NovelToon NovelToon
Anak Kembar Mafia

Anak Kembar Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:13.1k
Nilai: 5
Nama Author: Buna Seta

Hana Yasmin adalah lambang dari ketegaran wanita yang luar biasa. Enam tahun yang lalu terpaksa diusir dari rumah orang tuanya sendiri karena telah mengandung benih pria yang tidak dia kenal. Sebuah tragedi kelam merenggut paksa kesucianya. Trauma mendalam itu sempat meruntuhkan dunia Yasmin. Namun, takdir berkata lain. Bayi yang dititipkan dalam tahimnya lahir sepasang malaikat kecil laki-laki dan perempuan yang ia beri nama Fatir dan Fathia.

Yasmin berjuang sendiri membesarkan anak kembarnya itu hingga tumbuh menjadi anak yang cerdas, padahal masih usia 5 tahun dan sekolah TK. Yasmin yang bekerja di restoran bertemu Marco Bellini. Pria itu jatuh cinta kepadanya bahkan mengajak menikah dan berjanji untuk membesarkan si kembar, tapi rasa trauma membuat Yasmin tidak mudah untuk menerima.

"Yasmin, menikahlah denganku demi kamu dan anak-anak."



Apakah Yasmin akhirnya menerima Marco? Bagaimana kisah selanjutnya? Kita ikuti kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Om. Ayo masuk! Jangan berdiri di luar terus," ujar Fatir mengait jemari Marco, sementara Fathia menarik ujung jas. Namun, Marco masih ragu untuk masuk sebelum mendapat izin dari Yasmin.

"Om mau mengantar kalian ke sekolah, sekaligus mengantar Bunda kerja," Marco tampak percaya diri, mulai saat ini hati anak-anak yang akan ia ambil, jika mereka sudah dekat dengannya berharap hati Yasmin akan luluh juga.

"Beneran Om? Di sekolah nanti boleh nggak aku bilang teman-teman kalau Om Marco Ayah kami," ucap Fathia panjang lebar.

"Eh, eh. Nggak boleh bohong Dek, bohong itu dosa loh," Sambar Fatir sambil menggerakkan telunjuknya yang di arahkan ke wajah Fathia.

"Iya deh, nggak," Fathia meralat, benar juga apa kata Fatir, karena bunda yang selalu menekankan agar jangan berbohong selain untuk kebaikan.

"Sekarang masuk dulu Om, kami lagi sarapan," Fatir mendongak menatap wajah Marco sudah tidak takut lagi seperti sebelumnya. Anak itu yakin jika Marco orang baik.

"Om, kok tinggiiii segini," Fathia menggerakkan tangannya ke atas kepalanya karena tubuh pria itu tingginya di atas rata-rata jika dibandingkan tubuh pria yang sering ia jumpai. Hingga tubuh anak itu tampak mungil.

"Om Marco waktu kecil makan yang bergizi Dek, makanya badanya tinggiiii... Iya kan, Om?" Tanya Fatir karena sering mendengar nasehat Yasmin, makan tidak perlu mahal, yang penting bergizi badanya kelak akan tumbuh tinggi.

Marco tertawa lebar, dengan sekali angkat, dua tubuh bocah itu nemplok di sisi kiri dan kanan tubuhnya. Dia cium mereka bergantian, hatinya seketika merasakan kebahagiaan yang selama ini tidak pernah dia dapatkan.

Entah mengapa Fatir dan Fathia pun tidak lagi menolak seperti pertemuan sebelumnya, mungkin merasa nyaman dalam gendongan Marco.

"Memang Bunda kamu kemana?" Tanya Marco, pada akhirnya mengikuti permintaan Fatir dan Fathia masuk ke dalam lalu menurunkan di atas tikar.

"Bunda lagi Mandi," jawab Fathia. Dua anak itu mengajak Marco duduk di tikar dan memberikan satu buah roti dan air putih.

"Om sudah sarapan," Marco tersenyum bangga, si kembar ternyata sigap melayani tamu tanpa disuruh. Ia menatap Fatir dan Fathia melanjutkan makan roti dan minum susu tampak nikmati sekali.

