Bella Oceana adalah istri kedua dari Alan Elvis. Alan menikahi Bella karena Tevy sudah tidak bisa melaksanakan kewajibannya sebagai istri untuk melayani Alan. Tevy sudah lumpuh sejak tiga tahun terakhir karena kecelakaan. Karena alasan tersebut, Alan menikah lagi dengan wanita yang ia kenal dari sebuah restaurant. Karena pada saat itu Bella adalah Manager Restaurant tersebut. Pernikahan Alan dengan Bella tentunya tidak di ketahui oleh Tevy. Alan sangat menyayangi Tevy, ia tidak akan sampai hati jika harus mengatakan hal yang sejujurnya kepada istrinya. Namun Alan juga pria normal yang membutuhkan sentuhan wanita. Sudah satu minggu ini sikap Tevy begitu berbeda kepada Alan, menjadi sangat manja dan tidak ingin ditinggal terlalu lama. Tentu saja sikap Tevy membuat Alan serba salah karena ia juga harus bekerja dan tentunya menemui Bella, istri keduanya. Setiap Tevy mulai menyentuh tubuh Alan, yang terbayang dalam benaknya adalah wajah Bella, desahan Bella, dan juga erangannya diatas ranjang. Dan itu semua membuat Alan memiliki hasrat berlebih untuk bersama dengan Bella. "Sayang, aku pikir kamu udah gak bergairah, ternyata sentuhanku masih bisa membuat kamu seperti ini" ucap Tevy Seketika mata Alan terbuka, ia menyadari jika yang sedang menyentuh miliknya bukanlah Bella, melainkan Tevy istri sahnya sejak tujuh tahun ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30
"Wanita ini, dasar jal*ng" Ucap Tevy
Tevy menerima foto Alan sedang bersama dengan Bella di sebuah pusat perbelanjaan, dan Tevy mengingat siapa sosok wanita tersebut. Wanita yang ia temui di pusat perbelanjaan beberapa waktu lalu.
"Kamu lihat aja, aku pasti akan cari informasi tentang kamu" gumam Tevy
Meskipun Tevy juga melakukan kesalahan, namun Tevy tetap tidak rela melihat Alan bersama yang lain karena tidak ada yang lebih royal di bandingkanAlan, dan sekarang Tevy harus menderita karena ia kehilangan Alan sebagai Bank di hidupnya.
Tevy mencari-cari jasa untuk menemukan informasi seseorang, hingga mendapat beberapa jasa namun salah satunya telah menipu Tevy, meminta Tevy melakukan pembayaran diawal kemudian pemilik jasa tersebut memblokir nomor Tevy.
"Arrgghhh. Susah banget cari jasa yang bener" gerutu Tevy
Namun tidak mau menyerah, Tevy tetap mencari jasa yang ia inginkan kemudian ia menemukan jasa yang bisa di percaya. Kali ini Tevy sudah mengirimkan foto yang ia dapat dari Intan, asisten Tevy.
"Di tunggu ya Bu, kami perlu waktu karena kami hanya punya foto tanpa nama" - Penjual Jasa
"Oke, kabari secepatnya. Semakin cepat saya akan tambah bonus untuk kamu" - Tevy
"Baik Bu. Kami usahakan" - Penjual Jasa
.
.
Bella dan Alan selalu memiliki pagi yang indah, bagaimana tidak setiap hari Alan akan menyentuh Bella, sentuhan yang sama namun yang Bella rasakan berbeda. Karena Bella tahu jika lan sudah di tahap proses bercerai, jadi hubungan suami istri yang Bella rasakan juga berbeda dari biasanya.
Tidak ada rasa hawatir ataupun takut, karena Alan sudah memutuskan untuk memilih Bella.
"Aku mandi dulu ya sayang" ucap Alan sambil mengecup kening Bella
"Iya sayang" jawab Bella
Membiarkan suaminya menuju kamar mandi, dan membersihkan tubuhnya. Bella masih menikmati waktu santainya diatas ranjang sambil memeriksa akun media sosialnya. Karena setiap apapun yang Bella update di media sosial, pasti akan memicu rasa penasaran pengikutnya.
"Hai, kak Bella ya. Kami dari brand lokal pakaian olahraga, kalau berkenan kami ingin mengajak kakak untuk bekerja sama"
Bella memandangi pesan tersebut, tidak langsung membalas, Bella justru melihat akun tersebut dan sedang memantau beberapa hal.
"Fake account" gumam Bella
Tanpa menunggu lama, Bella langsung memblokir akun tersebut, kemudian meletakkan ponselnya dan mmeilih menyusul suaminya mandi.
Karena hari ini Bella tidak ada kegiatan, ia hanya bersantai dirumah sambil membaca berita di media online. Namun ia sangat terganggu dengan dering ponsel yang tidak berhenti.
"Oh jadi kamu istri ke dua Alan"
"Per*k. gak ada cowok lain apa selain suami orang?"
"Kamu pikir kamu semudah itu lolos dari pengawasanku"
"Dan ternyata selama ini kamu selalu stalking aku ya, haha kenapa? Penasaran ya secantik apa istri Alan?"
Bella sangat terkejut melihat pesan yang Tevy kirimkan, ia mulai bertanya-tanya dari mana Tevy tahu semuanya.
"Oh, Per*k teriak per*k? Jangan lupa kalau kamu yang memulai perselingkuhan dengan Devan" - Bella
"Tau apa kamu soal hidupku, asal kamu tahu itu semua cuma karangan Alan tol*l" - Tevy
"Tevy, justru Alan tahu dari aku. Aku yang merekam kalian saat kalian lagi di store makeup. Dan Devan, dia bahkan mengirim pesan ke aku, mau lihat?" - Bella
"Bangs*t kamu, dasar pelakor!!" - Tevy
"Sebelum kamu bilang aku pelakor, kamu udah ngaca belum? Gimana bisa Alan bersama kamu, jelas-jelas kamu gak bisa melayani dia, dan ternyata kamu malah sibuk melayani pria lain yang bahkan gak punya uang itu. Tapi untungnya Alan gak pernah sentuh kamu, karena kita gak tahu berapa wanita yang sudah disentuh Devan dan mungkin kamu bisa terinfeksi sesuatu" - Bella
Tevy yang kesal membaca pesan Bella, ia segera memblokir akun Bella sebelum Bella kembali mengirim pesan yang membuat Tevy merasa lebih kesal. Tevy melemparkan remot ke segala arah kemudian dia mulai mengacau di kamarnya dan membanting apapun yang ada di hadapannya.
"Sialan kamu Bella, aku gak akan lepasin kamu gitu aja, dan kamu Devan kamu akan menyesal karena mempermainkan aku" triak Tevy
Sementara Bella, melihat akunnya di blokir Tevy, ia hanya tersenyum santai kemudian meletakkan kembali ponselnya dan memilih membaca media online dari laptopnya.
Setelah puas mengamuk, Tevy mengirim pesan makian dan ancaman kepada Alan karena Tevy merasa kesal dengan sikap Bella dan cara Alan memperlakukan Tevy selama ini.
Diluar dugaan, Alan justru membalas pesan Tevy dengan mengatakan Bella jauh lebih baik dibandingkan Tevy, bahkan Alan setuju dengan pernyataan Bella yang dikirimkan kepada Tevy.
Tevy berfikir Alan akan marah karena sikap pesan yang dikirimkan Bella kepadanya, karena Alan paling tidak suka keributan, tapi melihat balasan Alan justru membuat Tevy merasa syok karena Alan benar-benar telah berubah.