belakangnya, seorang perawat rumah sakit menyusul dengan membawa nampan berisi semangkuk bubur halus bernutrisi dan segelas air hangat khusus untuk pasien....

..."Permisi, Pak Devandra, Ibu. Ini makan malamnya," ucap Haris seraya meletakkan kantong makanan di atas meja sofa, sementara perawat meletakkan nampan bubur di atas meja dorong di samping ranjang Sandra....

..."Terima kasih, Haris. Kamu bisa istirahat di luar sekarang," ujar Devandra yang langsung diangguki patuh oleh anak buah Thomas tersebut....

...Setelah perawat selesai memeriksa tetesan infus Sandra dan meninggalkan ruangan, Ratri perlahan menggeser duduknya agar lebih dekat dengan sang putri....

...Ia meraih mangkuk bubur yang disediakan pihak rumah sakit dengan tangan yang masih sedikit bergetar, namun matanya memancarkan binar kebahagiaan yang belum pernah terlihat sebelumnya....

...Ratri menoleh sejenak ke arah Devandra yang berdiri di sisi lain ranjang....

..."Aku menyuapi Sandra dulu, Dev," ucap Ratri lembut, meminta izin sekaligus menunjukkan naluri keibuannya yang sempat terenggut belasan tahun....

...Devandra memberikan senyuman tipis yang teramat hangat....

...Ia mengusap pundak Ratri perlahan sebelum melangkah menuju sofa ruang tunggu VVIP....

..."Aku akan menunggumu. Kita makan bersama nanti," jawab Devandra dengan suara baritonnya yang menenangkan, menolak untuk makan duluan sebelum wanita yang dicintainya itu mengisi perut....

...Ratri menganggukkan kepalanya dengan perasaan tersentuh....

...Ia lalu kembali memfokuskan seluruh perhatiannya kepada Sandra....

..."Ayo, sayang... makan sedikit-sedikit ya, biar badanmu ada tenaganya lagi," bisik Ratri dengan nada suara yang teramat lembut....

...Sandra menatap wajah ibunya dengan mata yang berkaca-kaca, merasa begitu asing namun sangat aman....

...Gadis itu membuka mulutnya perlahan, menerima suapan demi suapan bubur dari tangan ibu kandungnya sendiri, sementara di sudut sofa, Devandra terus mengawasi mereka dengan tatapan menjaga, bersiap untuk langkah besar mereka selanjutnya di Jakarta....

...Sandra menelan bubur hangat itu perlahan, namun tenggorokannya tiba-tiba terasa begitu tercekat....

...Rasa hangat yang menjalar di perutnya kalah besar dengan rasa hangat yang kini membuncah di dalam dadanya....

...Air matanya kembali berlinang, menetes jatuh di atas selimut rumah sakit....

..."Ternyata... seperti ini rasanya punya ibu," bisik Sandra lirih, suaranya bergetar hebat menahan luapan emosi yang selama belasan tahun ini ia kubur dalam-dalam di panti asuhan....

...Selama ini ia hanya bisa iri melihat anak-anak lain yang didekap ibunya saat bersedih, dan malam ini, di kamar rawat yang dingin ini, doa rahasianya dikabulkan....

...Mendengar ucapan polos bernada pilu dari putrinya, pertahanan Ratri kembali runtuh. Hatinya seperti disayat sembilu....

...Tanpa membuang waktu, Ratri langsung menaruh mangkuk bubur di atas meja nakas dengan tangan gemetar....

...Ia segera merangsek maju dan memeluk erat tubuh ringkih Sandra....

...Ratri mendekap kepala putrinya, membiarkan Sandra menangis sesenggukan di dadanya, menumpahkan seluruh rasa sepi dan sakit yang telah gadis itu tanggung sendirian selama belasan tahun....

..."Maafkan Mama, sayang. Maafkan Mama baru menemukanmu sekarang," bisik Ratri dengan suara serak disela tangisnya, sambil terus mengusap rambut dan punggung Sandra dengan penuh kasih sayang....

...Sementara itu, di rumah utama keluarga Devandra yang berada di kawasan elite Jakarta......

...Indra tiba-tiba mendatangi kediaman megah tersebut....

...Dengan langkah kaki yang diatur seolah-olah penuh percaya diri, pria itu membawa maksud tersembunyi....

...Ia tahu posisi Ratri kini berada di atas angin setelah dilindungi oleh Devandra, dan Indra tidak akan membiarkan sumber kemakmuran serta rahasia masa lalunya lepas begitu saja tanpa perlawanan....

...Namun, belum sempat kakinya menginjak undakan pintu utama, langkah Indra langsung dihadang secara frontal oleh Thomas yang sudah bersiaga bersama beberapa pria berbadan tegap di area depan rumah....

..."Mau apa kamu ke sini?" tanya Thomas, suaranya dingin menembus udara sore....

...Indra mendengus, mencoba memasang wajah angkuh yang biasa ia gunakan untuk mengintimidasi orang lain....

..."Aku mau mencari istriku! Minggir kamu, jangan menghalangi jalanku!"...

...Mendengar ucapan tidak tahu malu itu, sebuah senyum sinis yang sarat akan penghinaan terukir di wajah Thomas....

..."Istri yang mana? Yang kamu bodohi selama belasan tahun ini?" ejek Thomas tanpa tedeng aling-aling. Kalimatnya telak menghantam harga diri Indra....

