NovelToon NovelToon
Wanita Yang Kubuat Cacat

Wanita Yang Kubuat Cacat

Status: sedang berlangsung
Genre:Orang Disabilitas / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat
Popularitas:274.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

"Salah satu kakinya diamputasi setelah ditabrak sebuah mobil 8 tahun silam. Sayangnya, mobil itu kabur, CCTV rusak." Kenan tersenyum getir, seolah hal itu sudah biasa terjadi jika pelakunya orang-orang berduit. "Ada saksi yang mengatakan jika yang menabrak Ilona adalah mobil sport warna merah, tapi..." Ia kembali terkekeh. "Beberapa hari kemudian, kesaksiannya berubah. Entahlah."

Mendengar itu, tubuh Elang seketika mengalami tremor. Jantungnya berdebar kencang, dan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya.

Semoga saja ini hanya kebetulan. 8 tahun yang lalu, Elang menabrak seseorang saat dini hari, sepulang dari party kelulusan SMA bersama teman-temannya. Kondisinya setengah mabuk saat itu. Karena takut, di tambah kondisi jalanan yang sepi, ia langsung kabur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3

Jam dua lewat tujuh belas, Elang terbangun dengan napas tersengal. Keringat dingin membasahi kening, leher dan punggungnya. Jantungnya berpacu seperti malam itu juga.

Lagi. Mimpi itu datang lagi. Entah keberapa kalinya dalam 8 tahun ini.

Di mimpi, langit masih hitam. Jalanan kosong. Hanya lampu mobilnya yang membelah gelap.

Musik dari pesta kelulusan SMA dan tawa teman-teman, masih berdengung di kepalanya.

Ia mabuk. Bukan mabuk sampai tidak sadar. Mabuk cukup untuk merasa dirinya masih bisa menyetir.

Jalanan di dekat pasar lama memang sepi, karena pasar tersebut terbengkalai, para pedangangnya telah direlokasi. Kakinya menginjak pedal gas cukup dalam, mobil melaju kencang bak di sirkuit balap.

Tiba-tiba ia melihat sebuah siluet. Matanya menyipit, mencoba fokus. Seseorang berkendara di depannya dengan kecepatan sedang. Ia menginjak rem, namun terlambat.

_Brak._

Suara itu. Suara yang delapan tahun tidak pernah pergi dari telinganya. Beberapa bagian motor terpental ke udara, nyata di depan matanya.

Ia berhenti tiga detik. Tangannya gemetar di setir. Menarik gagang pintu, ia harus melihat kondisi orang yang ia tabrak. Pintu baru terbuka sedikit... lalu ia menutupnya lagi. Ia berubah fikiran.

Panik. Takut. Bayangan jeruji besi memenuhi kepala. Minggu depan ia terbang ke Jerman, sudah diterima di salah satu kampus ternama disana. Kasus ini bisa membuat dirinya dicekal untuk ke luar negeri. Tidak, masa depannya tidak boleh dipertaruhkan.

Elang menginjak pedal gas. Mobil sport merah itu melesat pergi, meninggalkan tubuh yang tergeletak di aspal dalam kegelapan dan berlumur darah.

Mimpinya selalu berhenti di detik ketika ia memilih kabur. Memilih menjadi pecundang demi masa depannya.

Elang duduk di tepi ranjang sambil mengatur nafas. Delapan tahun ia berusaha mengubur memori itu. Tapi ia seperti terus dikejar rasa bersalah, mimpi itu datang berkali-kali. Dan malam ini, wajah Ilona seketika muncul di kepalanya. Ia menutup wajah dengan kedua telapak tangan, menangis, teringat saat Ilona menaikkan gaunnya sedikit ke atas, menunjukkan kakinya yang sekarang hanya tinggal sebelah. Entah bagaimana Ilona menjalani hari-harinya selama 8 tahun ini.

Kasus kecelakaan itu bisa tertutup karena bantuan orang tuanya yang kaya raya dan punya banyak koneksi orang di kepolisian. Benar kata Kenan, apa yang tidak bisa dibeli oleh orang kaya. Mungkin, hanya hati nurani yang tidak akan terbeli.

...----------------...

Pesawat menuju Jakarta berangkat pukul 09.00 WITA. Elang duduk di dekat jendela, tapi matanya tidak menikmati pemandangan di luar, ia sibuk memutar kembali setiap apa yang ia lihat kemarin, khususnya Ilona.

