NovelToon NovelToon
CEO Yang Terjerat Pesona Sang Model

CEO Yang Terjerat Pesona Sang Model

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Perjodohan / Tamat
Popularitas:16.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lalalicious

Demi membalas budi kepada orang tua angkat yang membesarkannya, Eros Forger, CEO muda sukses, rela menerima perjodohan meski sudah memiliki kekasih yang dicintainya, Lura.

Ternyata, calon istrinya adalah Zenaya Harper, supermodel internasional yang cantik, mempesona, dan berhati tulus.

Awalnya Eros berusaha setia pada Lura, tetapi kebersamaannya dengan Zenaya perlahan menggoyahkan hatinya. Akankah ia tetap bertahan pada cinta pertamanya, atau justru jatuh cinta pada wanita yang semula tak pernah ia inginkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lalalicious, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

FITTING GAUN PENGANTIN

Hari-harinya dipenuhi kesibukan hingga hampir tak ada waktu tersisa untuk dirinya sendiri. Bahkan, terkadang ia hanya menyadari pergantian siang dan malam dari cahaya yang masuk melalui jendela ruang kerjanya.

Namun sore itu berbeda.

Di tengah kesibukannya, Eros menyempatkan diri untuk memenuhi janji dengan Zenaya. Mereka harus melakukan sesi fitting gaun pengantin di sebuah butik ternama, mengingat hari pernikahan mereka yang semakin dekat.

Atas permintaan Eros, kali ini mereka pergi hanya berdua. Tidak ada sopir, tidak ada pengawal pribadi, dan tidak ada asisten yang menemani.

Sebuah perjalanan sederhana yang jarang dilakukan oleh seorang pria seperti Eros.

Di sisi lain, Zenaya tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. Baginya, keputusan Eros untuk menghabiskan waktu berdua merupakan sesuatu yang sangat berarti.

Kini, sepasang calon pengantin itu berada di dalam butik mewah. Beberapa pelayan melayani mereka dengan penuh keramahan dan rasa hormat. Pemilik butik bahkan turun langsung menyambut kedatangan mereka, mengingat Eros dan Zenaya merupakan sosok yang sangat berpengaruh di negara tersebut.

Zenaya melangkah keluar dari ruang ganti dengan gaun pengantin berwarna putih yang menjuntai anggun hingga lantai. Kilauan kristal yang menghiasi gaun itu membuat kecantikannya semakin memukau, bak seorang dewi yang turun dari langit.

Dengan senyum manis, ia berputar perlahan di hadapan Eros.

"Apakah gaun ini cocok untukku?" tanyanya penuh harap.

Tatapan Eros menyapu Zenaya dari ujung kepala hingga ujung kaki. Sesaat ia terpaku.

Di hadapannya berdiri seorang wanita yang nyaris sempurna.

Namun, pesona itu tetap tak mampu menggoyahkan hatinya.

Di sudut terdalam hatinya, hanya ada satu nama yang terus bersemayam—Lura, cinta pertamanya.

"Cocok sekali. Kau terlihat sangat berbeda," puji

Eros sambil tersenyum tipis.

Pujian itu membuat pipi Zenaya seketika memerah. Senyum bahagia tak mampu ia sembunyikan.

Haruskah aku berpura-pura mencintainya? Setidaknya dengan begitu Mommy dan Daddy tidak akan kecewa. Hubunganku dengan Luna pun akan tetap aman... batin Eros.

Setelah sesi fitting selesai, mereka meninggalkan butik. Tanpa terasa, langit telah berubah gelap dan lampu-lampu kota Brussel mulai menyala, memperindah suasana malam.

"Kita makan malam dulu," ajak Eros saat mereka tiba di area parkir.

"Baik," jawab Zenaya sambil mengangguk dengan senyum bahagia.

Tak lama kemudian, mobil mereka berhenti di sebuah restoran mewah milik keluarga Forger.

