NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Nona Muda

Mengejar Cinta Nona Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:523.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: ZiOzil

Ini kelanjutan cerita Tumbal Cinta Tuan Muda (Season 1 dan 2).

Harap membaca season 1 dan 2 nya dulu.

Karena kesalahpahaman dimasa lalu dan sebuah alasan yang menjadi rahasia Vie, gadis cantik bin somplak itu harus terpisah dari Andra, lelaki yang sebenarnya dia cintai.

Begitu pun dengan Andra, merasa tak pantas mencintai anak majikannya dan sebuah kesalahpahaman, dia memutuskan untuk mengubur rasa cintanya kepada Vie.

Namun apa yang terjadi jika mereka dipertemukan lagi empat tahun kemudian? Saat Vie sudah menjadi kekasih Davin. Akankah Andra memperjuangkan cintanya setelah tahu alasan Vie dan rahasia besar itu terbongkar atau malah merelakannya untuk Davin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZiOzil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

"Vie ...!" Seseorang tiba-tiba memanggil nama gadis itu, membuat Vie dan Andra sontak menoleh kearahnya.

"Davin ...? Kok kamu bisa tahu aku disini?" Tanya Vie bingung. Dia segera beranjak dari duduknya dan melangkah menghampiri Davin yang berdiri tak jauh dari tempatnya dan Andra.

"Tadi aku ke kantor Grafika, tapi kata Om Reino kamu ada janji dengan teman-temanmu di cafe. Aku tahu, kamu pasti kesini. Dan saat akan masuk ke cafe tadi, aku melihatmu disini." Davin menjelaskan dengan rinci.

"Ya ampun, kenapa tidak bilang dulu kamu mau datang?"

"Aku ingin buat kejutan!" Jawab Davin.

Andra hanya melihat kedua insan itu dengan perasaan cemburu, dia ingin berlalu dari tempat itu, tapi kakinya terlalu berat untuk melangkah. Seketika rasa bahagianya sirna entah kemana, bahkan ribuan bunga yang tadi beterbangan dihatinya kita layu.

"Kamu sedang bicara dengan siapa?" Tanya Davin sambil memandang kearah Andra.

"Kamu tidak mengenalinya?"

"Apa aku pernah bertemu dia sebelumnya? Tapi aku tidak ingat." Davin mencoba mengingat-ingat.

"Dia itu Andra, kamu pernah bertemu dengannya saat di pantai empat tahun yang lalu. Kamu ingat sekarang?" Vie berusaha mengingatkan Davin.

"Tidak, aku tidak mengingatnya sama sekali." Davin menggelengkan kepalanya.

"Ya Tuhan ... apalagi ini?" Gumam Vie dalam hati.

"Hmmm ... baiklah, aku akan kenalkan dia kepadamu." Vie menarik lengan Davin dan mendekati Andra.

"Ndra, kau masih ingat dengan Davin?" Tanya Vie.

"Iya, aku ingat." Jawab Andra datar.

"Tapi sepertinya dia tidak mengingatmu, jadi bisakah kalian berkenalan lagi?" Vie bertanya dengan wajah jenakanya dan Andra hanya mengangguk.

"Hai ... aku Davin, kekasihnya Vie." Davin mengulurkan tangannya kehadapan Andra.

"Andra." Andra menjabat uluran tangan Davin dengan jantung yang berdetak tak karuan. Dia benci situasi menyakitkan ini.

"Andra adalah pemilik cafe ini, Vin." Ujar Vie.

"Oh iya? Jadi cafe yang disukai kekasihku ini milikmu?" Tanya Davin sambil merangkul pundak Vie.

Andra hanya membalas pertanyaan Davin dengan senyuman, berusaha menutupi rasa sakit dihatinya. Sementara Vie hanya terdiam menahan perasaannya yang tak karuan.

"Sayang, ada yang ingin aku bicarakan berdua denganmu." Ucap Davin sambil melirik Andra yang masih duduk dihadapan mereka.

Andra yang mengerti maksud Davin, memutuskan untuk meninggalkan mereka demi menyelamatkan hatinya.

"Aku masih ada pekerjaan, aku permisi dulu." Andra beranjak dan melangkah pergi tanpa menunggu Vie atau Davin membalas kata-katanya.

