NovelToon NovelToon
Bukan Pengantin Pengganti

Bukan Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:CEO / Pengganti / Angst / Tamat
Popularitas:644.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nopani Dwi Ari

Velia harus rela menggantikan sang kakak yang kabur di hari pernikahannya dengan Daniello. Laki-laki yang memiliki kelakuan menyimpang, sampai dimana sang ayah mertua meminta janji pada Velia agar mengubah sang anak menjadi laki-laki yang normal.

"Berjanjilah pada papah, bahwa kamu. Akan membawa anak papah ke jalan yang benar,"

"Tapi..."

Dengan memelas ayah mertua Velia Tuan Samanta memohon pada dirinya, membuat Velia tak bisa berbuat apa pun. Dan belum lagi cinta masa lalu Velia dan Daniello yang kembali, saat mereka saling cinta.

Akankah mereka bersama? Ikuti kisah Velia dan Daniello.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nopani Dwi Ari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part.11

Mobil Ello dan Mommy Mila, hampir tiba secara bersamaan. Ello melihat Velia yang di seret.

"Mommy lepas," teriak Velia.

Mommy Mila mendorong Velia, sampai tersungkur mencium lantai. Velia mengaduh dan memegangi bibirnya, yang mencium lantai.

"Kamu itu benar-benar keterlaluan, kenapa buat malu hah?" bentak Mommy Mila.

"Aku gak buat malu mommy, mommy harus dengarkan penjelasan aku. Aku bukan penyuka sesama jenis mom, aku normal." Teriak Velia frustasi.

"Mommy harus cari kebenarannya dulu, baru menghakimi aku. Mommy mana tahu semua tentang aku, karena kamu gak mengurus ku." Pekik Velia.

Mommy Mila melayangkan tangannya, seketika membuat Velia terdiam.

"Velia." Ucap Ello saat masuk ke dalam rumah, dia telat melindungi Velia.

Velia tertawa memegangi pipinya, dia menatap tajam sang ibu.

"Kamu," tunjuk Velia.

"Kamu akan menyesal," pekiknya tanpa bisa berkata apa pun.

"Bukan aku yang penyuka sesama jenis, bukan aku tapi..."

Velia melirik Ello, yang berwajah tegang. Dia takut Velia membongkar rahasianya, bahkan Velia melihat dia dan Alvaro tidur bersama.

"Tapi?"

"Bukan siapa-siapa." Velia urung mengungkapkan bahwa Ello, adalah penyuka sesama jenis. Namun dia memiliki janji pada papah Samanta.

"Mom sudah, kasian Velia. Lebih baik mommy istirahat tenangkan pikiran mommy," ujar Sherlin yang sejak tadi diam, Sherlin tahu semuanya tapi dia memilih untuk tutup mulut saja.

"Baiklah urusan kita belum selesai Velia, pergi dari sini." Usir Mommy Mila.

"Velia lebih baik kamu pulang saja," pinta Sherlin.

"Tanpa kalian minta pun aku, akan pulang."

Velia berdiri dia menatap tajam Ello, kemudian keluar dari rumah tersebut.

"Velia maafkan aku!"

Velia menggeleng dia memilih pergi dari rumahnya, kemana pun itu asal jangan ke apartemen Ello.

Ello pun mengikuti Velia dari dalam mobil, Velia menyusuri jalan perumahan yang sudah sepi. Dia tak takut sama sekali.

"Velia kamu mau ke mana? Ayok kita pulang, maafkan aku." Ucap Ello.

Namun Velia tetap diam, dia sudah sakit hati pada keluarganya sendiri. Dan kini, dia sakit hati pada mertuanya sendiri yang tak percaya padanya. Seharunya Mommy Grasia bersyukur, dia tak membongkar kelakuan asli anaknya.

Velia berhenti dan menatap tajam Ello, dan Ello pun turun mencoba membujuk Veli agar pulang. Dia sangat khawatir, jika Velia masih berkeliaran di jalan.

"Ini semua gara-gara kamu," marah Velia.

"Iya aku minta maaf."

"Seharusnya kamu yang di hujat, bukan aku. Bahkan kalian..."

Velia menatap Ello, lalu menggeleng dan bergidik ngeri. Tanpa aba-aba Velia memukul badan Ello, karena kesal dia mulai terisak.

"Harusnya kamu berterima kasih pada ku, menutupi kelakuan kamu yang menyimpang. Tapi apa balasannya? Kalian malah menuduh dan menghina ku!" marah Velia.

Ello menangkap tangan Velia, lalu menarik Velia dalam dekapannya.

