NovelToon NovelToon
Kesemsem Guru Bahasa Arab

Kesemsem Guru Bahasa Arab

Status: tamat
Genre:Dosen / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Tamat
Popularitas:77.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aliraa al syifa

Di masa putih abu-abu ini barulah aku mengenal rasa, rasa suka terhadap lawan jenis. Namun parahnya, rasa cinta itu tertanam untuk guruku sendiri.

Cinta itu ternyata benar buta ya? Saking butanya, aku siap ditakzir ratusan kali karena sudah lancang mencintai guru bahasa arab di sekolahku.

"Ustadz, tidak perlu memintaku untuk kembali jika tujuanmu ingin menasehatiku demi bisa berhenti mencintaimu. Aku siap pulang jika kau memintanya, tapi untuk berhenti mencintaimu, aku perlu merujuk surat keterangan tidak mampu!"

Melihat status dan usia kami, mampukah aku meluluhkan hatinya? Atau justru memilih mundur dan mengubur dalam-dalam rasa ini akibat penolakan berulang kali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliraa al syifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Traktiran

Vita hanya diam dengan sesekali terisak. Hatinya teramat perih, bukan sekali dua kali ia merasakannya, tapi berkali-kali penolakan ustadz Dafi berkali-kali pula ia merasakan sakit.

"La, lo gak takut kena takzir udah marah-marahin ustadz Dafi tadi?" Ucap Vita setelah mereka sampai di parkiran sekolah.

"Ngapain takut, kita sama-sama makan nasi."

"Kalo kena takzir gimana?"

"Jalani aja, Vit," jawab Lala mengakhiri obrolan mereka dan segera menuju kelas.

Seperkian menit kemudian, Lala menghentikan langkahnya. Menarik tangan Vita dan menatapnya penuh keseriusan."Jangan bilang lo mau ngejar ustadz Dafi lagi setelah semua yang terjadi?"

"Mau gimana lagi, La, bukannya udah biasa gue dapet penolakan dari ustadz? Gue cinta La, mau gimana pun dia."

"Pokoknya gue gak terima kalo lo sampe nangis-nangis gara-gara dia. Gue bakal bacain lo yasin!"

*****

Ibu Rahma meradang setelah mendengar cerita Lala tentang penolakan yang ustadz Dafi lakukan hingga berkali-kali. Kini, Bu Rahma mewanti-wanti putrinya untuk tidak lagi mengejar ustadz Dafi.

Vita semakin kesusahan jika begini jalannya. Oh Tuhan, mengejar cinta ternyata tidak semudah mengambil air dari dalam bak mandi. Dan parahnya, Lala sebagai sahabat Vita malah berpihak pada Bu Rahma.

Vita melangkah gontai menuju perpustakaan, entah takdir atau kebetulan, ia malah harus bertemu ustadz Dafi.

Vita berusaha untuk tenang dan bersikap tidak perduli walaupun sebenarnya ia tidak tahan ingin menyapa. Namun mengingat kemarahan Ibunya semalam, nyalinya menciut. Vita mengalihkan pandangannya untuk tidak memfokuskan diri pada ustadz Dafi. Apa lagi sebentar lagi ia akan menghadapi ujian semester, Ibunya sudah pasti akan memenggal kepalanya jika sampai nilainya anjlok.

Vita tetap fokus pada jajaran buku di rak, ia mencari kamus yang tempo hari sempat gagal karena pertemuannya dengan ustadz Dafi. Hingga tanpa ia sadari ustadz Dafi sudah berada di sampingnya.

"Ehem.."

Vita tak menoleh, ia masih fokus memilah-milah kamus yang tepat. Hingga ia berhasil mendapatkan kamus bahasa arab yang dicarinya, Vita memutuskan untuk pergi tanpa perduli keberadaan ustadz Dafi.

Sesampainya di kelas, Lala memberondong banyak pertanyaan pada sahabatnya, mewanti-wanti supaya Vita tak lagi mencari dan menemui ustadz Dafi.

"Awas aja kalo lo sampe nekat," ancam Lala.

Vita terdiam. Toh tadi bertemu karena gak sengaja, bukan aku yang menemuinya, pikir Vita.

*****

Tak seperti biasanya, Vita terlihat biasa saja bahkan disaat pelajaran bahasa arab. Terlebih lagi ada Lala yang selalu mengawasinya, dan bayangan mata Ibunya yang melotot tajam terus meneror.

Seperti biasa, sebelum pelajaran dimulai, ustadz Dafi mengabsen siswinya satu-persatu. Biasanya nama Vita yang lebih dulu di panggil, namun kali ini hanya dilewati. Sepanjang pelajaran berlangsung, sengaja Vita tak memandang ke arah depan.

Mau bagaimana lagi? Aku takut tidak bisa menahan diri untuk berkata aku mencintainya. Tapi ustadz, terimakasih atas kekecewaan ini.

"Vit, lo gak liat tadi ustadz Dafi ngeliatin lo mulu?" Ucap Lala setelah jam pelajaran selesai.

"Halah, lo cuma mau ngetes gue doang kan? Biar lo bisa marahin gue kalo ngejar-ngejar ustadz Dafi lagi."

"Ih kagak, gue seriusan!"

Vita memilih diam dan tak mempercayai ucapan sahabatnya. Rasanya masih begitu malas membahas soal seseorang yang sudah menghancurkan isi hatinya.

