NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Dijodohkan Dengan Pria Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Nikahmuda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Cintapertama
Popularitas:4.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Asha dijodohkan oleh keluarga dengan tuan muda dari keluarga Rahardi. Keluarga nomor satu di kota mereka. Pria itu tampan, mirip aktor luar negara, bahkan terlihat bak anime hidup. Hanya saja, itu saat ia tidak bergerak saja. Jika ia bergersk atau berbicara, dia berbeda dari yang kaum hawa harapkan. Pria itu gemulai, kemayu, pria bertulang lunak atau apapun lah itu sebutan untuk dia yang berbeda dari pria pada umumnya.

Perjodohan itu karena hutang budi papa Asha pada keluarga Irza. Namun, dibalik itu semua, ada hal tersembunyi yang Asha tidak ketahui. Apakah hal tersembunyi itu? Yuk! Ikuti kisah mereka sekarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps*21

Sha terdiam sejenak sambil menatap lekat perhiasan yang ada di depannya. Cantik. Sungguh cantik. Namun, bukan itu yang membuat perhiasan tersebut jadi pusat perhatian Asha saat ini. Melainkan, karena siapa yang telah memilihkan perhiasan tersebut untuknya.

"Irza ... ini sebenarnya tahu sebanyak apa tentang aku?" Satu pertanyaan lolos dari bibir Asha. Dari sekian banyak pertanyaan, hanya satu pertanyaan itu yang lolos keluar.

"Kenapa ia tahu apa yang aku suka?" Tanya Sha lagi. "Kemarin ia kirimkan gaun hijau tua sesuai warna yang aku suka. Modelnya juga. Lalu hari ini, dia kirimkan perhiasan dengan bentuk yang juga ku sukai. Sebenarnya, sebanyak apa dia tahu tentang aku?"

Gadis pelayan yang ada di samping Asha, yang mendengar apa yang Sha ucapkan tidak bisa menahan bibir untuk tidak ikut bicara. Iya, walaupun si gadis tahu, kalau Sha sebenarnya tidak sedang bertanya padanya. Tapi bibirnya tetap ingin menjawab.

"Maaf, mbak. Sepertinya, calon suaminya mbak ini kenal mbak dengan sangat baik deh. Soalnya, setiap rincian yang ia pilih, setiap detail yang ia sebutkan, semuanya sangat sesuai dengan selera nya mbak, kan?"

Sha hanya diam. Benaknya semakin bekerja keras untuk memikirkan semua itu. Sampai setelah si gadis pelayan itu pergi pun, Sha tetap berpikir sambil memperhatikan setiap barang yang datang ke rumahnya.

Benar. Setiap barang yang datang, tidak ada satupun barang yang tidak Asha sukai. Semuanya sesuai dengan apa yang ia harapkan. Mulai dari warna, bentuk, bahkan detail kecil pun sesuai dengan apa yang ia inginkan. Seolah, barang yang datang itu adalah barang yang ia pilihkan sendiri untuk ia kenakan. Bukan yang dikirim oleh orang lain untuk dirinya.

"Bagaimana bisa? Aku gak pernah dekat dengan Irza sebelumnya. Selama ini, saling tegur saja tidak. Tapi, masa iya dalam waktu yang sangat singkat, dia tahu semua yang aku inginkan. Apa jangan-jangan, dia tanya mama ya."

"Tapi ... masa iya mama tahu semua ini. Biasa aja, kalo mama belikan aku pakaian selalu warna cerah mentereng kek aku ini anak balita yang suka dengan warna-warna menyala."

Sha melepas napas berat secara perlahan.

"Heh .... Mungkin ini sebuah kebetulan. Pria gemulai itu cukup memahami perasaan orang lain barangkali. Makanya ia tahu apa yang aku mau. Namanya juga kemayu gitu, jadi ngerti apa yang cewek sukai."

