NovelToon NovelToon
Sepasang Antagonis

Sepasang Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Transmigrasi
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Najmu Laila

Velica seorang artis terkenal yang iseng membaca novel bertema " Gadis seindah musim semi " yang sedang booming dengan banyak sanjungan banyak orang. Bukannya menyanjung, Velica justru mengkritik tokoh utama novel tersebut yang menurutnya terlalu menganiaya sang antagonis.

‎"Kasihan sekali Clarissa ini, Padahal Robert itu tunangannya, Tetapi mengapa ia harus di benci karna marah ketika tunangannya berselingkuh." Ujarnya kesal.

‎"Padahal Clarissa punya segalanya, Ia juga melakukan semuanya untuk Robert, Robert itu lah yang tidak tahu diri. Sudah di bantu dia malah menyukai anak dari seorang pelayan, Sih Nadia itu!"

‎"Jika aku menjadi Clarissa, Sudah ku buat kedua orang itu kehilangan wajahnya di muka umum, Beraninya dia yang seorang pemuda miskin memperlakukan Clarissa begini!" Velica melempar novel itu dengan kesal.

‎Tak lama, Novel itu terbuka sendiri...membuat Velica masuk ke dalam nya. Jika penasaran cuss langsung baca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najmu Laila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 1 - Awal segalanya

...Chapter 1...

...----------------...

‎"Ini bunga yang anda minta sebelumnya nona, Apa hari ini nona akan bertemu Robert?"

‎‎Clarissa menatap tajam pelayannya, Ia melempar apel yang sedang ia makan kearah kaki sang pelayan.

‎"Kenapa aku harus melakukan itu, Aku ingin bertemu Daddy dan mommy, Siapkan baju yang bagus untukku." Ucap Clarissa, Tiga pelayan itu pun segera mempersiapkan.

‎‎Melihat perubahan Clarissa, membuat beberapa pelayan berbisik dan heran. Namun nyatanya itu bukanlah Clarissa yang asli, Sesungguhnya itu adalah Velica amador, seorang artis papan atas yang berasal dari dunia lain. Ia sudah masuk ke dunia ini hampir sebulan yang lalu. Ia berusaha beradaptasi dengan ingatan Clarissa dan juga alur novel yang ia tahu. Dalam novel berjudul

"Gadis seindah musim semi"

Clarissa bukanlah pemeran utama, Dia hanya seorang antagonis yang akan berakhir dengan tragis, tanpa mendapatkan cinta sang pemeran utama.

‎‎"Selamat pagi, Mommy dan daddy." Sapa Clarissa tersenyum manis setelah selesai bersiap pada sepasang suami istri yang kini sedang duduk di meja makan mewah itu dengan harmonis.

‎‎"Pagi, Clarissa. Kau sudah bangun?" Tanya Daddy, Pria berjas rapi dan tampan itu adalah daddy-nya, Louis bellen.

‎‎"Pagi juga sayang." Sapa mommy-nya, Amrita bellen.

‎‎"Ya seperti yang Daddy lihat, Mulai sekarang aku akan bangun pagi terus. Dan belajar ke sekolah." Ucap Clarissa, Dia sekolah privat.

‎‎"Apa bersama dengan Robert?" Tanya sang Daddy dengan wajah sulit di artikan.

‎‎"Kenapa? Bukankah dia sudah bersekolah di sekolah umum sekarang?" Tanya Clarissa acuh sambil menyuapkan sesendok nasi goreng ke mulutnya, Ia menatap Daddy nya yang terlihat tak percaya dengan ucapan putrinya.

‎‎Biasanya Clarissa akan merengek untuk terus bersama Robert, Anak dari salah satu pelayan senior di rumahnya. Sehingga apapun yang Clarissa punya pasti ia bagikan ke Robert. Itu bukanlah tanpa alasan. Itu karna Robert yang selalu memasang wajah memelas ketika pulang sekolah, Dia selalu mengatakan bahwa ia di hina karna ia adalah orang miskin di sekolahnya. Padahal memang Robert saja yang tidak mau bersekolah di sekolah yang cocok dengan kastanya.

‎‎"Begitu? Baiklah Clarissa."Louis tersenyum melirik istrinya.

‎‎"Clarissa, Sayang. Apa kamu butuh teman sekarang? Mommy punya teman yang punya anak sepantaran denganmu, Apakah kamu mau berteman dengannya?" Tanya amrita menatap putrinya berharap.

‎‎"Atur saja mommy, Aku akan menurut." Ucap Clarissa yang kini meletakkan sendok dan garpunya. Ia sudah selesai sarapan.

‎‎"Aku ingin bersiap." Ucap Clarissa pamit untuk pergi ke kamarnya setelah selesai sarapan.

...‎‎~~~~~~...

‎‎"Maafkan aku Axion, Aku tidak pernah mencintaimu, Aku hanya mencintai Robert. Dia satu-satunya orang yang ingin aku ajak hidup bersama."

‎"Tetapi aku selalu menjagamu, Melindungi mu, Dan kau selalu datang padaku ketika kau sedih? Apakah aku bukan apa-apa bagimu?"

‎"Ya...karna aku tidak pernah mencintaimu, Aku hanya menganggap kamu sebagai mainan yang bisa aku buang."

‎"Nadia, Ayo kita pergi. Kita sudah mendapatkan apa yang kita mau, Semua saham dan harta keluarga William dan juga bellen sudah kita dapatkan, Mereka sudah tak berguna lagi untuk kita." Ucap seseorang, Axion menoleh. Melihat wanita yang ia cintai, Ia lindungi dan ia percaya kini berpelukan dengan laki-laki lain, Dan di sebelah lelaki itu, Juga ada seorang wanita yang kini sudah tak bernyawa.

