NovelToon NovelToon
Figuran Yang Polos

Figuran Yang Polos

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Mafia / Tamat
Popularitas:108.2k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Raisa adalah definisi "gadis di dalam botol". Hidupnya hanya seputar dinding rumah, perpustakaan pribadi, dan petuah-petuah manis ibundanya. Dunia luar yang kejam? Raisa tidak kenal. Dunia Dark Romance yang penuh darah dan obsesi? Raisa bahkan tidak bisa mengeja kata "toksik".
​Semua berubah saat ia meminjam sebuah novel bersampul hitam pekat milik temannya. Baru membaca bab pertama, Raisa sudah pusing tujuh keliling. Namun, saat ia memejamkan mata untuk tidur, dunianya berputar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

elion??!!!

"Sial," umpat Axel rendah setelah sosok Anna menghilang dari pandangannya. Selama ini ia dikenal sebagai pria yang sangat disiplin dan selalu bisa menjaga kontrol dirinya dengan sempurna, namun malam ini ia justru kehilangan kendali hanya karena seorang gadis remaja yang merupakan teman keponakannya. Meski pikirannya berkecamuk, Axel segera mengatur ekspresinya kembali dingin dan tenang, lalu melangkah kembali ke kamarnya seolah tidak pernah terjadi apa-apa semalam.

Pagi harinya, sinar matahari masuk melalui celah gorden kamar Jolina. Jolina yang sudah bangun lebih dulu mulai melancarkan aksi "teror" paginya.

​"Woy! Bangun! Emma! Anna! Matahari sudah di atas kepala, masa mau jadi putri tidur terus!" seru Jolina sambil menarik selimut Emma hingga temannya itu menggerutu.

​"Aduh, Jolina! Lima menit lagi, film semalam kan seru banget," gumam Emma sambil menutup wajahnya dengan bantal.

​Jolina beralih ke Anna dan menggoyang-goyangkan bahunya pelan. "Anna, bangun yuk! Mama sudah masak enak di bawah. Kalau kamu nggak bangun, jatah sosis kamu aku makan ya!"

​Mendengar kata makanan, Anna perlahan membuka matanya. Ia sempat terdiam sejenak, ingatan tentang kejadian di dapur semalam tiba-tiba melintas cepat di kepalanya, membuat pipinya mendadak merona merah. "I-iya, aku bangun," jawab Anna pelan sambil mencoba duduk.

​Mereka bertiga turun ke ruang makan yang sangat mewah. Di sana sudah duduk Tante Siska (Mama Jolina) yang tampak anggun dan Om Hendra (Papa Jolina) yang terlihat berwibawa namun ramah. Di ujung meja, duduklah pria yang membuat jantung Anna berdegup kencang semalam: Axel Van Elion.

​"Pagi, Ma! Pa! Paman!" sapa Jolina ceria sambil menarik kursi untuk Anna. "Kenalin, ini teman baru aku, namanya Anna."

​Siska tersenyum manis. "Wah, cantik sekali ya temanmu ini. Selamat datang di rumah kami, Anna."

​"Terima kasih, Tante," jawab Anna dengan suara lembut dan sopan.

​Jolina kemudian menunjuk ke arah Axel. "Nah, kalau yang itu Paman aku, namanya Axel. Dia itu gila kerja, kaku, dingin, dan... kayaknya dia itu gay deh, soalnya belum pernah aku lihat dia bawa cewek ke rumah," celetuk Jolina tanpa dosa.

​TAK!

​Axel meletakkan garpunya dengan sedikit keras, memberikan tatapan tajam yang mematikan ke arah Jolina. Jolina hanya menjulurkan lidahnya tidak takut.

​Jadi dia paman Jolina? Axel? gumam Anna dalam hati sambil menunduk dalam, tidak berani menatap mata pria yang semalam telah menciumnya dengan begitu intens. Ia berusaha fokus pada piringnya, sementara Axel tetap duduk dengan tenang seolah interaksi intim mereka semalam hanyalah mimpi belaka bagi Anna.

Setelah sarapan usai, suasana ruang makan masih terasa cukup kaku bagi Anna, sementara Om Hendra tampak mulai membuka percakapan serius dengan Axel.

