NovelToon NovelToon
Gairah Tuan Muda Impoten

Gairah Tuan Muda Impoten

Status: tamat
Genre:Mafia / CEO / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Dj'Milano

"Pergilah! Jangan buang waktumu disini, aku tidak tertarik padamu apalagi menginginkan dirimu,"


Dihari pertama pernikahannya, Rania langsung mendapat penolakan dari sang suami.


Akankah Rania bertahan untuk menjalankan misi yang telah dipercayakan padanya? Atau justru Rania akan menyerah dan pergi begitu saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dj'Milano, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB2. Kitchen set.

Keesokan harinya, Rania bangun pagi-pagi sekali. Setelah menyikat gigi dan mencuci mukanya agar terlihat lebih segar, Rania pun berjalan keluar kamar.

"Dimana Elisa" ucap Rania. Mata gadis itu seketika berbinar saat tidak sengaja melihat kitchen set yang sangat indah, bersih dan rapi.

Rania mendekat, ia terkagum-kagum melihat tatanan dapur yang begitu rapi. Memiliki hobi memasak dan suka mencoba menu-menu baru yang ia temukan, Rania berharap suatu saat nanti bisa memiliki dapur impian seperti yang ia lihat saat ini.

"Stop, Nona!" ucap Elisa menghentikan pergerakan tangan Rania yang hendak menyentuh kulkas.

"Ada apa, Elisa?" tanya Rania dengan ekspresi bingung.

"Maaf, Nona. Ini kitchen set pribadi Tuan Bram, tidak boleh sembarangan orang masuk kesini, apalagi menyentuh barang-barangnya." jelas Elisa.

Rania mengerutkan dahi mendengar ucapan Elisa. "Elisa, aku hanya ingin memasak, bukan mau menghancurkannya."

"Saya paham, Nona. Tapi setiap ruangan pribadi Tuna Bram di rumah ini, harus steril termasuk dapur ini,"

Rania terdiam tidak paham maksud dari ucapan Elisa. steril apa yang dimaksud? 

Seiring dengan lamunan Rania, suasana dapur itu tiba-tiba saja mencekam ketika sosok pria yang menjadi bahan utama perbincangan mereka hadir disana.

"Elisa!" panggil Bram.

"Ya, Tuan" Hanya dengan satu panggilan, Elisa sudan paham apa maksud Tuannya.

"Nona Rania, silakan tinggalkan dapur ini. Jika Anda ingin makan sesuatu, Anda bisa pergi ke dapur sebelah sana." jelas Elisa. Wanita itu mempersilahkan Rania pergi dengan sopan.

Mendengar perkataan Elisa, Rania menjadi kesal. Gadis itu melirik tajam pada Bram dan segera meninggalkan tempat itu.

"Bersihkan dapur ini, jangan sampai tersisa satu kuman pun disini," ucap Bram lalu melangkah keluar rumah. Dibelakangnya, diikuti oleh empat orang pengawal pribadi yang berpakaian serba hitam, lengkap dengan kaca mata hitam.

Rania yang mendengar jelas ucapan Bram pun, membuka mulut tak percaya. Apa maksud ucapan pria itu? Apa dia pikir aku ini berkuman? Rania semakin kesal dan ingin sekali menonjok wajah Bram.

Setelah memastikan Bram pergi, Rania kembali mencari Elisa.

"Elisa, cepat katakan apa maksud ucapan Tuan sombong itu?" tanya Rania.

Elisa tersenyum tipis menanggapi pertanyaan Rania.

"Nona, hati-hati dengan ucapan Anda. Taun ka ...." ucap Elisa terhenti karena disela oleh Rania.

"Tuan Anda memiliki pendengaran yang tajam hingga seribu meter'kan?" Rania mengulang kata-kata yang pernah diucap Elisa.

Lagi-lagi Elisa tersenyum mendengar ucapan Rania. "Nona, Tuan Bram paling benci dengan orang yang jarang mandi. Lain kali, sebelum keluar kamar, sebaiknya Anda mandi terlebih dahu, Nona,"

"What? Dari mana Tuan Anda tau saya belum mandi?"tanya Rania. Gadis itu merasa tidak percaya karena ia keluar kamar pun tidak menggunakan baju tidur.

"Tuan Bram pecinta kebersihan, Nona. Sedikit saja keringat menempel di tubuh Anda, Tuan Bram akan langsung mencium baunya"

"Astaga, terserah. Terserah  Anda dan Tuan Anda. Kepalaku pusing, aku lapar, aku mau makan," Rania memegang kepalanya frustasi. Baru sehari saja tinggal di rumah mewah itu, kepalanya sudah sangat pusing dengan tingkah Bram.

"Baik, Nona. Mari ikut saya," ucap Elisa dan Rania pun mengikutinya dari belakang.

Tak jauh dari kitchen set pribadi Bram, ada sebuah kitchen set lagi disana, lengkap dengan dua orang koki yang stand by disana.

