NovelToon NovelToon
Penguasa Agung

Penguasa Agung

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Blueria

Qin Mu, putra Patriark Keluarga Qin, dianggap sebagai sampah karena gagal membuka meridian meski telah berlatih selama satu tahun. Di tengah hinaan, tekanan keluarga, dan ancaman diusir pada Upacara Uji Spiritual, ia tetap bertahan dengan tekad kuat.
Namun, di balik kegagalannya, tersembunyi misteri besar dalam tubuhnya. Hingga suatu malam, ia akhirnya melihat energi spiritual untuk pertama kalinya, tanda awal kebangkitan yang akan mengubah nasibnya.
Dari kehinaan menuju kekuatan tertinggi, Qin Mu menantang takdir untuk menjadi Penguasa Agung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Blueria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 7 — Pegunungan Tianlei

Matahari pagi di Kota Huzhou kini terasa lebih menyengat, namun bagi Qin Mu, panas tersebut hanyalah teman dalam menempa tubuhnya agar semakin kuat.

Murid-murid dan anggota keluarga menyadari Qin Mu mulai gila karena tertahan di Tahap Penempaan Tubuh. Mereka menjauh dari lapangan kecil disana dan memilih lapangan lain untuk berlatih.

Lapangan yang biasanya ramai, kini mulai jarang didatangi orang karena aroma debu yang terlalu pekat, Qin Mu bergerak dengan ritme yang konstan.

Di pundaknya, batang Besi Hitam Meteor seberat 100 kilogram itu melintang, menekan otot-otot trapesiusnya hingga menonjol keras. Ia tidak sedang berlatih teknik bela diri yang rumit; ia hanya berlari kecil, mengelilingi area tersebut berulang kali. Setiap langkahnya meninggalkan jejak yang sedikit lebih dalam di tanah, menunjukkan beban nyata yang ia panggul.

Latihan ini adalah siksaan bagi orang biasa, namun bagi Qin Mu, ini adalah meditasi bergerak. Ia menggunakan energi spiritual dari tahap Pengumpulan Spiritual untuk menyokong tulang-tulangnya agar tidak remuk, sementara otot-otot fisiknya dipaksa bekerja melampaui batas manusiawi.

Dengan Manual Kultivasi Menembus Batasan yang seharusnya dilakukan dengan meditasi, Qin Mu mencoba menggunakan cara yang berbeda: berlari dengan membawa beban selagi ia memutar pusaran di setiap titik meridian utama, mengurung energi alam kedalam pusaran dengan beban 100 kilogram di pundaknya.

Beberapa hari lalu, drama sempat terjadi di kediaman Tetua Kedua. Qin Feng, dengan wajah penuh kemenangan, mengadu kepada ayahnya, Tetua Kedua, Qin Chong, tentang pemberian sumber daya yang dilakukan Qin Lian untuk Qin Mu.

Namun, reaksi yang ia dapatkan jauh dari ekspektasi.

"Bodoh!" bentak Qin Chong, membuat Qin Feng tersentak mundur.

"Hanya karena sebutir pil kau datang merengek padaku? Jika Qin Lian cukup bodoh untuk memberikan jatahnya pada sampah itu, biarkan saja! Itu berarti dia akan tertinggal dari Qin Chen dan kakakmu Qin Zhang. Biarkan sampah itu memakan pilnya hingga mual, dia tetap tidak akan bisa membuka satu meridian pun dalam sebulan!"

Qin Feng hanya bisa menunduk malu, namun dendamnya justru beralih pada Qin Lian.

Sial baginya, Qin Lian bukanlah gadis lemah. Setiap kali Qin Feng mencoba mendekati area latihan Qin Mu untuk mengejek, Qin Lian selalu muncul lebih dulu, bukan dengan kata-kata, melainkan dengan serangan yang mengandung energi spiritual yang membuat Qin Feng harus merangkak pulang dengan memar di sekujur tubuh selama 15 hari terakhir.

Lima belas hari telah berlalu.

Di dalam kamar Qin Mu, suasana terasa begitu sunyi hingga suara jatuhnya daun pun seolah bisa terdengar. Qin Mu duduk bersila, matanya terpejam rapat. Di dalam tubuhnya, sebuah transformasi kesempurnaan sedang mencapai puncaknya.

Berkat kombinasi yang baik, Manual Kultivasi Menembus Batasan dari ayahnya, pil-pil pribadi milik ayahnya yang diberikan secara rahasia, serta dua butir Pil Pengumpul Spiritual tambahan dari Qin Lian yang tidak dapat ia tolak, energi spiritual di dalam tubuh Qin Mu kini telah mencapai titik jenuh.

Deg!

Tiba-tiba, di bawah pusarnya, pusaran energi yang selama ini liar mulai memadat. Energi spiritual yang awalnya hanya mengalir seperti air, kini mengkristal dan membentuk sebuah wadah transparan namun kokoh.

