NovelToon NovelToon
Choose The Antagonist

Choose The Antagonist

Status: tamat
Genre:Obsesi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Mafia / Tamat
Popularitas:159.7k
Nilai: 5
Nama Author: Agnes Fetrika

-Dark Romance
-Bukan untuk anak-anak.
-Adegan kekerasan dan darah.


Sherly gadis berusia 21 tahun, yang mengalami kematian setelah tertabrak mobil. Kini jiwanya justru memasuki sebuah novel, dan masuk ke dalam raga dari sang tokoh utama yang memiliki nama depan sama sepertinya.

Sherly Agda Yeremia, tokoh utama perempuan bodoh dan lemah yang tidak pernah dianggap, bahkan diselingkuhi beberapa kali oleh Vincent suaminya.

Tapi dengan jiwa baru, semua cerita berubah. Sherly yang baru tidak peduli dan mengabaikan Vincent. Bahkan Sherly memilih untuk melindungi, Jeremy Christ Chadwick, tokoh antagonis favoritnya yang akan mati pada akhir cerita.

Di balik wajah tampan penuh pesona, Sherly tidak pernah menduga jika Jeremy memiliki sisi gelap dan obsesi tersembunyi pada tokoh utama.

“Setelah ini, kau tidak akan bisa lari dariku, Sherly sayang~ Kau adalah milikku, tidak peduli jika kau sudah memiliki suami.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 : Masuk ke dunia novel

“Aduhh !! Kepalaku !! Eh ??”

Wanita itu memegang kepalanya, dan membuka matanya. Dan menyadari dirinya tidak terbaring berada di jalan raya, dirinya justru berada di dalam sebuah kamar yang terasa asing baginya. Bahkan kepalanya tidak lagi terasa sakit.

Wanita itu, Sherly kemudian bangkit dari posisinya, dan melihat sebuah kamar yang begitu asing baginya, matanya menangkap beberapa foto pasangan yang menikah, dan juga foto dari sosok lelaki yang tidak dia kenali.

Sherly sendiri juga merasa aneh pada bagian tubuhnya, dia kemudian bangkit berdiri dari tempat tidurnya, gadis itu kemudian berjalan di meja rias, untuk melihat bayangan wajahnya, matanya membulat mendapati wajah yang berbeda dari tubuhnya.

Gadis yang berusia 21 tahun, dengan wajah segar justru kini memiliki wajah lebih tua dari usianya, dan bahkan rambut yang acak-acakan, dan wajahnya seperti orang yang tidak terawat terlalu kurus.

Bahkan fisiknya saja sudah berubah, mata cokelatnya berubah menjadi biru, rambut hitamnya berubah menjadi cokelat muda. Sherly merasa terkejut dengan perubahan fisik yang dia alami.

“Ya Tuhan, ini wajah siapa ?!” Ujar Sherly dengan histeris, memegang kedua pipi di wajahnya. Masih dalam kondisi panik dan bingung, Sherly melihat sebuah buku di depannya. Sherly berfikir akan mendapatkan sesuatu petunjuk dari buku itu, dia kemudian duduk di kursi di depan meja rias, dan meraih buku itu.

Tangannya mulai membuka lembaran buku itu, satu persatu.

22 Juli 20**

Akhirnya aku bisa menikah dengan pria pujaan hatiku, rasanya senang sekali. Tapi entah kenapa, hatiku merasa tidak tenang, bukankah seharusnya aku senang ??

Ya aku tahu, suamiku, Vincent Rex Yeremia. Sebenarnya tidak mencintaiku, pernikahan ini adalah perjodohan antara keluarga kami berdua. Dan aku tahu, Vincent sebenarnya tidak menginginkan perjodohan ini, tapi dirinya tidak mau mengecewakan kedua orang tuanya, dan terpaksa menerima pernikahan ini.

Tapi aku yakin, jika aku bisa dan mampu meluluhkan hatinya. Suatu hari dia akan mencintaiku, aku yakin itu.

Sherly Agda Yeremia.

Sherly membulatkan matanya, dirinya mulai mengingat nama itu.

Sherly Agda Yeremia, adalah tokoh utama dari sebuah novel menyedihkan berjudul The wrong chooses ??. Sherly sempat membaca isi novel ini, dan itu artinya dia memasuki raga dari sang tokoh utama dengan nama yang sama seperti dirinya.

Di dalam novel Sherly sang tokoh utama, adalah perempuan yang begitu b*d*h dan terlalu mencintai suaminya. Bahkan saat sang suami berselingkuh, Sherly justru menangis dan memohon agar Vincent tidak meninggalkannya.

Sherly menghela nafasnya berat, haruskah dia bertingkah cengeng dan lemah seperti sang tokoh utama ?? Tidak !! Dirinya harus merubah isi dari novel ini !! Dia tidak mau menurunkan harga dirinya hanya demi lelaki yang berselingkuh dan merendahkan dirinya.