"Maafkan aku Velia, sungguh aku menyesal." Lirih Ello.

"Bohong," sergah Velia tak percaya.

"Lebih baik kita akhiri saja pernikahan ini, masih belum terlalu jauh. Aku tidak akan menuntut apa pun dari kamu dan papah mu," papar Velia.

"Engga, kita baru menikah dua hari. Apa kata orang jika kita sudah bercerai?" tolak Ello, di tidak ingin berpisah dengan Velia. Karena menyadari ada setitik rasa nyaman dan sayang, pada gadis cerewet di depannya ini.

"Kenapa? Kenapa kamu egois El? Kamu mau dengan Alvaro tapi kamu mau juga dengan ku begitu?"

Velia menggeleng dia menatap Ello, yang menatapnya sedih. Sekilas Velia merasa familiar, dengan wajah Ello saat sedang sedih. Tapi dia lupa.

"Aku tidak bisa melepaskan Alvaro Ve, itu terlalu bahaya." Jelas Ello mencoba meminta pengertian dari Velia.

"Berbahaya? Seberapa bahaya dia? Sekarang aku beri kamu pilihan. Kamu pilih aku atau Alvaro?" tekan Velia.

"Aku tidak bisa memilih di antara kalian, kalian sama-sama penting dalam hidup ku."

"Kalau begitu lepaskan aku," pekik Velia.

"Sampai kapan pun, aku tidak akan melepaskan mu Velia." Lirih Ello.

"Terserah."

Setelah mengucapkan itu, Velia memberhentikan taxi yang lewat di depannya.

"Velia? Kamu mau kemana? Velia. Sial!"

Ello pun melajukan mobilnya, mencoba mengikuti taxi yang di tumpangi Velia. Kabar tentang Velia yang menyukai, sesama pun langsung sampai pada Tuan Samanta.

"Tuan lihat ini," tunjuk Gerry.

"Siapa yang berani memberitakan menantu ku, seperti ini?" geram Tuan Samanta.

"Saya akan mencari tahu tuan," ucap Gerry.

Tuan Samanta pun menyuruh Gerry keluar, dia akan menghubungi Velia. Namun tak di angkat, lalu di luar jangkauan.

"Kenapa tidak bisa di hubungi?"

"Gerry," panggil Tuan Samanta.

"Iya tuan!"

"Hubungi Ello, dan tanyakan Velia." Titah Tuan Samanta.

"Baik tuan," jawabnya.

Gerry mencoba menghubungi sang tuan muda, namun Ello pun sama tak dapat di hubungi. Dari dulu Tuan Samanta tidak pernah menghubungi, seluruh anggota keluarganya secara langsung. Hanya Velia lah yang dia hubungi secara langsung.

"Tuan, tuan muda juga tidak bisa di hubungi. Tapi saya sempat bertanya pada orang rumah, mereka bilang Nyonya Grasia memarahi Nona Velia." Jelas Gerry mengambil jeda.

"Nyonya Grasia meminta tuan muda, untuk menceraikan Nona Velia." Lanjutnya lagi.

"Apa? Apaan Grasia ini, dia bertidak sesuka hati. Tanpa mau mendengarkan, penjelasan Velia dia tidak tahu saja yang sebenarnya," geram Tuan Samanta.

"Gerry siapkan penerbangan malam ini, dan atur jadwal kembali dengan klien yang lain." Perintah Tuan Samanta dengan tegas.

"Baik tuan."

Gerry pun mengurus kepulangan sang tuan, Gerry juga tahu bahwa Ello penyuka sesama jenis. Dia yang mencari tahu data dari Alvaro Biantara, kekasih Ello Tuan Samanta hanya takut Velia menyerah.

Tuan Samanta mengirim pesan pada Velia.

"Tolong tetap bertahan nak!"

Velia tahu bahwa papah mertuanya mengirim pesan, tapi hati dan perasaannya hancur. Dia tak membalas, atau menerima panggilan dari papah mertua dan suaminya.

"Maafkan aku pah, aku tidak bisa." Lirih Velia.

Velia sudah sampai di apartemen milik Ello pada akhirnya, pasalnya dia tak tahu, harus kemana? Jika bertemu Indi, dia takut berita itj semakin menjadi. Membuat Ello yang mengikuti Velia, enghembuskan nafas dengan lega setidaknya dia pulang kerumah.

"Velia tunggu," pekik Ello.

Namun Velia acuh saja, dia pun naik lift yang hampir tertutup. Membuat Ello mengumpat, dengan terpaksa Ello menunggu lift turun.