Inilah tanda seorang Kultivator Pembentukan Fondasi. Dengan terciptanya Dantian, Qin Mu bukan lagi seorang praktisi beladiri biasa; ia adalah seseorang dalam ambang orang yang mampu menyimpan energi alam dan menggunakannya sesuka hati.

Berkat akumulasi luar biasa dari ramuan yang mungkin tertimbun di tubuhnya, Dantiannya tidak berhenti di tahap awal.

Energi itu terus melonjak, mengisi wadah tersebut hingga penuh sesak, mencapai Tahap Sempurna Pembentukan Fondasi: Pembentukan Dantian Puncak.

Qin Mu membuka matanya. Tidak ada ledakan cahaya yang dramatis, hanya sepasang mata hitam kebiruan yang kini tampak sedalam samudra. Tubuhnya yang dulu kurus kini tegap berisi, setiap serat ototnya mengandung kekuatan ledak yang mengerikan.

Ia berdiri, mengangkat batang Besi Hitam Meteor itu dengan satu tangan kanannya, walaupun masih terasa berat, dengan ditempa tubuhnya selama beberapa hari terakhir dan peningkatan ini: Batang besi meteor itu terasa sedikit lebih mudah ia genggam hanya dengan satu tangan.

Qin Mu mengayunkan perlahan batangan besi itu di luar. Ia telah beradaptasi dengan berat 100 kilogram.

Qin Lian yang sering memperhatikannya dari jauh pun mulai menyadari perubahan fisik Qin Mu yang drastis, namun ia bahkan tidak berani membayangkan bahwa pria yang ia lindungi itu kini telah melewati tingkat kultivasinya sendiri.

Matahari sore menyinari lapangan latihan dengan warna oranye yang hangat. Qin Mu baru saja meletakkan batang besi meteornya ketika sebuah bayangan biru lembut mendekat.

Qin Lian berdiri di sana, terdiam cukup lama sambil menatap Qin Mu yang sedang menyeka keringat dengan kain kasar.

Gadis itu merasa ada yang aneh. Bukan hanya karena Qin Mu terlihat lebih bugar, tetapi ada aura wibawa yang samar terpancar dari setiap gerakannya. Tubuhnya kini lebih tegap, bahunya melebar, dan tinggi badannya seolah bertambah beberapa sentimeter dalam waktu singkat.

"Mu'ge..." panggil Qin Lian pelan. Pipinya mendadak merona kemerahan saat mata tajam Qin Mu menatapnya balik.

"Kau... kau terlihat berbeda. Jika kau terus berlatih seperti ini, kau benar-benar akan menjadi pedagang paling tampan di Provinsi Nanlai seperti katamu tempo hari."

Qin Mu tertawa lepas, sebuah tawa yang terdengar sangat jantan dan penuh percaya diri.

"Hanya pedagang tampan? Aku baru saja berpikir untuk menjadi pengawal pribadi seorang nona cantik dari Keluarga Qin."

Wajah Qin Lian semakin merah hingga ke telinga. Ia menunduk, memainkan jemarinya yang lentik.

"Berhenti menggodaku. Aku serius, Mu'ge. Semangatmu... itu membuatku tenang. Tapi berjanjilah, jangan memaksakan diri dengan besi hitam itu. Aku takut kau akan melukai fondasi tubuhmu sendiri."

Qin Mu mendekat, langkahnya kini tak bersuara, tanda kendali tubuh yang luar biasa. Ia menepuk kepala Qin Lian dengan lembut.

"Jangan khawatir, Lian'er. Aku tahu batasanku. Justru karena dukunganmu, aku merasa bisa memindahkan gunung sekalipun."

Obrolan itu berlanjut hingga senja menghilang. Bagi Qin Lian, malam itu ia melihat Qin Mu bukan lagi sebagai kakak yang perlu dilindungi, entah mengapa beberapa minggu terakhir bersama Qin Mu jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.

Sebenarnya... perasaan apa ini?

Keesokan paginya, sebelum fajar benar-benar menyingsing, Qin Mu telah meninggalkan gerbang kediaman Keluarga Qin. Di punggungnya terikat batang besi hitam meteor yang kini ia bungkus dengan kain kasar agar tidak menarik perhatian.

Tujuannya adalah Pegunungan Tianlei. Pegunungan itu menjulang tinggi di ufuk barat, puncaknya tertutup awan yang terkadang berkilat oleh petir alami, alasan mengapa pegunungan itu dinamai Tianlei (Petir Langit).

Tempat ini adalah rumah bagi ribuan hewan buas dan juga merupakan markas dari Sekte Mistik Buas yang legendaris.

Saat tiba di gerbang masuk jalur bawah, Qin Mu disambut oleh dinding energi transparan yang bergetar hebat. Ini adalah Formasi Agung Penahan Binatang Buas, hasil kerja sama antara ahli formasi Kekaisaran Fenlai dan Sekte Mistik Buas untuk memastikan hewan-hewan berbahaya tidak turun ke pemukiman penduduk.

"Berhenti!" teriak seorang penjaga berseragam prajurit.