..."Jaga mulutmu! Ratri itu masih istri sahku secara hukum!" bentak Indra, wajahnya memerah padam....

...Ia mencoba bertingkah berkuasa, melangkah maju dan menunjuk wajah Thomas dengan kasar....

..."Kamu itu cuma sekadar bawahan di sini, jangan sok mengatur ji—"...

..."Cukup," potong Thomas, langsung memutus kalimat Indra dengan satu kata bernada rendah namun mematikan....

...Thomas melangkah maju satu langkah, meredam jarak di antara mereka....

...Wibawa dingin dan tatapan matanya yang setajam elang seketika mengunci pergerakan Indra....

...Aura intimidasi dari tangan kanan Devandra itu membuat nyali Indra menciut dalam sekejap....

..."Dengar baik-baik, Indra," ucap Thomas dengan nada suara yang teratur namun penuh ancaman mutlak....

..."Kamu sudah tidak punya hak secuil pun di rumah ini, apalagi atas kehidupan Kapten Ratri. Semua bukti kejahatanmu di masa lalu sedang diproses oleh hukum. Jika kamu berani melangkah satu senti saja mendekati area ini lagi, aku sendiri yang akan memastikan kamu membusuk di penjara sebelum persidangan dimulai."...

...Thomas mundur setapak, lalu memberikan isyarat kepada para penjaga dengan lambaian tangan yang terhormat namun sarat pengusiran kasar....

..."Bawa tikus ini keluar dari pekarangan. Dan pastikan dia tidak mengotori lantai depan lagi."...

..."Kurang ajar!" umpat Indra saat dua penjaga berbadan kekar langsung memegangi lengannya dan menyeretnya mundur hingga ke luar gerbang besar....

...Indra terhempas di aspal luar pagar. Ia berdiri sambil merapikan pakaiannya yang kusut, menatap rumah megah itu dengan napas memburu dan rahang yang mengeras....

...Dengan dendam yang membara di dalam dadanya, Indra bersumpah tidak akan melepaskan Ratri maupun Devandra begitu saja, tanpa menyadari bahwa kehancurannya justru sudah berada di depan mata....

1
Muft Smoker
kenyataan yg gx sesuai ekspetasii begitu menyakitkan bukan ,,
Muft Smoker
nah kan ,, harus ny mempermalukan Ratri ,, malah kalian yg malu sendiri karena kebusukan kalian terbongkar
Muft Smoker
udh cukup kalian ( indra , Imelda , Tasya dan Gabriel ) senang2 ny ,,
tinggal tunggu karmaa yg menghampiri kalian ,,
Muft Smoker
indra , Imelda , Tasya dan Gabriel emnk cocok jdi 1 keluarga ,,
sama2 gx punya maluu ,, sama2 gx tau diri ,, dan sama2 haus harta yg bukan milik ny ,, 😏😏😏😏
Muft Smoker
aduuuh aduuuuh ,, cari kerja atuh broo ,,
jgn hidup ngandelin keringat orang lain ,, apa lagi istri yg sbntar lgi jd mantan ,, gx maluu tuuh ma b*lalai ,,
😒😒😒😒😒😒😒😒
Muft Smoker
formasi Ratri udh lengkap ,, tinggal nunggu pengganti sang kepala keluarga ,,
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
Muft Smoker
akhirnya Ratri bisa ketemu dg kedua ank kembar nya ,,
tp tdk memungkinkan badai yg sebenarnya baru aj di mulai ,,
Muft Smoker
dmn2 org sirik akan melakukan apa pun untuk menjatuh kan rival ny ,, meski dg cara kotor sekali pun
Muft Smoker
kdg keserakahan bisa membuta kn segalanya ,,
😒😒😒
Muft Smoker
Akhirnya mereka ketemu juga ,, tinggal menemukan si kembar laki2 niih ,,
semoga cepat bisa di temukan ,
Muft Smoker
semoga Ratri mereka bisa segera bertemuu ,, dan Ratri juga bisa ketemu ma si kembar cowo ,, duuuuh
gregeet bangeet
Muft Smoker
org punya harta dan kuasa bisa dg mudah menemukan hal2 yg begitu mustahil buat org awam ,,
Muft Smoker
semangat ratriii ,, km hrus lebih kuat buat menemukan ank2 kandung mu ,, dan memberi pelajaran kpda mereka yg udh jahat kpda mu
Muft Smoker
si indra bnr2 bi*d*p ,, ank sndrii di tuker ank selingkuhan ,, pantes si Tasya ma Gabriel kurang ajar ma Ratri wong bukan ibu ny ,, udh bnr sih mereka di usir ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
udh salah Masih aj gx sadar diri ,,
😒😒😒😒
Muft Smoker
aduuh laki2 mokondo model km ndraa byk di pasar loak ,,
😒😒😒😒
Muft Smoker
tanpa istri Dan ibu kalian bisa apa ,,
udh numpang hidup tp gx tau diri ,,
jgn2 si indra juga gx kerja ,, hidup Dr uang istriny Selama ni ,,
dasar tak tau malu ,,
skraaang masa aktif ATM berjalan kalian sudah habis ,,
waktuny kerja keras sendri buat gaya hidup kalian ,,, 😒😒😒😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!