Berawal dari fitnah yang di tuduh kan kepada Beequeen, seorang gadis yang dulu nya ceria mudah senyum dan ramah menjadi gadis yang dingin datar dan cuek.
Dia di usir dari rumah nya sendiri karna fitnah yang dilakukan saudara angkat nya tersebut.
Akan kah Beequeen balas dendam kepada mereka. ??
Ikuti kisah selanjutnya. !!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon V Addeline, isi konten hanya pandangan pribadi pembuatnya dan tidak mewakili NovelToon sendiri.
.
.
.
Happy reading
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nour Addeline, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 10
"eh iya bang bi lia dimana" tanya bee
"biiiikkkk biiiikkkk liiiaaa where are you" teriak ray manggil bi lia
"ih abang jangan teriak teriak ngapa berisik tau" ucap Bee kentus
"hehee maaf deh ya sayang ku"
"dih paan sih bang"
"ah iya nak rey ada apa panggil bibi" tanya bibi
"bibi makan bareng kita ya mulai sekarang"
"tapi......" belum bibi lanjutkan ucapan nya ray langsung memotong
"ga ada tapi tapian bi ini udah keputusan Bee"
"baiklah nak ray" ucap bi lia karna bi lia tau kalo perintah Bee tidak bisa di bantah
Mereka makan bersama tidak ada pembicaraan kecuali suara detingan sendok dan piring, saat selesai makan mereka berkumpul di ruang tengah sambil menonton tv dan memakan snack. Tiba tiba ponsel Bee berbunyi menandai ada panggilan masuk
"hallo Queen markas sedang di serang oleh mafia Red wolf " ucap di seberang sana, tanpa menjawab Bee langsung mematikan hp dan bicara pada ray dan rey untuk segera ganti baju lalu pergi ke markas karna markas sedang di serang.
Skip markas
Braakk
Bee menentang pintu markas dengan kencang.
"siapa yang berani menyerang markas ku" tanya Bee dingin
"oh jadi ini leader TBD" ucap laki laki yang di anggap ketua geng Red wolf
"apa urusan anda kemari"
"simpel hanya ingin membunuh mu"
"jangan kau sentuh Queen sebelum langkahi mayat kami" ucap ray dan rey serempak
Tanpa mem babibu ray da rey menyerang anggota mereka yang masih hidup Bee hanya diam menonton pertunjukan itu.
"stop bang, biar gue yang urus dia" ucap Bee saat ray akan menebas kepala rendi (geng mafia Red wolf)
"baiklah honey, haikal ikat dia dan bawa dia ke ruang penyiksaan" ucap ray pada anggotanya
"yaudah bang lo dan rey pulang aja dulu gue mau bersenang senang sama dia" ucap Bee
"baiklan Bee kalo gitu gue dan rey pulang dulu yah, besenang senang lah sayang"
"hmm"
Ruang penyiksaan
Sreeettt
Bee mengukir lengan rendi dengan pisau berkarat milik nya
"siapa yang nyuruh lo nyerang markas gue" ucap Bee dingin pada rendi
"a am ampun Queen mo mohon ampun ni sa ya" ucap rendi terbata bata
"siapa yang menyuruh mu, kalo kau tidak menjawab liat saja akibat nya" ucap Bee dingin sambil senyum smrik nya
"saya di suruh ketua geng mafia black rose karna dia iri pada mu"
Sreeettt
Tanpa menjawab Bee langsung menebas kepala rendi
"haikal bakar mayat ini jangan sampai ada yang tersisa"
"baik Queen"
(rupanya ada yang sedang bermain main dengan ku, lihat saya akan ku ikuti permainan kalian) batin Bee dengan senyum defil nya
Skip mansion
"baaaaaang raaaayyyyy where are you" teriak Bee saat sampai di mansion
"honeeyyy ngapa lo teriak teriak seehh, berisik tau gak" balas ray teriak juga
"hehee.... abang juga paan sih lo juga kan teriak teriak" balas bee
"iya iya, ada apa sih kok nyampe teriak teriak gitu" tanya ray
"iya lo itu berisik tau gak suara lo udah kaya toa (cempreng) hhaaaa" ucap rey
"tega banget sih lo rey ama gue" ucap Bee memanyunkan bibir nya
"ih sayang nya abang jangan manyun dong jelek tau" goda ray pada bee
"biarin" ucap Bee kentus
"dih yang ngambek" ucap rey
"dek lo minta maaf gih sama Bee biar dia gak manyun gitu ampe bibir nya bisa di iket pake karet hhaaaa" canda ray
"hhaaaa lo ada ada aja bang"
"yaudah Bee yang paling cantik sedunia, rey minta maaf yah" lanjut nya rey sambil menunjukan puppy eyes nya
"ih muka lo gitu amat jijik gue liat nya" ucap bee
"ah elah Bee gue kan minta maaf ama lo"
"iya iya gue maapin kok"
kpn lanjutkan cerita ini?