Update setiap hari pukul 14.00 WIB.
Devano Wandani pria usia 27 tahun yang arogan luar biasa di jodohkan dengan gadis yang tak di kenalnya oleh Kakeknya untuk menjadi pewaris tunggal Kekaisaran Bisnis Keluarga Wandani. Gadis itu bernama Ruby Yolanda.
Ruby ini artis cantik yang terkenal di seantero dunia hiburan Asia dan dunia tak pernah menyangka dirinya akan terikat hubungan cinta sekali dan seumur hidupnya dengan Devano Wandani cowok asal Indonesia yang tinggal dan bekerja di kota Los Angeles, USA.
Bagaimana kisah nya ? Mari kita ikuti perjalanan Devano dan Ruby di novel terbaruku..Jangan lupa fav like ,rate 5,komen dan share. Terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Violetta Slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 2.
Pintu mobil limosin telah di buka lebar untuk Ruby Yolanda yang melangkahkan sepasang sepatunya untuk menaiki tangga menuju pesawat pribadi di lapangan udara pribadi keluarga besar Wan.
" Dengar, ya gadis caplin nanti di rumah Nenek ku kamu harus beritahu Yeye ku untuk bilang kamu sudah punya pacar agar kita terbebas dari ikatan pernikahan yang tak masuk akal ini." Kata pemuda tampan yang melangkah di belakang Ruby.
" Loh ,kenapa harus Aku yang memberitahu Tuan Besar Andy Wan untuk kita dapat terbebas dari pernikahan yang tak kita inginkan ini?" Tanya Ruby Yolanda di pintu pesawat pribadi keluarga besar Wan kepada Devano Wandani cucu tunggal dari keluarga besar Wan.
" Ya,karena kamu itu biang keladi di urusan yang merugikan ku." Jawab Devano Wandani dengan nada sarkatis kepada Ruby Yolanda.
"Kau merasa di rugikan ? Lalu Aku menurut mu itu aku tak merasa di rugikan juga? Ah..!" Ucap Ruby Yolanda nada sebal sekali dengan keegoisan dari sikap Devano Wandani.
" Kalian berdua kemarilah dan duduk untuk makan malam bersama dengan Ahma." Panggil Nyonya Besar Angela Wan dari ruang makan di dalam pesawat pribadi milik keluarga besar Wan kepada Ruby Yolanda dan Devano Wandani yang berdiri di depan pintu pesawat pribadi itu.
" Ah, ya Ahma kami datang..!" Sahut Devano dan Ruby bersamaan.
Mereka berdua duduk berdampingan dengan bibir mereka saling memperlihatkan senyuman yang sangat menawan untuk Nyonya Besar Angela Wan menilai mereka sebagai pasangan yang sangat di sukai oleh Keluarga besar Wan.
"Silakan kalian berdua menikmati makan malam ini bersama dengan Ahma.Terutama untuk kamu Cheni agar tubuh selalu fresh dan menarik di mata Devano cucu ku ini." Kata Nyonya Besar Angela Wan memberikan makanan yang sangat lezat dan sehat kepada Ruby Yolanda.
" Iya, Ahma terimakasih." Jawab Ruby Yolanda.
" Devano, kamu harus selalu bersikap manis pada Ruby yang merupakan calon istri yang sudah kami pilihkan untukmu.Lihatlah betapa cantiknya dia dan lihatlah betapa indahnya tubuhnya itu." Kata Nyonya Besar Angela Wan dengan tatapan mata menyukai kecantikan wajah dan keindahan tubuh Ruby Yolanda.
"Iya, Ahma.Devano pasti akan selalu bersikap manis untuknya." Jawab Devano Wandani dengan senyuman khasnya yang menjadi kebanggaan di mata Ahma nya itu.
"Baiklah, sekarang Aku ingin istirahat. Kalian bisa menikmati waktu bersama dengan baik sekali di sini." Kata Nyonya Besar Angela Wan dengan nada menyayangi keduanya seraya pamit tidur di ruang pribadinya.
"Kau menjauhlah dariku." Kata Devano Wandani nada dingin sekali kepada Ruby Yolanda setelah Ahma nya menghilang di ruang pribadi Ahma nya itu.
"Dengan senang hati sekali." Jawab Ruby Yolanda yang cepat pindah tempat duduk dengan menjauh dari Devano Yolanda.
Devano Wandani menyibukkan dirinya itu dengan membuka layar laptopnya untuk menghubungi seseorang yang selalu berada di ingatannya dan hatinya itu.
" Lucia, please kamu harus membalas pesan ku ini untukmu ,sayang." Gumam Devano Wandani yang mengetuk keyboard laptop dengan ujung bolpoint nya dengan raut wajahnya cemas.
Sedangkan, Ruby Yolanda menyibukkan dirinya itu dengan memikirkan seseorang yang telah baik hati memberikannya cincin ala kadarnya yang di nilai oleh Ruby Yolanda adalah ketulusan hatinya si pemberi cincin ala kadarnya terhadapnya.