"Silahkan, Nona. Anda bisa memesan menu-menu yang tersedia disini,," ucap Elisa sambil mempersilakan Rania duduk.

"Ah, iya Elisa. Makasih ya," Rania terlihat bingung. Gadis itu memperhatikan sekitarnya, kitchen set itu tak kalah mewah dari milik Bram.

Ini rumah tinggal, apa rumah makan sih? Tempat masak aja sendiri-sendiri gini.

"Nona Rania, silahkan dilihat, ini menu breakfast kita pagi ini," ucap salah satu chef sambil menunjukan menu pada Rania.

"Oh" Rania tampak masih bingung. Gadis itu mulai memperhatikan menu makanan. 

"Harus milih dari sini aja ya?" tanya Rania setelah melihat daftar menu makanan. Sepertinya daftar menu itu tidak ada yang cocok dengan perutnya.

"Ya, Nona. Semua menu harian sudah terdaftar dan kami hanya melayani sesuai isi menu" jelas chef

Rania menghela napas panjang, bahkan makanan pun diatur. "Buatkan aku teh hangat saja sama roti tawar," 

"Rotinya perlu dibakar atau tidak?" tanya Chef.

"Tidak perlu, "sahut Rania cepat. 

Setelah pesanannya datang, Rania memakan rotinya dengan wajah kesal. Dalam hatinya, Rania terus mencaci Bram, melihat sikap sombong pria itu, Rania yakin, Bram lah orang yang menerapkan semua peraturan itu.

"Minta lagi rotinya," ucap Rania ketus. Perutnya yang terbiasa makan nasi di pagi hari, mana bisa kenyang hanya dengan dua potong roti.

1
Handayani
bagusss
Cak su Su
rasain emang enak di kerjain ..
C2nunik987
bagus tapi terlalu cepat end ....memang happy ending tapi msh penasaran akan kelanjutan hdp Bram dan perusahaan CN group 🤣🫰🤣bagus kok ceritanya ga berbelit belit thorr sukses slalu💪😍🫰
C2nunik987
hahhh udh end inihhh....ga ada bonchap gt lahiran Bram junior yg bikin Oma Fatma tambah hareudang 🤣🤣🤣👻👻👻👻
C2nunik987
mudah mudahan Rania hamil bisa tunjukkan testpack dan hasil USG secara akurat
C2nunik987
ayooo mama mertua terbaiks tercantik sedunia bela anakmu harga diri keluarga mu dipertaruhkan.....💪💪💪😍😍🫰
C2nunik987
Erina km busuk sekali lbh pantas jd istri Radit atau Niko ....🤣🤣🤣
C2nunik987
tenang kek Bram ga seburuk yg diceritakan....Erina blm dinodai ma Bram juga ....🙈🙈🙈👻👻👻
C2nunik987
Lagian giliran sembuh ga tau waktu Joni minta muluuu yakkk 🤣🤣🤣
C2nunik987
Fatma bnr bnr matre ma saudara sendiri juga begitu .....bukti apa Bram impoten dinikah paksa ....ga diksh perusahaan sama kakek juga Bram bisa punya perusahaan sendiri Krn dia krj keras 😡😡😡
C2nunik987
beuhhhh Erina menghalalkan segala cara untung Erina bukan jodohmu Bram ....kli iahhh makin diinjak injak harga diri mu ma Radit Krn erinamu ternyata murahan 😡😡😡
C2nunik987
🤣🤣🤣🤣itu baru PMS blm klo hamil ngidam tmbh puyeng loe Bram 😂😂😂
C2nunik987
kagok maluuu Erina hancurkan harga dirimu sekalian di dpn Bram dan Rania ....km masa lalu Rania masa depan paham kan Erina 😡😡😡
C2nunik987
🤣🤣🤣Rania dilawan memang pantas Rania jd istri CEO sekelas Bram 🫰😍😍👍
C2nunik987
idihhh mantan kurang kerjaan iahhh nungguin orang kerjaaa
C2nunik987
itu mah pemain drama turki kesukaan aku seraa....mang pas cakep thorrr sukaaa.🫰😍
C2nunik987
mantan ga sadar diri msh berharap cintanya indah setelah menggores luka ....Bram udh dpt yg original ga perlu yg second 🤣🤣🤣
C2nunik987
Rania dewasa dan bijaksana....bikin Bram tmbh bucin parah ma km ....biar ulet bulu Rania si janda tdk berani mengganggu rmh tangga mu Rania 👍🫰😍
C2nunik987: si janda Erina mksd gw tuch saking semangatnya jd belepotan nulis 🤣🤣🤣
total 1 replies
C2nunik987
Bram saat km memutuskan utk mkn jgn berdua tapi bertiga kenalin istri sah km jd Rania ga slh paham ....tender juga lolos ma istrimu yg cerdas dan cantik ...paham sampe sini Bram 😡😡😡
C2nunik987
meeting selesai Bram riuni ma masa lalu konyolll😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!