"Hah ... ya sudahlah. Abaikan aja, Sha. Tugasmu sudah sangat jelas bukan. Jalani hidup dengan sangat baik. Tetap tersenyum walau sesungguhnya, itu sangat berat. Karena ini adalah hidup yang harus kamu jalani. Lakukan saja walau tanpa rasa bahagia. Hidup memang penuh masalah, bukan?"

Sementara itu di sisi lain, Irza sedang fokus dengan ponselnya. Senyum indah terus saja terlihat di bibir. Benar. Akhir-akhir ini, anak itu lebih banyak tersenyum dari pada datar. Berbeda dengan sebelumnya. Senyum Irza waktu itu adalah hal yang langka. Tapi sekarang, tidak lagi. Bahkan, sang mama merasa aneh saat melihat anaknya yang sering tersenyum.

"Za .... "

"Eh, mama. Ada apa, Ma?"

"Kamu lagi bahagia kek nya. Liat apa?"

"Semua persiapannya sudah selesai, Ma. Dan semuanya, aku yang pilihkan. Rasanya, bahagia banget," ucap Irza dengan wajah yang memang terlihat benar-benar sedang bahagia.

"Mm ... kamu yakin dia suka dengan apa yang kamu pilihkan, Za?"

"Tentu saja, Ma. Aku tahu semua yang ia sukai. Mulai dari warna, hingga bentuk dari barang yang ia sukai. Aku tahu segalanya tentang hal-hal favorit Asha."

Papanya yang baru muncul di depan pintu langsung ikut bicara. "Yah, mama. Lebih dari sepuluh tahun menggagumi, ya wajar dong kalo dia tahu segala hal tentang wanita pujaan hatinya itu."

Mama Irza tersenyum lebar. "Papa benar juga. Lebih dari sepuluh tahun, itu waktu yang sangat lama bukan? Kalo dia berani mengakui perasaannya sejak dari dulu, mungkin sekarang aku sudah punya dua cucu."

"Mama .... "

"Apa? Mama benar bukan? Sepuluh tahun itu waktu yang lama. Bisa punya dua cucu mama mu ini tahu nggak."

"Astaga. Ya Tuhan .... " Irza berucap pada akhirnya.

Obrolan malam itu akhirnya berakhir dengan candaan dan godaan hangat dari kedua orang tuanya. Sungguh, Irza benar-benar bahagia. Hatinya bak musim semi yang ditumbuhi dengan bunga-bunga yang bermekaran.

Bagaimana tidak? Lebih dari sepuluh tahun menyukai seseorang, akhirnya, orang itu hampir bisa ia miliki. Hati mana yang tidak merasa bahagia coba?

...

Beberapa hari kemudian, tibalah hari pernikahan Asha dan Irza. Pagi-pagi sekali anak itu melakukan persiapan. Bukan bangun pagi-pagi, melainkan, hampir tidak memejamkan mata semalaman hanya karena kepikiran hari pernikahan sangking bahagianya hati Irza sekarang.

Jas putih melekat di tubuh kurus nan gemulai milik pria tersebut. Wajah tampannya semakin terlihat berseri saat ia memasuki ruangan pernikahan dari sebuah gedung mewah yang telah disiapkan.

Gugup hati? Jangan ditanya lagi. Irza sangat amat gugup. Bahkan, pria itu hampir saja sulit untuk bernapas. Bukan tatapan mata yang membuatnya jadi gugup, bukan juga bisik-bisik tentang gerak-gerik tubuhnya yang gemulai yang membuatnya hampir salah tingkah. Sebaliknya, semua hanya gara-gara memikirkan calon istri yang akan ia temui hari ini.

Sambutan kedua orang tua Asha yang sudah ada di ruangan tersebut sangat hangat. Maklum, pernikahan yang sangat orang tua restui. Jadi sambutannya tentu saja sangat hangat.

Irza dipersilahkan duduk di kursi yang ada di tengah-tengah ruangan tersebut. Di sana, ada meja dengan suasana yang berlatarkan serba putih. Entah apa alasannya ruangan itu dihias dengan nuansa putih. Tapi, nuansa itu cukup untuk membuat jantung Irza berdetak dua kali lebih cepat.