Selepas kepergian Andra, Davin beralih menatap lekat wajah Vie. Setelah mempertimbangkan nasihat sang papa malam itu, akhirnya Davin memutuskan untuk jujur kepada Vie.

Cukup lama Davin terdiam, lelaki itu bingung harus memulai bicara darimana.

" Ada apa, Vin? Kamu mau bicara apa?" Vie penasaran melihat ke diaman Davin.

"Vie, sebenarnya aku ..." Davin tak melanjutkan kata-katanya, dia tertunduk. Lidahnya terasa kelu dan kaku.

"Sebenarnya apa, Vin?" Vie sepertinya bisa menebak apa yang ingin dikatakan kekasihnya itu. Tapi dia tetap memberi Davin kesempatan untuk mengatakannya sendiri.

"Sebenarnya aku sa ..." Lagi-lagi Davin tak sempat melanjutkan kata-katanya karena tiba-tiba duo gesrek datang mengagetkan mereka.

"Baaaaaaaahhh ..." Teriak Raja dan Dino serentak.

"Wah ... ternyata mojok disini!" Tanpa aba-aba, Raja mendaratkan bokongnya di hadapan Vie dan Davin.

"Bisa tidak sih jangan muncul tiba-tiba? Kaget tahu!" Vie mengomel. Sementara Davin menghela nafas menahan kesal karena duo gesrek menggagalkan niatnya.

"Kenapa kau lama sekali? Kami menunggumu, rapat akan segera dimulai." Ucap Dino.

" Ya dimulai saja! Kenapa harus menungguku sih?" Protes Vie.

"Rapat apa, sayang?" Davin penasaran. Dan panggilan Davin ke Vie membuat duo gesrek melotot dan ingin muntah.

"Rencananya weekend ini ada reuni SMA ku di cafe ini, jadi kami akan membahasnya." Jawab Vie apa adanya.

"Oh ... ya sudah, silahkan lanjutkan. Aku akan menunggu disini." Davin berbicara sambil tersenyum.

"Tidak usah! Mereka saja yang lanjutkan rapatnya, aku ingin pulang. Yuk ...!" Vie beranjak dari duduknya dan mengajak Davin pulang.

"Lah ... Vie, kok pulang? Bagaimana rapatnya?" Raja berteriak heboh.

"Urus saja! Nanti kabari aku!" Balas Vie dan segera masuk ke dalam mobil Davin.

"Jadi ini yang dimaksud Kak Andra? Vie sudah punya hubungan dengan dedemit itu. Tapi kenapa dia bisa ada disini? Apa Vie yang memanggilnya? Terus bagaimana dengan Kak Andra dan Vie?" Pertanyaan-pertanyaan itu menghantui pikiran Raja.

Flashback on ...

Andra berjalan memasuki cafe dengan wajah tak bersahabat, Raja yang melihatnya segera menghampiri pria tampan yang sedang galau itu.

"Kak ... Kak Andra! Vie mana?" Tanya Raja.

"Sedang bersama kekasihnya?" Jawab Andra ketus.

"Kekasih? Siapa? Kok kami tidak tahu Vie punya kekasih?" Raja bingung.

"Davin." Andra segera berlalu dari hadapan Raja.

"Apa? Dia lagi?" Raja memekik tak percaya.

Raja bergegas menarik Dino agar ikut bersamanya, dan berjalan tergesa-gesa mengahampiri Vie dan Davin lalu mengagetkan mereka.

Flashback off ...

***

Di dalam ruangannya, Andra menghempaskan tubuhnya dengan kasar diatas kursi. Dia memejamkan matanya dengan kuat, berusaha menahan rasa sakit dihatinya.

"Bagaiamana aku bisa memperjuangkan cintaku, jika kau dan dia terlihat begitu saling menyayangi? Apa aku berdosa jika berharap hubungan kalian hancur?" Andra mengoceh sendiri.

"Oh Tuhan, izinkan aku bermimpi dunia ini milik kami berdua, meski saat terjaga aku tahu dengan pasti dia milik orang lain." Ucap Andra lirih.

"Ndra, kamu kenapa?" Tiba-tiba suara Fara mengagetkan Andra. Wanita itu masuk begitu saja keruangan Andra saat melihat pintunya tidak tertutup rapat.