Sherly menutup buku diari itu, dan kemudian bangkit dari kursinya, berniat mencari sesuatu benda yang mungkin bisa membantunya. Sherly melangkahkan kakinya ke arah kasur, kemudian dia mengangkat bantal dan selimut, hingga mendapati benda yang dia cari.

Sherly tersenyum meraih benda berbentuk kotak persegi panjang itu, dan menyalakan dengan menekan tombol dari sebelahnya. Sherly melihat sebuah notifikasi dari layar handphone yang menyala, dan mendapati sebuah pesan dari seseorang dengan nama kontak

‘My husband’

Sherly memutar matanya malas, sudah jelas itu pesan dari siapa. Dirinya membuka pesan dari aplikasi berwarna hijau itu, dan membaca chat dari lawannya.

Saya malam ini tidak pulang.

Sherly menaikkan alisnya, “Ya tentu saja, sudah pasti si pelakor Aluna itu minta di temani.” Celetuk Sherly yang mengerti alur cerita di dalam novel ini, Vincent jarang sekali pulang, dan menghabiskan waktu dengan selingkuhannya yang adalah kekasih Vincent di masa SMA hingga sekarang, karena Vincent enggan untuk melepaskan Aluna meskipun dirinya harus menikahi Sherly.

Sherly tersenyum kecil, “Sebaiknya aku juga bersenang-senang.. Aku ingin menikmati mall di dunia novel, apakah sama seperti aslinya.”

Sherly memang di kehidupan dulu, dia adalah sosok pendiam yang kutu buku, tapi bukan berarti dia wanita culun. Dirinya hanya menyukai suasana damai dan tenang, tapi bukan berarti tidak suka jalan-jalan di mall. Sherly bahkan cukup pintar berdandan.

~ ~ ~

“Wow..” Sherly mengamati mall itu, sangat indah. Dirinya bersyukur tidak masuk saat tengah malam, atau dirinya tidak akan bisa menikmati pemandangan indah mall di sini. Ya, jam 8, tidak terlalu malam untuk keluyuran keluar, bukan ?? Lagipula suaminya berkeluyuran dengan wanita lain, jadilah Sherly juga akan menghabiskan waktu berjalan-jalan disini.

“Sherly.. ??”

Sherly terdiam mendengarkan panggilan dari arah belakang, sebuah suara lelaki memanggil namanya. Berharap saja itu bukan suara dari Vincent, Sherly menoleh mendapati lelaki tinggi, tegap dengan mata berwarna Light hazel. Berpakaian kemeja putih dan jas, serta dasi berwarna abu-abu. Rambutnya berwarna cokelat gelap, terlihat memandangnya dengan tatapan bingung.

“Ehm.. Jeremy ??” Sherly menyebutkan seorang tokoh yang memiliki ciri fisik sama di dalam novel, apakah benar ?? Jangan sampai dia salah orang. Tapi lelaki itu tersenyum saat Sherly menyebutkan namanya.

“Ya.. Apa yang kau lakukan disini sendiri ??”

Sherly langsung membulatkan matanya, saat mendapati tokoh favorit ada di depan matanya.

I..ini beneran Jeremy ?! Gila !! Antagonisnya ganteng banget !! Terlalu sempurna !!

Sherly sangat memuja tokoh antagonis, terlebih Jeremy Christ Chadwick. Tokoh antagonis lelaki yang merupakan musuh dari Vincent Rex Yeremia. Bahkan Sherly sempat menangis semalaman karena membaca akhir dari novel ini, dimana Jeremy akhirnya harus m*t*.

Apa boleh aku menyelamatkannya dari takdir kematian ?? Batin Sherly memandang ke arah Jeremy. Sungguh, dia tidak rela jika sang tokoh antagonis di depannya harus m*t* secara sia-sia. Jika membaca novelnya saja, Sherly menangis sampai semalaman. Bagaimana mungkin dia bisa melihat kematian sang antagonis secara langsung di depan matanya.

“Ah.. Aku hanya ingin berjalan-jalan menikmati suasana di mall.” Ujar Sherly tersenyum, membuat lelaki di depannya sedikit terkejut, tapi dia mampu mengendalikan ekspresi wajahnya, sehingga tidak ada yang bisa membaca ekspresinya.

“Begitu ?? Bagaimana jika kita berjalan bersama-sama, kebetulan aku juga ingin merasakan masakan di restoran baru di mall ini.” Jeremy mengulurkan tangannya ke arah Sherly, dan tentu saja itu membuat Sherly senang, dan menerima uluran tangan itu.

“Tentu saja.”

Keduanya berjalan sembari bergandengan tangan, bahkan Sherly terlihat tersenyum dengan wajah senang, dan Jeremy beberapa kali melirik ke arah Sherly, yang juga terlihat bahagia karena melihat senyuman indah wanita itu.

Tapi sepertinya Sherly melupakan satu hal. Jeremy adalah tokoh antagonis, jika sampai sang tokoh utama lebih memilih antagonis, maka sudah pasti alur cerita akan berubah.