​"Jadi gimana soal proyek pelabuhan itu, Axel? Aman semuanya?" tanya Om Hendra, memecah kesunyian.

​Axel hanya menjawab dengan gumaman rendah, "Hmm. Selesai," jawabnya singkat. Ia memang pria yang sangat hemat bicara.

​Om Hendra terkekeh pelan. "Ya, begitulah Axel. Dia selalu perfeksionis. Yah, memang sudah jadi ciri khas keluarga Elion untuk tidak pernah membiarkan satu detail pun luput dari pengawasan, bukan?"

​Mendengar nama "Elion" disebut, Anna yang sedang menyeruput tehnya hampir tersedak. Ia tertegun, matanya membulat sempurna. Elion? Tunggu dulu...

​Di dalam novel yang ia tahu, keluarga Elion adalah pemilik tahta tertinggi yang kekuasaannya mencakup seluruh dunia bisnis. Namun, di novel aslinya, latar belakang keluarga Elion tidak pernah dijelaskan secara mendetail karena cerita hanya berfokus pada dinamika drama SMA para karakter utama.

​Jadi... ini keluarga Elion? batin Anna tak percaya. Ia melirik Om Hendra dan Axel bergantian. Pantas saja aura mereka begitu mencekam dan berkuasa. Dan Om Hendra ternyata kakak kandung Axel...

​Anna baru menyadari bahwa ia tidak hanya berurusan dengan teman biasa, melainkan keluarga yang memegang kendali atas dunia di mana ia terjebak sekarang.

​"Elion memang selalu beda level kalau urusan strategi," tambah Tante Siska menimpali. "Axel sudah mengurus ekspansi bisnis kita ke luar negeri minggu lalu, jadi dia cukup lelah."

​Anna menunduk, mencoba menyembunyikan keterkejutannya. Ia merasa seperti baru saja menemukan bom waktu di tengah keluarga yang terlihat normal ini. Semalam ia mencium pria yang ternyata adalah "Raja" dari dunia ini, dan sekarang ia duduk satu meja dengan mereka. Anna merasa dunianya semakin rumit.

Gedung pencakar langit berlantai 50 itu berdiri megah di pusat distrik bisnis, menjadi simbol kekuatan absolut keluarga Elion yang tak tergoyahkan. Saat mobil mewah Axel berhenti tepat di depan lobi utama, suasana yang tadinya sibuk mendadak sunyi.

​Axel keluar dari mobil dengan aura kekuasaan yang begitu pekat, mengenakan setelan jas buatan tangan yang sempurna membungkus tubuh tegapnya. Di belakangnya, Jigar, asisten pribadinya yang sigap, melangkah dengan tatapan waspada. Setiap karyawan yang berpapasan dengannya langsung menepi dan membungkuk dalam—tak ada yang berani menatap langsung mata dingin sang penguasa Elion itu. Kehadiran Axel di gedung ini sudah cukup untuk membuat siapa pun merasa kecil, mengingat Elion adalah pemegang tahta tertinggi yang kekuasaannya bahkan melampaui keluarga ternama lainnya.

​Sepanjang perjalanan menuju lift pribadi, Jigar mulai melaporkan jadwal padat tuannya.

​"Tuan Axel, laporan untuk pagi ini," ucap Jigar dengan nada profesional yang rendah. "Rapat dewan direksi mengenai akuisisi sektor energi akan dimulai dalam sepuluh menit. Setelah itu, Anda memiliki janji makan siang dengan gubernur untuk membahas proyek infrastruktur baru di pusat kota."

​Axel terus berjalan tanpa mengubah ekspresi wajahnya yang datar. "Bagaimana dengan sisa saham di perusahaan De Luca?"

​"Sesuai perintah Anda, kami sudah mulai menarik dukungan perlahan," jawab Jigar tenang. "Tanpa suntikan dana dari keluarga Elion, mereka mulai menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan di pasar saham. Semua sesuai rencana Anda, Tuan."

​Axel hanya mengangguk tipis saat pintu lift terbuka. Baginya, menggerakkan ekonomi sebuah negara atau menjatuhkan keluarga berpengaruh sekelas De Luca hanyalah bagian dari rutinitas harian keluarga Elion. Namun, jauh di sudut pikirannya, bayangan wajah polos Anna dan sensasi manis dari ciuman semalam masih sesekali melintas, mengusik kontrol dirinya yang biasanya tak tergoyahkan.

