Paladin adalah organisasi rahasia yang bertugas menyelesaikan masalah di dunia bawah. Dunia yang tidak boleh diketahui oleh masyarakat sipil biasa. Anggota Paladin adalah manusia-manusia yang memiliki fisik, mental dan pengendalian khusus yang melebihi manusia biasa. Manusia-manusia ini disebut manipulator.
Sesuai dengan bakat dan minatnya, tiap manipulator dimasukkan ke sembilan departemen. Salah satu dari sembilan departemen di bawah Paladin adalah Supernatural Investigation Department atau biasa disingkat SID. SID adalah departemen yang bertugas untuk menyelidiki, mengawasi, meneliti dan memecahkan semua permasalahan dan aktivitas di dunia hantu. Para manipulator yang bertugas di departemen ini berhadapan dengan hantu, benda-benda gaib, tempat angker, urband legend dan hal-hal horror lainnya.
Sandra Permatasari adalah anggota SID yang memiliki pengendalian api. Gadis itu adalah putri pertama dari almarhum Eko Wijayanto, anggota SID yang gugur karena terbunuh oleh Twin Long Hair Ghost atau biasa disebut Hantu Kembar. Tidak terima atas kematian ayahnya, Sandra berniat membalas dendam ke Hantu Kembar. Namun dia sadar bahwa kemampuannya saat ini masih lemah. Dengan bantuan timnya, Sandra terus berlatih dan bertarung agar bisa menjadi lebih kuat.
Di timnya, Sandra bergerak dengan tiga rekannya. Yang pertama adalah Setya Putranto atau biasa dipanggil Putra. Cowok yang mampu mengendalikan cahaya ini memiliki kepribadian yang sangat tenang. Lalu ada si pengendali listrik bernama Marcellino Setiawan atau biasa dipanggil dengan Marcell. Meski emosinya tidak terkontrol dan kata-katanya kasar, cowok berkacamata ini lebih kuat daripada Sandra dan Putra. Terakhir adalah Jayabaya atau biasa dipanggil Jay. Mantan Raja Kediri berumur ratusan tahun ini bertugas untuk mendidik dan membimbing Sandra, Putra dan Marcell. Karena itulah, tim ini disebut Tim Jay.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henry Hafidz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 2: Kantin
"Ternyata kemarin malam sesuai dugaanmu, ya," kata Marcell.
"Apanya?" tanya Sandra.
"Masih ada lemari yang belum dihitung. Seandainya klien kita bicara sejak awal mungkin kita tidak terlalu susah."
"Benar, Cell. Tapi siapa juga yang menghitung lemari rusak begitu?"
"Ngomong-ngomong, nanti malam kita jadi ke gereja tua?" tanya Sandra yang masih asyik mengunyah mie pangsitnya.
"Tentu saja," jawab Putra, "Masalahnya aku lupa bertanya hantu macam apa lagi yang kita hadapi."
"Hantu apapun aku berani. Bahkan Red Lady sekalipun," sumbar Marcell yang diikuti tawanya.
"Bodoh," kata Sandra, "Mudah-mudahan hantu yang mudah namun upahnya maksimal."
"Aku sedang butuh upah maksimal," kata Marcell, "Dompet lagi kering, nih."
Sandra, Putra dan Marcell sekarang berada di kantin sekolah. Awalnya, Sandra duduk di kantin seorang diri. Dia sedang menunggu mantannya untuk membicarakan hubungan. Sepuluh menit kemudian, Putra dan Marcell datang menemani Sandra. Mereka bertiga makan siang di sini sambil membicarakan misi kemarin malam. Selama enam jam mereka menghadapi White Lady yang menggunakan lemari sebagai medianya. Memang makhluk itu sebenarnya mudah diatasi tapi sedikit merepotkan.
"Aku berharap misi yang susah. Semakin susah semakin cepat pula kita naik pangkat," kata Putra, "Semoga Paladin cepat menaikkan pangkat kita."