Ia sudah kembali ke Jakarta, kembali dengan rutinitas seperti biasa, tapi harinya berantakan. Email salah kirim. Rapat ia diam saja. Kopi ketumpahan ke dokumen, dan lain-lain.

Ia terus dihantui rasa bersalah. Bayangan Ilona terus berputar di kepalanya.

"Gimana, bagus gak?" Alisya yang mendatangi Elang di kantor, menunjukkan foto dirinya saat fitting kebaya kemarin.

Seminggu lagi Elang bertunangan dengan Alisya, kekasihnya sejak masih di Jerman. Undangan sudah dicetak. Cincin sudah jadi karena pesan bulan lalu. Pakaian, gedung, dan catering juga sudah DP. Semua sudah siap.

"Bagus." Elang memperhatikan foto Alisya dengan kebaya maroonnya.

"Menurut kamu kebanyakan aksesoris gak sih, apa selendang bentuk pita di bagian belakang mending gak usah dipakai?" Alisya bertanya dengan antusias, namun sang kekasih malah bengong, pandangannya kosong, melamun. "Yank" Ia menepuk bahu Elang yang duduk di kursi kerjanya.

"Hah, iya," Elang terperangah.

"Aku nanya kamu."

"Iya, apa?" Elang gelagapan.

Alisya mendengus kesal, namun tetap mengulang pertanyaannya.

"Seperti ini bagus kok," respon Elang.

Selain menunjukkan foto, Alisya juga membawa map berisi rundown acara dan daftar tamu. Ia yang berdiri di samping Elang, mengajak kekasihnya itu untuk diskusi membahas detail acara yang hanya tinggal beberapa hari lagi.

"Vendor dekor tanya warna bunga. Mau tetap putih-gold aja, atau mau ditambah dusty pink atau warna lain lagi?"

"Terserah kamu aja."

"Terus rundown acara, kayak gini menurut kamu pas atau mau ada yang diganti, nambah acara, atau gimana?"

"Udah."

"Ini untuk daftar undangan, sudah benar atau ada yang mau diganti. Besok mau disebar soalnya."

"Hem," Elang mengangguk.

"Terus untuk. .." Alisya tiba-tiba berhenti. Ia menatap Elang lama, kekasihnya itu seperti tidak bersemangat sama sekali. Selain tak menatap kertas-kertas yang ia tunjukkan, tak sekalipun juga memberi masukan, hanya menjawab sekedarnya, seolah acara minggu depan itu tidak terlalu penting. "Sayang. Kamu dengerin aku nggak sih?"

Elang tersentak saat bahunya ditepuk Alisya. "Denger. Maaf. Lagi banyak kerjaan." Ia pura-pura sibuk dengan laptop. "Aku masih banyak kerjaan, nanti malam saja kita bahas lagi." Ia sadar, jika pembahasan ini berlanjut, yang ada ia dan Alisya akan bertengkar.

Sebenarnya bukan pekerjaan yang memenuhi isi kepalanya, tapi Ilona. Ada Ilona di sana. Ilona dengan satu kakinya, yang di dorong di kursi roda malam itu.

Alisya mengangguk, meski menyimpan sedikit rasa kesal, tapi ia tak mau terlalu menunjukan itu. Ia merapikan mapnya, mengecup pipi Elang lalu pamit. "Oke. Nanti malam kita lanjut sambil VC ya. Jangan lupa makan."

Elang mengangguk sambil tersenyum. Kekasihnya itu, tak ada yang berubah, sejak 3 tahun yang lalu, perhatiannya masih sama. Pintu kembali tertutup, Alisya hilang dari pandangannya.

1
Patrick Khan
wes karepmu lang😁😁😁
Patrick Khan
akhirnya gini jg kan..klo ketauan smw pasti amburadul
Humaira
😭😭😭😭😭
reza indrayana
tetaplah di posisimu hingga ILona mau mbukakan pintu untukmu Lang.. buktikan kalau cintamu benar- benar tulus pada ILona.. dan yakinlah... Cinta kalian akan membukakan pintu hati ILona untuk memaafkan elang dan hidup berbahagialah... 💙💛💙😘😘😘😥😥😥
reza indrayana
mengharu biru nichh...
nangis bener-bener dengan ketulusan & cinta elang yang bukan sekedar mau bertanggung jawab...
beri kesempatan elang untuk menceritakan kejadian 8 Th lalu ILona.. apalagi silikonnya waktu dulu tidak sama dengan elang yang sekarang...
semoga Harimu Luluh dengan ketulusan Cintamu pad elang yang akan membawa kebahagiaan dalam hidupnya ILona...

