NovelToon NovelToon
Crazy Rich Dungeon Master

Crazy Rich Dungeon Master

Status: tamat
Genre:Petualangan / Barat
Popularitas:130.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: [ Fx ] Ryz

[ Gendre: Fantasy, Petualang, Sci Fi, Petualang, Romance, Slide Life, Mafia, Militery, Fanfic dan Isekai.]

[ #Arc 1: Crazy Deluxe Hotel Dungeon.
Bab 01 - Bab 33.
# Arc 2: Dungeon Master jadi petualang.
Bab 34 - Bab 53.

**

Dungeon adalah penjara bawah tanah yang sangat gelap dan menakutkan juga berbagai monster – monster kuat yang didalamnya.
Tapi, tidak dengan Bagas Wijaya, dia pada awalnya hanyalah seorang pekerja kantoran biasa namun, dia mengalami kecelakan dan jiwa dipanggil oleh seorang Dewi Keharmonisan, Arathena.
Pada saat Bagas bertemu dengan Arathena dirinya di tawarkan untuk bekerja di dunia lain dan Bagas memilih untuk perkerjaan yang santai dan tenang yaitu Dungeon Master.

Tidak hanya itu, Bagas pun mendapatkan bonus poin yang berlimpah hingga dia menciptakan Dungeonnya menjadi sebuah tempat yang nyaman dan mewah dengan berbagai fasilitas didalamnya.

Akan tetapi, permasalahan dan peperangan terus terjadi di dunia tempat yang dihuninya tersebut.
Bagaimanakah cara Bagas untuk mempertahankan hidup mewah dan santainya?
Selamat membaca, guys!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon [ Fx ] Ryz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Project Saga Hotel Bagian 1.

Bagas pun membuka ucapan untuk melaksanakan project nya.

“Baiklah, sekarang kita akan memulai project besar yang aku rencanakan dengan Lily,” ucap Bagas yang tersenyum kepada Lily dan dia pun tersenyum kepada Bagas.

Saat Bagas mengatakan itu semua unit master memperhatikannya.

“Project apa itu, Master?” tanya Helena.

“Project untuk membangun Akademi,” ucap Bagas.

“Hotel bintang 5 berlian dan cabaret klum,” kaget serempak.

Bagas pun penjelaskan projectnya dengan secara detail. Lily yang berada di sana merasa heran saat melihat Bagas didalam waktu singkat bisa memiliki rencana sedetail itu melebihi dari rancangan Lily.

Seusai Lily mendengar penjelasan rancangan Masternya, dia memotong pembicaraan.

“Master, lebih baik anda mengumpulkan semua tabungan dari para unit master agar anda bisa mengatur dana yang mereka gunakan,” ucap saran Lily.

Unit Master yang lain terdiam saat mendengar saran dari Lily tersebut tapi, Bagas menyadari itu bahwa banyak diantara mereka yang tidak setuju untuk menyerahkan tabungannya.

“Lily hal itu tidak perlu dilakukan, aku akan tetap memberikan poin kepada kalian untuk menjalankan project ini,” ucap Bagas.

“Iya … ya. Aku mengerti, Master!” jawab Lily yang menghela nafasnya.

Setelah pembincangan itu, Bagas pun memberikan poin kepada para unit masternya.

Lily diberikan 50.000.000 DP untuk bertanggung jawab membangun lantai akademi yang diperbantukan oleh House.

Reiz diberikan 1.000.000 DP untuk bertanggung jawab membangun peternakan dan perkebunan serta mengatur pangan di dungeon.

Colt diberikan 500.000 DP untuk bertanggung jawab menciptakan berbagai jenis senjata dengan jumlah yang besar.

Ailin diberikan 5.500.000 DP untuk bertanggung jawab dalam pembuatan obat-obatan serta pembuatan manusia buatan dengan ras Homunculus dan Dopplegangger.

Dan Helena diberikan 2.000.000 DP untuk bertanggung jawab dalam pembuatan seragam dan pakaian-pakaian khusus untuk Homunculus, Automata, dan beberapa karyawan lainnya.

Sedangkan, Bagas memiliki perencanaan tersendiri yang mereka tidak tahu.

Total pengeluaran dalam proyek itu sebesar 58.000.000 DP [Saldo DP 16.059.611.402].

Keesokan harinya, mereka pun menjalankan pekerjaannya masing-masing.

