NovelToon NovelToon
RUMAH UNTUK JEVARIEL

RUMAH UNTUK JEVARIEL

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Ibu Pengganti / Nikah Kontrak / Dokter Genius / Teen Angst / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: Anisa Nurapiah

" El, Aku mau jadi ibu dari bayi ini aku mau merawatnya! Kalau kamu keberatan kamu boleh menghentikan Sandiwara ini dan memberitahukan kepada keluarga kamu soal bayi ini bukan bayi kamu"

"Glen kalo lo nggak keberatan gue mau jadi suami sekaligus ayah dari bayi ini, kita rawatnya secara bersama-sama."

Menceritakan tentang dua orang mahasiswa kedokteran yang sedang melakukan kkn praktek lapangan bernama Glenca Lysandra Zefalika dan Elkairo Putra Erlangga mereka baru saja melakukan kkn selama 10 bulan bersama-sama namun karena ada seorang laporan masyarakat yang membutuhkan seorang perawat akhirnya mereka dipindahkan kesebuah rumah sakit tua yang terletak di pedalaman desa. Baru saja mereka memasuki rumah sakit yang sudah tidak terawat itu mereka dikejutkan dengan penemuan bayi laki-laki yang baru lahir ditinggalkan di sebuah bangkar rumah sakit. Tampaknya bayi itu sudah diberi asi oleh ibu kandungnya dengan kondisinya yang sudah bersih, Hidup lagi capek-capeknya mereka malah disangka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisa Nurapiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10.Cipratan

Jam menunjukkan pukul 3 pagi, dan tiba-tiba terdengar suara tangisan di sebelah Glenca.

"Oekkk...oek..."

 Gadis itu terbangun dengan cepat, membuka matanya lebar-lebar, dan dengan sigap ia duduk setengah berdiri di atas ranjang, meraih bayi itu untuk menghiburnya agar tidak menangis.

"Hush, jangan menangis, sayang. Kamu haus, ya! Sesaat, aku akan membuat susu dulu,"

 ucap Glenca sambil menginjakkan kakinya ke lantai yang dingin.

 Meskipun kakinya masih terasa sakit, ia tidak berputus asa untuk membuat susu formula.

 Glenca membuka pintu kamarnya dan tidak melihat Elkairo yang sedang merapikan sajadah di ruang tengah setelah menunaikan shalat tahajud.

Elkairo memperhatikan gerakan Glenca yang berjalan terhuyung-huyung, dan ia merasa ingin mendekatinya.

Glenca terlihat terdiam, bersender pada dinding karena kantuk, namun Elkairo langsung mengambil bayi itu dengan lembut.

"Biar gue yang menggendongnya, atau gue aja yang buat susu formula untuknya?" tanya Elkairo sambil mengayun-ayunkan bayi itu.

"Tidak, aku yang akan membuatnya," jawab Glenca sambil pergi ke dapur.

Glenca mulai menyendokkan bubuk susu ke dalam botol bayi.

Namun, karena rasa kantuk yang begitu menghantui, ia salah dalam konsentrasi dan malah menuangkan air panas dari termos ke dalam gelas di sebelah botol.

 Sialnya, cipratan air panas mengenai kakinya dan membuatnya terkejut, sehingga ia tidak sengaja menyenggol gelas tersebut dan air panas dalam gelas itu tumpah ke bawah, mengenai kakinya.

"Ahhh," keluh Glenca sambil mengusap-usap punggung kakinya.

"Ada apa?" teriak Elkairo dari ruang tengah.

"Tidak-tidak! Hanya kecoa," alasan Glenca teriak dengan terbata-bata, mencoba menjawab pertanyaannya.

Tangisan bayi yang belum memiliki nama itu semakin menjadi-jadi, dan Glenca khawatir tetangga akan terbangun.

 Ia segera menuangkan air panas ke dalam botol dan mengocoknya, lalu menambahkan air biasa ke dalam botol tersebut. Setelah itu, ia kembali ke ruang tengah.