"Anak muda apa yang ingin kau lakukan? Disini bukanlah tempat untuk anak muda sepertimu." ujar penjaga dengan bekas luka kecil dibagian lehernya.

"Aku ingin masuk kedalam pegunungan Tianlei, Tuan."

"Masuk?" gumam pelan seorang penjaga satunya lagi, ia melihat temannya itu dengan keheranan. Perihalnya anak muda di depannya itu datang sendirian dan melihat dari proporsi tubuhnya, pemuda itu terlihat seperti berusia 16 tahunan.

Apakah anak muda ini memiliki kultivasi yang mumpuni untuk menantang Pegunungan Tianlei?

"Baiklah anak muda. Identitas dan tujuan?"

"Qin Mu dari Keluarga Qin. Berlatih di lapisan pertama," jawabnya singkat.

"Marga Qin? Tiga keluarga besar Kota Huzhou?" batin penjaga dengan bekas luka dileher.

"Masuk ke lapisan pertama biayanya 5 keping perak. Risiko nyawa ditanggung sendiri. Jangan melewati batas patok merah jika tidak ingin menjadi kotoran hewan buas tingkat lanjut," ujar penjaga satunya sambil menerima koin dari Qin Mu.

Penjaga itu memberikan sebuah token kayu, hanya dengan token kayu itulah Qin Mu bisa masuk dan keluar dari Formasi yang telah dipasang keseluruh Pegunungan Tianlei.

"Jangan sampai kau menjatuhkan token penanda itu anak muda."

Qin Mu hanya mengangguk. Begitu melangkah melewati gerbang formasi, Qin Mu merasakan perbedaan drastis. Tekanan energi spiritual di sini jauh lebih padat dan murni dibandingkan di dalam kota.

"Udara yang luar biasa," gumam Qin Mu, paru-parunya terasa segar.

Ia segera merunduk, bergerak lincah menembus semak belukar. Tujuannya adalah mencari Hewan Buas Tingkat 1 yang belum dewasa atau setara dengan Praktisi Pembentukan Fondasi tahap awal hingga menengah. Ia perlu menguji Dantian barunya.

Srak! Srak!

Tiba-tiba, telinga Qin Mu menangkap suara gesekan di atas tanah. Dari balik pohon besar, seekor Serigala Taring Besi muncul. Bulunya abu-abu kaku seperti kawat, dan matanya merah menyala kelaparan. Ini adalah hewan buas tingkat 1 tahap awal, lawan yang sempurna untuk pemanasan.

Qin Mu tidak mencabut besi meteor di punggungnya. Ia justru mengepalkan tinjunya.

"Ayo," tantangnya dengan senyum tipis.

Serigala itu melompat dengan kecepatan kilat, taringnya mengincar leher Qin Mu. Namun, di mata Qin Mu yang didukung oleh persepsi spiritual yang baru bangkit, gerakan itu tampak melambat.

Ia bergeser satu langkah ke samping, menghindari terkaman itu dengan selisih satu inci, lalu meluncurkan pukulan lurus tepat ke arah rusuk serigala tersebut.

BUM!

Ledakan energi spiritual kecil terjadi saat tinjunya bersentuhan dengan tubuh hewan itu. Serigala Taring Besi tersebut terpental sejauh lima meter, menabrak pohon hingga tumbang, dan mati seketika dengan tulang rusuk yang hancur total.

Qin Mu menatap tangannya dengan takjub. "Hanya satu pukulan... dan aku bahkan belum menggunakan setengah dari kapasitas Dantianku. Apa fisikku benar-benar sekuat itu?"

Namun, kegembiraannya terhenti ketika sebuah raungan yang jauh lebih besar dan dalam mengguncang pepohonan di sekitarnya. Sepertinya, aroma darah serigala ini telah memancing hewan buas lainnya yang ada disekitar.

Qin Mu melepaskan ikatan kain pada batang besi hitamnya.

"Sepertinya latihan yang sebenarnya baru saja dimulai."

1
yos helmi
👍👍👍👍👍👍🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣💪💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍👍
TGT
CERITANYA LMBAT TAPI BGUS
Putu Gunastra
seharus nya di cantumkan urutan Kultivasi nya Thor ..di bab2 awal..ato mungkin di bab setelah ini yaa..
Blueria: Terimakasih sudah memberikan saran, sudah author tambahkan tingkatan kultivasi di Chapter 1.😄💪
total 2 replies
T28J
sama sama👍
Blueria: sama-sama👋😄
total 1 replies
Glastor Roy
yg bnyk tor up ya
Blueria: Siap💪 Gaskan. Vote dan Like ataupun gift agar author tambah semangat 👋😄
total 1 replies
Glastor Roy
update
Blueria: Besok pagi ya updatenya, author lagi ada kerjaan. Terimakasih udah hadir Kak Roy👋😄
total 1 replies
Glastor Roy
up
Glastor Roy
update ya torku yg baik hati
Blueria: Siap, semoga terhibur. 👋😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!