‎Tubuhnya terasa sangat sakit, Nadia mengundangnya untuk makan malam, Tak di sangka wanita itu justru memperlihatkan sifat aslinya. Membuat Axion sadar bahwa ia sudah salah mempercayai wanita itu. Wanita itu bukan datang berterima kasih padanya melainkan ingin membunuhnya.

"Apa kau pernah mencintaiku? Apa selama ini kau hanya menginginkan harta ini?" Axion bertanya dengan lemah, Ia sudah di racuni sejak awal.

"Ya...aku tidak pernah mencintaimu, Selama ini aku berpura-pura mencintaimu. Aku juga yang menjelek-jelekan calon tunangan-mu. Aku senang melihatmu yang seorang tuan muda dengan keluarga yang berpengaruh ini bersikap seperti anjing yang menjilat kaki-ku. Aku yang anak seorang pelayan ini, Bisa membuatmu bertekuk lutut di bawah kaki-ku hahahaa..."Nadia tertawa puas.

‎"Setelah ku patahkan kakimu, Dan kedua tanganmu, Aku akan membuatmu pergi ke dalam jurang yang amat dalam." Ucap Robert menarik salah satu kaki Axion, Axion meringis tertahan.

‎"Sekarang pergilah bersama, Kalian para mainan kami!" Ucap Nadia tersenyum licik.

‎Axion menatap wanita yang kini ikut jatuh bersamanya ke dalam jurang dalam itu, Sebelum kesadarannya menghilang, Ia menatap dalam wanita tersebut. Wanita itu sudah tidak bernafas lagi.

‎‎"Tidakkkk!"

‎‎Axion terbangun dari tidurnya, Nafasnya tak beraturan. Di tatapnya beberapa orang yang kini berwajah khawatir.

‎‎"Axion, Ada apa nak? Cerita sama mommy?" Tanya Dayanti, Mommy-nya.

‎‎"Nyonya, Dokter sudah sampai." Ucap salah seorang pelayan, Axion pun memeluk mommy-nya dengan kencang. Lagi-lagi ia mengingat kejadian masa lalu.

‎‎Sudah sebulan semenjak ia hidup kembali, Kini ia kembali pada umur 17 tahun. Ia tak menyangka bisa kembali hidup dan mengulang waktu. Tetapi karna itu juga, Ia tak bisa tertidur pulas dan selalu saja bermimpi buruk.

‎‎"Kak Axion kenapa?"

‎Axion menatap tajam ke arah gadis berpakaian sederhana itu, Selama sebulan ia sudah menghindar untuk tidak bertemu gadis itu, Tetapi kini malah gadis itu datang padanya. Rasanya ia ingin sekali mencekik gadis itu.

‎‎"Dasar wanita j*lang." Batinnya memejamkan mata.

‎‎"Apa kau ingin di temani oleh Nadia sekarang?" Tanya sang mommy, Axion pun menggeleng keras.

‎‎"Aku ingin bersama mommy saja, Tolong suruh semuanya pergi." Ucap Axion, Dayanti pun Menatap putranya dengan heran, Pasalnya sejak kecil Axion selalu ingin bersama Nadia. Anak dari pelayannya, Tetapi sebulan yang lalu hingga sekarang Axion seperti menjauhi gadis itu, Apakah Nadia berbuat salah?

‎‎Semuanya pun keluar, Berbeda dengan Nadia yang menatap Axion dengan bingung.Walaupun setelah itu, Gadis itu ikut keluar.

‎"Ada apa Axion? Kau baru saja sadar dari demam." Ucap dayanti khawatir mengecek suhu tubuh putranya.

‎‎"Mommy aku tidak mau bertemu dengan wanita itu lagi, Jangan mengizinkannya masuk ke kamarku tanpa izin lagi." Ucap Axion dengan kesal.

‎‎"Baiklah Axion, Mommy juga tak pernah mengizinkan seseorang masuk tanpa izin ke kamarmu, tapikan kamu yang bersikeras mau mengajaknya." Ucap dayanti tersenyum meledek. Mengingatkan putranya bahwa selama ini, Dia lah yang terlalu dekat dengan Nadia.

‎‎"Mulai sekarang tidak lagi, Aku akan sendiri saja." Ucapnya cemberut.

‎‎"Haduh putra mommy ini, Besok ikut mommy yaa, Kita ketemu calon mantu mommy....Pokoknya kamu mau yaa kalo mommy jodohkan sama anak temen mommy." Ucap dayanti antusias.

‎‎Axion tersadar, Dulu mommy-nya memang sudah menetapkan seorang gadis untuk bertunangan dengannya, Tetapi ia menolak keras, Karna dulu ia menyukai Nadia. Di setiap pertemuan, Ia selalu tak hadir, Itu adalah bukti penolakannya.

‎‎"Baiklah mommy, Tapi aku masih bersekolah, Jangan langsung menikah." Ucapnya cemberut, Dayanti pun langsung menarik pipi putranya.

‎"Baiklah, Mommy mengerti. Kamu setuju saja mommy sudah senang."Ucap dayanti memeluk putranya gemas.

LIKE DAN KOMEN YAA

1
Laura Xaviera 💕
yuhuuuu/Determined/
Iruma-chan
semangat nulisnya, aku suka cerita transmigrasi.
Anissa Rahma
ceritanya menarik kak
Author hidup: Makasih kakak cantik
total 1 replies
Putri Amalia
halo kak, aku dah liat novelnya menarik bgt. rajin up yah jg smpe Hiatus 👀
Author hidup: Wah terima kasih, Aku akan berusaha up tepat waktu. Bantu like dan komen ya🙏😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!