Mengisahkan tentang kisah cinta Daniel David Johanes seorang perwira angkatan laut yang bertemu dengan teman masa kecilnya Joanna Josephine Josep mahasiswi semester akhir fasultas kedokteran jurusan dokter gigi di Universitas Negeri Surabaya. Apakah Daniel bisa merebut hati Joanna yang sering dipanggil Anna ini ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nikah Dinas
Nasehat Juan membuat Anna sadar. Jika dia sudah memilih Daniel, berarti dia harus sabar dan kuat. Toh Daniel sudah menjelaskan bahwa Nurul itu masa lalunya.
Sore ini keluarga besar Johanes berkumpul di rumah sakit menengok Johanes junior. Anna membeli kebutuhan bayi buat David Natanael Johanes, namun dia sudah tanyakan kepada mba Cindy apa kebutuhan adek bayi yang belum ada. Daniel dan Anna membawa buah dan cake buat semua nanti snack sore.
Sangat seru waktu kami berkumpul. Kami sempat mengambil gambar papa, mas Jefry dan si kecil primadona kami, bintang di keluarga Johanes, David Natanael Johanes. Terlihat kesamaan dari generasi satu, ke dua dan yang ketiga.
Kami snack sore bersama. Anna juga sempat mengendong David Junior ini.
"Sayang... Ngak lama lagi David akan punya saudara sepupu." Anna tidak menyangka bahwa Daniel akan ngomong terang - terangan seperti itu.
"Iya dong dek Anna, kan kalian mau menikah."
"Tetapi mba.... Anak kan anugerah Tuhan, ada yang menikah langsung punya bayi. Ada yang tunggu sampai beberapa tahun."
"Betul....semua tergantung berkat Tuhan."
Daniel langsung memeluk Anna, yang sedang mengendong David junior. Mereka asik ngobrol menemani mba Cindy sampai malam. Rencana besok mba Cindy sudah pulang dan langsung ke rumah dinasnya. Rencana mamanya mba Cindy yang akan menemani mereka di rumah dinas. Karena mama dan papa akan sibuk dengan rencana pernikahan Daniel dan Anna.
Lettu marinir Daniel Johanes sudah sangat siap untuk memperistri calon dokter gigi Joanna Josephine Josep. Hari ini, Anna akan menemani Daniel, mereka akan bersama akan mengikuti agenda nikah dinas. Sebagai persyaratan untuk menjadi istri seorang anggota perwira angkatan laut.
Anna menggunakan kemeja putih dan rok hitam, dandanannya seperti orang korea. Anna sangat manis. Dengan makeup naturalnya. Perempuan Ambon ini sangat manis dengan penampilannya. Rencana pernikahan Anna dengan Daniel, dikalangan pemuda sudah terdengar, mereka sudah tahu bahwa Anna akan menikah dalam waktu dekat. Apalagi sudah terhitung satu tahun Anna sudah dilamar oleh keluarga Johanes, sebelum Daniel mengikuti pendidikannya.
Kelengkapan berkas untuk pernikahan di gereja juga sudah di masuk ke administrasi gereja. Dan rencana papa dan mama Anna, serta opanya akan datang ke Surabaya. Bersamaan dengan tantenya Anna yaitu adik papa Yansen minggu ini. Dia rela meninggalkan suami dan anaknya sebentar untuk menghadiri pernikahan Anna keponakan satu - satunya anak dari kakak laki - lakinya.
Satu jam Anna bersama Daniel ada dalam jadwal nikah dinasnya. Banyak pertanyaan yang di sampaikan oleh komandan - komandan Daniel, salah satunya papa dari Maria teman sekolah Daniel.
Dokter Nurul yang mendengar berita, bahwa hari ini Daniel dan Anna nikah dinas hanya bisa menangis. Dia mencelakakan dirinya dengan rencana percobaan bunuh diri. Untung dokter Resky mengetahuinya dan langsung membawanya ke IGD dan menolong menjahit nadinya. Nurul menangis.
"Kamu gila ya. Kenapa?? Ngak bisa terima."
"Aku mencintainya."
"Tetapi kalian tidak berjodoh. Ingat itu. Bagaimana jika orangtuamu tahu keadaan kamu."
Resky sangat marah dengan tindakan sahabatnya ini. Mau marah tetapi Nurul sedang terluka. Akhirnya dia menghubungi istrinya Natalia datang. Dan sekarang mereka sedang berpelukan.
"Sakit Nat... Sangat sakit.... Kamu tahukan aku sangat mencintai dia."
"Nur, kalian itu sudah pisah hampir dua tahun. Aku kan ngomong kamu harus move on. Benteng kalian itu tinggi."
"Tetapi aku mau mengikutinya."
"Kamu asal bicara. Papa kamu itu perwira, papanya juga. Kalau soal keyakinan itu sensitif."