Riuh keramaian terdengar. Ruangan itu cukup berisik karena ada beberapa tamu undangan yang sudah duduk dengan rapi di kursi yang telah di siapkan. Beberapa saat kemudian, suara sapa dari si pembawa acara terdengar. Suasana sibuk langsung berhenti.

"Baiklah, kita sambut calon mempelai wanita kita untuk duduk di samping mempelai pria kita saat ini."

Semua mata tertuju ke arah pintu ruangan yang perlahan terbuka. Seiring pintu yang perlahan terbuka, muncullah pula beberapa anak manusia di sana. Anak manusia yang tak lain adalah Asha yang digandeng oleh kedua sahabatnya, Cindi dan Laura selaku pengiring pengantin.

Sontak, manik mata Irza melihat dengan tatapan lekat. Tak hanya melihat, pria gemulai itupun langsung bangun dari duduknya. Matanya menatap tanpa berkedip dengan tatapan penuh akan kekaguman.

Asha terlihat sangat cantik. Sungguh sulit untuk berpaling saat melihatnya. Yang tersihir akan kecantikan dan pesona itu bukan cuma Irza saja, para tamu undangan juga. Pujian akan kecantikan itu langsung mengikuti setiap langkah Asha. Tapi sayangnya, saat ada pujian, pasti disertai dengan kata kasihan, prihatin, juga empati dan simpati dengan siapa yang Asha nikahi.

1
partini
secara what hah ?aihhhh gemulai gitu kalian pikir gemulai si Otong juga ikut lunglai CK CK CK
ga salah juga ya Thor secara melambai 🤭🤭😂
Kar Genjreng
siap siap tempur ya Sha Jangan ngira Suami gemulai lantas tidak punya senjata Kamu salah BESAR. coba sekali Kamu Ok,, langsung di exekusi oleh si gemulai hingga loyo ,,,nnt terheran mengapa si gemulai senjatanya mirip jagung bakar jumbo hahaha