\*

Di lantai 4 terlihat Reiz yang sedang sibuk memeriksa ladangnya.

“Dolla, apakah kita perlu karyawan lagi?” Tanya Reiz.

“Saya rasa tidak perlu, tapi saran saya lebih baik anda menambah rumah kaca dan mulai berternak,” ujar Dolla.

“Oiya, Master juga menyuruhku untuk beternak!” ujar Reiz.

Reiz pun mengambil DMP nya dan membangun kandang sapi yang besar, kandang ayam dan domba.

“Oke, sekarang kita waktunya membeli hewan-hewan peternakan,” ucap Reiz.

Reiz pun kembali memeriksa DMP nya dan membeli beberapa hewan ternak disana seperti ayam, sapi, dan domba.

Lalu, Bagas membuat 10 boneka kayu yang diberikan keahlian untuk berternak.

Langkah selanjutnya Reiz membuat rumah kaca yang baru dan menanam beberapa tanaman baru dan dia menaruhnya di Pot.

“Oke, sekarang kita tinggal menunggu tumbuhnya,” ucap Reiz.

\*

Tidak hanya Reiz, Colt juga mengejar project terutama proyeknya sebelum pembuatan academy yaitu memperkuat senjata para goblin yang berada dilantai 3.

Colt berbeda dari unit master lainnya yang sering mengunakan monster berbentuk manusia, dia sering mengunakan monster manusia berbadan api dan mengunakan para dwarft.

Dwarft adalah manusia kecil yang memiliki otot dan tenaga yang besar hingga pembuatan senjata lebih ringan dan beberapa hari kemudian, Colt pergi ke lantai tiga dan memberikan senjata-senjata itu kepada para goblin.

Proyek selanjutnya, Colt menjalan proyek besarnya yang di desain oleh Lily yaitu membuat berbagai jenis senjata api.

\*

Di tempat yang berbeda, Ailin diberikan proyek oleh membuat ramuan maka dia pun pergi kelantai 5 untuk menemui Reiz.

Setibanya disana, Ailin melihat Reiz yang sedang sibuk tapi karena pekerjaan dia pun menghampiri Reiz.

“Hei, Reiz,” sapa Ailin.

Reiz pun menghentikan aktifitasnya dan melihat Ailin yang menghampirinya.

“Hei, Ailin. Ada apa?” tanya Reiz yang berdiri lalu menghadap Ailin.

“Saya ingin mengambil beberapa tanaman obat,” ucap Ailin.

“Apa saja?” ujar Reiz yang melihat catatan yang dipegang oleh Ailin.

Reiz pun melihat catatan itu bersama di tangan Ailin dan pada saat bahu dirinya menempel pada bahu Ailin membuat dia malu dan mengeserkan dikit badannya.

“Maaf,” ucap reiz.

“Ayo!” ajak Ailin agar Reiz menunjukan dan mengambil obat yang di orderkan.

“Ikut denganku!” ujar Reiz yang mengajak Ailin untuk mengikutinya.

Reiz pun mengantarkan kepada Ailin ke rumah kaca dan disana terdapat banyak tanaman obat.

“Ailin, silahkan ambil sesuka hatimu!” ucap Reiz.

“Baiklah, terima kasih Reiz,” jawab Ailin dan dia memulai memetik tanaman obat.

Sebelum dia keluar, Reiz menoleh kebelakang untuk melihat Ailin dan dia tersenyum.

\*

Di lantai yang berbeda, Helena bersama dengan boneka-bonekanya mendesain seragam, menjahitnya lalu, membuat ulang hingga beberapa pakaian dan beberapa hari kemudian, Bagas mendatanginya.

“Hei, Helena. Bagaiman perkembangan seragamnya?” Tanya Bagas.

“Master, mari ikut dengan saya!” ujar Helena.

Bagas pun di ajak oleh Helena ke sebuah ruangan luas yang penuh dengan pakaian dan Bagas di arahkan kepada sebuah rak dengan pakaian yang penuh dengan pakaian jas hitam dan pakaian kantoran lainnya.

“Ini Master, seragam untuk para karyawan dan petugas keamanan,” ucap Helena.

“Aku mengerti!” ucap Bagas yang memeriksa pakaian-pakaian tersebut.

“Helena, kamu memang hebat dalam membuat pakaian,” ucap Bagas.

“Terima kasih, Master!” jawab Helena yang membungkukan badannya.