Mereka menikmati makan malam di sebuah ruang VVIP yang tenang dan elegan.

Para pelayan serta manajer restoran memberikan pelayanan terbaik kepada pemilik tempat tersebut. Bahkan beberapa pelayan diam-diam berbisik, memuji betapa serasinya pasangan itu.

Pria tampan dan wanita cantik yang terlihat begitu sempurna jika dipandang.

Di tengah makan malam, Eros memperhatikan piring Zenaya yang nyaris tak tersentuh.

"Kenapa kau hanya makan sedikit? Apa makanannya tidak enak?" tanyanya.

Zenaya buru-buru menggeleng.

"Ah, bukan begitu. Makanannya sangat enak, sungguh."

"Kalau begitu, habiskanlah."

Zenaya tersenyum canggung.

"Maaf... aku tidak bisa makan terlalu banyak saat malam hari. Aku harus menjaga bentuk tubuhku."

Sebagai model internasional, menjaga berat badan sudah menjadi bagian dari pekerjaannya.

Eros tersenyum tipis.

"Kau tak akan berubah dalam keadaan apa pun."

Kalimat sederhana itu membuat wajah Zenaya kembali memerah.

"Terima kasih," ucapnya pelan sambil menundukkan kepala.

Entah mengapa, setiap pujian yang keluar dari mulut Eros selalu mampu membuat jantungnya berdebar lebih cepat.

Saat Zenaya kembali mengangkat wajahnya, ia mendapati Eros masih menatapnya dengan tatapan lembut yang jarang ia tunjukkan.

Namun, begitu mata mereka bertemu, Eros seolah tersadar dari pikirannya sendiri. Ia segera mengalihkan pandangan dan kembali memperhatikan hidangan di hadapannya.

Zenaya yang menyadari hal itu hanya tersenyum kecil. Ada sesuatu yang terasa berbeda dari sikap Eros malam ini, meskipun pria itu masih berusaha menyembunyikannya.

"Oh iya, aku tidak menyangka perusahaanmu ingin bekerja sama denganku untuk menjadi bintang iklan produk parfum baru." tanya Zenaya, mencoba menghilangkan kecanggungan di antara mereka.

Eros kembali menatapnya.

"Oh, tentang itu..." ucap Eros sambil tersenyum tipis. "Iya, aku sedang merilis produk baru dari Forger Group. Dan menurutku, kau adalah orang yang tepat untuk menjadi wajah dari produk tersebut."

Mendengar itu, senyum Zenaya semakin merekah. Ia terlihat senang sekaligus bangga mendapatkan kesempatan tersebut.

"Aku sangat senang bisa menjadi bintang iklan perusahaan besar seperti Forger Group. Ini benar-benar sebuah kehormatan untukku," ucap Zenaya tulus.

Eros menatap wajahnya dalam beberapa saat. Ada rasa kagum yang perlahan muncul ketika melihat bagaimana Zenaya begitu menghargai kesempatan yang diberikan kepadanya.

"Benarkah?" tanya Eros memastikan.

Zenaya mengangguk tanpa ragu.

"Tentu. Bahkan setelah perusahaanmu mu menawarkan aku langsung menandatangani kontrak kerja samanya," jawabnya dengan senyuman kecil.

Eros mengangguk lega.

"Syukurlah. Untuk prosesnya nanti, tim marketing dan tim produksi dari Forger Group akan membantu semua kebutuhanmu. Jika ada kendala atau sesuatu yang ingin kau tanyakan, kau bisa langsung menghubungiku," ujar Eros.

"Terima kasih," balas Zenaya sambil tersenyum hangat.

Setelah itu, mereka kembali melanjutkan makan malam bersama.

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, suasana di antara mereka terasa lebih ringan.

Hanya ada dua orang yang duduk bersama dalam keheningan yang nyaman, perlahan mulai mengenal satu sama lain.

Beberapa jam kemudian, makan malam pun usai.