" Cheni, cincin mata mutiara kerang ungu ini ialah lambang hati ku yang amat tulus hati untuk masa depanku hanyalah untukmu." Kata Luis Fernando Rivaldo pemuda tampan asal negara Peru yang pernah berjumpa dengannya di negara Korea Selatan dan memberikannya hadiah cincin ala kadarnya itu kepadanya di malam perayaan Natal di Ibukota Seoul sekitar dua tahun lalu.
"Luis, begitu cepat bagimu untuk memberikan apa yang menurutmu berharga kepada gadis yang baru saja kamu kenal belum satu minggu loh?" Tanya Ruby Yolanda nada terkesima kepada Luis Fernando Rivaldo di menara Namsan Tower, di Ibukota Seoul , Korea Selatan.
"Tidak..Menurutku adalah dirimu merupakan gadis yang pertama kali aku dapat merasakan getaran cinta yang amat besar yang belum pernah Aku bisa rasakan terhadap gadis manapun dan Aku sangat ingin mengenalmu lebih dekat lagi,Ruby." Jawab Luis Fernando Rivaldo dengan nada yang amat serius sekali kepada Ruby Yolanda.
" Ah, tapi Aku belum mau untuk pacaran dengan mu , Luis.Aku masih ingin mengejar impianku di dunia entertain di seluruh dunia.Kau pasti sudah tahu 'kan kalau Aku seorang bintang film, model dan penyanyi serta penari balet yang ternama di seantero dunia.maka, Aku sangatlah tidak mudah untuk melepaskan impianku ini dengan memilih berpacaran denganmu," Kata Ruby Yolanda nada serius pula kepada Luis Fernando Rivaldo.
" Ya, aku tahu Ruby.Karenanya Aku bisa sabar hati untuk menunggu sampai dirimu mau untuk jadi pacarku." Kata Luis Fernando Rivaldo yang sangat pantang menyerah untuk mengejar cintanya pada Ruby Yolanda.
"Baiklah ,suka -sukamu sajalah Luis.Intinya Aku tak mau sekarang." Kata Ruby Yolanda begitu kuat pendiriannya itu.
Namun,sekarang Ruby sangat menyesali apa yang pernah Ia putuskan kala itu kepada pria yang amat baik hati itu kepadanya karena Ruby sangat takut dalam mencintai seseorang.
" Aku pernah di sakiti oleh orang masa lalu ku di saat Aku masih kecil sekali karena Aku amat tahu betapa tajamnya lidah anak itu berkata untuk di suatu saat nanti anak itu akan melamarnya untuk menjadi pasangan hidup anak itu, tapi nyata ialah sampai detik ini juga anak itu tak pernah muncul lagi di hadapan ku." Kata Ruby Yolanda di batinnya sambil memandangi awan gelap di luar jendela di pesawat pribadi keluarga besar Wan.
" Hatsyii..!" Tiba -tiba Devano Wandani bersin dan mengejutkan lamunan Ruby Yolanda seketika itu juga dan gadis ini semakin merasa pedih hatinya karena Ia harus berjodoh dengan pemuda kaya raya yang sombong itu.
" Ughh..Malang sekali nasibku ini sudah karierku akan pupus ,Aku juga harus hadapi keluarga pria sombong itu yang bagaimana Aku harus bersikap di kemudian hari dan Aku pun harus melupakan isi hati ku yang sekarang ini merindukan bocah sialan itu daripada Aku merindukan orang yang sebaik Luis Fernando Rivaldo yang sampai detik ini selalu ada untuk mendukung karierku." Kata Ruby yang merasa hidupnya begitu getir sekali.
" Kenapa kamu memandangi ku seperti itu? Aku tak suka ya kalau kamu berpikiran Aku mau untuk menikah denganmu ,gadis caplin." Kata Devano Wandani menatap sinis Ruby Yolanda.
" Hmm tenang sajalah karena Aku berpikiran yang sangat berbeda dengan pola pikiranmu yang amat dangkal itu, Tuan Devano Wandani." Desis Ruby Yolanda pelan tapi tajam menohok perasaan hati Devano Wandani seketika itu jua.
Bersambung..!!
Akhir nya Ruby hamil lagi dan hidup bahagia bersama Devano
Bayu akhir nya menikah dengan Vivian
Cerita yang luar biasa
Jangan kirim Richard ke penjara Dev bisa bisa nama besar Wandani Tercoreng
Siapa Cewek yang berhubungan suami istri dengan Richard??
Hadeh Bayu malah salah paham dengan Vivian
Semoga hubungan Bayu dan Vivian bisa baik lagi
Semoga Devano bisa berubah dan bisa mencintai Ruby dengan tulus
Masa lalu Devano Rumit juga 🙄🙄🤣🤣
Duh Richard jangan kamu abaikan Sonya
Siap siap aja di hukum Devano Wkwk
Soledad cemburuan ni sama Eduardo wkwkkw
Dih Benny Wandani malah merendahkan Richard
Waduhh Bayu sama Vivian dapat hadiah mewah dari Akong nya
Untung Bayu berhasil bongkar ke licikan Eduardo