NovelToon NovelToon
Level Maks Sebelum Dunia Berubah

Level Maks Sebelum Dunia Berubah

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Fantasi
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Pada malam Tahun Baru 2035, seluruh manusia di bumi menerima sebuah notifikasi misterius yang muncul tepat di depan mata mereka.

【Integrasi Dunia akan dimulai dalam 365 hari.】

Tak ada yang tahu siapa pengirimnya. Tak ada yang mampu menjelaskan bagaimana layar itu muncul. Setelah berbulan-bulan tanpa kejadian apa pun, dunia mulai melupakannya dan menganggapnya sebagai fenomena aneh semata.

Namun, tidak dengan Leon.

Di malam yang sama, ia menerima notifikasi kedua yang hanya bisa dilihat olehnya.

【Sistem Simulasi Satu Tahun berhasil diaktifkan.】

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 — Hadiah dari Pelajaran Pertama (Bagian 2)

Leon berdiri mematung beberapa saat.

Tulisan merah itu telah menghilang secepat kemunculannya.

Ia segera membuka panel sistem.

【Status Pengguna】

Nama: Leon

Level: 4

Gelar: Murid Rowan

HP: 140/140

Mana: 70/70

Kekuatan: 16

Kelincahan: 15

Vitalitas: 14

Daya Tahan: 15

Kelas: ??? (Tersegel)

Leon memeriksa setiap bagian dengan teliti.

Tidak ada perubahan.

Tidak ada penjelasan mengenai tulisan merah yang baru saja muncul.

"Aneh..."

Ia mencoba membuka menu kelas.

Namun layar biru hanya menampilkan satu kalimat.

【Hak Akses Ditolak】

Naikkan level Anda untuk membuka segel pertama.

Leon menghela napas.

"Lagi-lagi disuruh menunggu."

Ia menutup panel sistem.

Sementara itu, Garrick sedang membersihkan meja kerjanya.

Pria tua itu memperhatikan Leon dari sudut matanya.

"Ada yang mengganggumu?"

Leon sempat ragu.

Namun ia teringat peringatan sistem agar tidak membicarakan kelasnya.

"Tidak."

"Aku hanya sedang melihat statusku."

Garrick mengangguk.

"Itu kebiasaan yang bagus."

"Tapi jangan terlalu bergantung pada angka."

Leon memandang pria tua itu dengan penasaran.

"Maksudnya?"

Garrick mengambil dua pedang dari rak.

Salah satunya tampak baru.

Satunya lagi sudah dipenuhi goresan.

"Menurutmu..."

"...pedang mana yang lebih kuat?"

Leon menunjuk pedang baru.

"Yang itu."

Garrick tersenyum.

Lalu ia menyerahkan kedua pedang itu.

Begitu menggenggamnya, Leon terkejut.

Pedang tua justru terasa lebih seimbang.

Gagangnya pas di tangan.

Sedangkan pedang baru terasa sedikit kaku.

"Kenapa bisa begitu?"

"Karena pedang yang tua telah digunakan selama bertahun-tahun."

"Dirawat."

"Diasah."

"Dan menyatu dengan pemiliknya."

Garrick kembali mengambil kedua pedang itu.

"Begitu juga dengan seorang petarung."

"Status tinggi memang penting."

"Tetapi pengalaman..."

"...adalah sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh sistem."

Leon mengangguk pelan.

Nasihat itu mengingatkannya pada Rowan.

Semakin lama berada di Desa Aster, semakin ia sadar bahwa para penduduk tidak bergantung sepenuhnya pada sistem.

Mereka menganggap sistem hanyalah alat.

Bukan penentu segalanya.

Malam mulai turun.

Langit dipenuhi jutaan bintang.

Leon duduk di depan penginapan sambil menatap langit.

Di dunia asalnya, ia hampir tidak pernah melihat langit seindah ini.

Polusi cahaya kota selalu menutupi sebagian besar bintang.

Di sampingnya, Lyra muncul dalam kilatan cahaya lembut.