Di kediaman De Luca, suasana terasa sangat mencekam. Suara hantaman meja yang keras bergema di seluruh ruangan kerja yang luas itu.

​"BRAKK!"

​Marco De Luca, ayah dari Kiel, berdiri dengan wajah memerah karena emosi yang meluap. Napasnya memburu saat ia menatap tajam ke arah laporan keuangan yang berantakan di atas mejanya.

​"Bagaimana bisa?! Bagaimana mungkin saham kita melemah secepat ini?!" teriak Marco dengan suara menggelegar. "Bahkan keluarga Elion... mereka mulai menarik dukungannya perlahan-lahan! Tanpa pasokan dana dan pengaruh dari Elion, posisi kita benar-benar di ujung tanduk!"

​Marco berjalan mondar-mandir dengan gelisah. Ia tahu betul bahwa di dunia ini, keluarga Elion adalah raja, dan De Luca selama ini sangat bergantung pada koneksi mereka. Jika Elion benar-benar memutus hubungan, kejayaan De Luca yang dibangun bertahun-tahun bisa runtuh dalam semalam.

​"Pokoknya kita harus bisa mendapatkan pasokan lagi!" perintah Marco kepada orang-orang kepercayaannya. "Cari cara apa pun! Kita harus memastikan perusahaan ini aman. Kalau perlu, kita harus menemui langsung Axel Van Elion dan memohon agar dia tidak menarik investasinya. Kita tidak boleh hancur hanya karena kehilangan dukungan mereka!"