Mereka berdua menuju kantin, tak sengaja berpapasan dengan ustadz Dafi. Vita pura-pura tidak melihatnya, namun ustadz Dafi justru menyapanya.

"Assalammualaikum."

"Waalaikumsalam." Mereka melanjutkan langkahnya menuju kantin.

"Lo mau pesen apa, Vit?" Ucap Lala hendak memesan makanan. Namun lagi-lagi mereka dikejutkan dengan hadirnya ustadz Dafi yang meminta bergabung di meja mereka.

Hening..

Tidak ada perbincangan di antara mereka, sementara Lala masih menunggu pesenan.

Seperkian menit kemudian, ustadz Dafi mengawali percakapan.

"Anty sakit?"

"Tidak ustadz."

"Tumben diem, biasanya anty selalu cari saya."

"Tapi sekarang gak kan ustadz?"

"Anty masih marah sama saya?"

"Tadaaa dua es jeruk datang," belum sempat Vita menjawab pertanyaan ustadz Dafi, Lala menghampirinya dengan membawa dua es jeruk.

"Ustadz mau pesen apa, biar saya pesankan," ucap Lala menawarkan diri.

"Terimakasih. Tapi saya hanya ingin duduk saja."

Vita dan Lala menghabiskan makanannya, kini hanya tersisa mangkok kosong di atas meja. Lala beranjak hendak membayar pesanannya, namun dengan cepat ustadz Dafi melarangnya.

"Biar saya saja yang bayar!"

"Hah? Dalam rangka apa ustadz mau bayarin makanan kami?" Tanya Lala penasaran, sementara Vita masih terdiam dan mendengarkan perbincangan mereka.

"Anggap saja ini sebagai ucapan terimakasih saya untuk kalian."

Ustadz Dafi melangkah pergi setelah membayar semua pesanan Vita dan Lala. Vita beranjak dari duduknya berniat ingin mengejar ustadz Dafi. Namun sayangnya..

"Gak, Vit! Lo gak boleh ngejar ustadz Dafi lagi!"

"Tapikan dia udah luluh, La. Buktinya dia traktir kita makan."

"Ya elah Vit cuma traktir doang yang dia kasih, bukan hatinya!"

"Sampe kapan La? Gue bisa mati."

"Sampe ustadz Dafi bisa mikir gimana rasanya terabaikan!"

Vita menghela nafasnya tak bersemangat. Lagi-lagi karena Lala ia harus menahan diri untuk mendekati ustadz Dafi.

❣️TBC❣️

1
Mukmini Salasiyanti
assalamu'alaikum Thor...
salken cik Gu Bhs Arab...
kaifa haalukum?? 😉
Eva Karmita
🥰❤️
Eva Karmita
salam kenal otor 🙏😊
Rubyred
bagus cerita gak terlalu panjang tapi isi oadat jelas
Shofiatul Marwah
gak ada kelanjutan nya kah thor?
Maulana ya_Rohman
lha..... lha..... lha..... kok END😬😬😬😬😬😬..... lanjut lagi thor.....
Maulana ya_Rohman
lama ya up nya🤔🤔🤔🤔
Maulana ya_Rohman
kok blm up juga ya thor🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Maulana ya_Rohman
masyaallloah seret banget up nya😱😱😱😱😱😱
Maulana ya_Rohman
up lagi donk thor....😟😟😟😟.... kok bikin teka-teki ajah....😔
Elwi Chloe: Hai, ka. Baca novelku juga yuk! "Scandal Kencan Semalam"

Suatu hal yang harus dia pertaruhkan untuk mendapatkan uang, yakni tubuhnya sendiri. Jecy berakhir menghabiskan satu malam bersama seorang milyarder muda bernama Leon, pria yang terkenal dengan tempramen buruk. Hidupnya kacau ketika sang ibu meninggal dan dia mengetahui bahwa dia hamil.
total 1 replies
Maulana ya_Rohman
iya Vita saya kesini mau nunggu up darai AUTHOR 😁😁😁😁😁.... kok lama banget ya🤔🤔🤔* ucap umi.....🤭😂😂😂😂😂
semoga lekas sembuh semua keluarga ya thor dan dapat beraktifitas kembali🤲🤲🤲🤲🤲🤲
Maulana ya_Rohman
kok blm up lagi ya thor...... padahal bagus banget ceritanya😟😟😟😟
Maulana ya_Rohman
dah baca 2x thor.......
kenapa gak up 2x😟😟😟😟
Maulana ya_Rohman
akankah kembali sama ustadz Dafi🤔🤔🤔....
up nya doubel donk thor😟😟😟😟
Maulana ya_Rohman
sekarang jarang up ya thor...🤔🤔🤔🤔
Maulana ya_Rohman
😢😢😢😢😢😢😢......
gantian Dafi yang kesem² sama Fita😂😂😂😂😂😂....
makanya Dafi dulunya jangan judes²😂😂😂😂😂
ending nya kamu yang kelabakan kan.... kan.... kan....🧐🧐🧐🧐
Maulana ya_Rohman
doubel up donk thor😟😟😟😟😟
Maulana ya_Rohman
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
hancur sudah dan r3muk hatinya.....🤧... hampir luluh dengan sikap manisnya😭😭😭😭😭😭
Maulana ya_Rohman
ku tunggu up ny dari kemaren², kok up ulang😟
Maulana ya_Rohman
kok up ulang thor🤔🤔🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!