"Kau terlihat banyak berpikir."

Leon tersenyum kecil.

"Aku hanya sedang mencoba memahami dunia ini."

"Sudah sejauh mana?"

Leon terdiam beberapa saat.

"Dulu kupikir menjadi kuat berarti menaikkan level."

"Sekarang..."

"...aku merasa itu hanya sebagian kecil."

Lyra mengangguk pelan.

"Itu jawaban yang bagus."

Leon menatap langit.

"Lyra."

"Ya?"

"Kalau nanti satu tahun berlalu..."

"...apa benar dunia asalku akan mengalami hal yang sama?"

Ekspresi Lyra berubah serius.

"Ya."

"Tidak bisa dihentikan?"

"Bisa."

Jawaban itu membuat Leon langsung menoleh.

"Bagaimana caranya?"

"Jadilah cukup kuat."

"Hanya itu?"

"Hanya itu."

Leon tertawa hambar.

Jawaban yang sederhana.

Namun justru terasa paling sulit.

Lyra menatap wajah Leon beberapa saat.

"Lelah?"

"Sangat."

"Menyesal datang ke sini?"

Leon menggeleng tanpa ragu.

"Tidak."

"Kenapa?"

Leon memandang kedua tangannya.

"Karena untuk pertama kalinya..."

"...aku merasa hidupku punya tujuan."

Mendengar jawaban itu, senyum tipis muncul di wajah Lyra.

Ia tidak mengatakan apa-apa lagi.

Namun dalam hatinya, ia mulai percaya bahwa Leon mungkin memang berbeda dari para pengguna sebelumnya.

Keesokan paginya, sebelum matahari terbit, suara lonceng desa kembali berbunyi.

Leon segera mengenakan pakaian latihannya.

Pedang besi pemberian Garrick kini tergantung di pinggangnya.

Saat keluar dari penginapan, Rowan sudah menunggu di depan gerbang.

"Kau datang lebih awal."

"Aku tidak ingin terlambat."

"Bagus."

Hari ini Rowan tidak membawa pedang kayu.

Ia membawa ransel kulit dan sebuah peta.

Leon mengernyit.

"Hari ini kita latihan di mana?"

"Bukan latihan."

"Lalu?"

"Kita menerima misi pertamamu sebagai pemburu."

Jantung Leon langsung berdegup lebih cepat.

"Misi?"

Rowan mengangguk.

"Kali ini kau tidak hanya belajar."

"Kau akan mulai menghasilkan uang."

Mereka berjalan menuju balai desa.

Di depan bangunan itu sudah berdiri beberapa pemburu lain, termasuk Daren.

Di tengah mereka terdapat papan kayu besar yang dipenuhi gulungan-gulungan kertas.

Leon mendekat.

Di bagian atas papan tertulis dengan huruf besar:

BALAI MISI DESA ASTER

Puluhan misi tergantung di sana.

Mulai dari mengumpulkan tanaman obat, mengantar barang, hingga membasmi monster.

Leon baru saja hendak membaca salah satunya ketika sebuah gulungan tua berwarna hitam tiba-tiba terlepas sendiri dari sudut papan.

Gulungan itu jatuh tepat di depan kakinya.

Anehnya...

Tidak ada seorang pun yang tampak menyadarinya.

Leon membungkuk mengambil gulungan tersebut.

Begitu ujung jarinya menyentuh kertas itu...

Suara sistem kembali terdengar.

Ding!

【Quest Tersembunyi Terdeteksi】

Syarat terpenuhi.

Apakah Anda ingin menerima Quest Rahasia?

Ya / Tidak

Leon menatap dua pilihan yang melayang di hadapannya.

Entah mengapa...

Ia merasakan bahwa sekali memilih "Ya", jalan hidupnya akan kembali berubah.

1
Dragonovic#
semoga seru nih 🫡
D'Silent Novel: Kalo ada masukan atau pun kritik, langsung komen aja ya 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!