Tanpa Sherly sadari, tokoh antagonis juga memiliki sisi yang berbeda dari yang dia lihat. Sisi gelap yang sengaja di sembunyikan dari balik topeng ketampanannya, dan sisi ramah yang selalu dia pamerkan pada semua orang adalah kepalsuan semata.

🌟🌟🌟

Transmigrasi + Dark romance 🤔 kira kira bagus gak ya ?? Semoga kalian suka 😄😄

1
Erna Masliana
ngabodor s Sherly
Erna Masliana
segera kan.. musuh mu tidak bisa ditolerir lagi
Agnes Fetrika: Tapi harus main cantik dulu, kalau terlalu buru-buru ntar masalah lagi 😌😌
total 1 replies
Erna Masliana
lembek... nyari masalah
Agnes Fetrika: Itulah kenapa Author lebih suka antagonis cowok, kalau antagonis cewek itu cuma modal ngerayu suami orang, atau enggak jadi pelakor 😌😌 kalau cowok lebih seru antagonisnya
total 1 replies
Erna Masliana
langsung dor jangan diajak ngobrol
Agnes Fetrika: Gak papa, biar agak dramatis dikit 😂😂
total 1 replies
Erna Masliana
harusnya dari dulu
Erna Masliana
itu karena Jeremy terlalu santai pada musuh musuhnya
Nia Nara
Kok jadi ded2an ya 😄
Agnes Fetrika: Santai, novelnya konfliknya enggak banyak kok, alurnya santai hehehehe 😄😄
total 1 replies
Erna Masliana
harusnya buat dia berlutut tendang lalu injak kepalanya.. jangan cuman gampar kurang sadis
Agnes Fetrika: Jangan sadis-sadis juga 😨😨
total 1 replies
Erna Masliana
s Jeremy gak pernah ngebales perbuatan jahat temen lama atau musuh y
Agnes Fetrika: Soalnya Jeremy fokus ngelindungi Sherly aja, makanya dia enggak berniat balas dendam sama mereka. Selagi enggak ngusik berlebihan, Jeremy santai 😌😌
total 1 replies
Erna Masliana
temani.. jangan dibiarkan sendiri.. apalagi musuh dimana mana... Sherly kurang peka situasi
Agnes Fetrika: Sherly pengen belajar menjaga diri sendiri 😌😌 siapa tahu, dia udah bisa menghabisi musuhnya tanpa bantuan suaminya 😄😄
total 1 replies
Erna Masliana
jangan terlalu cuek kalo di hina... lawan..ingat jaga harga diri suamimu
Agnes Fetrika: Bener, Sherly harus lebih berani dan kuat 😌😌
total 1 replies
Erna Masliana
s Mark bapaknya katanya mafia apakah dia akan diem bae melihat anaknya dimanfaatin Demial
Agnes Fetrika: Selagi, bukan di manfaatkan untuk menyakiti keluarganya, Mark diam dulu aja, kecuali kalau Vincent udah keterlaluan, baru dia bertindak 😌😌
total 1 replies
Erna Masliana
wuah banyak y
Agnes Fetrika: Suaminya Kamala juga banyak soalnya 😌😌 jadi hasilnya ya banyak anaknya 😂😂
total 1 replies
Erna Masliana
jangan cuman ngancam... langsung ajalah.. musnahkan hama walau satu
Agnes Fetrika: Jangan dulu, antagonis perempuannya cuma itu 🥲🥲 Ariana langsung di dor, habis nanti antagonis ceweknya 🥲🥲
total 1 replies
Erna Masliana
ya sudah Jeremy kau yang memegang ujung stetoskop.. Rachel yang mendengar dan mengarahkan/Facepalm/
Agnes Fetrika: Oh iya ya, enggak kepikiran sejak awal aku 😂🤣
total 1 replies
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣 betul idiot
Erna Masliana
gak kasian tuh...malah sokooooooorrrr
Agnes Fetrika: Udah terlanjur kesel ya, sama si Vincent itu 😂🤣
total 1 replies
Erna Masliana
kamu ayah yang lumayan hebat lebih memilih memberikan pelajaran kehidupan karena kamu tau anakmu bebal gak bisa dinasehati dari pada memanjakan dg harta dan kekuasaan
Agnes Fetrika: Nah, bener, daripada di bilangin malah debat terus, mending di diemin ajalah 😂🤣
total 1 replies
Erna Masliana
oh Jeremy mengulang waktu dan Sherly ganti jiwa.. bagaimana dg Damiel??
Agnes Fetrika: Enggak, cuma Jeremy aja yang mengulang, kalau Damiel enggak 😄😄
total 1 replies
Erna Masliana
iya cerai aja dulu...soal Jeremy nanti nya jahat atau tidak itu kan nanti.. selamatkan diri dulu
Agnes Fetrika: Bener, itu yang terpenting 😌😌👍 menyelamatkan tubuh dan jiwanya dulu /Smile//Smile/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!