"Dia mau menikah."
"Dan kamu harus kuat agar bisa menjalani hidupmu."
"Kenapa aku bisa nyaman bersama kalian, padahal kita seiman."
"Beda kita ini berteman. Bukan berumah tangga. Kalau aku jadi dia. Aku juga berpikir dua kali lipat. Karena akan banyak yang terluka dengan keputusan kamu." Risky langsung menjawab pertanyaan Nurul.
"Kalian tidak sayang sama aku."
"Sayang ayo kita pulang, biarkan dia sendiri di kamar ini."
"Kita lakukan ini, karena kita sayang kamu."
Nikah dinas yang dijalani oleh Daniel dan Anna sudah selesai. Anna masih menunggu Daniel apel pulang baru mereka pulang bersama. Dan sekarang mereka sedang menuju ke sebuah mall untuk nongkrong di sebuah cafe.
"Mas kamu itu sayang sama dokter Nurul?" Daniel menatap ke arah Anna. Kenapa dia bertanya seperti itu.
"Dulu aku sayang, tetapi sekarang sayangku hanya untukmu."
"Maaf ya mas aku bertanya lagi. Kamu perna bersetubuh dengan dia."
"Kamu perempuan pertama yang baru aku sentuh. Sebenarnya tidak boleh, tetapi aku takut kamu meninggalkan aku. Makanya aku lakukan itu."
Anna melihat mata Daniel, dia melihat lewat mata Daniel tidak ada kebohongan.
"Maafkan mas. Sudah melakukan hal itu kepadamu." Anna hanya mengangguk.
Besok harinya, Anna seperti biasa ke rumah sakit untuk menjalankan tugasnya sebagai dokter koas. Dan tidak terasa sudah hampir setahun, Anna menjalani profesinya sebagai dokter koas. Dokter gigi Alex memuji Anna, karena setahun ini semua tugas Anna bisa diselesaikan dengan baik bahkan sebelum waktu yang di tentukan. Terhitung sisa lima bulan lebih dua minggu. Anna akan menyelesaikan tugas koasnya.
Anna masuk kerja seperti biasa, dia tidak mengetahui apa yang sedang di alami oleh dokter Nurul. Masa lalu dokter Nurul dengan Lettu Daniel tunangan Anna tidak terdengar oleh rekan - rekan medis di rumah sakit angkatan laut ini. Hanya dokter Resky yang tahu.
Anna kaget waktu berpapasan dengan dokter Nurul. Karena ada perban di tangan kanannya serta matanya sembab sekali.
"Selamat pagi dokter." Anna menyapanya.
"Pagi." Dibalas oleh dokter Nurul, biasanya dia akan judes kepada Anna. Saat ini Anna merasa ada yang lain.
"Dokter Nurul sakit ya."
"Iya kemarin dia dibawa oleh dokter Resky tidak sadar dan berdarah."
"Kemarin."
"Iya."
Anna bertanya kepada salah satu ners di poli tempat dokter Nurul bertugas, poli umum. Dari gejalanya, Anna tahu bahwa ada percobaan bunuh diri.
"Apa segitu frustasi dia." Anna menghela nafas panjang. Saat ini dia sedang berada di ruang ganti dokter, sedang bersiap untuk membantu dokter Alex.
"Kamu kenapa Anna."
"Aku oke."
"Siapa yang frustasi?? Bukan kamu kan."
"Ngak lah."
"Syukurlah. Aku dan Amelia sudah siapkan baju kami berdua sesuai dengan kain yang kamu kasih. Siap menjadi saksi buat sahabatku tercinta."
"Terima kasih. Aku kangen kumpul sama kamu dengan Amel."
"Mana ada kamu bisa nongkrong dengan kami. Hanya bertiga. Calon suami posesifmu itu bisa tantrum."
Anna sudah menghubungi Daniel bahwa dia mau nongkrong dengan Juan dan Daniel. Betapa terkejutnya Anna waktu melihat Daniel sedang bersama dengan dokter Nurul di cafe yang disukai Amelia akhir - akhir ini.
Anna kaget namun dia berusaha tenang. Dia tidak mau membuat pergerakan yang membuat Juan atau Amelia tahu. Daniel melihat Anna, dan dia menyesal, Anna melihat pertemuannya dengan Nurul.
btw turut berdukacita juga atas dipanggil pulang Opa tercinta
sayang sekali, Alena sudah tidak perawan, kalau masih perawan, meskipun orang tua sudah setuju, tinggalkan saja Daniel, biarkan Daniel berjuang untuk mendapatkan Alena , ini ya sudah sulit
Anna harus jual mahal, supaya Daniel dapat pelajaran, kalau untuk mendapatkan kamu, Daniel harus berjuang