“Sekarang, tunjukan kepadaku gaun untuk para host dan hostess!” seru Bagas.

“Baik, saya akan tunjukan,” jawab Helena.

Mereka pun ke ruangan lainnya dan disana berbeda dari gudang pakaian sebelumnya. Helena membuat ruangan itu secara mewah dengan gaun-gaun serta setelan jas yang bagus dan terkesan mewah yang dilengkapi juga beberapa aksesori yang diperbantukan dari Colt.

“Good Job! Lanjutkan Helena!” ujar Bagas yang memegang bahu Helena.

Setelah itu Bagas meninggalkan lantai menuju ruangan elevator untuk menemui Lily.

Setibanya disana, Lily sudah menunggu di tengah ruangan.

“Master!” sapa Lily yang menundukan kepalanya pada ruangan tersebut.

“Maaf, aku telat!” ucap Bagas.

“Tidak, Master! Saya juga baru sampai disini,” jawab Lily.

“Lily, kamu sudah membeli semua yang perlu dibeli?” Tanya Bagas.

“Sudah Master,” jawab Lily.

“Oke, Mari kita mulai membangun Saga Hotel Dungeon!” ucap Bagas.

“Hmm …” jawab Lily yang menganggukan kepalanya.

Beberapa hari sebelumnya, Bagas banyak diajarkan tentang pembangunan dungeon dari Lily hingga pemahaman tentang dungeon menjadi lebih luas terutama dalam pemanggilan monster-monsternya.

“Master, aku memasang terlebih dahulu,” ucap Lily.

“Silahkan!” jawab Bagas.

Setelah itu Lily mengambil DMPnya dan menempatkan lantai, ruangan dan beberapa perabot yang dibutuhkan.

Gruggg!! Brakkk!

Suara gemuruh dari penempatan ruang dan lantai.

Beberapa saat kemudian, suara gemuruh dan getaran itu pun terhenti.

“Master, silahkan anda mengaturnya!” ucap Lily yang menundukan kepala.

“Baik, terima kasih, Lily,” jawab Bagas.

Seusai menjawab itu, Bagas mengambil DMP nya dan memulai penataan dungeonnya.

1
filter_black
bjir lah
uwa_botak
Luar biasa
ᵂⁱᵇᵘ ᴼᶠ ᴸᵉᵍᵉⁿᵈ
yah menurut pendapat ku ni novel ke bakal monoton deh ceritanya, gk kaya di komik Dungeon Odyssey, di sini gk bisa kemana mana selain ke pelelangan dan lantai Dungeon, tapi klo ceritanya di ganti kaya di Komik Dungeon Odyssey kek nya seru, soalnya kan bisa bolak balik. gk di sana sana terus
ᵂⁱᵇᵘ ᴼᶠ ᴸᵉᵍᵉⁿᵈ: Tpi ya udah lah dah tamat juga/Doge/.
total 1 replies
Bagus + / Jelek -
baik atau naif???
jawab nya 👎
Bagus + / Jelek -
kapan dungeon nya buka???
malah jadi ngawur thor ceritanya
DewaSistem05
anjay
hartatik hartatik
mampir
KAISAR SUPREME PRIMODIAL CHAOS
kapan up
fairytales
Yang cabul dirimu mungkin gas 😁
Wied
salah MC juga tidak mengawal jeanne, sudah tahu bawa uang banyak dan ketempat rentenir yg bahaya
Nirvana
wah keren, udah banyak.
verto
thor jadi gimana nasib monster yang awal awal?
@rYz: kalo tidak salah sudah di basmi n klo monster yang bergabung ya tetap ada namun tidak diceritakan
total 1 replies
John Singgih
Dewi arathena bergabung dengan saga dungeon
LUST [ HAWA NAFSU ]
MC nya naif sampai akhir apa di berpura2 baik
ɪᴍ᭄ꦿRIZAL_VAN_BRAMASTA
jadi kangen sama Agitta
ɪᴍ᭄ꦿRIZAL_VAN_BRAMASTA
bunuh langsung aja Dewi arathena
Kiychivarly
mati konyol, untung aja ini cuma cerita kalau asli mah kocak
John Singgih
saatnya menghentikan niat Dewi arathena
John Singgih
sebenarnya tujuannya apa sampai ada pembantaian seperti ini ?
John Singgih: yang satunya blm dijawab Thor ? sword of love
total 2 replies
Loli bunting
masih gw pantau kelanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!