Paladin adalah sebuah organisasi rahasia yang menangani masalah-masalah di 'dunia belakang'. Maksud dari 'dunia belakang' adalah dunia dimana manusia normal atau manusia awam tidak boleh mengetahuinya. Untuk menyelesaikan semua permasalahan di dunia belakang, Paladin melatih manusia-manusia berkemampuan khusus yang disebut manipulator. Mereka memiliki kemampuan mengendalikan elemen-elemen alam. Contohnya adalah pengendalian api seperti Sandra, pengendalian listrik seperti Marcell, pengendalian cahaya seperti Putra, pengendalian es, pengendalian air, pengendalian tanaman, pengendalian logam, pengendalian perak dan masih banyak lagi. Semua manusia bekemampuan khusus ini bertugas untuk menyelesaikan permasalahan dunia belakang.
Agar lebih mudah dalam mengklasifikasi dan menyelesaikan masalah, Paladin memiliki sembilan departemen. Departemen pertama adalah Departemen Petarung atau biasa disebut Legion. Departemen ini melatih manipulator untuk membantu departemen lain ketika menjalankan misi. Disebut-sebut sebagai departemen terkuat. Departemen kedua adalah Departemen Hewan Mitologi dan Kriptozoologi yang bertugas untuk mengamankan, meneliti dan melindungi hewan-hewan mitologi. Departemen ketiga adalah Departemen Sihir yang bertugas untuk melakukan penelitian sihir, mengamankan benda-benda sihir dan memburu penyihir-penyihir jahat dan seperti penyihir beraliran satanik. Keempat, ada Departemen Sains yang bertugas untuk melakukan penelitian terkait ilmu fisika, kimia dan biologi serta cabang-cabangnya. Kelima ada Departemen Sejarah dan Arkeologi yang bertugas untuk menggali, mengidentifikasi, mengamankan situs-situs sejarah kuno yang memiliki kekuatan magis. Keenam ada Departemen Medis yang bertugas untuk melakukan penelitian terhadap wabah dan penyakit, menciptakan obat dan menyembuhkan luka-luka dan penyakit yang diderita oleh para manipulator setelah bertarung. Ketujuh ada Departemen Antar Dimensi yang menghubungkan dunia ini dengan dunia di luar bumi. Kedelapan ada Departemen Intelijen yang mengumpulkan semua data yang terkait dengan dunia belakang. Terakhir adalah Departemen Investigasi Supranatural yang bertugas untuk mencari, memburu dan menangkap hantu. Di Departemen Investigasi Supranatural inilah Sandra, Putra dan Marcell bekerja.
"Ah, dia datang," kata Sandra.
Pandangan Putra dan Marcell langsung tertuju ke satu arah. Mereka berdua melihat apa yang dilihat oleh Sandra. Paham kenapa Sandra berada di kantin ini seorang diri, Putra dan Marcell segera pindah tempat duduk ke meja yang tak jauh dari Sandra.
"Hajar si tukang selingkuh itu," kata Putra.
"Jangan lupa, Ndra, pajak putus," kata Marcell seraya menepuk bahu Sandra.
Sandra tersenyum, "Iya, gampang. Bisa diurus nanti."
Deddy Aliando segera berjalan menghampiri Sandra. Cowok itu duduk di depan Sandra dengan muka yang memelas. Deddy dan Sandra saling berdiam diri selama beberapa menit. Berkali-kali Deddy menghela nafas dan menunjukkan pada Sandra muka melasnya. Sandra benar-benar tak peduli dengan tingkahnya. Matanya terus menatap Deddy dengan santai.
"Ndra, please, aku masih mencintaimu," Deddy membuka percakapan.
"Cinta atau tidak, sayang atau tidak, aku tak peduli. Sudah cukup jelas menurutku bahwa hubungan kita telah berakhir," jawa Sandra.
"Aku khilaf, Ndra ..."
"Khilaf macam apa kok sampai dua kali?"
"Aku ..."
"Dengarkan aku, Deddy Aliando ... pertama kau selingkuh dengan anak SMA 8. Dan sekarang ... sekarang lebih parah ... kau selingkuh dengan temanku sendiri."
"Maaf, Ndra ... aku hanya ingin ..."
"Ingin apa? Ingin agar aku membodohi diriku sendiri dengan berpacaran denganmu tiga kali, Ded?"