 Pandangan Marco kemudian beralih ke seluruh ruangan, dadanya seketika sesak, selama ini ia makan enak dan tidur di tempat yang nyaman, tapi anak-anaknya demikian keadaanya. Tak ada kursi atau meja, hanya tikar tipis di ruangan ini. Entah bagaimana di dalam sana. Membuatnya sudah tidak sabar ingin mengajak nya tinggal bersama. Namun, bagaimana caranya? Mengajak anak-anak berarti harus menikahi bundanya dan itu sangat mustahil mengingat Yasmin tidak mudah ia taklukkan.

"Emmm... Om malam tadi mendengar cerita kalian kepada Bunda. Fatir dan Fathia mau punya Ayah?" Tanya Marco lirih agar tidak di dengar Yasmin.

"Iya Om, tapi Bunda nggak mau..." Fathia tiba-tiba sedih. Di balik keceriaan Fatir dan Fathia kadang punya rasa iri melihat teman-temannya, setiap pulang sekolah diantar jemput ayah atau ibu mereka.

"Berarti selama ini kamu pulang pergi di antar jemput siapa, terus di rumah sama siapa?" Marco ingin tahu lebih banyak tentang mereka.

"Berangkat bareng Bunda Om, terus kalau pulang sendiri, kan sekolahnya dekat. Di rumah juga sendiri, kami kan pemberani," tutur Fatir, mungkin karena dia anak laki-laki hingga lebih pemberani jika dibandingkan dengan Fathia.

Tetapi Marco yang mendengarnya merasa sesak, tentu saja semakin khawatir, anak-anak seusia mereka di rumah sendirian.

"Fatir, Fathia... Misalnya nih ya, hanya misalkan. Om yang menjadi Ayah kalian, apakah Fatir dan Fathia tidak keberatan?" Tanya Marco hati-hati.

"Beneran, Om?" Sambar Fathia, tatapan mata bulat itu menelisik ke wajah Marco.

"Benar dong, tapi kalian harus bantu Om," Marco menyimpan rencana.

"Bantu apa, Om?" Fathia tampak antusias.

"Sini. Om bisikin," Marco mendekatkan mulutnya ke telinga Fatir dan Fathia.

"Minta sama Bunda ya, bilang saja. Om mau menjadi Ayah kalian."

*********

Di kediaman bu Retno, Yasmin sedang duduk di ruang tamu menunggu pemilik rumah yang sedang dipanggil oleh anaknya.

Yasmin rupanya bukan sedang mandi seperti yang anak-anaknya kira, karena ia sudah mandi setelah memasak. Ketika Fatir dan Fathia sedang ganti pakaian, Yasmin lewat pintu dapur ke rumah ibu Retno hendak membayar kontrakan.

Namun, sudah beberapa menit menunggu dengan perasaan gelisah, ibu Retno belum juga keluar. Banyak yang Yasmin pikirkan saat itu, khawatir kesiangan berangkat kerja dan kena semprot Rina, belum lagi pagi ini pasti akan menerima kemarahan ibu Retno seperti sebelumnya tentu akan menyita waktu.

Hingga akhirnya terdengar langkah kaki dari dalam, Yasmin menarik napas panjang ketika ibu Retno sudah keluar menatapnya tidak bersahabat.

"Yasmin! Jangan mentang-mentang kamu sudah banyak uang terus membayar kontrakkan dengan jasa bodyguard! Mana tengah malam dan pakai acara mengancam lagi!" Tandas Ibu Retno, benar saja apa yang Yasmin pikirkan, pemilik kontrakkan itu senang sekali mencari-cari kesalahan Yasmin.

"Maksud ibu apa? Saya baru mau melunasi kontrakan sekarang, Bu..." Yasmin kaget dan bingung mendengar kata-kata pedas itu. Membayar kontrakan dengan jasa bodyguard tentu saja Yasmin tidak paham.

"Halah! Jangan bohong, kemarin malam kamu menyuruh preman untuk membayar kontrakan bukan? Pakai ngancam-ngancam segala lagi!" Ketus ibu Retno, membuat Yasmin semakin tidak mengerti.

"Ibu... Saya sama sekali tidak tahu siapa orang itu," jawab Yasmin. Mana mungkin ia bisa bayar bodyguard seperti yang ibu Retno tuduhkan, padahal semua penghuni kontrakan tahu jika keluarganya mau makan sehari-sehari saja susah.