"Kelamaan ya? Maaf ya, kamu pasti haus," ucap Glenca sambil mengocok botol yang ia pegang dan mengambil bayi itu dari pangkuan Elkairo.

Glenca duduk di kursi sambil memberikan botol susu kepada bayi yang ia gendong dalam dekapannya. Ia merasa lega saat melihat bayi tersebut mulai menyedot susu dengan lahapnya.

"Ini susunya..." desah Glenca dengan lega, melihat bayi itu dengan penuh kasih sayang dan perhatian.

Glenca tersenyum melihat betapa rakusnya bayi itu meminum susu dari botol.

Setelah susu dalam botol habis, ia meletakkan botol itu di atas meja dan mengangkat tubuh bayi itu, sehingga bayi itu bersandar di dadanya.

Glenca menepuk punggung bayi perlahan, membantu bayi itu mengeluarkan sendawa kecil yang menghentikan tangisnya. Bayi itu mulai mengantuk.

"Lo tidur saja di kamarnya! Kalau lo capek, biar gue yang jaga bayi ini," kata Elkairo sambil melihat Glenca yang terlihat sangat lelah dengan posisi terkantuk-kantuk.

"Hmm, nggak usahlah!" jawab Glenca singkat, meskipun tubuhnya sudah mulai terasa lelah dan kantuk. Ia langsung berdiri dan berjalan menuju kamar sambil tetap menggendong bayi itu dengan lembut di dalam dekapannya.

Jam menunjukkan pukul subuh, dan suara adzan yang merdu berkumandang dari mushola terdekat membangunkan Glenca. Ia membuka matanya dan melihat bayi itu masih tertidur pulas di sisinya, membuatnya merasa lega.

Glenca menyadari bahwa ia harus bangun pagi untuk menyiapkan sarapan.

"Aku harus segera masak, terutama karena nanti ada teman-teman dari kampus yang datang ke sini," ujarnya sambil berpikir tentang tugasnya sebagai tuan rumah.

Tanpa ragu, ia bergegas menuju kamar mandi, meskipun ruangan itu terasa dingin dan kakinya masih terasa perih akibat cipratan air panas sebelumnya.

Namun, Glenca memaksakan dirinya untuk menahan rasa sakit itu agar bisa mandi dengan segar.

Glenca merasa kelelahan dan kantuk masih menghantui tubuhnya, tetapi ia mengumpulkan kekuatannya untuk melanjutkan rutinitasnya. Ia mencuci rambutnya dengan lembut dan membersihkan tubuhnya dengan sabun yang harum.

Setelah selesai mandi, Glenca mengeringkan tubuhnya dengan handuk hangat dan mengenakan pakaian yang nyaman. Ia bergegas keluar dari kamar mandi dan melihat bayi itu masih tertidur dengan tenang.

... Bersambung...

1
aurel
udah like kak, seru banget, yuk mampir juga di karya aku
Sri Peni
terlalu sederhana
Nisa Anisya
next thorr nextt semangat
Lisa
Siapa y yg menculik Jevariel
Nisa Anisya
next thorr
Dian Hardiana
next
Angel Beats
menarik juga ceritanya. semangat terus ya kak
Angel Beats: sama sama
total 2 replies
Nisa Anisya
next thorr
Eryanti Erna
lanjut thorr
Anita Jenius
Mampir sini dulu
Amelia
aku mampir nih ❤️❤️
Nisa Anisya
/Drool/ ayok nextt thorr
Nisa Anisya
makin seru thor semangat up nya
Dian Hardiana
seru banget thorr nextt semangat
Glenca kayaknya udh nyaman sama si bayi😭👊
Nisa Anisya
😭😭 baper gueh
Nisa Anisya
yeayy Author upp
pembawaan prolognya menarik, suka deh!(o´・∀・)o
authorNamhye: hehe makasih semoga betah ya
total 1 replies
Nisa Anisya
seru banget novelnya semangat terus semoga cepat terbit amin
Sri Peni
semakin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!