1
Suci Uci
ending terkecewaaa si 🤣Axel pemeran utama dan ana jadi tidak jodoh gara2 Naya sakit banget jadi pembacaa
safitriindahh
ini awalya bgus ko tiba tiba ganti pu?
Liza Chilra
yeyy ceritanya mau selesai, transmigrasi cmn mau nyatuin benang kusut axel dan nayara aja🗿, mnding ga ush transmigrasi 😭🗿
tapi senang nya anna (raisa) bisa pulang kedunia dia, walau msih bnyak yang blum di bahas🗿, reygan bagaimana keadaannya dan sahabat anna (raisa) pas SMA 😭🗿
Liza Chilra
singkat saja kk thor, kapan anna (raisa) pulang kedunia dia??
dari pada msih di transmigrasi, yang sinopsis siapa yang bahagia siapa??
sebenarnya kak author baca ga sih komenan kami?
tentang endingnya anna (raisa)?
tokoh tambahan diksih ending bahagia!
saya baca cerita ini dari awal cuman ngikutin perjalanan anna (raisa), malah di buat kek gni kisah anna.
singkat saja lhh, kapan anna (raisa) pulang ke dunia dia??
Satria Hadi pranata
ciiii yg iyanya Axel yg murahan abis Anna, di embat, sekarang Naya, cinta murahan, bilangnya cinta sejati
Liza Chilra
Udah cukup kak. Jangan makin ngancurin Anna. Dari awal ceritanya tentang Anna transmigrasi, kok endingnya malah Nayara yg jadi sorotan? Ga adil banget. Anna juga berhak bahagia dan pulang ke dunianya!
Liza Chilra
balikin aja lh kak author anna (Raisa) ke dunia asal dia, ceritanya ga sinkron , sinopsis tentang anna (raisa), yang malh dpat bahagia nayara, klo seandainya nayara yang di sinopsis dari awal mngkin aku akan berpihak ke nayara!
ini yang berjuang dari awal siapa, yang bahagia siapa, masih penasaran baca novel ini cmn mau baca dialog anna (raisa).
singkat saja, kapan anna (raisa) pulang ke dunia dia?
Satria Hadi pranata
abis itu Anna kyk mn balik ke asalnya atau tetap, sekarang ini menceritakan figuran siapa lah 🤷🤔🧐
Psyche 01
jujur aja awalnya aku suka banget sama cerita ini , karna di bab 90an alurnya udah mulai gak enak . jadi aku langsung ke part ini . dan ini agak mengecewakan sih kak
Satria Hadi pranata
🤭
Shela Pereira
aduuuh menurutku ceritanya lumqyqn ga bagus karna tookoh nya kan anna kenapa jadi naya harus nya nay itu gaada gaa menaariik
Liza Chilra: iya kak benar pendapat kakak, klo seandainya sinopsis ceritanya tentang naya itu bru pas dan cocok, ini yang transmigrasi raisa ke tokoh anna, malah dijadiin antagonis, sedangkan penambahan tokoh dijadiin tokoh utama / disebut protagonis.
kakak author nya ga mau bals komenan kita, bagi aku yang buat smngat bacanya karena tokoh anna (raisa), tapi malah dibuat kek gni jalan ceritanya, huftt!😮‍💨
total 1 replies
Satria Hadi pranata
axel sama Naya Anna sama siapa, sementara dia ud GK perawan, kasian Anna nya
Liza Chilra: anna nya sama aku aja kak, kita merenung nasib dia dipojokan😭
total 1 replies
olenlmie olen
sdh tidak minat...lari dri tajuk sdh... makin ke sini, makin lain alur critanya... katanya polos, aikkk ....makin pelik jadinya... sorry thor sdh ilang minat dgn alurnya
Din Din Dinda
ijin gak lanjut baca lagi thour am so sorry
dari awal aku udah berekspektasi kalo si ana yg bakal hidup bahagia orang mahkota berharganya juga udah di ambil eeh tbtb kok jari nayara tokoh utamannya 😭
Liza Chilra: kk ga sendiri pendapat kek gitu.
excited baca novel ini karena tokoh anna (raisa), tapi malah di buat seolah-olah antagonis, naya penambahan tokoh di jadiin protagonis / pu (pameran utama), kalau cerita ini awal tentang naya kenapa ga dari awal aja ceritain tentang naya?
ini yang transmigrasi siapa?
naya apa anna?
ga espek anna (raisa) tokoh favorit yang aku tunggu muncul kapan ceritanya dijadiin antagonis!
padahal yang buat smangat bacanya dan yang paling tunggu muncul adalah tokoh anna (raisa).
bagi aku ga adil buat tokoh anna, kalo emg cerita ini hanya untuk naya?
kenapa harus buat sinopsis tentang anna?
maaf yah kak author, ini aku cmn berpendapat aja yah, soalnya aku excited baca pas pertama kali cmn nngu scane anna (raisa) aja.
kirain pu nya anna, malah penambahan tokoh (nayara) yang jadi tokoh utamanya ga espek pas tau kek gitu dan ga smngt baca lagi:(
total 1 replies
Satria Hadi pranata
di sini Anna bisa mengorbankan cintanya untuk Naya sama Axel dan kembali ke dunianya sendiri
Liza Chilra
maaf kak, keknya ga baca lagi deh🙏
soalnya aku dari awal dukung anna sama axel dan sekarang malah naya yang jdi pu nya, dan alurnya ga sesuai yang di deskripsi dari awal novel ini.
soalnya aku lebih suka anna yang dulu, tapi malah dijadiin antagonis, malah naya yang protagonis
Liza Chilra
maaf yah kak, jdi greget bacanya! soalnya ceritanya menyimpang dari alur awal.
selama baca novel, novel ini yang buat greget dan ga sesuai ekspektasi dah dukung anna dari awal malah dibuat kek gni, terus raisa (anna) pulang ke dunia nyatanya kapan?
malah anna yang ppb, huftt 😮‍💨
Forta Wahyuni
apaan nich thor, koq jd menyimpang gini critanya n maaf ya thor jd males bacanya krn anna jd antagonisnya. 🙏🙏🙏🙏
Liza Chilra
kok bisa yah tiba" anna jdi antagonis kek gni, kan dia yang ajak naya ikut serta liburan meraka. makin kesini malah anna yang ppb, yang transmigrasi dari awal raisa ke tubuh anna makin kesini malah anna yang jdi antagonis. hufttt😭
Liza Chilra
anna dh diambil kesucian sama axel yang malah pu malah naya, dari awalkan tentang raisa yang transmigrasi didunia novel jadi (anna) ini malah yang jdi antagonis, pusing + greget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!