"P ..." kata Sandra tiba-tiba.
"P?" tanya Ando keheranan.
"... U ..." Sandra melanjutkan huruf-hurufnya.
"Oh, ayolah, Ndra ...," Ando mulai paham apa yang akan dikatakan Sandra.
"... T..."
"Aku masih mencintaimu ...,"
"...U ..."
"Aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi."
"S!" kata Sandra yang mengakhiri kalimatnya, "Apakah aku harus mengejakan lima huruf sialan tadi dua kali, Ded?"
Deddy Aliando akhirnya menyerah. Sebelum pergi dia mengatakan, "Kita akan membicarakan ini lagi."
"Oh, tidak perlu repot-repot, Ded. Jangan sia-siakan waktumu denganku. Manfaatkan waktumu dengan Ariel saja."
Setelah Deddy Aliando tak terlihat lagi, Marcell dan Putra kembali duduk di dekat Sandra. Mereka berdua menanyai Sandra berbagai macam hal. Karena memang obrolan antara Sandra dan Deddy cukup singkat, dua cowok itu tidak percaya dan terus mendesak Sandra untuk bercerita lebih banyak lagi.
"Astaga, teman-teman, hanya itu yang kubicarakan dengannya," kata Sandra yang mulai kewalahan, "Serius, deh."
"Masa hanya itu?" tanya Marcell.
"Ya ampun, Cell, hanya itu," kata Sandra, "Maafkan aku Cell, Put, aku menyakiti Deddy. Aku menyakiti teman kalian."
Putra tersenyum dan menepuk bahu Sandra, "Dia memang teman kami. Tapi kau adalah saudara kami, Ndra. Lagi pula, dia yang salah, kan?"
"Saudara? Bukannya saudari?" tanya Sandra.
"Kalau saja kau lebih feminim, mungkin Putra akan memakai kata 'saudari'," kata Marcell yang langsung tertawa.
"Itu benar," kata Putra, "Tujuan hidupku adalah membuatmu lebih feminim."
"Lalu setelah Putra berhasil mengubahmu menjadi feminim, giliranku untuk memacarimu," kata Marcell yang tawanya meledak.
Sandra juga tertawa, "Belum menyerah juga, Cell? Aku tidak akan berpacaran dengan rekan timku sendiri."
Untuk menjaga profesionalisme sebagai pemburu hantu, Sandra sebisa mungkin menghindari berbagai macam emosi dengan rekan timnya. Begitulah yang diajarkan oleh almarhum papanya yang juga anggota Departemen Investigasi Supernatural. Mulai dari yang negatif seperti marah hingga yang positif seperti cinta. Jika terjadi masalah dengan Marcell atau Putra, Sandra akan berusaha sekuat tenaga untuk segera menyelesaikan masalah. Jika masalahnya besar, gadis itu akan curhat ke Jay dan Jay akan bertindak sebagai penengah. Untuk urusan cinta, belum pernah ada masalah besar antara dirinya dengan Marcell atau Putra. Secara blak-blakan, Marcell mengaku pernah menaksir Sandra. Tentu saja Sandra menolaknya karena idealis pada prinsipnya.
"Kau benar-benar idealis, ya," kata Marcell, "Meskipun kau menolakku berkali-kali, aku tetap mengagumimu."
"Kalau kau memang ingin berpacaran lagi, Ndra, kukenalkan pada temanku," kata Putra.
"Terima kasih, Put," kata Sandra, "Tapi aku tidak mau cepat-cepat. Aku harus move on dulu."
Sandra melihat jam di ponselnya dan ternyata sudah pukul dua belas siang yang berarti sudah waktunya pulang. Dia pun segera berpamitan pada dua rekan timnya. Rencana Sandra adalah pulang pukul setengah sebelas, sampai rumah pukul dua belas dan tidur siang pukul setengah satu. Kebiasaan ini rutin dilakukan Sandra sejak dia SMP.
"Kalian hari ini mau main ke mana, teman-teman? Pulang jam berapa?" tanya Sandra.