Eros mengantar Zenaya pulang hingga ke mansion keluarganya.

Sebelum kembali ke kediamannya sendiri, ia menyempatkan diri masuk sejenak untuk menyapa Daniel dan Jane.

Malam itu ditutup dengan percakapan singkat yang hangat, sebelum Eros akhirnya berpamitan dan meninggalkan mansion keluarga Zenaya.

"Sepertinya ada seseorang yang sedang berbahagia," goda Jane sambil tersenyum usil saat melihat putrinya memasuki mansion dengan wajah yang berseri-seri.

"Ih, Mommy apaan, sih," gerutu Zenaya sembari mengerucutkan bibirnya.

Jane terkekeh pelan.

Melihat tingkah putrinya yang begitu malu-malu membuatnya merasa seolah Zenaya kembali menjadi remaja, padahal usianya sudah menginjak dua puluh tiga tahun.

"Tadi pergi ke mana saja dengan Eros? Cerita, dong. Mommy penasaran," tanyanya dengan tatapan penuh rasa ingin tahu.

Zenaya mendengus pelan.

"Ada aja. Ini urusan anak muda, ya."

"Eh, memangnya Mommy sudah tua?" protes Jane sambil mengangkat sebelah alisnya.

Zenaya tertawa kecil, lalu menghampiri sang ibu dan memeluknya erat.

Perlahan senyum Zenaya kembali mengembang. Ia memeluk Jane sekali lagi, kali ini lebih erat, seolah keresahan di hatinya mulai menghilang.

Jane membalas pelukan itu sambil mengusap lembut punggung putrinya.

Syukurlah... Mommy hanya berharap dia bisa menjadi pria yang mampu membahagiakanmu seumur hidup, batin Jane penuh harap.

1
Red Blossom
Makasih thor
falea sezi
lanjut moga cerai 😒
falea sezi
🤣🤣 Eros Eros lu pelaku tukang selingkuh ehh belagakk korbann
falea sezi
elehh prett ujungnya balikan🤣🤣 gunanya minggat apa 🤣🤣🤣 males skip aja
falea sezi
Eros uda pernh tidur belom ma lura🤣pasti. udah kan
falea sezi
🤣🤣 laki serakah kayak lu g pantes dpet kesempatan kedua
falea sezi
kasian lucian😕 yg tulus lo itu zenaya
falea sezi
males klo. ujungnya balik🤣 g ada beda ma novel lain di sakiti ujungnya balik demi anak katanya alah prettttt😒
falea sezi
pokok harus cerai
falea sezi
gk ada maaf buat penghianat
falea sezi
kapok
Viora Yorticia
keren
Red Blossom
Setuju thor, jangan sampe anaknya keburu lahir kaya cerita2 yg lain.
Eneng Farida
laki2 plin plan kitu jgn kasih kesempatan zenaya
Red Blossom
Thor kok Eros tidak ada tindakan tegas untuk Lura? Padahal Lura sudah memprovokasi Zenaya
Eneng Farida
laki2 seperti eros pantas d cerai kan kmu berhak mendapatkan laki2 baik zenaya yg tulus mencintaimu bukan laki2 yg terlambat menyesal baru cinta
Viora Yorticia: Terima kasih kk sudah membaca😍🫰
total 1 replies
Eneng Farida
makan tuh nanti penyesalan mu eros zenaya sudah kecewa berat jangan mau kembali zenaya makan tuh cinta pertama kmu s lura soalnya penghianat cocok sm penghianat jga
Viora Yorticia
makasii kakak udah baca😍😍
merry
bgus sm Lucian tuu Zen
Viora Yorticia: makasi kakak udah baca😍
total 1 replies
merry
heran msk ceo sekelas Eros gk tau kelakuan lura dan Zen juga model terknl msk gk bs cari tau kelakuan lki ya
Viora Yorticia: karena Eros punya uang jadi bisa nutupin semuanya🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!