🤣🤣🤣🤣
Patrick Khan
sah sahhhhh👏👏👏👏
Kar Genjreng
suka suka kamu lah Asha. cuma jangan keseringan di perlakukan seperti itu tidak baik juga buat suami jadi ga punya harga diri karena selalu ngalah,,, begitu di masalh ada pas di rumah , tetapi bila di luar kamulah yang bisa menghargai,,,👍
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
Kok kasian sama irza ya
Hari Dunddung
Aku yakin ujung² nya Sha akan bucin sama Irza🥰🥰
vania larasati
lanjut kak
Kar Genjreng
selamat ya Irza dan Ashanty semoga menjadi pasangan shikinah mawadah warahmah hingga menua bersama banyak anak memperbaiki keturunan agar tidak seperti orang tuanya ,,hanya anak satu satu Nya,,,👍👍lope lope sekebon bunga' 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Kar Genjreng
Asha jg ga meragukan suaminya jangan kaget nanti kena serangan beronde ronde hingga serangan fajar ha 🤣 kapok Lo nanti jalan nya kaya bebek geol geol karena abis di serang benda tumpul super jimbo jagung bakar Afrika,,besarrrrr,,!!!!!!!! pokonya Marem lah merem melek nanti malam,,,siap siap 😂😂
Kar Genjreng
emang mulut orang ga bisa di prediksi kasian kenapa wong pria beneran ko bukan bengkok cuma polahnya saja,,, tetapi biarlah bagaikan anjing menggonggong kafilah berlalu,,, gitu hidup hidup mereka dan tidak menyakiti orang orang itu terlebih lagi mereka bahagia,,,bagi Asha mungkin belum karena belum terbukti semua desas desusnya nanti hanya Asha yang akan merasakan rasanya ga beda dengan yang merasa jantan justru Irza lebih dari itu,,✌️
partini
sehhh apa suami mu alien welehhh😂
visualnya pas jadi manten itu kaya pemuda jepang jaman now yg jadi temennya Ani" kesepian
Thor pernah lihat dokumentasi ga Thor cowok jepang jaman now
Kar Genjreng
sikat cepat dan lugas wis ga pakai ini ono tinggal rebesss berea beres dan tanggung josss 😇ga usah ikut mikirin malah tambah pusing apa lagi seandainya ikutan keluar fulus tambah pusing tujuh turunan dan tujuh puluh tanjakan gunung kale ye 🤣 orang mau nikah dua minggu sudah menunggu sepuluh tahun ga kebayang kan seandainya Gatot Irza bisa melajang seumur hidup,,✌️👍
Rani: ha ha ha🤣🤣🤣
ah, ya sudahlah. eh tapi tenang, othormu gak jahat2 amat kok. percaya deh.
total 1 replies
partini
dua Minggu yah udah sah jadi suami istri nanti kalau udah MP mungkin cara pandang udah beda 🤭🤭🤭
ga gemulai lagi
Rani: Ho ho ho😂😂😂😂
nunggunya harus sabar. soalnya, masih sepuluhan bab lagi. Kisaran di bab 30 an deh.
total 3 replies
Kar Genjreng
tidak pernah melawan sekali nya balas juga suaranya keren,,, biarlah orang mau bilang apa ya Za biarlah siapa tau nanti ada terkena tuai nya sendiri sudah berani menghina mentah mentah,,, hidup hidup gw orang mau bilang apa sebodo Amir ya Irza,,
Rani: Iya-iya, benar juga. ah tapi gak semudah itu. aish ya sudahlah😅
total 1 replies
Kar Genjreng
mulut mulutnya pada jahat seandainya ada di antara Mereka keluarga nya ada yang gemulai bahkan suka sesama jenis bagaimana,,,bisa pada mencela padahal belum tentu dirinya sendiri sempurna,,, karena mereka hanya bermulut besar tong kosong bunyinya nyaring,, makanya cepat buktikan nikah ga lama Asha hamil kembar' sekalian biar yang menghina pada melongo,, Salam waras,
Rani: Eh ... tau aja kamu apa yang aku pikirkan yah.
total 1 replies
Kar Genjreng
Dimas memang si mungkin banyak laki laki yang mengidolakan tetapi kan kalian semua tidak tau kronologi nya mengapa Asha di jodohkan,,,ga perlu tau kalian lah rahasia keluarga,,, Irza gemulai tetapi senjata ga lebih buruk dari kalian buktikan saja nanti ya,,,Asha cantik Irza ganteng kinclong Anak Anak nya nanti pasti ganteng dan cantik bibirnya unggul gemulai bukan ngondek lah 😂😂
Rani: 😂😂😂😂
ah sudah. tolong, main senjata lagi. ini otor mu nih yang bisa guling2 kalo gini ceritanya. kelen pada bahas senjata mulu dah. ampun .....
total 1 replies
Kar Genjreng
tapi benar Irza sudah berjanji mau membahagiakan Arshanty dan gemulai bukan dari lahir kan sudah di jelaskan,, jadi aman masalah didikan orang tua baik memang tidak sombong siap ya di lamar dan di nikahin jangan lama-lama pokonya
Rani: hohoho .... uhuk! Aku batuk eh.
total 1 replies
partini
kesabaran kamu tuh harus luas seluas samudra Hindia Atlantik dan seluruh planet lah sha bersuamikan irza si raja gemulai 😂😂🤭
Rani: kah kah kah ha ha ha.
🤣🤣🤣🤣
gak segalaksi sekalian kah?
total 2 replies
Kar Genjreng
terpenting sudah mau ya di jodohkan dengan Irza,,,tapi asha sejelek apapun laki laki lebih jauh langkah nya ketimbang kita wanita jadi jangan merendah fisik irza karena bila nanti memang jodohmu kamulah yang akan ketakutan suaminya di gaet wanita lain,,
Rani: uwuuuuu .... Jadi mikir, Irza tahan godaan gak ya? 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!