"Jangan bohong Yasmin, kalian sengaja meneror saya bukan?! Kamu juga mengajarkan anak-anakmu untuk berbuat licik!" Bu Retno menuding Yasmin menyuruh Fatir dan Fathia menaruh mainan karet berbentuk kodok dan juga meneror meletakkan tulisan di depan rumahnya.

"Maaf Ibu, untuk anak-anak, nanti saya nasehati, tapi masalah membayar kontrakan dengan jasa bodyguard itu tidak benar. Bahkan saya baru mendapat uang kemarin sore dan pagi ini akan melunasi tunggakan," Yasmin tidak mau ribut karena waktu sudah siang. Ia mengeluarkan amplop dari saku. Namun, belum sempat Yasmin serahkan, ibu Retno menarik dari tangan Yasmin secepat kilat.

"Ini untuk bayar kontrakan kamu tiga bulan ke depan," ucap Retno tanpa kompromi setelah menghitung uang satu juta delapan ratus ribu.

Yasmin tidak mau debat lalu pamit pulang, kali ini melalui pintu depan. Dalam perjalanan, ingatannya tentang pria bertato di depan kontrakan kemarin malam pun muncul, mungkinkah dua orang itu yang membayar kontrakan? Jika benar, lalu siapa mereka?

Saat sedang pusing memikirkan itu, Yasmin menghentikan langkahnya ketika tiba di teras kontrakkan. Telinganya mendengar percakapan anak-anaknya bersama pria dewasa.

Dengan langkah terburu-buru Yasmin segera menyembulkan kepalanya menatap ke dalam. Secara bersamaan Marco yang sedang duduk di tikar pun menoleh.

"Kamu?! Ngapain pagi-pagi di kontrakkan saya?!"

...~Bersambung ~...

1
🌷💚SITI.R💚🌷
kan bener wati kiriman budimarco..haduih smg aja tr yasmin ga tantrum pas tsu semuay
@alfaton🤴
bener kan suruhan sang Marco......gimana kabarnya keluarganya Yasmin ya ....masa ga merasa kangen kasihan.....sejahat jahatnya mestinya ya masih punya rasa kangen ama anak ada cucunya lagi......udah lima tahun masa ga ingin ketemu sih
Eka ELissa
kan art kiriman Marco...🤣🤣🫣buat bantuin kmu di rumah yass
sbar dong Marco dia itu GK mudah percaya ma orang tau yass itu orang nya hati2 percaya ma orang..
ardiana dili
lanjut
vj'z tri
kan udah di bayar 😅
vj'z tri
ini pasti ulah Dady Marco 😅
🌷💚SITI.R💚🌷
ini wati di kirim budimarcopolo kayanya
Rina
Semoga kalian selalu bahagia ya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Lia siti marlia
marco bisa aja ngerayu nya pake kasih perhiasan 🤗🤗kalau yasmin gak mau buat aku aja 🤭🤭🤭🤭
hadeh siapa tuh cewe jangan jangan yang nyari marco lagi😌
Eka ELissa
jngn 2 itu art yg di kirim Marco buat bntuin kmu...yass....
entah lah hanya emak yg tau
Eka ELissa
Marco udh jatuh cinta pada pandangan pertama yass dgn mu TPI kmrin dia lgi eror mknya lupa ma kmu yass 🤣🫣
Teh Yen
siapa yah itu ?
🌷💚SITI.R💚🌷
sopo mene iki
🌷💚SITI.R💚🌷
Aamiin. smg perjuangan kamu berhasil ya marcopolo walau pastiy ga mudah
🌷💚SITI.R💚🌷
lbh aman ya marcopolo dr pada ketahuan mau sunat
@alfaton🤴
kayaknya art buat kamu Yas.....biasa sang Marco pastinya yang nyuruh.....
@alfaton🤴
kamu pasti bohong kan Mar.......ga mungkin lah seorang pria memberi perhiasan tanpa pamrih.......dah kalau Yasmin ga mau nerima buat aku aja sini Mar......toh kamu ga ada maksud apa apa kan daripada nanti kamu buang kan sayang 😂😂😂😂😂
ardiana dili
lanjut
@alfaton🤴
lewat kotak itulah Yas yang nantinya akan ada jalinan......dua hati jadi satu keluarga .......maka diterima ya Yas....
🌷💚SITI.R💚🌷
kan udh tau tujuanya ngelamar kamu..tp caray aja marcopolo yg nyeleneh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!