Beberapa menit kemudian Ello sudah sampai di depan unitnya, dia pun membuka pintu dengan tergesa. Lalu berlari kecil menuju lantai dua, dimana kamarnya berada.

Dia mendapati Velia sudah mengenakan Lingeri hitam, sungguh menggoda dari sebelumnya. Velia menggerai rambutnya, bahkan dia tak memakai dalaman sama sekali.

"Velia," panggil Ello lirih, dan sedikit ada getaran.

"Kenapa? Kamu gak akan tertarik pada ku kan?" sindir Velia, jujur dia pun ingin membuktikan apakah Ello menyukai perempuan?

Ello tersenyum sinis, menatap Velia dia membuka kemejanya dan melemparkannya asa. Kini giliran Velia yang sedikit panik, takut di perkosa oleh Ello.

Tapi ini tujuannya, dia ingin anak yang menemani hari-harinya tanpa keluarga.

"Ma-mau apa kamu?" tanya Velia saat Ello melepaskan celananya, dan hanya menyisakan boxernya saja.

Ello mendekat dan mencium pipi Velia.

"Aku bisa memuaskan kamu sayang, seperti aku memuaskan kekasih pria ku." Bisik Ello, membuat Velia merinding.

Velia pun mendorong tubuh Ello dengan kasar, dia langsung masuk kedalam selimut. Ello pun tertawa senang sekali menjahili Velia, dia tak akan melakukan itu dengan Velia. Jika dia terpaksa, sebenarnya secara diam-diam Ello selalu menemui psikolog untuk kesembuhan dirinya.

Namun selama lima bulan dia tak ada perubahan masih menyukai Alvaro, tapi saat melihat Velia dia bereaksi. Dan menurut dokter, itu suatu kemajuan yang bagus.

"Semoga aku sembuh, dan bisa menjadi suami mu selamanya Velia. Karena rasa itu perlahan muncul," gumam Ello menatap Velia yang terlelap tidur.

Ello memang orang yang mudah jatuh cinta, mudah juga di manfaatkan lalu di bodohi.

tbc...

Semoga suka 💜💜

Jangan lupa tinggalkan jejak makasih 🙏

1
🌺🌺
ceritanya seru dan bagus
neny
cerita nya bagus,,maaf aq boom like dr bab 1 sampe bab 38,,slnya lp,,semangat kak othor 💪😘
AriNovani: Makasih kakk 🥰
total 1 replies
Virna Vaina Voona
entah apa yang merasuki mu~~~
Virna Vaina Voona
si velia pasti syik syak syok tuh.. hahaha
Virna Vaina Voona
velia nama ku waktu kecil wkwkwk
Yati Alwayss Lealy
Kecewa
AriNovani: saya lihat semua novel yg kau baca, di bilang buruk sma kecewa coba anda nulis novel biar saya nilai
total 1 replies
Yati Alwayss Lealy
Buruk
AriNovani: menurut lo yg bagus yg kaya gimana?
total 1 replies
Shifa Burhan
hebat pemikiran wanita dalam membuat novel

Dev melecehkan istri orang segitu aja hukumannya
alvaro juga menyerah istri orang untuk dilecehkan dan percobaan pembunuhan malah tidak dapat hukuman sama sekali

dan ene eng saat wanita lain yang melakukan kesalahan

keyra melakukan kesalahan pada beliau langsung diberi hukuman disekap dan dibuat menderita dan taura baru dibebaskan

aku setuju semua tokoh jahat mendapatkan kesempatan berubah tapi yang jadi masalah kenapa hanya wanita jahat yang dapat hukuman yang kejam sedangkan pria2 jahat bebas begitu saja, bahkan setelah melecehkan istri orang

ini lah sifat wanita, mereka akan kejam pada wanita lain yang jahat padanya tapi akan lembut dan tidak tega pada pria lain yang jahat padanya
AriNovani: Terima.kasih masukannya 🙏
total 2 replies
Mochi 🐣
💕💕💕
AriNovani
💙💙💙
Vien Habib
Luar biasa
Nila
Bella jangan bodoh. Hil mu bisa dihitung bulannya. Kapan kamu dilecehkan Dev.
Yani Citra: A dia
total 1 replies
Nila
Kalau Alvaro mau pasti bisa sembuh
Nila
Ello nggak tegas
Nila
Alvaro harus kasihan pada kedua orang tuannya
Nila
Alvaro butuh psikiater.nKisqh yg tragis
Nila
hancur kan Alvaro. manusia jadi- jadian menyalahi kodrat
Nila
👍👍👍💪💪
Nila
Susul istri mu El
Nila
Alvaro jahat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!