Semua tidak lepas dari takdir.. begitupun pertemuanmu dengan elang... 😭😭😭💙💛💙😘😘😘
reza indrayana
ikutan sedih nichh..., bahkan takut baca kwatir hal birukmyerjadi dalam pernikahan elang & ILona..
prihatin dengan hubungan yang tulus tapai dinhancurkan hanya gara² masa lalu yang sebenarnya tidak mungkin akan bisa di ulang apalagi kembal... 😥😥😥
Azda Syafril
buktikan klo cinta dg illona.. dn buktikan klo qm TDK takut msuk penjara... jgn menyesali keputusanmu msuk pnjra Lang... LBH baik berpikir logis dg jalur damai illona mau memaafkan mu tp qm hrus menjauh itu LBH baik Lang...💪
Indra Reza Zulkifli
sedikit cerita dulu saudara saya juga ada yg ketabrak motor kakinya cedera,,dengan gentle tuh yg nabrak buat tanggung jawab biaya berobat dan mau nikahin saudara saya takut gak bisa jalan dngn normal,, saudara sayanya gak mau, Alhamdulillah kakinya gak cedera parah bisa normal... ternyata ada yg lebih gentel d dunia nyata daripada dunia pernovelan🤭😄
yutantia 10: kirain tawaran nikah, cuma ada di novel, ternyata di dunia nyata juga ada
total 1 replies
Rahmawati
skrg aja bilang mau nyerahin diri ke polisi, km mau bikin ilona merasa bersalah ya
BundaneAyaFitri
akankah Ilona bakalan luluh, setelah melihat elang semalaman berada diluar, ditemani derasnya hujan serta petir yg menggelegar hehe kayak di pilm India jadul deh 😁😁😁sok teu aku Thor..... hadeeehh kasian kamu Lang, nikahannya batal sayang duitnya,mana duit hasil jual mobil pula,... bakal beneran ngenes deh kamu kalo ditambah masuk bui pula😢😢😔😔😔 gimana endingnya ya Thor? masih panjangkah? terserah Thor dah gimana kelanjutannya 🙏🙏🙏
memei
mati saja kamu elang biar yg membencimu puas 🤣🤣🤣🤣🤣
Sari Kumala
maafin aja lah yg namanya manusia pasti punya kesalahan
Ummah Intan
semua org berhak mendapatkan kesempatan kedua dan jg semua org bs berubah lebih baik lg meski pernah berbuat kesalahan yg besar,Tuhan sj maha pengampun
enungdedy
gk bisa komen apa2lah...krn elang memang salah🥹
klo pun elang hrus dipenjara semoga hub elang dan ilona bisa membaik
Hani Ekawati
Mau kasian sama Elang tapi lebih kasihan lagi ke Ilona, kejadian yang menimpanya benar benar menghancurkan hidupnya dan disaat mulai menerima takdir tapi kenapa harus bertemu dengan pelaku tabrak lari itu bahkan Ilona jatuh cinta pada laki laki itu. 😭
Hani Ekawati
Sekarang aja kamu ngomong kaya gitu setelah tau keadaan Ilona. Lah dulu mana ada rasa itu 🙄
Hani Ekawati
Tapi sekarang Ilona sudah jatuh cinta sama kamu, mana mungkin tega melihat orang yang di cintainya mendekam dipenjara🙄
Pinter kamu Lang, ngedeketin Ilona biar dia jatuh cinta sama kamu padahal kamu sendiri entah mencintai Ilona secara tulus atau karena rasa iba, entahlah.🙄
Hani Ekawati
Jangankan Ilona, akupun sebagai reader sangsi akan pengakuanmu yang selalu bilang mencintai Ilona
Retno Wulan
nangis aku sedihhhh
Kustri
mirip karya sblh, awal'a anak" kecil yg main ditaman, tanpa sengaja anak laki" jatuh, menimpa anak perempuan, lalu jatuh br2...malah berlalu 15 th yg menyababkan kelumpuhan kaki 2-2nya pd siwanita✌
yutantia 10: Sekarang ada event lomba dengan tema orang disabilitas, jadi kemungkinan beberapa karya ngambil tema yang sama
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!