"Fara ...? Kenapa kau ada disini?" Andra tersentak kaget.

"Tadi pintunya tidak tertutup dan aku lihat kau sepertinya sedang tidak baik, apa ada masalah? Atau ini karena keributan tadi?" Tanya Fara penasaran.

"Tidak ada apa-apa! Dan masalah keributan tadi sudah selesai kok." Jawab Andra sedikit ketus.

"Lalu kenapa kau galau begitu? Kau bisa cerita kepadaku kalau memang ada masalah."

"Sudah aku katakan tidak ada apa-apa! Sebaiknya kau keluar dari sini dan kembali bekerja!" Mood yang kurang baik membuat Andra berbicara dengan nada suara yang tinggi, bahkan terkesan membentak. Fara terkejut melihat sikap Andra yang tak biasa ini.

"Ndra ...! Kenapa kau mengusirku? Aku hanya perduli kepadamu, apa itu salah? Kalau kau merasa terganggu dengan kehadiranku, aku akan pergi dari sini!" Fara berbalik dan berlari keluar dari ruangan Andra dengan perasaan jengkel.

"Ra, aku tidak bermaksud begitu! Ra .... Fara ...!!!" Andra berteriak memanggil wanita itu. Tapi Fara mengabaikannya.

"Cckk ... aku ini kenapa sih?" Andra merasa menyesal.

Sementara itu di dapur CR7 Cafe and Resto, Fara sedang berdiri sambil bersidekap dengan wajah yang kesal.

"Ini semua pasti karena wanita sialan itu, makanya Andra sampai bersikap kasar kepadaku. Aku sudah sampai sejauh ini, aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan Andra. Aku akan buat Andra menyesal karena bersikap seperti tadi." Gumam Fara dalam hati.

Tanpa Andra dan semua orang sadari, Fara melihat Vie dan Andra mengobrol berdua. Walaupun geram, tapi dia pura-pura tenang dan tidak tahu.

***

Like nya jangan lupa, entar duo gesrek ngambek loh.

1
Ilan Irliana
waahhh...curiga udh d junor nih...hihi
Ilan Irliana
kerennn
Ilan Irliana
mngkin dlu Fara prnh di tolong Andra....stlh itu Fara jd gila ingn dpetin Andra...akhir'y Fara pura2 nolongin emak'y Andra...mngkin ini udh di rncanain..
Dewi Agustin
Lumayan
Nurbaity Baity
memories and secrets ga ada ya
Author Gabut.: udah ganti judul jadi terlambat mencintai kak.
total 1 replies
@shiha putri inayyah 3107
bener tuh kata raja namanya panjang banget,,,
tapi panggilan nya cuma Al....🤭🤭🤭
@shiha putri inayyah 3107
ngakak banget,,,🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Rita Saputri
vie x ya yang memandang andra
Silvia Karim
auto ngakak gara2 tukang rujak😂😂😂
Silvia Karim
😂😂😂
DPuspita
Novel yang sangat menghibur. Rasanya seperti nano2 😁
Makasih ya thor... Tetap semangat dan slalu jaga kesehatan ya thor...
DPuspita
Smoga anaknya gak kayak Vie ataupun Reino. Biar aedikit agak damai di rumah 😁
DPuspita
Setuju thor, episode nya gak usah panjang2. Lelah sayah membacanyah kl novelnyah panjang2, karena bacanya spt lari marathon. Belum berhenti, sebelum sampai garis end (finish, maksudnya 😁)
DPuspita
Udah jadi CEO kok masih naik motor? 🤔
DPuspita
Dulu, Alvin cinta sama Venus. Sekarang, anaknya Alvin cinta sama anak Venus. Sayang cinta bapak dan anak tidak berbalas. Sedih bener sich hidupnya 😭😭😭
Mellita Aidil
ceritanya seru Thor... ditunggu karya selanjutnya
Rini Haryati
keren ceritanya
sukses....semangat
mksh
🍹girl Cancer 🍭
sahabat gesrek yg kocak😀😀😀
🍹girl Cancer 🍭
pengantin somplak
🍹girl Cancer 🍭
orang baik selalu lebih cepat kembali kepdaNya....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!