"Kami sepertinya akan pulang puku tiga. Ada pertandingan futsal melawan SMAN 10," jawab Putra, "Kami harus menontonnya."
Sandra menatap Marcell lalu mengernyit, "Tumben kau suka menonton futsal?"
Marcell berdiri dan berbisik di telinga Sandra, "Aku ingin mendekati cewek kelas 10 yang ikut cheerleader."
Sandra tertawa mendengar jawaban Marcell, "Seharusnya aku sudah menduganya."
"Hati-hati di jalan, Sandra," kata Putra, "Jangan sampai hatimu dibegal lagi oleh Deddy.
Sandra tertawa dan beranjak pergi, "Itu tidak akan terjadi."
- Taman Nasional Alas Purwo (disingkat TN Alas Purwo, Aksara Jawa: ꦠꦩꦤ꧀ꦤꦱꦶꦪꦺꦴꦤꦭ꧀ꦄꦭꦱ꧀ꦥꦸꦂꦮꦺꦴ) adalah sebuah taman nasional yang terletak di Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia. Letak taman nasional ini di ujung paling timur dari Pulau Jawa. (Sumber: Google; Wikipedia)
- Dalam demonologi , Orobas adalah Pangeran Agung Neraka yang kuat , memiliki dua puluh legiun setan di bawah kendalinya. Orobas menjawab pertanyaan dan memberi seseorang kekuatan dan kendali atas orang lain. Ia melindungi seseorang dari penganiayaan roh jahat dan juga dari musuh-musuhnya. Ia menghentikan fitnah dan gosip. Ia akan meramalkan masa depan, dan membedakan masa lalu dengan masa kini. Orobas adalah Pelindung Kuda. Orobas muncul sebagai seekor kuda jantan cokelat yang menendang debu. Ia muncul sebagai pria kecil berambut hitam yang tampak tidak biasa.
Namanya mungkin berasal dari bahasa Latin 'orobias', sejenis dupa. (Sumber: Google; Wikipedia)
- Raja Arthur adalah seorang Pemimpin legendaris dan pahlawan rakyat dalam mitologi Inggris. Ia tinggal di Camelot dan memiliki pedang Excalibur. Beberapa orang berpendapatArthur hidup pada akhir abad ke-5 sampai awal abad ke-6. Ia mungkin seorang raja maupun pemimpin bangsa Keltik di pulau Britania. Kemudian kisahnya berkembang dengan cerita-cerita tambahan seperti tukang sihir sahabat Arthur Merlin atau kesatria Sir Lancelot. Kisah tentang misi pencarian cawan suci juga ditambahkan oleh penulis abad ke-12 asal Prancis bernama Chrétien de Troyes.
- Gawain adalah tokoh dalam legenda Arthurian, keponakan Raja Arthur, dan salah satu Ksatria Meja Bundar. Gawain dikenal sebagai ksatria setia, tangguh, dan penolong. Ia juga memiliki kuda perang bernama Gringolet dan kemampuan penyembuhan yang hebat. Dalam literatur romansa kesatria Arthurian , Gawain biasanya digambarkan sebagai sahabat karib Raja Arthur dan anggota integral dari Round Table yang elit . Dalam versi legenda yang paling terkenal, ia adalah putra dari saudara perempuan Arthur, Morgause , dan Raja Lot dari Orkney dan Lothian . Di sini, adik-adiknya (atau saudara tirinya) adalah Agravain , Gaheris , Gareth , dan Mordred yang terkenal kejam . Namun, hubungan keluarga dan asuhannya dicatat secara berbeda dalam berbagai catatan, meskipun sering kali melibatkan cerita tentang Gawain yang tanpa sadar dibesarkan dalam pengasuhan di Roma sebelum kembali ke Inggris untuk bersatu kembali dengan bahagia dengan kerabat biologisnya. Banyak anaknya dari banyak istri dan kekasihnya termasuk "Fair Unknown" Gingalain , yang merupakan pahlawan populer dalam romansa Arthurian. Dalam teks-teks Welsh awal, Gawain digambarkan sebagai seorang prajurit yang tangguh tetapi sopan dan penyayang, sangat setia kepada raja dan keluarganya.